Home Blog Page 22

Wakil Ketua DPRD Jateng Fasilitasi Kompetisi Sepak Bola Antar Perangkat Desa

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, memfasilitasi penyelenggaraan kompetisi sepak bola antar perangkat desa bertajuk Trofeo PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia).

Kompetisi ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus wadah mempererat silaturahmi antarperangkat desa di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah 13, yang meliputi Kabupaten Batang, Pemalang, Pekalongan, dan Kota Pekalongan.

Turnamen untuk memperebutkan Piala Wakil Ketua DPRD Jateng ini diikuti perwakilan perangkat desa dari berbagai kecamatan di empat daerah tersebut. Pertandingan digelar dengan penuh keceriaan namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Dalam sambutannya, Mohammad Saleh menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga bentuk nyata penguatan solidaritas antarperangkat desa di Dapil-nya, yakni Dapil Jateng 13.

“Sepak bola selalu menjadi sarana yang efektif untuk membangun kebersamaan. Melalui Trofeo PPDI ini, kami ingin mempererat hubungan antarperangkat desa. Agar lebih kompak dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Saleh.

Kompetisi sepak bola tersebut mendapat sambutan antusias oleh peserta dan masyarakat setempat. Para pemain menunjukkan permainan terbaiknya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play.

Selain sebagai ajang silaturahmi, Trofeo PPDI juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat sportivitas dan kerja sama tim di kalangan perangkat desa. Saleh berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin tahunan.

“Kami terus berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif yang melibatkan perangkat desa. Baik dalam bidang olahraga, sosial, maupun pembangunan masyarakat desa,” ujar Ketua DPD Golkar Jateng itu.

Karyawan AXA Mandiri Bagikan Makanan Bergizi untuk Anak Yatim dan Lansia

JAKARTA – Lebih dari 150 karyawan PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) terlibat dalam kegiatan sosial bertajuk Dapur Berkah dan Kasih AXA Mandiri. Dalam kegiatan ini, para karyawan menyiapkan dan membagikan makanan bergizi kepada anak-anak di Panti Asuhan Yayasan Penyantunan Sosial (Yapensos) Pusaka VI dan Panti Asuhan Talenta Kasih, serta para lansia yang membutuhkan. Aksi ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat melalui program keberlanjutan.

AXA Mandiri menyalurkan lebih dari 400 paket makanan bergizi bekerja sama dengan Yayasan Al-Islah Barokah. Selain itu, para karyawan juga menyerahkan hygiene kit dan perlengkapan sekolah untuk mendukung kesehatan serta pendidikan anak-anak secara berkelanjutan. Melalui permainan monopoli, anak-anak panti asuhan juga diperkenalkan pada literasi keuangan dengan cara yang menyenangkan.

“AXA Mandiri berkomitmen memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk kepedulian terhadap kaum lansia dan anak-anak yatim piatu. Kami berharap kehadiran ini dapat membawa kebahagiaan dan memberikan pengetahuan literasi keuangan sejak dini sebagai bekal masa depan mereka,” ujar Chief Communication Officer AXA Mandiri, Atria Rai.

Tak hanya membagikan makanan, para karyawan juga menghibur para lansia dengan aktivitas bernyanyi, yoga, senam, hingga permainan edukatif yang menghadirkan momen kebersamaan dan keceriaan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, penduduk lansia di Indonesia mencapai 12 persen dari total populasi dan masih menghadapi tantangan akses gizi serta layanan kesehatan. Sementara itu, Kementerian Sosial mencatat lebih dari 4,2 juta anak yatim di Indonesia rentan terhadap masalah gizi dan pendidikan.

“Kehadiran kami di tengah kaum lansia dan anak-anak panti adalah wujud kepedulian AXA Mandiri sekaligus penegasan komitmen untuk membawa perubahan positif dan melindungi yang terpenting, Protecting What Matters,” tambah Atria.

Sebelumnya, AXA Mandiri juga menggelar kegiatan Lebih Sehat, Lebih Cermat, Lebih Mandiri – Sadari Kanker Payudara Sejak Dini, yang bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara dan kesiapan finansial menghadapi risiko penyakit kritis.

Komitmen AXA Mandiri dalam memberikan layanan terbaik tercermin dari pembayaran klaim dan manfaat yang mencapai Rp8,3 triliun sepanjang 2024, serta perlindungan bagi lebih dari 3,8 juta tertanggung di seluruh Indonesia. Capaian ini menegaskan posisi AXA Mandiri sebagai pemimpin pasar bancassurance di Tanah Air.***

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung Pembangunan-Rehabilitasi Jaringan Irigasi

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendukung program pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang digulirkan Pemprov Jateng di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi. 

Menurut Saleh, program tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Ia menilai, upaya tersebut sejalan dengan visi Jawa Tengah sebagai penopang pangan nasional dan mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

“Jawa Tengah ini dikenal sebagai lumbung pangan nasional, dan kontribusinya terhadap total produksi padi nasional mencapai sekitar 16 persen. Karena itu, pembangunan dan rehabilitasi irigasi penting untuk menjaga produktivitas sektor pertanian,” katanya. 

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, pada tahun 2025 ini, pemerintah provinsi telah menyelesaikan bantuan pembangunan jaringan irigasi tersier di sembilan kabupaten. 

Dari program itu, 180 kelompok tani telah menerima manfaat langsung. Selain itu, Pemprov juga menyalurkan bantuan irigasi perpompaan kepada 15 kelompok tani guna mendukung ketersediaan air di lahan pertanian yang sulit dijangkau jaringan irigasi konvensional.

Saleh menegaskan, pembangunan infrastruktur pertanian seperti jaringan irigasi merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak signifikan pada peningkatan hasil produksi. 

Ia juga mengapresiasi langkah Pemprov Jateng yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan pemberdayaan petani dan efisiensi pengelolaan air.

“Air adalah faktor utama dalam pertanian. Dengan jaringan irigasi yang baik, petani bisa menanam tepat waktu, mengurangi risiko gagal panen, dan meningkatkan hasil produksi. Saya berharap program ini bisa diperluas ke lebih banyak daerah,” ujar Saleh.

Sementara itu, berdasarkan laporan Dinas Pertanian, hasil panen di Jawa Tengah hingga saat ini telah mencapai 11.360.000 ton gabah kering. Angka itu menunjukkan potensi besar yang masih bisa ditingkatkan dengan dukungan infrastruktur pertanian yang memadai.

“Dengan irigasi yang berfungsi optimal, hasil panen akan semakin baik dan stabil. Ini penting agar Jawa Tengah terus menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional,” ungkap Ketua DPD Golkar Jateng tersebut. 

Mohammad Saleh juga meminta agar pemerintah daerah terus berinovasi dalam pengelolaan sumber daya air dan memperkuat kolaborasi dengan petani melalui kelompok tani serta lembaga penyuluh pertanian. 

“Ke depan, kita harus pastikan bahwa setiap kebijakan dan program benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani,” tegas Saleh. 

Dengan langkah-langkah strategis, Jawa Tengah diharapkan dapat terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu daerah penopang utama ketahanan pangan Indonesia dan memberikan kontribusi nyata terhadap program swasembada pangan nasional.

Majukan Sektor Perikanan, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Penguatan Pemberdayaan Nelayan

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menekankan pentingnya peningkatan program pemberdayaan nelayan guna memperkuat sektor perikanan di provinsi ini.

Menurutnya, potensi kelautan dan perikanan Jateng yang besar perlu dioptimalkan melalui penguatan kapasitas nelayan serta dukungan terhadap sarana produksi maupun pemasaran hasil tangkapan.

“Nelayan adalah ujung tombak sektor perikanan. Untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan mereka, pemerintah harus memperkuat program pemberdayaan,” ujar Saleh.

Data Dinas Perikanan dan Kelautan Jawa Tengah mencatat, total produksi ikan pada 2024 mencapai 965.555 ton. Jumlah tersebut terdiri dari 554.810 ton perikanan budidaya dan 410.745 ton perikanan tangkap. Nilai ekonomi dari keseluruhan produksi mencapai Rp6,19 triliun, yang berasal dari berbagai pelabuhan perikanan yang dikelola pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Saleh menilai capaian tersebut membuktikan besarnya kontribusi sektor perikanan terhadap perekonomian daerah. Namun, ia menegaskan bahwa potensi ini masih dapat ditingkatkan jika pemerintah memperkuat strategi pemberdayaan yang lebih tepat sasaran.

“Pemerintah harus hadir dengan memberikan akses permodalan, pelatihan teknologi tangkap dan budidaya, hingga penanganan pasca panen,” jelas Ketua DPD Golkar Jateng itu.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur pelabuhan perikanan dan sarana distribusi agar hasil tangkapan nelayan dapat terserap pasar dengan optimal. Selain itu, Saleh mendorong pemerintah daerah untuk memperluas kerja sama dengan swasta dan lembaga keuangan guna mempercepat modernisasi sektor perikanan.

“Masih banyak nelayan yang menggunakan alat tangkap tradisional dan menghadapi kendala pemasaran. Pemerintah daerah harus hadir dengan kebijakan konkret yang berorientasi pada peningkatan daya saing nelayan,” tegasnya.

Saleh berharap program pemberdayaan yang dijalankan Dinas Perikanan dan Kelautan dapat lebih terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat pesisir sehingga memberikan dampak berkelanjutan.

“Kalau nelayan sejahtera, sektor perikanan pasti tumbuh. Ini akan menjadi kekuatan ekonomi baru bagi Jawa Tengah, terutama di pesisir utara dan selatan,” pungkasnya.

Ini Harapan Wakil Ketua DPRD Jateng Kepada Ketua KONI Baru

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh berharap kepada Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jateng beserta jajaran pengurus yang baru agar meningkatkan prestasi, tidak hanya lewat pembinaan yang baik, tapi juga harus didukung oleh kepengurusan yang bertanggung jawab, kerja keras, dan solid.

Menurut dia, ketua dan pengurus KONI Jateng yang baru punya tanggung jawab besar dalam pembinaan dan penyelenggaraan olahraga.

“Tentu aja muaranya pada peningkatan prestasi olahraga di Jateng. Hal itu harus jadi prioritas ketua dan pengurus KONI Jateng yang baru nanti,” ujar Mohammad Saleh yang juga menjabat Ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jateng itu.

Lebih lanjut Saleh juga mengingatkan untuk meningkatkan prestasi itu tidak hanya lewat pembinaan yang baik, tapi juga harus didukung oleh kepengurusan yang bertanggung jawab, kerja keras, dan solid.

Untuk itu, Mohammad Saleh menyarankan perlu penyegaran pengurus untuk meningkatkan kinerja dan prestasi olahraga.

Mengingat penyegaran itu dapat membawa energi, ide baru, dan pendekatan yang lebih segar untuk pembinaan dan pengembangan olahraga.

“Perlu regenerasi dalam struktur kepengurusan KONI Jateng. Misalnya, pengurus yang sudah 3-4 periode sebaiknya menjadi penasihat aja. Sebagai gantinya, ambil mantan-mantan atlet, akademisi, pegiat olahraga, dan pengusaha yang masih muda-muda serta fresh untuk masuk dalam kepengurusan KONI Jateng ke depan,” katanya.

Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah (Jawa Tengah) telah selesai digelar pada 17-18 November 2025 di Bandungan Kabupaten Semarang.

Dalam Musorprov tersebut, Sujarwanto Dwiatmoko terpilih secara aklamasi sebagai ketua KONI Jateng periode 2025-2029.

Ketua Pengprov Perpani Jateng itu maju sebagai calon tunggal. Harapan terhadap ketua KONI Jateng yang baru pun diungkapkan insan dan pelaku olahraga di Jateng.

Erupsi Semeru, Puan Maharani Tekankan Prioritas Keamanan Bagi Warga dan Pendaki

JAKARTA (lensasemarang.com) – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas meletusnya Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Puan meminta pemerintah dan tim SAR memprioritaskan keamanan dan keselamatan warga dalam penanganan bencana.

“Keselamatan dan keamanan warga harus menjadi prioritas. Termasuk bagi pendaki yang sempat terjebak saat erupsi Semeru,” kata Puan, Kamis (20/11/2025).

Seperti diketahui, Gunung Semeru kembali meletus pada Rabu (19/11) siang dan masih menyisakan gempa guguran lava hingga saat ini. Erupsi Semeru kemarin mengeluarkan awan panas guguran (APG) hingga 13 km dan mengakibatkan peningkatan status menjadi Level IV (Awas).

Puan pun mendorong seluruh aktivitas masyarakat di zona berbahaya, terutama di wilayah aliran Besuk Kobokan, harus segera dihentikan.

“Kami meminta pemerintah daerah dan aparat terkait untuk memastikan evakuasi berlangsung cepat, terarah, dan berlandaskan pada rekomendasi PVMBG,” tuturnya.

Puan menyebut, evakuasi penyelamatan warga harus dilakukan secara terukur. Apalagi saat erupsi kemarin, warga yang tinggal di sekitar lereng Semeru sempat panik.

“Pastikan tak ada warga di sekitar lereng Semeru yang tertinggal untuk dievakuasi. Semua warga harus diselamatkan,” ungkap Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini juga menyoroti keberadaan para pendaki yang masih tertahan di kawasan Semeru. Puan meminta agar proses penyelamatan para pendaki dilakukan dengan pengamanan maksimal dan koordinasi penuh di lapangan.

“Mengingat potensi bahaya lanjutan, jalur pendakian dan area wisata di sekitar Semeru sebaiknya memang ditutup sementara secara disiplin,” sebutnya.

Sebagai informasi, sebanyak 178 orang pendaki sempat terjebak di Ranu Kumbolo saat Semeru erupsi. Pendakian memang masih dibuka pada Rabu pagi karena radius aman saat itu masih berada di kisaran 5-8 kilometer.

Para pendaki itu juga tidak dapat langsung turun karena jalur licin, gelap, dan rawan longsor sehingga petugas memutuskan menahan seluruh pendaki untuk bermalam demi menghindari risiko besar selama perjalanan turun.

Pascaerupsi Semeru, semua pendaki yang sempat terjebak di Ranu Kumbolo pun dipastikan berada dalam kondisi aman dan tidak terkena awan panas karena arah guguran awan panas Semeru mengarah ke Gladak Perak. Sehingga Ranu Kumbolo relatif aman tanpa abu vulkanik.

Saat ini, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) telah menutup semua aktivitas pendakian termasuk jalur Ranu Kumbolo sebagai langkah mitigasi setelah PVMBG menaikkan status Semeru menjadi Level IV atau Awas.

Hal ini dikarenakan potensi bahaya erupsi masih sangat tinggi dan zona sektoral 20 km arah selatan-tenggara dinyatakan berisiko besar.

Puan berharap agar keputusan ini dipatuhi semua pihak demi mencegah korban jiwa.

“Semeru adalah anugerah alam yang indah, namun keselamatan manusia tetap yang utama,” ujar Puan.

Di sisi lain, Puan menekankan pentingnya perlindungan bagi warga di pengungsian.

“Pemerintah daerah harus memastikan lokasi pengungsian benar-benar aman dan layak. Mulai dari logistik, air bersih, layanan kesehatan, hingga perlindungan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas,” papar mantan Menko PMK itu.

Puan mengingatkan agar informasi resmi dari pemerintah disampaikan secara jelas, cepat, dan tidak tumpang tindih, sehingga masyarakat tidak terjebak pada rumor atau informasi keliru.

“Dan koordinasi lintas lembaga harus lebih sigap. Penting sekali adanya respons terpadu antara BNPB, PVMBG, TNI/Polri, pemerintah daerah, hingga relawan,” ucap Puan.

“Karena ketika aktivitas vulkanik meningkat drastis, setiap menit sangat berarti, sehingga koordinasi harus berjalan tanpa hambatan administratif maupun teknis. Maka dalam situasi seperti ini, sinergi antarinstansi bukan hanya penting, tetapi wajib,” tegasnya.

Lebih lanjut, Puan menekankan pentingnya penguatan mitigasi jangka panjang. Selain penanganan darurat, ia menilai erupsi Semeru harus menjadi momentum memperkuat sistem mitigasi bencana gunung api.

“Termasuk peningkatan edukasi publik, penataan kawasan rawan, serta penyempurnaan sistem peringatan dini agar masyarakat dapat bereaksi lebih cepat pada kejadian berikutnya,” jelas Puan.

Puan juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.

“Jangan memasuki zona berbahaya sebelum dinyatakan aman. Pastikan memperhatikan keamanan diri dan keluarga,” tutup cucu Bung Karno itu.

Bank Mandiri Sukses Gelar Livin’ Fest Semarang 2025, Bukukan Transaksi Rp5,7 Miliar

SEMARANG (lensasemarang.com) – Bank Mandiri kembali mencatatkan kesuksesan melalui penyelenggaraan Livin’ Fest 2025 di Semarang, sebuah festival ekonomi kreatif yang mempertegas komitmen perseroan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di berbagai daerah.

Berlangsung pada 13-16 November 2025, gelaran ini mampu menarik lebih dari 32.000 pengunjung, sekaligus membuka panggung yang lebih luas bagi ratusan pelaku UMKM Jawa Tengah untuk berkembang.

Bank bersandi saham BMRI Ini menghadirkan lebih dari 210 UMKM yang bergerak di sektor kuliner, fesyen, kriya, kecantikan, hingga gaya hidup urban di Livin’ Fest Semarang 2025. 

Para pelaku usaha memanfaatkan momentum ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan penjualan, memperluas jaringan, serta memperkenalkan produk unggulan mereka kepada pasar yang lebih besar.

Regional CEO Bank Mandiri Region VII/Jawa 2, Iwan Tri Imawan, menjelaskan Livin’ Fest menjadi ruang kolaborasi di mana UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat dapat tumbuh bersama.

Melalui festival ini, Bank Mandiri ingin menghadirkan nilai tambah yang nyata bagi perekonomian lokal berupa pemberian sertifikat halal dan edukasi digitalisasi untuk membuka peluang usaha yang lebih luas bagi pelaku UMKM di Semarang.

“Selama empat hari pelaksanaan, aktivitas transaksi di area festival juga mencatatkan pertumbuhan signifikan. Melalui mesin EDC, Bank Mandiri berhasil membukukan volume transaksi mencapai Rp 5,7 miliar, yang sebagian besar berasal dari sektor kuliner, fesyen, hingga produk gaya hidup,” ujar Iwan dalam keterangan resmi pada Kamis (20/11/2025).

Iwan menambahkan bahwa keberhasilan ini selaras dengan fokus Bank Mandiri dalam memperkuat layanan keuangan digital serta memperluas akses pasar bagi UMKM. Melalui Livin’ Fest, Bank Mandiri berupaya menciptakan ekosistem usaha yang inklusif, dinamis, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat modern.

Pada Livin’ Fest 2025, nasabah semakin mengandalkan layanan dari superapp Livin’ by Mandiri. Kini, Livin’ App telah digunakan oleh 35,1 juta pengguna, tumbuh 27% secara tahunan. Frekuensi transaksi meningkat 25%, sementara nilai transaksi mencapai Rp 3.220 triliun, naik 10% dalam sembilan bulan pertama 2025.

“Keberhasilan Livin’ Fest 2025 di Semarang menunjukkan potensi besar industri kreatif dan UMKM lokal. Bank Mandiri berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang-ruang kolaborasi di kota-kota berikutnya agar lebih banyak pelaku usaha dapat berkembang dan naik kelas,” ujarnya.

Kehadiran sejumlah event kreatif berskala nasional turut memperkaya pengalaman pengunjung dan memperluas jejaring pelaku industri kreatif. Di antaranya Inacraft, Jakarta Coffee Week, OMO Market, Slayground Market, dan Energy of Indonesia, yang menghadirkan kurasi produk terbaik dari berbagai kota di Indonesia. Selain itu, keterlibatan MAP Active, Blibli Sport, dan Nusantara Tour semakin memperkuat sektor gaya hidup yang kini semakin terintegrasi dengan kebutuhan finansial masyarakat.

Tidak berhenti di situ, sebagai bagian dari inisiatif keberlanjutan di Livin’ Fest 2025 Semarang, Bank Mandiri juga turut menggelar program Mandiri Looping For Life untuk mendorong pengurangan emisi dan penerapan circular economy melalui ragam inisiatif kolaborasi seperti reedem Livin Poin.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah sesi live drawing bersama seniman lokal Semarang, Hokg, yang menampilkan karya bertema upcycling dan transisi menuju gaya hidup rendah emisi.

Iwan menilai, aktivasi ini tidak hanya menghidupkan ruang apresiasi seni, tetapi juga memperkuat pesan Looping for Life bahwa kreativitas dapat menjadi medium edukasi lingkungan yang relevan, modern, dan dekat dengan keseharian masyarakat urban.

Di sisi hiburan, Livin’ Fest 2025 di Semarang menyajikan panggung musik gratis yang menghadirkan penampil favorit seperti Good Morning Everyone, Pagi Boeta, Adrian Khalif, hingga Nidji, yang berhasil menciptakan suasana meriah dan menarik minat ribuan pengunjung setiap harinya.

Ini Para Pemenang Festival Senengminton Semarang 2025

SEMARANG (lensasemarang.com) – Bakti Olahraga Djarum Foundation berkolaborasi dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Jawa Tengah menyelenggarakan Festival SenengMinton Semarang 2025 yang berlangsung di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, Kamis (20/11/2025), dengan peserta sebanyak 510 siswa kelas 1 hingga 3 sekolah dasar dari 17 SD di Kota Semarang ambil bagian dalam perlombaan berformat fun games tersebut.

Penyelenggaraan Festival SenengMinton Semarang 2025 bertujuan untuk menyemai rasa cinta terhadap olahraga bulutangkis dengan cara yang menyenangkan agar siswa dapat menikmati permainan sambil belajar.

Berikut daftar pemenang Festival SenengMinton Semarang (nama peserta – nama sekolah – catatan waktu):

Kelas 1 Putra

Juara Runner-up Semifinalis : Aulian Zhafif Rafasya Wahyudi – SDN Tugurejo 01 – 00:42.41 : Arzan Naufal Putra – SDN Tanjung Mas – 00:44.29 : Althaf Arkahfi Firzatullah – SDN Brumbungan – 00:44.51

Kelas 1 Putri

Juara Runner-up Semifinalis : Audreena Hasna Kamila – SDN Petompon 02 – 00:43.36 : Rafeeza Arsyzilla Putri – SD Islam Tunas Harapan – 00:43.62 : Alika Putri Dinanti – SDN Brumbungan – 00:44.74

Kelas 2 Putra

Juara Runner-up Semifinalis : Azzam Fahri Ardana – SD Islam Tunas Harapan – 00:41.53 : Arkana Rajendra – SDN Bangunharjo – 00:41.83 : Ahmad Surya – SDN Bandarharjo 01 – 00:42.38

Kelas 2 Putri

Juara Runner-up Semifinalis : Afareen Chelsea Navalia – SD Bina Nusantara Semarang – 00:43.95 : Cantika Putri Setiawan – SDN Petompon 02 – 00:44.65 : Rani Huwaida Fildzah – SD Islam Tunas Harapan – 00:45.59

Kelas 3 Putra

Juara Runner-up Semifinalis : Muhammad Abdul Karim Jaelani – SDN Bendan Nngisor – 00:47.72 : Muhammad Ar Rayyan Algivari – SD Islam Tunas Harapan – 00:48.48 : Qiano Aditya Tirta – SDN Bangunharjo – 00:49.21

Kelas 3 Putri

Juara Runner-up Semifinalis : Dalisya Wilentia Putri – SDN Petompon – 00:53.43 : Sandrina Jihan Cordellia – SDN Bangunharjo – 00:53.51 : Ava Laila Cahaya – SDN Brumbungan – 00:53.91

Titik Awal Regenerasi Pebulutangkis, Djarum Foundation Gelar Festival SenengMinton Semarang 2025

SEMARANG (lensasemarang.com) – Bakti Olahraga Djarum Foundation berkolaborasi dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Jawa Tengah menyelenggarakan Festival SenengMinton Semarang 2025 yang berlangsung di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, Kamis (20/11/2025), dengan peserta sebanyak 510 siswa kelas 1 hingga 3 sekolah dasar dari 17 SD di Kota Semarang ambil bagian dalam perlombaan berformat fun games tersebut.

Selain Kota Semarang, Festival SenengMinton juga telah diselenggarakan di berbagai kota di Jawa Tengah seperti Kudus (23-24 Juni) Solo (23 September) dan Purwokerto (8 November).

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan bahwa penyelenggaraan Festival SenengMinton bertujuan untuk menyemai rasa cinta terhadap olahraga bulutangkis dengan cara yang menyenangkan agar siswa dapat menikmati permainan sambil belajar. 

Menggunakan format fun games yang inklusif, Yoppy berharap perlombaan ini menjadi titik awal proses pembinaan hingga terlahir regenerasi pebulutangkis handal untuk masa depan Indonesia.

“Dalam Festival SenengMinton ini kami ingin mengobarkan semangat dan menumbuhkan rasa cinta terhadap bulutangkis dari level usia dini, dengan harapan proses pembibitan dapat dimulai dengan cara yang terstruktur dan masif. Kami yakin membentuk atlet yang tangguh dan handal dimulai dari rasa senang terhadap jenis olahraganya. Melalui festival ini, kami ingin kenalkan dan membawa perlombaan yang dapat memicu motivasi siswa untuk menggeluti dunia bulutangkis,” kata Yoppy.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBSI Jawa Tengah, Basri Yusuf menuturkan Festival SenengMinton menjadi salah satu langkah untuk mendeteksi dan menumbuhkan bibit-bibit pebulutangkis berbakat sejak usia dini.

Menurut dia, perlombaan ini juga menjadi sarana edukatif yang dirancang agar para siswa lebih mengenal dan mencintai olahraga bulutangkis.

“Seluruh rangkaian kegiatan Festival SenengMinton kami kemas dengan unsur-unsur yang berkaitan langsung dengan bulutangkis, sekaligus sebagai upaya untuk mensosialisasikan olahraga ini kepada siswa sekolah dasar. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan minat bermain bulutangkis baik di kalangan anak-anak maupun orang tua mereka. Melalui dukungan masyarakat terhadap kegiatan di tingkat kabupaten dan kota, kami yakin proses pembinaan atlet dari akar rumput akan semakin kuat,” ujar Basri.

Terpilihnya Kota Semarang bukan tanpa alasan. Untuk itu, Basri berharap melalui gelaran Festival SenengMinton ini, calon pebulutangkis dapat teridentifikasi secara cepat sehingga para siswa dapat menjadi bagian dalam proses regenerasi atlet bulutangkis yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Kota Semarang dipilih karena menjadi salah satu lumbung atlet-atlet berbakat. Melihat peta pembinaan, selama ini regenerasi berjalan di klub saja. Melalui ajang ini, kami ingin menyentuh level akar rumput dengan mendorong sekolah dan guru untuk menggalakkan ekstrakurikuler bulutangkis. Dari Festival SenengMinton akan berkelanjutan dengan kejuaraan di tingkat SD, SMP hingga SMA sehingga harapan kami, atlet yang jago dari sekolah-sekolah bisa diarahkan masuk ke klub,” katanya.

Festival SenengMinton Semarang 2025 menerapkan sistem perorangan dengan penilaian pemenang berdasarkan catatan waktu tercepat. Untuk peserta kelas 3, terdapat lima jenis rintangan yakni Service to Target, Shuttle Run, Pyramid Shuttlecock, Throwing The Shuttlecock dan Zig Zag Run. Sementara untuk peserta kelas 1 dan 2, perlombaan Service to Target ditiadakan.

Pada Service to Target, peserta melakukan service lurus dengan memasukkan shuttlecock ke dalam bidang target warna yang ditentukan. Shuttle Run berlari dari titik tengah mengambil kok, kemudian memindahkan ke sisi seberangnya, siswa berhasil menyelesaikan rintangan ialah yang berhasil memindahkan semua kok. Pyramid Shuttlecock, menyusun kok berbentuk piramid sesuai dengan jumlah yang telah ditentukan.

Sementara Throwing The Shuttlecock melempar kok ke dalam lubang target. Zig Zag Run berlari melalui halang rintang secara zig zag. Usai menyelesaikan seluruh perlombaan tersebut, peserta harus menekan tombol timer selesai. Masing-masing permainan dirancang untuk melatih motorik, koordinasi, serta mengenalkan dasar-dasar teknik bulutangkis dalam bentuk permainan yang menyenangkan.

Setiap sekolah mengirimkan 6 siswa kelas 1 yang terdiri dari 4 putra dan 2 putri. Sedangkan untuk kelas 2 terdapat 10 peserta tiap sekolah dengan komposisi 6 putra dan 4 putri. Pada kategori kelas 3, per sekolah mengirimkan 14 siswa yang terdiri dari 8 putra dan 6 putri.

Usai Kudus, Solo, Purwokerto dan Semarang, Festival SenengMinton 2025 juga akan berlangsung di Magelang pada 11 Desember 2025.

Antusias Berkenalan dengan Dunia Bulutangkis

Semangat tinggi untuk ikut dalam Festival SenengMinton Semarang 2025 salah satunya datang dari SDN Bangunharjo yang mengirimkan 30 siswanya untuk berkompetisi menjadi yang tercepat.

Guru Olahraga SDN Bangunharjo, Sumadi, mengapresiasi dukungan penuh dari pihak sekolah dan wali murid yang antusias untuk terlibat dalam upaya mengenalkan olahraga bulutangkis kepada para siswa yang sudah berjalan selama satu tahun kebelakang.

“Alhamdulilah kami mendapatkan support dari semua pihak untuk perlahan membangun kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis. Untuk pertama kalinya sekolah kami mengikuti Festival SenengMinton dan semoga ke depan hasilnya lebih baik. Kami berharap kegiatan perlombaan ini bisa terus berkelanjutan karena kami pasti akan ikut serta dalam kegiatan olahraga bulutangkis,”kata Sumadi.

Dari tengah lapangan, antusiasme tinggi tergurat di wajah Muhammad Abdul Karim Jaelani. Siswa kelas 3 SDN Bendan Ngisor itu berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 00:47.72. 

Rupanya Jae, sapaan akrabnya didorong oleh sang ibu untuk berlatih bulutangkis sejak duduk di bangku kelas 2 SD.

“Seru banget, karena permainannya banyak, mulai dari lari zigzag, lempar kok lalu service, terus harus cepat-cepat lari untuk pencet tombol. Dari semua tantangan, aku paling suka service karena seru sekali mukul-mukul bolanya,” cerita Jae.

Para pemenang Festival SenengMinton di tiap lomba mendapat piala, uang pembinaan, dan hadiah dari sponsor yaitu MilkLife, Dua Kelinci, Aice, Hundred dan produk Savoria.

Selain itu, seluruh peserta juga mendapatkan goodie bag dari MilkLife, Dua Kelinci, produk Savoria dan Aice.

Mohammad Saleh Dorong Pemberian Fasilitas Penerapan Ekosistem Industri Hijau

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemprov Jateng memperkuat fasilitasi pendampingan bagi pelaku industri dalam mengakselerasi penerapan ekosistem industri hijau.

Langkah itu dinilai penting agar transformasi menuju industri berkelanjutan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi lingkungan maupun perekonomian daerah.

Dorongan itu, kata Saleh, sejalan dengan terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 26 Tahun 2025 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Industri Hijau.

Menurut Saleh, Pergub tersebut menjadi payung hukum dalam mendorong perubahan perilaku industri menuju praktik ramah lingkungan serta meningkatkan partisipasi aktif dunia usaha dalam gerakan peduli lingkungan.

“Pergub ini merupakan langkah maju, tapi implementasinya tidak cukup hanya dengan regulasi. Pemprov perlu turun langsung memberikan pendampingan agar pelaku industri benar-benar memahami dan mampu menerapkan prinsip-prinsip industri hijau,” katanya.

Ia menyebut industri harus didorong untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Upaya itu tidak hanya mendukung pembangunan berkelanjutan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Regulasi itu juga menjadi tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 29 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri, yang memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk memfasilitasi pelaku industri dalam menerapkan prinsip industri hijau.

Saleh mengatakan, fasilitasi penyelenggaraan industri hijau di Jateng bertujuan mendorong pelaku industri beroperasi secara efisien dalam penggunaan energi, air, dan bahan baku, sekaligus mengurangi dampak terhadap lingkungan.

Saleh mendorong Pemprov Jawa Tengah untuk memastikan setiap kegiatan industri selaras dengan prinsip teknologi bersih, pengelolaan limbah terpadu, serta konsep ekonomi sirkular.

Lebih lanjut, Pergub tersebut juga menegaskan sejumlah prinsip utama dalam penyelenggaraan industri hijau. Antara lain efisiensi sumber daya, ramah lingkungan, memberikan manfaat sosial, memperkuat daya saing ekonomi, serta mendorong inovasi dan budaya hijau.

Kriteria penilaiannya meliputi efisiensi sumber daya, proses produksi, manajemen perusahaan, dampak lingkungan, hingga manfaat sosial bagi masyarakat sekitar.

Saleh menambahkan, terdapat tiga fondasi implementasi industri hijau, yakni inovasi hijau, teknologi hijau, dan budaya hijau.

Ketiganya, menurutnya, harus terintegrasi agar industri di Jateng tidak hanya efisien dan berdaya saing tinggi, tetapi juga berkelanjutan.

“Pendampingan dari pemerintah akan sangat membantu pelaku industri, terutama skala menengah dan kecil, dalam beradaptasi dengan teknologi bersih dan pola produksi ramah lingkungan. Dengan begitu, target pembangunan ekonomi hijau di Jawa Tengah bisa tercapai lebih cepat,” pungkas Saleh.