Home Blog Page 27

Angkat Kisah Kebersamaan di Semarang, Polytron Rayakan 50 Tahun

SEMARANG – Produsen elektronik nasional Polytron merayakan 50 tahun kiprahnya di Indonesia dengan menggelar Polytron Fest 50th Anniversary di Gajah Mada Plaza Semarang, 4–5 Oktober 2025.

Dalam perayaan tersebut, Polytron resmi meluncurkan kampanye bertajuk “Always On: Kisah Kita Bersama” sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan perusahaan.

General Manager Corporate Communication Polytron, Diantika mengatakan, tahun ini menjadi era yang sangat istimewa bagi pihaknya, yang genap merayakan 50 tahun hadir dan tumbuh bersama keluarga Indonesia.

Sebagai bagian dari perjalanan emas ini, Polytron resmi meluncurkan kampanye ‘Always On’, yang dikemas dalam rangkaian acara Polytron Fest 50th Anniversary. Kegiatan ini digelar di Gajah Mada Plaza, Semarang, Sabtu-Minggu (4-5/10/2025).

“Polytron merupakan perusahaan elektronik Nasional, yang selama 50 tahun tidak hanya bertahan, tetapi terus bertumbuh. Hal ini menunjukkan kepercayaan masyarakat Indonesia, kalau produk Polytron paling memahami kebutuhan mereka,” kata Diantika dalam keterangan persnya, Sabtu (4/10/2025).

Disampaikan juga, Polytron memiliki strategi 3I (Invention, Innovation dan Improvement), dengan personalisasi produk yang relevan bagi setiap generasi. Pihaknya juga ingin terus menjadi bagian dari kisah hidup masyarakat Indonesia.

Menurutnya, sejak berdiri di Kudus pada 1975, Polytron lahir dari keyakinan, kalau bangsa Indonesia mampu melahirkan produk elektronik sendiri, meskipun pasar kala itu dikuasai produk Eropa dan Jepang.

Polytron pun hadir dengan produk yang beragam, dirancang menemani setiap gaya hidup unik masyarakat Indonesia. Contohnya, laptop pertama Polytron, Luxia, yang dipersonalisasi sesuai karakter pengguna.

“Laptop produk Polytron saat ini ada tiga seri, Luxia Pro Ultra, Luxia Pro i5 dan Luxia i3. Semuanya berbeda, namun ketika disatukan, mereka membentuk satu cerita, kalau teknologi bisa menjadi ruang kolektif untuk saling terhubung,” jelasnya.

Polytron Fest 50th Anniversary kali ini menghadirkan beragam aktivitas, mulai dari konser musik dengan menghadirkan Sal Priadi, Yura Yunita, Anji, RAN dan lain sebagainya. Sorotan utama festival yakni, Fun Run 5K dan Fun Walk 2,5K, dengan sinkronisasi Live DJ Streaming Experience pertama di Indonesia

“Perayaan ini bukan hanya milik Polytron, tapi milik kita semua. Semoga kebersamaan ini terus tumbuh, membawa optimisme, dan membuka jalan bagi 50 tahun berikutnya yang lebih cerah,” pungkasnya.

Jasindo Rangkul Petani dan Nasabah Utama untuk Tingkatkan Literasi Keuangan

SEMARANG –PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menegaskan komitmennya dalam memperluas literasi keuangan dan manajemen risiko melalui rangkaian kegiatan edukatif kepada berbagai lapisan masyarakat. Inisiatif ini merupakan bagian dari program Risk Management Partnership sekaligus bentuk kontribusi nyata Jasindo dalam mendukung Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025.

Representative Manager Jasindo Semarang, Dani Anggorowati, menjelaskan bahwa program literasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan risiko dan perlindungan asuransi, baik bagi petani sebagai pelaku usaha di sektor pertanian maupun bagi nasabah utama yang menjadi mitra strategis perusahaan. 

“Kami berharap, melalui edukasi yang lebih komprehensif, peserta dapat lebih siap menghadapi risiko dan mampu menjaga kesinambungan usaha mereka,” jelasnya Senin 6 Oktober 2025.

Di Jawa Tengah, Jasindo melaksanakan kegiatan literasi keuangan di dua lokasi berbeda. Di Kabupaten Kendal, kegiatan difokuskan kepada para petani dan dilaksanakan bersama dinas terkait. Sementara itu, di Semarang, kegiatan difokuskan pada nasabah utama (key customer) wilayah Jawa Tengah dengan penekanan pada penguatan strategi manajemen risiko bisnis.

Kegiatan literasi di Kendal dirancang untuk meningkatkan kesadaran petani terhadap risiko usaha tani, seperti ancaman gagal panen dan bencana alam. Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sendiri telah mencakup hampir seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah selama tahun 2024, dengan serapan terbesar berada di wilayah Demak, Grobogan, dan Kudus. Program ini telah menjangkau lebih dari 27.000 petani dan melindungi lebih dari 12.000 hektare lahan pertanian padi. Sebagai bentuk komitmen, Jasindo juga telah merealisasikan pembayaran klaim gagal panen sebesar Rp6,1 miliar sepanjang tahun 2024.

Sementara itu, kegiatan literasi di Semarang lebih difokuskan pada nasabah utama, dengan tujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya manajemen risiko dalam menjaga stabilitas usaha. Menurut Dani, melalui kegiatan ini, Jasindo ingin memastikan bahwa seluruh mitra, baik petani maupun pelaku usaha besar, memiliki kesadaran dan kemampuan dalam mengelola risiko secara sistematis, sehingga keberlanjutan usaha mereka dapat lebih terjamin.

Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema, menambahkan bahwa kegiatan literasi ini juga menegaskan peran Jasindo sebagai mitra strategis yang tidak hanya menyediakan produk asuransi, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui edukasi. Menurutnya, pendekatan ini penting untuk memperkuat kepercayaan, membangun budaya pengelolaan risiko, serta mendukung keberlanjutan usaha masyarakat maupun nasabah korporasi.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi Jasindo dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan nasional. Kami ingin memastikan bahwa pengelolaan risiko dapat menjadi budaya bersama antara perusahaan asuransi, petani, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Brellian.***

Dua Downhiller 76 Rider Juara 76 IDH Urban 2025 Seri 2 Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Kejuaraan 76 Indonesian Downhill (IDH) Urban 2025 Seri 2 yang berlangsung pada 4-5 Oktober 2025 di Tegalsari, Semarang, Jawa Tengah sukses digelar dengan diikuti 102 downhiller yang menyuguhkan penampilan prima melintasi trek pemukiman lengkap dengan beragam obstacle untuk mencatatkan waktu tercepat di garis finish Taman Budaya Raden Saleh.

Puncaknya, pada sesi final run yang berlangsung Minggu (5/10) di kelas utama Men Elite, M. Abdul Hakim dari 76 Rider DH Squad berhasil menjadi juara dengan torehan waktu 1 menit 27,866 detik.

M. Abdul Hakim mengaku capaian ini tidak mudah diraih. Sebab seluruh downhiller saling beradu cepat mengayuh tunggangannya dan memiliki kualitas teknik sama rata di kelas Men Elite.

Buktinya, di posisi tercepat kedua yang dihuni oleh Pandu Satrio Perkasa (Sego Anget Racing Team) mencatatkan waktu 1 menit 28,881 detik. Berada tepat di belakangnya ialah pebalap asal tim D-One Factory, Agung Prio Apriliano yang hanya terpaut waktu sehelai rambut yakni 1 menit 28,882.

“Alhamdulillah sangat senang untuk hasil dari seri 2 ini. Target saya memang ingin juara karena di seri 1 hanya berada di posisi 4. Kunci keberhasilan saya mempelajari trek ini dengan baik, terutama saat masuk dan keluar tikungan karena di situ gak boleh melakukan kesalahan. Speed dan lane-nya harus benar-benar pas, karena itu adalah kunci agar catatan waktunya bagus. Lalu berani mencoba melepas rem untuk section-section kayak turunan tangga dan pohon rintangan,” ungkap Hakim.

Jambol, sapaan akrab M. Abdul Hakim menilai bahwa lintasan 76 IDH Urban 2025 Seri 2 adalah yang terbaik dari trek urban downhill yang pernah diikuti tahun ini.

Karakter high speed lengkap dengan obstacle seperti big drop, table top, super bowl, double jump, single jump, turunan tangga, maupun lintasan sprint dan gang sempit dinilai menjadi satu paket komplit memacu adrenalin.

“Tahun ini saya sudah tiga kali mengikuti urban downhill, kalau dulu lebih sering. Menurut saya trek ini adalah trek urban downhill terbaik dan mungkin bukan cuma saya yang mengakui itu, tapi teman-teman lain juga. Karena trek lebar, speed kencang, elevasinya cukup,” ujar downhiller asal Jepara tersebut.

Ketatnya persaingan juga menghiasi kelas Men Junior. Dimas Aradhana dari 76 Rider DH Squad tercepat pada sesi seeding run Sabtu (4/10) kembali memimpin posisi teratas dengan catatan waktu 1 menit 27,870 detik.

Sementara peringkat kedua dengan torehan waktu 1 menit 29,891 detik ialah Ahmad Nasyua Ridhodin (Sego Anget Racing Team).

Membuntuti di posisi ketiga Fajar Abdul Rahman dari Spartan Racing Team yang membukukan waktu 1 menit 31,908 detik.

“Saya bersyukur bisa menjadi juara di Men Junior. Dan dari catatan waktu juga lebih cepat di final run ini ketimbang seeding run kemarin 1 menit 30,498 detik. Evaluasi yang saya lakukan dari hari sebelumnya adalah perbanyak pedalling section 5 meter dari sebelumnya supaya bisa mendapat hasil lebih baik. Saya cukup puas dengan hasilnya dan semoga ke depannya bisa terus mengalami peningkatan,” ujar Dimas. 76 IDH Urban 2025 Seri 2 memperlombakan 12 kategori, mulai dari Men Elite, Men Junior, Women Open, Men Youth, hingga berbagai kelas Men Master E, D, C, B, A, dan Sport C, B, A.

Event ini membawa semangat sportainment dengan menggabungkan kentalnya nuansa sport melalui elevasi geografis trek ekstrem melintasi pemukiman warga Desa Tegalsari, serta sisi entertainment dengan menarik peserta amatir dan hadirnya jump contest untuk diikuti.

Selain itu pula gelaran ini menghidupkan potensi dan pemberdayaan ekonomi lokal lewat sports tourism.

Agnes Wuisan dari 76 Rider selaku penyelenggara mengapresiasi nyali dan capaian ratusan downhiller yang berlaga pada 76 IDH Urban 2025 Seri 2. 

Kesuksesan terselenggaranya kejuaraan ini diharapkan dapat meningkatkan potensi dan prestasi para atlet maupun pegiat extreme sport khususnya downhill, untuk meraih capaian membanggakan di level nasional.

“Jalannya race 76 IDH Urban seri ini berlangsung sangat kompetitif. Para downhiller sudah berusaha keras mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan melewati berbagai obstacle yang ada. #NyaliAjaNggakCukup, butuh persiapan matang dan teknik yang baik untuk menaklukkan trek Tegalsari. Kami ucapkan selamat kepada seluruh downhiller yang berpartisipasi khususnya para juara di setiap kelas,” ujar Agnes.

Hasil 5 besar final run kelas Men Elite (nama rider – tim – catatan waktu) :

  1. M. Abdul Hakim – 76 Rider DH Squad – 01:27,866 Pandu Satrio Perkasa – Sego Anget Racing Team – 01:28,881 Agung Prio Apriliano – D-One Factory – 01:28.882 Hildan Afosma Katana – Spartan Racing Team – 01:28,883 Pahraz Salman Alparisi – Ganas Madu Team – 01:28,884 Hasil 5 besar final run kelas Men Junior (nama rider – tim – catatan waktu)
  2. Dimas Aradhana – 76 Rider DH Squad – 01:27,730 Ahmad Nasyua Ridhodin – Sego Anget Racing Team – 01:29,900 Fajar Abdul Rahman – Spartan Racing Team – 01:31,459 Nazwa Agazani – Ganas Madu Team – 01:32,040 Muhammad Bagus Refansha – Jam Cycle Boistois – 01:32,041

HUT Ke-80, Puan Maharani Berharap TNI Makin Modern dan Selalu Setia Jaga Kedaulatan Negara

JAKARTA (lensasemarang.com) – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan selamat Hari Ulang Tahun ke-80 kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI). Puan menegaskan bahwa keberadaan TNI merupakan fondasi utama dalam menjaga kedaulatan negara dan memastikan rakyat hidup dalam rasa aman, damai, dan bermartabat.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia. TNI adalah benteng pertahanan bangsa yang selalu setia menjaga kedaulatan dan keselamatan rakyat Indonesia. Semoga TNI semakin profesional, modern, dan terus menjadi kebanggaan bangsa bersama rakyat Indonesia,” kata Puan, Minggu (4/10/2025).

TNI menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Minggu (5/10). HUT ke-80 TNI ini mengangkat tema ‘TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju’.

Sebanyak 133.000 personel TNI dilibatkan dalam dalam acara puncak peringatan HUT ke-80 TNI yang digelar di silang Monas hari ini. Selain 133.000 personel TNI, 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) juga diturunkan untuk parade, defile, dan demonstrasi keterampilan prajurit dari matra darat, laut, dan udara.

Puan menyebut bahwa delapan dekade pengabdian TNI mencerminkan perjalanan panjang bangsa dalam membangun pertahanan yang lahir dari rakyat dan berjuang untuk rakyat.

“Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, mulai dari kompetisi geopolitik, ancaman keamanan non-tradisional, hingga disrupsi teknologi dan informasi, peran TNI tidak hanya sebagai kekuatan militer, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional yang menjadi prasyarat bagi pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” tuturnya.

Karenanya, dalam momentum peringatan HUT ke-80 TNI, Puan kembali mengingatkan agar TNI mampu meningkatkan kekuatan teknologi di era perkembangan zaman ini. Apalagi ancaman serangan siber menjadi ancaman baru pertahanan Indonesia.

Menurut Puan, pembangunan pertahanan siber harus menjadi atensi TNI. Ia juga menekankan bahwa TNI harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan strategi menghadapi tantangan global yang disertai dengan inovasi sehingga menjadi tentara modern dan profesional.

“TNI harus memiliki kekuatan dalam menghadapi berbagai ancaman kedaulatan, termasuk dari serangan siber. Maka penting untuk memastikan agar pembangunan postur pertahanan militer dengan pemilihan alutsista yang canggih dan sesuai dengan kebutuhan,” terang Puan.

“Tentunya, alat yang canggih tak akan optimal tanpa dibarengi dengan sumber daya manusia (SDM) yang andal. Maka TNI berkewajiban memiliki personel yang cekatan dan menguasai teknologi pertahanan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Puan menegaskan bahwa tema peringatan tahun ini, ‘TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju’ mengandung pesan strategis bahwa kekuatan pertahanan tidak semata ditentukan oleh jumlah personel atau modernitas alutsista, melainkan oleh kemampuan TNI beradaptasi terhadap tantangan zaman, membangun profesionalisme, dan menjaga kepercayaan rakyat.

“TNI yang profesional dan berkarakter rakyat adalah jaminan bagi tegaknya demokrasi dan kemandirian bangsa,” tegas Puan.

Dalam konteks ini, cucu Proklamator RI Sukarno itu menilai penting bagi Pemerintah untuk terus memastikan kebijakan pertahanan nasional berjalan berkesinambungan. Selain itu, kata Puan, berbasis riset, dan berpihak pada kepentingan nasional jangka panjang.

“Penguatan industri pertahanan dalam negeri, kemandirian alutsista, dan peningkatan kesejahteraan prajurit harus menjadi prioritas yang nyata, bukan hanya slogan,” ujar mantan Menko PMK tersebut.

Sebagai lembaga negara yang memiliki fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran, DPR RI disebut Puan berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan politik dan kebijakan terhadap modernisasi TNI secara transparan dan akuntabel.

“Penguatan TNI tidak boleh dilepaskan dari misi utama pertahanan rakyat semesta, memastikan setiap kebijakan pertahanan memberi dampak langsung terhadap rasa aman dan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok negeri,” pesan Puan.

Puan meminta agar peringatan HUT ke-80 TNI tidak menjadi hanya perayaan seremonial, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kolektif bangsa dalam menjaga kedaulatan dan martabat negara.

“TNI telah membuktikan bahwa loyalitas terhadap rakyat dan konstitusi adalah kekuatan sejatinya,” imbuh perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Ke depan, tambah Puan, kolaborasi erat antara TNI, Pemerintah, dan DPR RI harus menjadi pondasi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, Indonesia yang berdaulat, tangguh, dan maju di tengah percaturan global.

“Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia ke-80. TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju Demi Kedaulatan dan Kepentingan Bangsa,” tutup Puan.

102 Downhiller Berkompetisi Pada 76 Indonesian Downhill Urban 2025 Seri 2

SEMARANG (lensasemarang.com) – Sebanyak 102 downhiller berkompetisi menjadi yang tercepat pada ajang 76 Indonesian Downhill (IDH) Urban 2025 Seri 2 di Tegalsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, yang berlangsung pada 4-5 Oktober 2025.

Persaingan ketat untuk menduduki podium tertinggi tersaji mulai hari pertama sesi seeding run.

Desain lintasan yang memprioritaskan kecepatan tinggi mampu memacu adrenalin sekaligus menyuguhkan tontonan menghibur bagi masyarakat sekitar.

Di kelas paling bergengsi, Men Elite, Andy Prayoga tampil eksplosif. Downhiller andalan Polair DH Team ini berhasil menaklukkan tantangan gravitasi dengan catatan waktu fantastis 1 menit 29,079 detik, namun posisinya sebagai yang tercepat jauh dari kata aman.

M. Abdul Hakim dari 76 Rider DH Squad membuntuti dengan sangat rapat di posisi kedua, hanya terpaut 0.271 detik dengan waktu 1 menit 29,350 detik.

Atmosfer kompetisi semakin memanas dengan kehadiran Agung Prio Apriliano di posisi ketiga. Rider dari D-One Factory ini mencatatkan waktu 1 menit 30,677 detik, menciptakan posisi tiga besar hanya terpisahkan oleh waktu kurang dari satu detik.

Hasil ini menjadi bukti nyata bahwa karakter trek high speed berhasil mempersempit jarak antar pembalap dan menjanjikan babak final run Minggu (5/10) sulit diprediksi.

“Hari ini finish pertama mudah-mudahan besok enggak ada mechanical trouble dan dapat hasil terbaik. Sebab di seri sebelumnya saya tercepat di seeding run tapi posisi kedua di final run karena bocor ban. Persaingan di Semarang lebih ketat lantaran kelas Men Elite lebih banyak dari sebelumnya 7 sekarang 10 dan semuanya rata dari segi tenaga maupun skill. Jadi memang saya harus berusaha bermain clear, pintar ambil section, dan stop and go yang tepat,” ujar Andy Prayoga, peraih perunggu Men’s Mountain Bike Downhill pada SEA Games 2019 di Filipina.

Sementara dari kelas Men Junior, Dimas Aradhana sukses mengungguli para downhiller muda lainnya dalam perolehan waktu. Atlet yang memperkuat tim 76 Rider Downhill Squad ini membuat catatan waktu 1 menit 30,498 detik. Unggul tipis dari Fajar Abdul Rahman asal Spartan Racing Team di urutan kedua dengan 1 menit 34,109 detik.

Tempat ketiga jadi milik Ahmad Nasyua Ridhodin dari Sego Anget Racing Team yang harus puas dengan raihan waktu 1 menit 35,597 detik.

“Saya cukup puas dengan hasil hari ini karena bisa menjadi yang tercepat di sesi seeding run. Menghadapi final run besok, saya merasa masih bisa menambah kecepatan khususnya di section pedalling dan kembali menjadi yang tercepat untuk meraih gelar juara di 76 IDH Urban 2025 Seri 2 di kelas Men Junior. Terutama setelah di seri pertama saya hanya bisa menempati podium ketiga karena sempat terjatuh,” ujar Dimas Aradhana.

Hadir di tengah Kota Semarang, membuat 76 IDH Urban 2025 Seri 2 mendapat atensi lebih dari pegiat olahraga ekstrem ini. Sebanyak 12 kelas kembali dihadirkan mulai dari Men Elite, Men Junior, Women Open, Men Youth, hingga kelas Men Master E, D, C, B, A, dan Sport C, B, A.

Event Director 76 IDH Urban, Aditya Nugraha mengapresiasi antusias pebalap downhill pada seri dua yang mengalami peningkatan dari seri perdana.

Selaras dengan itu, nuansa kompetisi semakin sengit untuk mencatatkan waktu tercepat melintasi pemukiman penduduk di wilayah Tegalsari dan finis di Taman Budaya Raden Saleh, lengkap dengan berbagai obstacle penuh tantangan.

“76 IDH Urban kali ini kami sengaja mengadakan di kota Semarang untuk menarik minatlebih banyak downhiller berpartisipasi. Kami juga secara langsung menghadirkan hiburan di tengah masyarakat yang bermukim di Tegalsari dan sekitarnya. Melihat raihan waktu pada seeding run hari ini, kami yakin pada final run esok (5/10) akan lebih seru dan menarik untuk disaksikan. 

Cukup disayangkan Juara 76 IDH Urban 2025 Seri 1 di kelas Men Elite, Khoiful Mukhib berhalangan ikut di seri ini, tapi di lain hal memotivasi pebalap lain untuk menapaki podium tertinggi,” ujar Aditya.

Menambah keseruan konsep sportainment, 76 IDH Urban juga mengadakan jump contest bagi para peserta secara bersamaan. Dalam kompetisi ini, mereka ditantang melakukan lompatan melewati rintangan khusus, dan pemenang ditentukan berdasarkan lompatan terjauh yang berhasil dilakukan.

76 Indonesian Downhill (IDH) Urban 2025 Seri 2 masih akan berlanjut sesi final run pada pada Minggu (5/10). 

Seluruh rider kembali akan mengerahkan kemampuan maksimal demi mengamankan podium juara di 12 kelas yang dilombakan. Jadi jangan ketinggalan aksi seru 76 IDH Urban 2025 secara langsung atau via live streaming melalui http://www.76rider.com/live.

Bank Mandiri Livin’ Fest 2025 Kota Semarang Sinergikan UMKM dan Ekonomi Kreatif

SEMARANG (lensasemarang.com) – Bank Mandiri merayakan hari jadinya ke-27 dengan menggelar Livin’ Fest 2025 yang merupakan expo berskala nasional yang mempertemukan UMKM, industri kreatif, dan layanan finansial dalam satu ekosistem inklusif.

Dengan mengusung tema “Sinergi Majukan Negeri”, Livin’ Fest menjadi perayaan yang tidak hanya menampilkan hiburan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Rangkaian program tersebut meliputi pasar murah mandiri, aksi bersih mandiri, mandiri peduli sekolah, mandiri bakti kesehatan yang akan diselenggarakan mulai 3 Oktober 2025 di berbagai kota di Provinsi Jawa Tengah.

Selain itu di Livin Fest juga menampilkan hiburan internasional dan nasional, gaya hidup, otomotif, sportainment, serta pariwisata, yang dikolaborasikan dengan layanan finansial unggulan seperti KPR, Auto, dan transaksi digital.

“Kami ingin memastikan kehadiran Bank Mandiri membawa nilai tambah yang memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing ekonomi rakyat sekaligus menjadi sajian khusus kepada nasabah yang telah setia menemani Bank Mandiri selama 27 tahun,” kata RCEO Bank Mandiri Region VII/Jawa 2 Iwan Tri Imawan di Semarang, Kamis (02/10/2025).

Di Region VII Wilayah Jawa Tengah & DIY, Livin Fest akan berlangsung pada 13-16 Oktober 2025 di Muladi Dome Semarang. Sebagai expo, Livin’ Fest 2025 menghadirkan lebih dari 200 tenant, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, produk kecantikan hingga kebutuhan gaya hidup terkini.

Zona UMKM binaan Bank Mandiri akan menampilkan produk-produk lokal unggulan, sedangkan Government Hub disediakan untuk membantu masyarakat mengakses berbagai layanan publik, termasuk paspor, surat izin mengemudi, edukasi sertifikasi halal, layanan perpajakan dan layanan lainnya.

Sinergi ini diperkaya oleh kolaborasi dengan event kreatif besar seperti Inacraft, Jakarta Coffee Week. Sehingga memberikan dimensi festival yang lebih variatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat urban. Tak hanya itu, Bank Mandiri menyiapkan berbagai promo produk yang eksklusif tersedia di Livin’ Fest.

Program Mandiri KPR dan Mandiri Auto “HUT Mandiri Semua Hepi” menawarkan cashback hingga Rp2,7 juta. 

Selain itu, lebih dari 50 pengembang properti seperti Ciputra, Jaya Group, Karyadeka, Sapphire Group, Greewood Group, Menara Sentosa Group, ACK Group serta 20 dealer otomotif ikut serta seperti BYD Indonesia, Tunas Toyota dan Asco Daihatsu, lengkap dengan fasilitas test drive kendaraan roda empat dan roda dua.

Seluruh promo dan penawaran tersebut telah terintegrasi dalam aplikasi Livin’ by Mandiri, yang kini menjadi tulang punggung ekosistem digital Bank Mandiri dengan lebih dari 31,6 juta pengguna dan 1,8 miliar transaksi senilai Rp1.744 triliun per Mei 2025, meningkat 12% dibandingkan tahun sebelumnya.

Untuk menambah daya tarik, Livin’ Fest juga menyajikan hiburan bagi masyarakat. Rangkaian konser musik akan menampilkan musisi nasional. Selain itu, akan digelar pula kegiatan funwalk dan zumba. Seluruh rangkaian hiburan ini dirancang sebagai pelengkap pengalaman festival, dengan fokus utama Livin’ Fest tetap pada pemberdayaan UMKM, industri kreatif, dan layanan finansial.

Selain itu, Bank Mandiri turut menggandeng mitra strategis seperti Jakarta Coffee Week, Omo Market dan Inacraft yang memperkaya kemeriahaan melalui konten tematik yang dekat dengan masyarakat urban.

“Memasuki usia ke-27, kami ingin merayakannya dengan kontribusi yang benar-benar dirasakan masyarakat. Livin’ Fest adalah panggung kolaborasi yang menyatukan UMKM, industri kreatif, dan solusi finansial dalam semangat Sinergi Majukan Negeri,” pungkasnya.

Puan Maharani Ungkap DPR Soroti Evaluasi MBG Hingga Penyelesaian Konflik Agraria

JAKARTA (lensasemarang.com) – Ketua DPR RI menutup Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026, sebelum dewan memasuki masa reses. Dalam kesempatan itu, Puan mengungkap sejumlah isu yang menjadi perhatian khusus DPR mulai dari evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga penyelesaian konflik agraria.

Penutupan Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 DPR digelar dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Selain melaporkan kinerja legislasi dan penganggaran yang telah dilakukan DPR dalam masa sidang ini, Puan juga menyampaikan fungsi pengawasan DPR yang diarahkan pada berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

“Antara lain perlindungan dan jaminan sosial bagi pekerja transportasi online, penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit campak, mitigasi dan penanganan bencana alam banjir dan longsor di sejumlah daerah,” kata Puan dalam pidato penutupan masa sidang DPR.

Puan mengungkap, DPR juga melakukan pengawasan pada evaluasi permasalahan haji dengan dana talangan, dan pembentukan Satgas Judi Online.

“(Kemudian) penyelesaian konflik agraria, penguatan ekonomi rakyat melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu bagi UMKM, kelangkaan BBM pada SPBU swasta dan kenaikan harga beras, evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG),” sebutnya.

“Penerapan kebijakan paket stimulus ekonomi untuk mendorong pertumbuhan dan daya beli masyarakat, serta penempatan uang negara pada bank umum untuk memperkuat likuiditas dan peran intermediasi perbankan,” lanjut Puan.

Berbagai persoalan ini telah menjadi pembahasan DPR dalam berbagai kegiatan alat kelengkapan dewan, termasuk rapat kerja di komisi-komisi terkait bersama Pemerintah. Puan mengingatkan agar Pemerintah menindaklanjuti hasil dalam rapat-rapat kerja di DPR.  

“Pemerintah memiliki kewajiban untuk melaksanakan setiap rekomendasi dari Rapat Kerja dengan DPR RI,” tegas cucu Bung Karno tersebut.

Pada Masa Persidangan ini, DPR juga telah menetapkan Kementerian Haji dan Umrah menjadi Mitra Kerja Komisi VIII. Selain itu, DPR telah melakukan pemberian persetujuan, pertimbangan, konsultasi dalam pengangkatan dan/atau pemilihan pejabat publik dan nonpejabat publik.

Seperti Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, Ketua dan Anggota Komite BPH Migas, Hakim Agung dan Hakim ad hoc Mahkamah Agung, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Negara Sahabat untuk Indonesia; dan Pemberian kewarganegaraan kepada atlet sepak bola dan atlet hoki es.

“Dalam pelaksanaan fungsi diplomasi parlemen, DPR RI menghadiri berbagai kegiatan dalam rangkaian penguatan diplomasi global. Selain kegiatan multilateral, DPR RI juga melakukan pertemuan bilateral melalui kunjungan duta besar dan delegasi negara sahabat,” ungkap Puan.

Pertemuan bilateral pada masa persidangan ini dilakukan DPR dengan parlemen Selandia Baru, Rusia, Rumania, Malaysia, Amerika Serikat, dan Republik Rakyat Tiongkok. Puan pun menyebut DPR juga telah menerima kunjungan kehormatan dari Ketua Parlemen Nasional Republik Demokratik Timor Leste dan Ketua Majelis Legislatif Brunei Darussalam.

“Delegasi DPR RI juga menghadiri undangan kenegaraan ke Meksiko, Papua Nugini, dan Kuba,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

Rapat Paripurna ini merupakan agenda kedua usai Rapat Paripurna Khusus Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024-2025 yang diselenggarakan sekaligus untuk memperingati HUT ke-80 DPR RI.

Di Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026, DPR juga mengesahkan tim Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria. Pansus tersebut dibuat menyusul banyaknya kasus Konflik Agraria yang merugikan masyarakat.

DPR hari ini pun mengesahkan sejumlah undang-undang, yaitu Undang-Undang tentang Pengesahan Perjanjian antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia tentang Ekstradisi (Treaty between the Republic of Indonesia and the Russian Federation on Extradition, dan Undang-Undang tentang Perubahan Keempat Atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara. UU ini mengatur perubahan Kementerian BUMN menjadi Badan Pengaturan Badan Usaha Milik (BP BUMN).

Selain itu, Rapat Paripurna DPR juga mengesahkan UU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, serta pengesahan dua Rancangan UU sebagai inisiatif DPR.

Adapun dua RUU yang disahkan sebagai RUU usul DPR itu adalah RUU tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK), serta RUU tentang Statistik.

Kemudian agenda lainnya pada rapat paripurna ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 adalah penetapan Mitra Kerja Kementerian Haji dan Umrah. DPR memutuskan Kementerian Haji dan Umrah bermitra dengan Komisi VIII yang membidangi soal urusan agama.

Puan kemudian menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh Anggota DPR RI dalam melaksanakan tugas konstitusional mewujudkan kedaulatan rakyat. DPR akan memasuki masa reses mulai tanggal 3 Oktober sampai 3 November 2025.

Masa reses merupakan masa di mana anggota dewan bekerja di luar gedung DPR, menjumpai konstituen di daerah pemilihannya masing-masing dalam rangka menjaring, menampung aspirasi konstituen serta melaksanakan fungsi pengawasan dikenal dengan kunjungan kerja (kunker). Kunjungan kerja ini dapat dilakukan oleh anggota dewan perseorangan maupun secara berkelompok atau kunker komisi.

“Saatnya kita memasuki masa reses untuk menyapa, mendengar, menyerap aspirasi rakyat, dan menyampaikan kepada rakyat tugas-tugas konstitusional yang telah dilaksanakan oleh DPR RI, serta mempersatukan rakyat dalam semangat gotong royong untuk membangun Indonesia. Selamat memasuki masa reses dan menyapa rakyat,” tutup Puan.

Tutup Masa Sidang, Puan Maharani Ajak DPR dan Pemerintah Perbaiki Diri

JAKARTA (lensasemarang.com) – Usai melaporkan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024-2025 dalam Rapat Paripurna khusus, Ketua DPR RI Puan Maharani menutup masa sidang DPR. Ia pun mengajak semua pihak untuk terus bermawas diri dan melakukan perbaikan, demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 digelar dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2025). Rapat ini merupakan agenda kedua usai Rapat Paripurna Khusus Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024-2025 yang diselenggarakan sekaligus untuk memperingati HUT ke-80 DPR RI.

Rapat Paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Turut hadir pula dua Wakil Ketua DPR lainnya, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa. Ada sejumlah agenda dalam rapat paripurna tersebut, yang kemudian diakhiri dengan pidato penutup masa sidang DPR oleh Puan.

“Masa persidangan ini diawali dengan peringatan 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, pengingat akan pengorbanan, perjuangan, dan cita-cita luhur bangsa. Namun, tidak lama berselang setelah itu, kita juga menyaksikan wajah lain dari memaknai kemerdekaan sebagai kebebasan,” kata Puan mengawali pidatonya.

“Ketika demonstrasi yang berujung anarkis, kerusuhan, dan runtuhnya rasa kemanusiaan akibat hasutan yang menyesatkan, menebar provokasi, membenarkan kekerasan dilakukan, dan dianggap wajar oleh sebagian pihak,” lanjut mantan Menko PMK itu.

Menurut Puan, hal tersebut merupakan dinamika perjalanan bangsa yang menuntut kedewasaan dalam berdemokrasi.

“Tidak ada pihak yang mutlak benar atau paling bersalah. Kita semua, termasuk DPR RI dan Pemerintah, harus bercermin dan memperbaiki diri,” tegas Puan.

“Sebab apa yang telah terjadi merupakan isyarat yang sangat penting bahwa ada yang belum kita jalankan dengan baik, bahwa ada yang salah dan harus kita perbaiki bersama,” lanjutnya.

Puan menyatakan, sudah menjadi tugas bersama seluruh anak bangsa dan komponen bangsa untuk menjadikan setiap peristiwa sebagai pelajaran untuk lebih mawas diri. Hal ini diperlukan agar persatuan bangsa tetap terjaga, martabat kemanusiaan ditegakkan, dan Indonesia terus melangkah menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih baik.   “Kemerdekaan, pada hakekatnya adalah untuk memastikan bahwa setiap anak bangsa mendapat tempat dalam perjalanan menuju Indonesia yang tenteram, adil, dan makmur,” sebut Puan.

Dalam menjawab berbagai tantangan dalam membangun Indonesia, DPR bersama Pemerintah disebut terus berupaya memenuhi kebutuhan hukum nasional.

Puan kemudian mengungkap apa saja yang telah dilakukan DPR dalam menjalankan fungsi dan pengawasannya. Dalam bidang legislasi, DPR dan Pemerintah pada masa persidangan ini telah menyetujui 6 (enam) Rancangan Undang-Undang menjadi Undang-Undang dan 2 (dua) Rancangan Undang Undang sebagai Usul DPR RI.

DPR bersama dengan Pemerintah juga akan melanjutkan pembahasan terhadap 8 (delapan) Rancangan Undang-Undang lainnya yang saat ini masih berada pada tahap Pembicaraan Tingkat I.  

“DPR RI, Pemerintah, dan DPD RI juga telah menyetujui Perubahan Kedua Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas Tahun 2025 dan menetapkan Prolegnas Prioritas Tahun 2026,” jelas Puan.

Lebih lanjut, Puan menyatakan DPR RI bersama Pemerintah pada masa persidangan ini telah menuntaskan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran (RAPBN) 2026.

“APBN bukan sekadar dokumen fiskal, melainkan merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mensejahterakan rakyat. Kebijakan fiskal tahun 2026 diarahkan untuk mewujudkan kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi menuju Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera,” paparnya.

Puan menegaskan, telah menjadi komitmen Pemerintah dalam melaksanakan APBN Tahun Anggaran 2026 untuk dapat mengentaskan kemiskinan, membangun sumber daya manusia, menciptakan lapangan kerja, menyejahterakan petani, nelayan, buruh, serta meningkatkan penghasilan rakyat, dan membangun seluruh wilayah Indonesia.  

“Pemerintah berkewajiban melaksanakan APBN dengan tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, transparan, akuntabel, efisien, efektif, memenuhi rasa keadilan dan memperhatikan kepatutan,” pesan Puan.

Selain pidato penutupan masa sidang oleh Ketua DPR RI, Rapat Paripurna hari ini juga mengesahkan sejumlah undang-undang, salah satunya adalah Undang-Undang tentang Pengesahan Perjanjian antara Republik Indonesia dan Federasi Rusia tentang Ekstradisi (Treaty between the Republic of Indonesia and the Russian Federation on Extradition.

Dalam rapat paripurna ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026, DPR pun resmi mengesahkan Undang-Undang tentang Perubahan Keempat Atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara. UU ini mengatur perubahan Kementerian BUMN menjadi Badan Pengaturan Badan Usaha Milik (BP BUMN).

Rapat Paripurna DPR hari ini juga mengesahkan UU tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, serta pengesahan dua Rancangan UU sebagai inisiatif DPR.

Adapun dua RUU yang disahkan sebagai RUU usul DPR itu adalah RUU tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK), serta RUU tentang Statistik.

Kemudian agenda lainnya pada rapat paripurna ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 adalah penetapan Mitra Kerja Kementerian Haji dan Umrah. DPR memutuskan Kementerian Haji dan Umrah bermitra dengan Komisi VIII yang membidangi soal urusan agama.

Di Rapat Paripurna hari ini, DPR juga mengesahkan tim Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria. Pansus tersebut dibuat menyusul banyaknya kasus Konflik Agraria yang merugikan masyarakat.

Puan Maharani Tegaskan DPR Harus Berani Dikritik Halus Hingga Kasar, Jawab Dengan Kerja Nyata!

JAKARTA (lensasemarang.com) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani menegaskan bahwa anggota DPR RI harus berani menjawab kritik dari masyarakat, baik yang bernada halus maupun kasar dengan membuktikan kerja nyata.

Puan pun meminta maaf jika kinerja dewan yang bekerja selama satu tahun sejak dilantik pada Agustus 2024 lalu, belum sempurna.

Hal tersebut dinyatakan Puan saat menyampaikan Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024-2025 dalam rapat paripurna khusus yang digelar di di Gedung Nusantara II Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2025). Adapun paripurna khusus ini diadakan sekaligus untuk memperingati HUT ke-80 DPR RI.

Puan mengatakan bahwa sejarah tidak mencatat jumlah undang-undang yang disahkan DPR, ataupun besarnya anggaran yang dikelola parlemen. Tetapi sejarah akan mencatat kinerja-kinerja DPR yang pro-rakyat untuk kesejahteraan rakyat.

“Sejarah tidak akan mencatat hanya pada berapa banyak undang-undang yang kita sahkan, atau seberapa besar anggaran yang kita kelola, melainkan: apakah setiap keputusan DPR RI benar-benar membawa manfaat nyata bagi rakyat, apakah hidup rakyat lebih mudah dan nyaman,” kata Puan saat menyampaikan laporan kinerja tahunan DPR.

“Kita semua yang duduk di ruangan ini adalah wakil rakyat yang menjadi bagian dari rakyat itu sendiri. Kita lahir dari rakyat, kita hadir untuk rakyat, dan harus kembali ke rakyat,” sambung perempuan pertama yang menjabat sebagai ketua DPR RI itu.

Puan juga mengingatkan bahwa amanat yang diemban anggota DPR bukanlah hak istimewa, melainkan tanggung jawab yang menuntut dedikasi untuk bekerja bagi kepentingan rakyat. Ia menegaskan agar anggota DPR jangan alergi terhadap kritik yang disampaikan masyarakat.

“Kritik rakyat bisa datang dengan berbagai cara, halus, keras, bahkan kasar. Kritik rakyat kepada DPR RI bisa disampaikan melalui berbagai bentuk seperti demonstrasi di depan Gedung DPR RI, demonstrasi di pelosok daerah, ataupun melalui berbagai postingan di platform platform media sosial,” tutur Puan.

Apapun cara dan bentuknya, kata Puan, DPR disebut harus tetap harus mendengarnya sebagai suara rakyat.

“DPR RI harus menjawabnya dengan kerja nyata. Kita harus selalu mawas diri. DPR RI harus berani mendengar, berani di kritik, dan berkomitmen tinggi untuk meningkatkan dedikasinya, sehingga harapan dan keyakinan rakyat tetap tumbuh dan mengakar,” tegas cucu Bung Karno itu.

Puan juga menyebut seharusnya anggota dewan-lah yang lebih banyak memberikan waktu bagi rakyat yang diwakilinya.

“Sudah selayaknya sebagai wakil rakyat, kita yang harus lebih sibuk membicarakan rakyat, bukan rakyat yang sibuk membicarakan kita, apalagi kalau kita sibuk membicarakan diri kita sendiri,” pesan Puan.

“Sebagai wakil rakyat, kita berkewajiban menyediakan waktu, tenaga, bahkan mengorbankan kepentingan pribadi demi menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI,” lanjutnya.

Puan pun mengatakan tanggung jawab DPR bukan hanya pada hari ini, tetapi juga pada masa depan bangsa dan negara.

“Kebijakan Negara yang kita ambil pada hari ini, akan menentukan masa depan bangsa dan negara,” ungkap Puan.

Mantan Menko PMK tersebut lantas kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia apabila belum bekerja dengan sempurna. Dalam beberapa kali kesempatan, Puan juga telah meminta maaf atas kekurangan DPR bila dianggap belum optimal dalam bekerja.

Puan memastikan, kritik yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk DPR bertransformasi.

“Dengan penuh kerendahan hati, atas nama seluruh Anggota dan Pimpinan DPR RI, kami meminta maaf kepada rakyat Indonesia apabila belum sepenuhnya dapat menjalankan tugas kami sebagai wakil rakyat secara sempurna,” ucapnya.

“Kami akan menjadikan setiap kritik dan masukan sebagai pendorong bagi kami menyempurnakan diri dan bertransformasi lebih baik dalam memenuhi amanat rakyat,” imbuh Puan.

Menurut Puan, transformasi DPR hanya akan dapat berjalan apabila seluruh anggota DPR RI dari 8 fraksi yang ada di Parlemen, ikut mengambil peran dan tanggung jawab, bergotong royong, kerjasama dan mengambil langkah nyata yang dapat dilakukan bersama tanpa harus menunggu orang lain.

“Kita sendirilah yang melakukan perubahan untuk menjadi lebih baik, bukan orang lain. Transformasi DPR RI akan menjadi nyata bila kita bertindak, Visi tanpa aksi hanyalah mimpi, tetapi aksi bersama dengan visi yang jelas, akan membawa kebaikan bagi semua,” sebutnya.

Puan mengajak seluruh anggota dewan agar memperkuat komitmen dan kerja bersama untuk mewujudkan DPR RI yang sungguh-sungguh menjadi rumah rakyat, suara rakyat, dan perjuangan kehidupan rakyat.

“Atas nama Pimpinan DPR RI, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia atas kepercayaannya, kritik, serta dukungan yang diberikan untuk menyempurnakan pelaksanaan Kedaulatan Rakyat,” pungkas Puan.

DPR Sahkan 16 UU dan Terima Ribuan Pengaduan Dalam Setahun, Didominasi Masalah Hukum

JAKARTA (lensasemarang.com) – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024-2025 dalam rapat paripurna khusus hari ini. Paripurna khusus ini diadakan untuk memperingati HUT ke-80 DPR RI.

Rapat paripurna khusus ini digelar di Gedung Nusantara II Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2025). Dalam kinerja dewan selama satu tahun sejak dilantik pada Agustus 2024 lalu, Puan mengungkapkan DPR RI telah menelurkan 16 Undang-Undang dan menerima ribuan pengaduan masyarakat, paling banyak terkait persoalan hukum.

“Pasal 1 Ayat (2) Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 menegaskan bahwa ‘kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar’. Artinya, rakyatlah pemegang kekuasaan tertinggi, DPR RI hanya pelaksana amanat itu,” kata Puan dalam laporannya.

“Inilah saatnya bagi kita, DPR RI, untuk merefleksikan sejauh mana kita telah menjalankan amanat yang dipercayakan rakyat kepada kita,” sambung perempuan pertama yang menjabat sebagai ketua DPR RI itu.

Puan menekankan, kedaulatan rakyat yang dijalankan oleh DPR RI tidak boleh berhenti hanya pada prosedur, melainkan harus dijalankan melalui kerja nyata dalam mewujudkan keberpihakan pada kepentingan rakyat.

Puan juga menegaskan, DPR RI harus dapat menghadirkan kedaulatan rakyat dalam kehidupan berbangsa, yaitu mewakili kepentingan rakyat dalam menjalankan fungsi-fungsinya. Diantaranya, mewakili kepentingan rakyat dalam membentuk Undang-Undang, menyusun APBN, mengawasi jalannya pemerintahan, serta melaksanakan diplomasi Parlemen.

“Kedaulatan rakyat yang kita jalankan hari ini diuji oleh persoalan nyata yang dihadapi oleh rakyat, antara lain, tuntutan rakyat untuk hidup layak dan bermartabat, ketersediaan lapangan kerja, layanan kesehatan dan pendidikan yang lebih mudah, pengentasan kesenjangan sosial ekonomi dan pembangunan antar daerah,” papar Puan.

Menjawab semua itu, terang Puan, DPR RI disebut telah berupaya mewujudkan kebijakan yang hadir dalam kehidupan rakyat selama Tahun Sidang 2024–2025. Adapun tema Laporan Kinerja Tahun Sidang 2024-2025 yakni ‘DPR RI: Pilar Demokrasi Perkuat Kedaulatan Rakyat’.

“Ini menjadi pengikat komitmen bagi kita bahwa kedaulatan rakyat adalah amanat dalam menjalankan fungsi konstitusional DPR RI,” tegas cucu Bung Karno tersebut.

Puan lantas menyampaikan bahwa sepanjang Tahun Sidang 2024-2025 ini, DPR RI bersama dengan Pemerintah telah menyelesaikan 16 (enam belas) Rancangan Undang-Undang menjadi Undang-Undang, serta sedang membahas 10 (sepuluh) Rancangan Undang-Undang yang berada pada tahap Pembicaraan Tingkat I.

Dalam fungsi anggaran, kata Puan, DPR RI bersama Pemerintah telah melaksanakan serangkaian pembahasan, pengawasan, hingga pertanggung jawaban anggaran negara.

“Dalam setiap pembahasan anggaran Negara, DPR RI, melalui Alat Kelengkapan Dewan, mencermati efektivitas penggunaan anggaran, serta memberikan masukan kritis dan rekomendasi agar alokasi anggaran benar-benar memberi manfaat nyata bagi rakyat,” ungkap Puan.

Kemudian dalam melaksanakan fungsi pengawasan, Puan mengungkap dalam setahun ini DPR RI telah membentuk Tim Pengawas, Tim Pemantau dan Panitia Kerja Pengawasan, melakukan Rapat Dengar Pendapat atau Rapat Dengar Pendapat Umum, serta kunjungan kerja sebagai respon atas berbagai isu yang terjadi di masyarakat.

Sementara untuk kegiatan-kegiatan di seluruh Alat Kelengkapan Dewan (AKD) selama Tahun Sidang 2024-2025, DPR RI telah menyelenggarakan Rapat Kerja sebanyak 282 rapat, Rapat Dengar Pendapat sebanyak 259 rapat, Rapat Dengar Pendapat Umum sebanyak 196 rapat, dan Kunjungan Kerja Pengawasan sebanyak 560 Kunjungan Kerja.

DPR RI pun telah menerima aspirasi masyarakat yang disampaikan tertulis, baik secara fisik maupun online melalui website DPR RI. Puan menjelaskan, sejak tanggal 1 Oktober 2024 hingga 11 Agustus 2025, DPR RI telah menerima aspirasi dan pengaduan masyarakat sebanyak 6,297 yang terdiri dari 5.519 pengaduan melalui surat, dan 778 pengaduan melalui website.

“Aspirasi tersebut telah diteruskan kepada Alat Kelengkapan Dewan untuk ditindaklanjuti melalui rekomendasi rekomendasi kepada Pemerintah,” jelasnya.

“Dari total aspirasi dan pengaduan masyarakat yang diteruskan kepada Alat Kelengkapan Dewan, terdapat lima bidang permasalahan yang mendominasi, antara lain bidang hukum, bidang pertanahan dan reforma agraria, aparatur negara dan reformasi birokrasi, koperasi dan agama,” lanjut Puan.

Sementara fungsi pengawasan DPR RI disebut Puan diarahkan untuk meningkatkan kinerja Pemerintah dalam menyelesaikan urusan-urusan rakyat sehingga hidup rakyat semakin mudah dan sejahtera.

Lebih lanjut, Puan menuturkan, DPR RI juga telah melakukan pengajuan, pemberian persetujuan, atau pemberian pertimbangan konsultasi terhadap calon pemimpin lembaga negara dan badan yudikatif, seperti Kepala Badan Intelijen Negara, Pimpinan KPK, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hakim Konstitusi, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh, dan posisi strategis lainnya.

Sebagai bagian dari masyarakat internasional, DPR RI juga menjalankan peran diplomasi parlemen. Menurut Puan, kegiatan diplomasi tersebut meliputi beragam isu.

“Antara lain perubahan iklim, tujuan pembangunan berkelanjutan, isu kesehatan, partisipasi perempuan dalam politik, perdagangan digital dan e-commerce, konflik geopolitik, kemerdekaan Palestina, isu kemanusiaan di Myanmar, serta keterbukaan parlemen,” urai mantan Menko PMK itu.

Puan mengatakan, Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2024-2025 disampaikan secara lengkap dalam bentuk dokumen, kepada semua kalangan, sebagai bentuk pertanggungjawaban DPR RI kepada rakyat.

“Semua upaya DPR RI tersebut selalu dan masih akan membutuhkan perhatian dan pengawalan dari kita semua melalui fungsi konstitusional yang berkelanjutan,” ungkap Puan.

“Sehingga dapat menghadirkan kemajuan dalam setiap aspek kehidupan rakyat yang semakin baik; dan semakin nyata dirasakan manfaatnya dalam kehidupan rakyat,” pungkasnya.