SEMARANG (lensasemarang.com) — Transformasi digital pelayanan pelanggan PLN terus berkembang seiring implementasi New Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Dalam tahapan ini, PLN Icon Plus mengambil peran dalam memastikan kesiapan sistem digital, proses bisnis, dan pengguna sebelum sistem memasuki fase operasional.
Implementasi New AP2T Wave 4 resmi dilaksanakan di Kantor PLN UID Jawa Tengah, Semarang, Senin (21/9). Momentum tersebut dihadiri jajaran manajemen PLN dan PLN Icon Plus sekaligus menjadi bagian dari proses penguatan implementasi sistem untuk mendukung pengelolaan layanan pelanggan dalam ekosistem digital yang semakin terintegrasi.
AP2T dikembangkan sebagai sistem terpusat yang menghubungkan berbagai proses pelayanan pelanggan, termasuk layanan pelanggan, billing, hingga operasional Contact Center PLN 123.
Dengan integrasi tersebut, proses pelayanan pelanggan dapat dikelola dalam satu ekosistem sistem yang mendukung proses bisnis PLN secara lebih terintegrasi dan konsisten.
Pada Wave 4, implementasi New AP2T mencakup sekitar 14,4 juta pelanggan di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Perluasan cakupan ini menjadi salah satu tahapan dalam pengembangan New AP2T menuju penerapan yang lebih luas secara nasional.
Bagi PLN Icon Plus, implementasi tersebut merupakan bagian dari perjalanan panjang pengembangan AP2T yang telah dilakukan sejak 2010. Sistem ini terus dikembangkan mengikuti dinamika kebutuhan bisnis PLN, baik melalui pengembangan fitur, integrasi dengan sistem pendukung, maupun pemeliharaan dan penyempurnaan sistem secara berkelanjutan.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan bahwa New AP2T menjadi bagian dari fondasi digital yang dibangun untuk mendukung proses bisnis pelayanan pelanggan PLN dalam skala yang semakin besar.
“Momentum ini memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar implementasi sebuah aplikasi. Kita sedang membangun fondasi baru bagi proses bisnis pelayanan pelanggan PLN yang harus semakin agile, reliable, integrated, dan customer-centric. Wave 4 menjadi bagian penting untuk membuktikan bahwa New AP2T mampu tumbuh, mampu berskala, dan mampu menopang proses bisnis PLN dalam skala nasional,” ujar Chipta.
Dalam pengembangan dan implementasinya, PLN Icon Plus menjalankan rangkaian pekerjaan yang mencakup perancangan, pengembangan, implementasi, hingga pemeliharaan AP2T. Termasuk di dalamnya pengelolaan change request, pengembangan fitur, integrasi sistem, serta dukungan terhadap kebutuhan proses bisnis yang terus berkembang.
Kesiapan pengguna menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan Wave 4. Sejak 14 September 2026, PLN Icon Plus bersama PLN melakukan pelatihan dan pendampingan secara intensif kepada pengguna, baik melalui pendampingan langsung maupun kanal digital.
Proses tersebut juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai kendala sebelum sistem digunakan secara penuh. Hingga tahap persiapan implementasi, lebih dari 400 kendala telah ditangani sebagai bagian dari proses continuous improvement dan penguatan kesiapan operasional.
Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, menyampaikan bahwa kesiapan implementasi tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh koordinasi dan pendampingan yang dilakukan selama proses transisi.
“Keberhasilan go live bukan merupakan pekerjaan satu tim saja. Di baliknya ada proses persiapan, pendampingan, koordinasi, dan respons terhadap berbagai kebutuhan di lapangan. Wave 4 menjadi momentum bagi kami untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan baik sekaligus memberikan pengalaman layanan yang semakin baik bagi pelanggan,” ujar Leandra.
Saat ini, lebih dari 30 juta pelanggan telah berada dalam ekosistem New AP2T. Perluasan melalui Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta menjadi bagian dari langkah berkelanjutan PLN Icon Plus dalam mengembangkan sistem digital yang mampu mengikuti skala dan kebutuhan proses bisnis PLN.
Melalui pengembangan teknologi yang dilakukan secara berkelanjutan, PLN Icon Plus terus mengambil peran sebagai penggerak ekosistem digital PLN, memastikan sistem tidak hanya siap digunakan, tetapi juga mampu berkembang sejalan dengan kebutuhan bisnis dan menghadirkan proses pelayanan pelanggan yang semakin terintegrasi.