SEMARANG (lensasemarang.com) – Sesuai imbauan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, pembagian daging kurban di kota setempat mulai menggunakan wadah yang ramah lingkungan atau meninggalkan kantong plastik. Meski masih ada yang menggunakan kantong plastik, namun sebagian besar panitia kurban di kampung-kampung mulai sadar untuk menekan penggunaannya, dan mengganti dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. Seperti yang dilakukan warga Kalicari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, warga lebih memilih untuk menggunakan besek bambu untuk bungkus daging kurban yang akan dibagikan ke masyarakat. Begitu juga di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Jalan Gajah Raya,…
