Site icon Lensa Semarang

Tolak Rencana Pembongkaran Akses Jembatan,Petani di Grobogan Demo

GROBOGAN – Ratusan petani menggelar demo di komplek perusahaan yang ada di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (26/7).

Ratusan petani yang kebanyakan wanita lanjut usia meminta agar jembatan dan akes jalan yang dulu milik warga tak ditutup. Sebab, dalam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan kondisi ekonomi global membutuhkan ketahanan pangan menjadi prioritas.

“Kami para petani banyak lansia. Umur sudah tua tidak naik sepeda dan motor butuh jalan yang sejak 1980 sudah ada untuk petani,” kata Nenek Asrini (74) yang turut demo di lokasi proyek, Sabtu (26/7).

Para petani lain juga meminta agar perjanjian Aparat atau Perangkat Desa Sugihmanik ditiadakan perihal jalan pertanian yang ditutup. Sebab, pada proses jual beli kedua yang terjadi sekitar tahun 2004 lalu para petani tidak dilibatkan langsung.

Maka, permintaan jalan tersebut wajib karena petani lansia matoritas pejlan kaki tidak bisa putar balik dengan jarak lebih dari 2 km.

“Kita minta kesepakatan bersama PT (Perusahaan) untuk tetap membuat akses jalan tengah. Supaya petani tidak muter dengan jarka lebih jauh. Kasihan petani sudah tua dan jalan kaki,” ujarnya.

Pihaknya bersama petani lain akan mengadakan pertemuan pada selasa 2 Juli 2025 untuk membahas keberadaan akses jalan yang dilewati untuk tidak ditutup.

Sementara itu perwakilan PT ALIB (Azam Laksana Intan Buana) Iwan Dwi Suprayetno menyebutkan perusahaan masih mengkaji terlait permintaan warga. Bahkan dijelaskan oleh PT ALIB bahwa perjanjian jual beli tahun 2000an tersebut tidak ada perjanjian jalan tetap ada.

Maka perusahaan menyediakan dua jalan yakni memutar ke barat jarak 2 kilo meter dan ke timur sekitar 3 kilo meter. Meski demikian pihaknya juga akan mengkaji adanya jalur tengah yang disesuaikan DED perusahaan seperti pertemuan pada 11 April 2025 lalu.

“Kita sudah temui para petani. Nantinya Selasa (29 Juni 2025) akan ada pertemuan lagi,” jelas Iwan Dwi Suprayetno perwakilan PT ALIB dengan singkat.

Kapolsek Tanggungharjo AKP Anan mengatakan menerjunkan 10 personil untuk mengamankan aksi demo. Pada aksi demo warga dan perusahaan sudah sepakat akan ada pertemuan lanjut.

Meski demikian, pihak kepolisian mengimbau untuk tetap kondusif dan kedua belah pihak memperoleh kesepakatan bersama.

“Kami akan lakukan pendampingan. Harapan kami ada solusi terbaik buat petani dan pertanian yang menjadi prioritas kebutuhan warga,” tandas Kapolsek.

Exit mobile version