Thursday, February 26, 2026
Google search engine
HomeDaerahDorong Inovasi Literasi, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Perpustakaan Bertransformasi Digital

Dorong Inovasi Literasi, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Perpustakaan Bertransformasi Digital

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh menyerukan agar seluruh perpustakaan daerah di Jateng segera melakukan transformasi digital.

Menurutnya, perpustakaan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tetap menjadi sumber pengetahuan yang relevan bagi masyarakat di era modern.

“Perpustakaan tidak cukup hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku. Saat ini masyarakat, terutama generasi muda, lebih dekat dengan dunia digital. Karena itu, layanan perpustakaan harus menyesuaikan dengan kebutuhan zaman,” kata Saleh.

Ia menilai, penerapan sistem e-library atau perpustakaan digital menjadi langkah penting dalam memperluas akses informasi. Dengan sistem daring, masyarakat bisa membaca buku dan mencari referensi kapan saja tanpa harus datang langsung ke gedung perpustakaan.

“Digitalisasi perpustakaan akan memperluas jangkauan literasi dan memudahkan masyarakat untuk belajar dari mana saja. Ini sekaligus menjadi strategi untuk meningkatkan minat baca di kalangan generasi muda,” ujarnya.

Selain itu, Saleh juga menekankan pentingnya fasilitas ramah anak agar perpustakaan dapat menjadi ruang belajar yang inklusif.

Dirinya mendorong pengelola perpustakaan untuk menyediakan area khusus anak dengan desain yang menarik, serta kegiatan edukatif seperti mendongeng, membaca bersama, atau lomba literasi.

“Kebiasaan membaca perlu dibangun sejak dini. Kalau perpustakaan dibuat menarik dan nyaman, anak-anak akan tumbuh dengan kecintaan terhadap buku,” katanya.

Saleh juga mengingatkan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi perpustakaan. Menurutnya, peningkatan sarana, koleksi buku, serta kompetensi pustakawan perlu menjadi perhatian serius.

“Perpustakaan adalah pusat literasi dan pengetahuan masyarakat. Pemerintah harus memastikan fasilitas dan SDM-nya memadai agar bisa menjadi ruang belajar publik yang modern,” ujar pria yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah itu.

Ia menegaskan, penguatan literasi merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi.

“Kalau budaya membaca tumbuh, kualitas intelektual masyarakat juga meningkat. Itu akan mendorong kemajuan Jawa Tengah, tidak hanya secara ekonomi, tapi juga secara pengetahuan,” katanya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments