Site icon Lensa Semarang

Aksi Heroik Anggota Polres Boyolali Jadi Sorotan, Panjat Tiang Bendera Betulkan Tali Lepas Demi Berkibar Bendera

BOYOLALI – Seorang anggota polisi sigap melihat insiden tali lepas memanjat tiang bendera memperbaiki tali yang lepas dalam pengibaran bendera dalam upacara HAri Ulang Tahun (HUT) ke-78 di lapangan Juwangi Kabupaten Boyolali, Kamis (17/8).
Video yang diterima masih terdengar suara lagu Indonesia Raya terus dinyanyikan oleh paduan suara dari siswa sekolah disana. Meski begitu, petugas pengibar bendera masih tetap siaga di tempatnya. Beruntung, polisi itu berhasil meraih ujung tali yang terlepas itu dan membawanya turun sehingga upacara akhirnya bisa dilanjutkan.

Kapolsek Juwangi, AKP Kuntadi Wijanarko, membenarkan terjadinya peristiwa itu ketika upacara pengibaran bendera sudah dibentangkam kemudian ditarik petugas pengibar bendera ternyata talinya lepas.

“Lepas ditarik baru awal 3-4 kali tarikan, talinya lepas,” kata Kapolsek Juwangi AKP Kuntadi Wijanarko, Kamis (17/8).

Melihat ujung tali lepas, oleh seorang anggota bernama Bripka Suparno yang saat itu sedang tugas melaksanakan pengamanan.

Anggota Polsek Juwangi yang naik memanjat tiang bendera adalah Kanit Intel, Bripka Suparno sekitar lokasi upacara, langsung berinisiatif untuk memanjat tiang bendera setinggi sekitar 7 meter tersebut.

Dia memanjat tiang bendera dari besi itu untuk mengejar ujung tali yang terus ketarik ke atas. Beruntung, belum sampai puncak, ujung tali berhasil diraihnya. Dia langsung turun menarik tali itu dan diberikan ke petugas dibawahnya.

“Kemudian tali diikatkan kembali ke bendera, pengibarannya sampai selesai. Bendera tetap naik sempurna,” ungkapnya.

Seorang anggota yang menyelamatkan Kanit Intel Polsek Juwangi Bripka Suparno mengatakan pada saat kejadian ia sedang berada di dekat tiang bendera dalam rangka pengambilan dokumentasi dan pengamanan arus lalin. Saat momen lagu Indonesia Raya berkumandang mengiringi pengibaran bendera, tali bendera mulai ditarik tiba-tiba lepas.

“Saat lepas itu saya langsung inisiatif memanjat tiang bendera 7 meter. Daripada sampai puncak susah menurunkan lagi,” kata dia.

Meski di atas tiang bendera terombang-ambing angin kencang, ia tetap berusaha membenarkan tali tiang itu. Ujung tali itu pun langsung dia bawa turun. Di bawah sudah ada anggota Aiptu Sukandar dan seorang anggota TNI. Tali itu kemudian diserahkan ke Aiptu Sukandar, lalu diikatkan lagi ke bendera Merah Putih.

Lagu Indonesia Raya masih berkumandang. Bendera merah putih itu pun ditarik ke atas hingga puncak tiang dan dapat berkibar sempurna.

“Mumpung momennya 17-an setahun sekali, intinya upacara pengibaran bendera kalau gagal jadinya gimana nanti,” pungkasnya.

Exit mobile version