Wednesday, March 11, 2026
Google search engine
HomeDaerahHektaran Sawah Terendam Banjir, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Penanganan Cepat

Hektaran Sawah Terendam Banjir, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Penanganan Cepat

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh memberikan perhatian khusus terhadap bencana banjir yang merendam ribuan hektare lahan sawah di berbagai wilayah sehingga mengancam ketahanan pangan daerah karena berpotensi memicu gagal panen massal.

Saleh meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah taktis untuk meminimalkan kerugian yang dialami para petani.

Menurut dia, situasi ini sebagai ancaman serius bagi stabilitas ekonomi petani dan produksi pangan regional.

“Banjir yang merendam ribuan hektare sawah ini memerlukan penanganan serius. Tanpa tindakan cepat, risiko gagal panen akan langsung memukul kesejahteraan petani kita,” ujar Mohammad Saleh.

Ketua DPD Partai Golkar Jateng ini mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera melakukan pendataan detail dan menekankan pentingnya akurasi data mengenai tingkat kerusakan tanaman dan total kerugian materi.

Selain pendataan, Saleh mendorong penyaluran bantuan darurat berupa stok benih unggul untuk tanam ulang, bantuan pupuk bagi lahan yang terdampak, bantuan Stimulan finansial untuk pemulihan ekonomi petani.

“Pemerintah harus mendampingi petani agar mereka bisa segera bangkit dan menanam kembali. Kita tidak boleh membiarkan petani menanggung kerugian ini sendirian,” katanya.

Bagi Mohammad Saleh, penanganan banjir di lahan pertanian tidak boleh hanya bersifat jangka pendek sehingga menekankan pentingnya penguatan infrastruktur pengendali banjir agar kejadian serupa tidak terulang setiap tahun.

Beberapa langkah strategis yang diusulkan meliputi, perbaikan sistem irigasi pertanian secara menyeluruh, nnormalisasi sungai di sekitar kawasan sentra pangan, pengelolaan lingkungan yang lebih baik di hulu hingga hilir.

“Pertanian adalah sektor strategis. Jika kita mampu melindungi petani dan lahannya, maka ketahanan pangan Jawa Tengah akan tetap terjaga,” pungkasnya

Data Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah menunjukkan sekitar 17 ribu hektare lahan sawah terdampak banjir. Luasan tersebut tersebar di Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Demak, Pemalang, hingga Purbalingga.

Berikut adalah rincian wilayah dengan dampak kerusakan lahan terbesar:

Kabupaten Pati: 6.726 hektare

Kabupaten Jepara: 4.166 hektare

Kabupaten Kudus: 2.110 hektare

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments