Home Blog Page 99

Gelar Konferensi Internasional Pertama Tentang Pendaftaran Tanah Ulayat di Indonesia, Menteri AHY Wujudkan Arahan Presiden Jokowi

BANDUNG (lensasemarang.com) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan membuka Konferensi Internasional pertama tentang Pendaftaran Tanah Ulayat di Indonesia, Kamis (05/09/2024).

Acara yang diselenggarakan pada 4-7 September di Kota Bandung ini mengangkat tema “Best Practices of Ulayat Land Registration in Indonesia and ASEAN Countries: Socialization of Ulayat Land in Indonesia”.

Pendaftaran tanah ulayat menjadi _milestone_ penting dalam mewujudkan perlindungan terhadap Masyarakat Hukum Adat di Indonesia. Dalam konferensi ini, jajaran Kementerian ATR/BPN akan berbagi kisah praktik terbaik dalam upaya melakukan pendaftaran tanah ulayat bagi Masyarakat Hukum Adat di Indonesia.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana Kementerian ATR/BPN menyosialisasikan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pihak terkait dalam melakukan pendaftaran tanah ulayat di Indonesia. 

Sehingga, apa yang dilakukan oleh Menteri AHY bersama jajaran Kementerian ATR/BPN merupakan bagian dari komitmen menjalankan arahan Presiden Joko Widodo untuk percepatan Reforma Agraria, seperti Redistribusi Tanah.

Tujuannya tak lain agar program dapat dilaksanakan dengan baik serta tepat dan cepat, sehingga semakin mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Dengan demikian, Masyarakat Hukum Adat di Indonesia akhirnya dapat memiliki kepastian hukum atas tanah yang didiami oleh mereka secara turun-temurun sejak beratus tahun lalu.

Ini bentuk upaya negara untuk bisa memberikan perlindungan kepada Masyarakat Hukum Adat yang selama ini seakan-akan termarjinalkan dari lingkungan sekitarnya.

Untuk diketahui, Konferensi Internasional ini diikuti oleh utusan-utusan dari pemerintah berbagai negara yang juga _concern_ terhadap tanah ulayat Masyarakat Hukum Adat, seperti Thailand, Malaysia, Timor Leste, Laos, dan Filipina. Kegiatan ini juga diikuti oleh berbagai international Civil Society Organization (CSO) yang juga turut memperjuangkan hak-hak Masyarakat Hukum Adat terutama yang terkait kepemilikan tanah antara lain World Resources Institute (WRI) Global, Lincoln Institute, Food and Agricultural Organization (FAO), World Bank, serta perwakilan pemerintah dan LSM.

Di kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Asnaedi berkata bahwa konferensi internasional ini menjadi sarana pertukaran informasi dan pengetahuan mengenai _best practice_ implementasi pendaftaran tanah ulayat di Indonesia. 

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pihak terkait sebagai upaya perlindungan hukum terhadap masyarakat hukum adat atas tanah ulayatnya,” ujarnya saat diwawancarai pada Selasa (03/09/2024).

Terkait implementasi pendaftaran tanah ulayat, Kementerian ATR/BPN telah melakukan kegiatan inventarisasi dan identifikasi tanah ulayat sejak 2021-2023. Sampai dengan tahun 2023, telah diperoleh potensi keberadaan tanah ulayat diketahui bidang tanah ulayat sekitar 3,8 juta hektare tersebar di 16 provinsi lokasi inventarisasi dan identifikasi tanah ulayat. 

“Ke-16 provinsi tersebut antara lain Sumatra Barat, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Aceh, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Tengah, Papua, dan Papua Barat,” jelas Asnaedi.

Mengawali rangkaian acara, Menteri AHY akan membuka peresmian exhibition atau stan pameran yang diikuti beberapa perwakilan Masyarakat Hukum Adat. Beberapa di antaranya perwakilan Masyarakat Hukum Adat Baduy, Kampung Naga, Dayak Iban Sungai Itik, Dayak Menua Kulan, Dayak Sami, Kerapatan Adat Nagari (KAN) Tanjung Bonai, Mukim Siem, Mukim Seulimeum, Kota Sungai Penuh, dan Desa Adat Asah Duren. 

Momen ini dapat menjadi kesempatan bagi para Masyarakat Hukum Adat Indonesia untuk dapat menunjukkan keragaman budaya yang mereka miliki. Ini juga sebagai sarana agar Kementerian ATR/BPN di setiap wilayah dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk bisa membantu menyosialisasikan dan membantu pelaksanaan pendaftaran tanah ulayatnya.

Berhasil Turunkan Stunting, Pemprov Jateng Raih Insentif Fiskal Rp6,45 Miliar

JAKARTA (lensasemarang.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih penghargaan dari pemerintah pusat berupa Insentif Fiskal sebesar Rp6,45 Miliar karena keberhasilannya menurunkan angka tengkes (stunting).

Penghargaan diberikan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Nasional kepada Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana pada acara Rakornas Percepatan Penurunan Stunting di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, Selasa (4/9/2024).

Nana mengungkapkan, pada tahun 2023, Jateng juga memeroleh penghargaan yang sama dengan nilai Rp5,97 miliar, bahkan tahun ini nilainya lebih besar. 

Insentif yang diperoleh akan digunakan untuk menuntaskan penanganan stunting yang masih tersisa di Provinsi Jateng.

Menurut dia, Pemprov Jateng menganggarkan Rp194,6 miliar untuk percepatan penaganan stunting. Anggaran itu diberikan dalam bentuk bantuan keuangan kepada kabupaten/kota, terutama yang kasus stuntingnya masih tinggi. 

“Sasaran adalah beberapa lokasi ataupun kabupaten/kota yang tingkat stuntingnya masih tinggi,” katanya usai acara.

Nana menyebut prevalensi stunting Jateng berdasarkan rilis Survey Kesehatan Indonesia (SKI) pada Maret 2024 di tahun 2023 sebesar 20,7 persen atau menurun menurun 0,1 persen dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 20,8 persen. 

Ia membeberkan, langkah percepatan penurunan stunting Jateng berkolaborasi dengan banyak pihak, baik antarsesama pemerintah, BUMN, BUMD, perguruan tinggi, swasta hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Jadi memang perlu ada suatu kolaborasi untuk menangani stunting ini. Kita tidak hanya bisa sendiri, artinya juga ada keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat juga ini kita libatkan,” ujarnya.

Intervensi spesifik dan sensitif, sambungnya, dilakukan untuk menangani stunting. 

Nana menjelaskan bahwa intervensi sensitif yang dilakukan salah satunya dengan memastikan kelayakan air yang dikonsumsi masyarakat, sedangkan contoh intervensi spesifik dilakukan melalui kolaborasi dan sinergi dengan banyak pihak.

Selain itu juga memberikan edukasi kepada calon pengantin dan remaja putri. 

Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan tentang upaya pencegahan stunting melalui intervensi serentak, yang sudah dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota.

Data dari intervensi yang telah dilaksanakan tersebut, harus dapat dimanfaatkan untuk program berikutnya.

“Data ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai dasar intervensi sensitif dan spesifik, agar program yang sudah disusun dapat tepat sasaran dan target prevalensi stunting segera tercapai,” katanya.

Pemkot Semarang Imbau Masyarakat Waspada Penyebaran Wabah MPOX

0

SEMARANG (lensasemarang.com) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru saja mengumumkan bahwa wabah MPOX atau cacar monyet di Afrika sebagai keadaan darurat kesehatan global pada Agustus 2024.

Virus ini juga terdeteksi sudah masuk ke Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sudah ada 88 kasus yang sudah terkonfirmasi sejak tahun 2022 hingga Agustus 2024.

Total konfirmasi itu terbagi dari 1 kasus pada 2022, 73 kasus pada 2023, dan 14 kasus pada 2024. Kasus MPOX sendiri sudah menyebar di berbagai provinsi di Indonesia seperti DKI Jakarta, Banten, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Kepulauan Riau.

Hingga Agustus 2024 ini, belum ditemukan laporan maupun konfirmasi kasus MPOX di Jawa Tengah. Meski demikian, masyarakat diminta untuk waspada.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Muhammad Hakam di kantornya, Senin (2/9/2024). 

Pihaknya mengimbau masyarakat agar melakukan upaya pencegahan dengan melakukan peningkatan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) seperti mengkonsumsi makanan bergizi, buah dan sayur, menggunakan air bersih, mencuci tangan dan kaki dengan sabun, tidak merokok, melakukan olah raga ringan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Di Jawa Tengah belum ada temuan kasus, begitupun di Kota Semarang. Jika masyarakat mengalami gejala mengarah MPOX atau cacar monyet seperti muncul ruam bernanah atau koreng di kulit serta terjadi pembengkakan pada kelenjar limfa di sekitar leher atau ketiak atau selangkangan silahkan segera cek ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat,” kata Hakam. 

Lebih lanjut dirinya menerangkan mengenai beberapa gejala spesifik yang dimiliki oleh penderita MPOX. 

“Penderita mengalami demam hingga lebih dari 38°C, kemudian muncul ruam setelah 1-3 hari dimulai dari kepala, lebih padat ke wajah lalu di bagian tubuh, muncul di telapak tangan serta kaki, lalu muncul Limfadenopati (pembengkakan kelenjar getah bening),” ujarnya.

“Virus ini bisa menular melalui kontak langsung dengan lesi atau cairan tubuh melalui ciuman, sentuhan, oral, penetrasi vaginal atau anal dengan seseorang yang terinfeksi Mpox. Sedangkan penularan tidak langsung bisa melalui benda yang sudah terkontaminasi virus Mpox dari penderita seperti misalnya tempat tidur,” imbuhnya.

Untuk pencegahan, Hakam menuturkan bagi orang yang sudah terjangkit virus MPOX dapat dilakukan dengan dua langkah, yakni Primary preventive (pre-exposure) vaccination (PPV) bagi individu yang beresiko tinggi terkena virus serta Post-exposure preventive vaccination (PEPV) untuk individu yang secara langsung berkontak langsung dengan individu yang terjangkit virus dalam kurun waktu 4 hari sejak pemaparan.

“Dengan adanya wabah MPOX ini diharapkan masyarakat bisa melakukan pencegahan dimulai dari lingkungan sekitar keluarga dan tetap hidup seperti biasa dengan tetap waspada akan persebaran virus MPOX,” ujarnya.

Kehadiran Menteri AHY Sebagai Lulusan Terbaik Beri Semangat bagi Siswa SMA Taruna Nusantara

MAGELANG (lensasemarang.com) – Setelah lulus 27 tahun lalu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali ke SMA Taruna Nusantara, Kabupaten Magelang, sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Senin (02/09/2024).

Kehadirannya menjadi momen berharga bagi segenap pengajar dan siswa SMA Taruna Nusantara.

Sejumlah siswa pun antusias memberikan kesan dan pesan kepada Menteri AHY yang menjadi Lulusan Terbaik SMA Taruna Nusantara Angkatan ke-5.

“Untuk Pak Menteri AHY, terima kasih atas pemaparan hari ini, saya jadi lebih bersemangat lagi untuk belajar dan menggapai cita-cita, semoga suatu saat nanti saya menjadi sukses seperti bapak. Saya mendapatkan bahwa kita harus keluar dari zona nyaman agar kita berkembang lebih jauh lagi, mengembangkan soft skill lagi, setiap hari kita harus menjadi yang lebih baik,” ujar Syifa, seorang siswi yang berasal dari Banda Aceh.

Hal yang sama disampaikan oleh Timmoty. Ia mengatakan bahwa pengalaman yang diceritakan Menteri ATR/Kepala BPN memotivasinya untuk terus belajar dan bekerja keras.

“Setelah mendengarkan Pak Menteri AHY, saya akan bekerja keras dengan kerendahan hati dalam melakukan segala pekerjaan. Teruslah berjuang Pak, sampai menjadi presiden,” pungkas siswa yang berasal dari Jakarta ini.

Sebagai menteri pertama lulusan SMA Taruna Nusantara, Menteri AHY menjadi sosok penuh dedikasi dalam usahanya dan bertekad kuat dalam pandangan para siswa yang mendengarkan ceramahnya.

Dalam kesempatan “Jumpa Tokoh Nasional” ini, Menteri AHY memberikan ceramah pembekalan kepada 1.099 siswa/siswi SMA Taruna Nusantara Angkatan 33, 34, dan 35.

“_Dream big, work hard and never give up_. Semua bisa berbuat yang terbaik. Kita senantiasa melakukan transformasi sekaligus kita berupaya untuk terus meningkatkan kapasitas diri kita. Oleh karena itu, sudah tepat jika SMA Taruna Nusantara ini mencetak, mendidik para calon patriot bangsa yang memiliki cita-cita mulia,” ujar Menteri AHY di SMA Taruna Nusantara, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Menteri AHY berpesan agar seluruh siswa menerapkan nilai-nilai sebagai generasi unggul penerus bangsa. Nilai tersebut antara lain Keberanian dan Percaya Diri; Komunikasi dan Kesopanan; Berpikir Kritis dan Kreativitas; Kompetitif dan Kolaborasi; serta Komitmen dan Konsistensi.

Pada kunjungannya di SMA Taruna Nusantara ini, Menteri AHY didampingi oleh Pembina IKAWATI ATR/BPN, Annisa Pohan Yudhoyono; beberapa Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah dan sejumlah Kepala Kantor Pertanahan. Turut hadir, Pj. Bupati Magelang beserta Forkopimda setempat.

PKB Jateng Gelar Konsolidasi Menangkan Ahmad Luthfi-Taj Yasin

SEMARANG (lensasemarang.com) – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah menggelar konsolidasi yang dihadiri para kiai, dewan syuro, serta pengurus DPC di 35 kabupaten/kota untuk memenangkan pasangan bakal calon gubernur Ahmad Luthfi dan Taj Yasin pada Pilgub Jateng 2024.

“Hari ini kita mengkonsolidasikan seluruh kekuatan PKB, DPC 35 kabupaten/kota hadir, banom hadir dan para kiai dewan syuro juga hadir untuk menjelaskan apa yang jadi keputusan DPP sekaligus memperkenalkan Pak Luthfi dan Gus Yasin. Alhamdulilah semua sudah sepakat bulat untuk berjuang menangkan Luthfi-Yasin,” kata Ketua DPW PKB Jateng Kiai Haji Yusuf Chudlori di Semarang, (3/9/2024).

Menurut Gus Yusuf, seluruh jajaran DPW PKB Jateng bertugas mengamankan keputusan DPP, khususnya dalam pemenangan Luthfi-Yasin pada Pilgub Jateng 2024.

DPW juga menginstruksikan seluruh DPC-DPC PKB di Jateng agar segera berkoordinasi dengan partai politik koalisi di daerah masing-masing.

“Kita menyadari PKB ini masuknya paling akhir, maka kita tancap gas, kita instruksikan agar seluruh DPC-DPC berkoordinasi dengan parpol koalisi di daerah masing-masing. Kita sinergikan dengan calon bupati, wakil bupati, wali kota, wakil wali kota yang dari PKB, kita sinergikan untuk bersama-sama,” ujarnya didampingi Sekretaris DPW PKB Jateng Sukirman.

Bakal calon gubernur Ahmad Luthfi mengatakan bahwa hari ini dirinya bersama Taj Yasin diperkenalkan kepada seluruh jajaran organ maupun pengurus DPW PKB di seluruh Jateng.

“Kami juga diperkenalkan para kiai di wilayah kita yang selama ini telah memberikan doa restu kepada kami, termasuk calon bupati wakil bupati di seluruh wilayah Jateng. Dari kader PKB untuk diperkenalkan sekaligus mempunyai satu visi misi yang sama sehingga pada pelaksanaannya nanti PKB secara linier dari gubernur sampai bupati,” katanya.

Mantan Kapolda Jateng itu menyebut masyarakat nanti akan lebih dewasa dalam menyikapi perkembangan situasi politik terkait dengan Pilgub Jateng 2024.

“Tidak ada hal yg perlu dirisaukan, demokrasi itu rangkulan dan perbedaan yang harus kita jalankan bersama-sama, toh masyarakat kita lebih dewasa, yang lebih esesnsi ini harus kita lalui bersama,” ujarnya.

Tim Penilai STBM Award Puji Inovasi Kota Semarang Dalam Kelola Sanitasi

SEMARANG (lensasemarang.com) – Tim penilai STBM Award 2024 mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang dalam mendukung pencapaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Penilaian dan verifikasi dilakukan di beberapa titik salah satunya di Agro Wisata Cepoko yang dihadiri oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, beserta jajaran Kepala OPD, LPMK, PKK, FPK, dan komunitas masyarakat pada Selasa (3/9/2024).

“Terlihat bahwa Kota Semarang telah melakukan banyak inovasi untuk mendorong STBM, seperti revitalisasi PDAM, pembangunan SPAL DT di tingkat kota, serta keterlibatan perusahaan swasta. Ini semua merupakan langkah positif yang menunjukkan komitmen Kota Semarang terhadap sanitasi,” kata Heri Ferdian, selaku Ketua Tim Penilai dari USAID IUWASH Tangguh.

Lebih lanjut pihaknya berharap dalam verifikasi lapangan ini, Kota Semarang bisa lolos dalam verifikasi terkait STBM Award 2024.

Tim penilai sendiri terdiri dari perwakilan beberapa lembaga seperti USAID IUWASH, Bappenas dan Direktorat Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu pun mengungkapkan rasa syukur atas penilaian yang dilakukan oleh tim verifikasi.

“Alhamdulillah, hari ini ada penilaian dari tim verifikasi terkait STBM Award 2024. Kota Semarang sebelumnya telah meraih penghargaan ini pada tahun 2018 kategori pratama, dan kali ini kami berharap bisa mencapai tingkat madya, atau syukur-syukur nantinya bisa sampai ke paripurna,” ujarnya.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Mbak Ita juga menjelaskan beberapa inovasi yang menjadi fokus penilaian, termasuk di SMP Negeri 22, Terminal Gunungpati, dan beberapa RW di Kelurahan Cepoko dan Mangunsari. Inovasi seperti komposting, urban farming, bank sampah, dan pengelolaan limbah cair menjadi bukti nyata dari komitmen Kota Semarang dalam menerapkan lima pilar STBM, yakni stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air dan makanan, pengelolaan sampah, serta pengelolaan limbah cair.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta di Kota Semarang sangat kuat, dan ini yang menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan STBM,” ujarnya.

Rangkaian verifikasi dilakukan di beberapa titik, seperti SMP Negeri 22 Semarang, Terminal Gunungpati, Puskesmas Gunungpati, RW 03 Kelurahan Cepoko, dan RW 01 Kelurahan Mangunsari. Dalam kunjungan ini, tim penilai memverifikasi berbagai program inovatif yang telah diimplementasikan, termasuk kegiatan komposting, bank sampah, PAMSIMAS, urban farming, pengelolaan air minum, dan IPAL komunal.

STBM Award merupakan penghargaan dari Kementerian Kesehatan yang diberikan kepada daerah yang berhasil menerapkan lima pilar STBM secara konsisten. Dengan berbagai inovasi yang telah dilakukan, Kota Semarang optimis dapat meraih penghargaan ini untuk kedua kalinya, dan terus meningkatkan kualitas sanitasi bagi warganya.

Nana Sudjana Berharap Anggota DPRD Jateng Jaga Amanah Rakyat

SEMARANG (lensasemarang.com) – Sebanyak 120 anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah periode 2024-2029 telah resmi dilantik pada Selasa (3/9/2024).

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan para wakil rakyat tersebut dilakukan pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jateng dan pengambilan sumpah dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah.

Dalam prosesi pelantikan itu, turut hadir Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, serta segenap jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda).

Nana Sudjana berharap wakil rakyat yang telah dilantik tersebut dapat menjalankan tugas dan amanah dengan baik.

“Selamat dan sukses kepada anggota DPRD masa bakti 2024-2029 yang telah terpilih dan sudah diambil sumpahnya, untuk melaksanakan amanah rakyat sebaik-baiknya,” kata Nana usai acara pelantikan.

Sebanyak 120 anggota DPRD Jateng yang telah dilantik tersebut merupakan hasil Pemilu 2024. Dalam penyelenggaraannya, jumlah partisipasi masyarakat untuk memberikan hak suaranya mencapai sekitar 82 persen.

Artinya masyarakat memiliki kesadaran dan menyerahkan tanggung jawab kepada para anggota legislatif terpilih ini.

“Mereka dipilih oleh rakyat dan diharapkan mampu menjadi wakil rakyat dan mewakili rakyat,” katanya.

Oleh karenanya, para legislator tersebut diharapkan juga mampu untuk memberikan masukan terkait dengan permasalahan yang ada di masyarakat.

Menurut Nana, DPRD Jateng tidak bisa dipisahkan dari pemerintah provinsi dalam pelaksanaan tugas. Keduanya merupakan partner yang bekerja sama, berkolaborasi, dan saling kontrol. Khususnya dalam hal yang berkaitan dengan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

“Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab untuk mengatasi tantangan pembangunan di Jawa Tengah. Tentunya dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Nana juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD periode 2019-2024.

“Selama ini, hubungan, sinergisitas, dan kerja sama terjalin dengan baik. Kedepan kerja sama dan kolaborasi antara DPRD denga Pemprov Jateng ini harus lebih baik,” ujar Nana. 

Pelantikan 120 anggota DPRD Jawa Tengah periode 2024-2029 dipimpin oleh Sukirman (Wakil DPRD Jateng 2019-2024). Setelah pelantikan juga ada penunjukan Ketua DPRD Jawa Tengah Sementara yang dijabat oleh Sumanto dan Wakil Ketua Sementara dijabat oleh Syarif Abdillah.

Sekda Jateng Ajak DPRD Cilacap dan Wonogiri Cegah Korupsi 

0

SEMARANG (lensasemarang.com) – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno membuka orientasi anggota DPRD Kabupaten Cilacap dan Wonogiri di Hotel Grand Candi, Semarang, Senin (2/9/2024).

Sekda mengajak sebanyak 100 legislator dari kedua kabupaten tersebut untuk turut mencegah berbagai praktik tindak pidana korupsi karena setelah resmi dilantik, para wakil rakyat menjadi bagian dari penyelenggara pemerintahan yang punya tanggung jawab dan amanah menyejahterakan masyarakat.

Ia menyebut pencegahan tindak pidana korupsi adalah tantangan yang dihadapi ketika bekerja di pemerintahan.

“Para anggota DPRD begitu berada di pemerintahan, sudah dihadapkan pada tantangan, peluang, dan kesempatan melakukan korupsi,” katanya.

Oleh karenanya, prinsip integritas harus dijunjung tinggi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Selain pencegahan korupsi, kata dia, Pemprov Jateng mempunyai pekerjaan rumah yang besar terkait Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) 2025-2045 sebab Jateng ditunjuk pemerintah pusat sebagai penumpu pangan dan industri. 

“Untuk melaksanakan ini tentu tidak bisa sendiri butuh kolaborasi dengan kabupaten dan kota untuk ikut nyengkuyung,” ujarnya.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Jateng Sadimin menambahkan, para wakil rakyat yang sudah dilantik itu akan mengikuti orientasi mulai tanggal 2 -5 September 2024.

Program orientasi ini bertujuan memberi pemahaman kepada anggota DPRD kabupaten/kota untuk memahami ruang lingkup tugas, fungsi, dan wewenangnya.

Selain itu juga meningkatkan wawasan kebangsaan, integritas, dan moralitas dalam mengimplementasikan kode etik untuk menjaga martabat, penghormatan, citra, dan kredibilitas DPRD kabupaten/kota

“Setelah mengikuti orientasi dan pendalaman tugas DPRD kabupaten/kota, para peserta diharapkan dapat memahami dan mengimplementasikan wawasan kebangsaan yang dilandasi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI,” harapnya.

Mbak Ita Apresiasi Bakti Sosial Kelenteng Tay Kak Sie dalam Perayaan King Hoo Ping 2024

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengapresiasi Kelenteng Tay Kak Sie yang rutin menggelar kegiatan bakti sosial dalam rangka Perayaan King Hoo Ping.

Pada tahun ini, Kelenteng Tay Kak Sie membagikan 5.000 paket sembako kepada warga di tiga kelurahan yaitu Kelurahan Kranggan, Kelurahan Purwodinatan, dan Kelurahan Kauman.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Mbak Ita itu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kelenteng Tay Kak Sie yang turut mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Klenteng Tay Kak Sie yang sudah memberikan support kepada masyarakat. Ini menjadi suatu contoh bahwa keberagaman agama tidak mengurangi rasa untuk saling berbagi, gotong royong, dan menjadikan masyarakat semakin sejahtera,” kata Mbak Ita saat menghadiri acara di Kelenteng Tay Kak Sie, Semarang, Senin (2/9/2024).

Perayaan King Hoo Ping atau Festival Kesejahteraan adalah tradisi yang dilakukan setiap tahun untuk mengenang dan menghormati arwah yang telah meninggal dunia, baik dari keluarga maupun orang lain. Perayaan ini selalu dilaksanakan pada tanggal 15 bulan ke tujuh menurut kalender Imlek.

“Sangat luar biasa dalam setiap kegiatan-kegiatan ini selalu ada pemberian paket sembako untuk lansia dan masyarakat di wilayah sini. Ini ada kelurahan Kranggan, Purwodinatan, dan Kauman sebanyak total 5.000 paket. Tentunya hal ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan serta sebagai sarana untuk mengendalikan inflasi,” ujar Mbak Ita.

Wali Kota Semarang juga mendoakan agar perayaan ini membawa berkah dan membawa kemudahan baik bagi umat maupun pengurus Kelenteng Tay Kak Sie.

Kegiatan bakti sosial seperti ini, menurutnya menjadi salah satu wujud nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat yang beragam.

Salah satu penerima bantuan, Tio Tjai, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Saya sangat terbantu dengan adanya pemberian sembako ini mengingat usia saya yang sudah 67 tahun ini saya sudah tidak kerja lagi. Paketnya berisi beras, gula, mi instan, dan teh. Puji syukur, ya. Semoga kebaikan melimpahi yang memberi,” katanya.

Setiap tahunnya, kelenteng ini rutin memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Sebagai contoh, pada tahun 2023 lalu, Kelenteng Tay Kak Sie memberikan 20 ton beras kepada masyarakat tidak mampu, di mana setiap penerima mendapatkan 5 kilogram beras.

Wisuda 702 Taruna Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional, Menteri AHY: Jangan Pernah Berhenti Belajar

SLEMAN (lensasemarang.com) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mewisuda 702 taruna-taruni Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Minggu (01/09/2024).

Pada kesempatan ini, ia memotivasi para lulusan dan mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan harus disikapi sebagai awal perjalanan sesungguhnya.

“Saya berharap tidak pernah berhenti belajar, teruslah menimba ilmu pengetahuan, pengalaman, wawasan dan juga pertemanan karena kita ingin selalu siap selalu adaptif, responsif terhadap perkembangan zaman termasuk berbagai kemajuan di bidang teknologi informasi,” ujar Menteri AHY.

Kementerian ATR/BPN sendiri telah melakukan pengelolaan pertanahan dan tata ruang dengan perkembangan teknologi, salah satunya pemetaan kadastral menggunakan _drone_ dan satelit.

“Untuk itu, mengelola pertanahan dan tata ruang di masa modern membutuhkan pendekatan lintas ilmu seperti ekonomi, hukum, ekologi dan lain-lain. Ke depan saya akan mendorong proses transformasi STPN dengan kurikulum lintas disiplin ilmu tadi,” ungkap Menteri AHY.

Selanjutnya, sebagai Menteri ATR/Kepala BPN, ia juga akan mendorong sistem rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) bagi para alumni STPN melalui program pendidikan kedinasan dengan jalur ikatan dinas. Meski demikian, hal tersebut memerlukan dukungan dari berbagai pihak.

“Ini perjuangan kita semua Bapak/Ibu, mari kita kawal perjuangan ini karena tidak hanya melibatkan kita internal Kementerian ATR/BPN tapi juga ikhtiar lintas kementerian dan lembaga. Mari kita kawal agar mereka, adik-adik kita, bisa memiliki masa depan yang lebih jelas lagi untuk bisa berkarier dan meniti profesi ke depan,” papar Menteri AHY.

Mengakhiri arahannya, Menteri AHY mengapresiasi seluruh wisudawan, khususnya yang telah meraih predikat _cumlaude_ serta para dosen yang telah berjuang memberikan pengajaran dan pengasuhan yang terbaik. “Tepuk tangan untuk para _civitas academica_, para dosen yang juga telah bekerja keras ingin meyakinkan kalian lulus dengan sukses, berikanlah apresiasi yang setulus-tulusnya kepada beliau-beliau semua yang telah memiliki komitmen berjuang untuk kalian juga,” tuturnya.

Adapun Wisuda STPN Tahun Akademik 2023/2024 ini terdiri dari lulusan DIV Pertanahan sebanyak 263 orang dan DI Pengukuran dan Pemetaan Kadastral sebanyak 439 orang.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pelepasan atribut secara simbolis dan penyerahan alumni oleh Ketua STPN, Agustyarsyah kepada Ketua Umum Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-Agraria), Andi Tenri Abeng.

Turut mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN dalam momen wisuda ini, Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana dan Ketua STPN, Agustyarsyah. Wisuda juga dihadiri oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN; para dosen dan senat STPN; serta seluruh orang tua wisudawan.