Home Blog Page 34

Usung Suasana Hangat dan Konsep Baru, Haraku Ramen Hadir di DP Mall Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Restoran Ramen Halal, Haraku Ramen, yang merupakan bagian dari Ismaya Group resmi membuka gerai ke-16 di DP Mall Kota Semarang, Jumat (1/8/2025) sehingga mudah dijangkau konsumen.

Kota Semarang dipilih karena pertumbuhan gaya hidup dan kuliner yang begitu dinamis, terutama di kalangan anak muda dan keluarga muda yang mencari tempat makan yang nyaman, berkualitas, dan tetap ramah di kantong.

Gerai terbaru Haraku Ramen ini mengusung konsep full dine-in, di mana pelanggan bisa duduk santai dan dilayani langsung oleh staf atau berbeda dari konsep cepat saji Haraku Ramen sebelumnya.

Dengan suasana yang lebih hangat dan santai, Haraku Ramen Semarang menjadi tempat ideal untuk menikmati makan siang sepulang kerja, makan malam bersama keluarga, atau sekadar kumpul bareng teman.

President Director Ismaya Group Cendyarani mengatakan bahwa pembukaan Haraku Ramen di Semarang merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk terus tumbuh dan menjangkau lebih banyak pelanggan di luar Jakarta.

“Kota Semarang kami lihat sebagai kota dengan potensi besar, khususnya dalam perkembangan gaya hidup kuliner yang semakin beragam dan dinamis. Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat lokal, tidak hanya melalui kehadiran outlet secara fisik, tapi juga dengan menghadirkan pengalaman bersantap yang lebih hangat, nyaman, dan relevan dengan preferensi pelanggan. Peluncuran Bara Ramen Series adalah salah satu bentuk inovasi kami menghadirkan menu dengan karakter rasa yang kuat, namun tetap terjangkau dan mudah dinikmati oleh berbagai kalangan. Kami percaya bahwa makanan yang enak dan berkualitas harus bisa diakses semua orang, dan Haraku Ramen hadir untuk menjawab kebutuhan itu,” katanya.

Menu andalan yang sudah jadi favorit di berbagai kota juga hadir di Semarang, siap memanjakan lidah pelanggan baru. Ada Chicken Chashu Classic Ramen, ramen dengan kuah bening yang ringan dan gurih dilengkapi potongan chicken chashu yang dimasak perlahan hingga empuk dan juicy, cocok untuk semua selera, termasuk yang baru pertama kali mencoba ramen.

Bagi pencinta rasa creamy dan sedikit pedas, Beef Sukiyaki Sapporo Ramen jadi pilihan tepat. Kuah Sapporo yang khas dipadukan dengan irisan daging sapi tipis ala sukiyaki, menciptakan sensasi hangat dan memuaskan di setiap suapan.

Untuk yang suka paduan kuah kaya dan tekstur renyah, Chicken Katsu Miso Paitan Ramen menyajikan kaldu ayam miso yang bold dengan chicken katsu yang garing di luar namun tetap lembut di dalam.

Sementara itu, Beef Black Pepper Dry Ramen cocok bagi yang ingin ramen tanpa kuah dengan mie kenyal yang dilumuri saus lada hitam khas Haraku Ramen, disajikan bersama irisan daging sapi lembut untuk cita rasa yang berani dan aromatik.

Haraku Ramen juga terus berinovasi menghadirkan menu baru yang menggoda, salah satunya adalah Bara Ramen Series, yang baru saja diluncurkan.

Menu Spicy Chicken Karaage Bara Ramen menjadi bintang utama dari seri ini menggunakan kuah pedas kental dari sari kolagen ayam asli yang dimasak selama delapan jam dengan bumbu rahasia dan rempah pilihan, lalu dipadukan dengan chicken karaage krispi dan siraman saus Bara khas Haraku Ramen yang pedasnya menggigit.

Selain itu, ada juga Chicken Chashu Bara Ramen dengan potongan ayam lembut dan juicy, Chicken Ball Bara Ramen yang menyajikan bakso ayam kenyal dan gurih, serta Beef Sukiyaki Bara Ramen dengan irisan daging sapi manis-gurih ala sukiyaki yang memberikan keseimbangan rasa di tengah kuah pedas yang menggoda.

Untuk merayakan pembukaan outlet ke-16 ini, Haraku Ramen menghadirkan Grand Opening Promo spesial bagi para pelanggan di Semarang. Pada periode 4–10 Agustus 2025, nikmati promo Buy 1 Get 1 Free Ramen, cukup dengan membeli ramen atau donburi jenis apa pun, pembeli akan mendapatkan Chicken Chashu Classic Ramen secara gratis.

Promo seru berlanjut di minggu berikutnya, pada 11–17 Agustus 2025, setiap pembelian ramen atau donburi juga akan mendapatkan Vanilla Soft Serve Ice Cream secara cuma-cuma.

Puan Maharani Bicara Tantangan Pada Bimtek PDIP dan Ingatkan Perjuangan Partai Untuk Kepentingan Bersama

SEMARANG (lensasemarang.com) – Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menyampaikan arahan pada acara Pembekalan Anggota DPR RI hingga DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota dari fraksi PDIP dari seluruh Indonesia yang diadakan di Bali.

Dalam sambutannya, Puan menegaskan pentingnya soliditas dan kerja politik yang nyata dalam menghadapi berbagai tantangan politik nasional saat ini.

Puan mengatakan Bimbingan Teknis (Bimtek) PDIP kali ini bukan sekadar forum peningkatan wawasan dan kemampuan anggota legislatif dan eksekutif, melainkan juga momentum strategis untuk konsolidasi partai.

Ia menegaskan kekuatan PDIP tidak hanya terletak pada jumlah kursi dan jabatan, tapi pada soliditas perjuangan partai.

“Dalam politik, kekuatan bukan hanya sekedar jumlah kursi legislatif dan jabatan eksekutif. Akan tetapi kekuatan kita adalah pada soliditas perjuangan partai: Solid dalam Visi, Struktur, dan Kerja Politik bersama rakyat,” kata Puan di acara Bimtek PDIP yang digelar di Bali Beach Convention Center, Denpasar, Bali, Rabu (30/7/2025).

“Kita memiliki arah perjuangan, kita memiliki organisasi kerja dan kita juga memiliki kerja untuk menggalang dan merawat rakyat,” imbuhnya.

Puan pun menggelorakan semangat tentang arah perjuangan PDIP. Ia mengingatkan bahwa perjuangan yang dilakukan seluruh elemen di PDIP bertujuan untuk kepentingan bersama.

“Apa yang kita perjuangkan? Apa yang mau kita dapatkan? Bukanlah agenda kepentingan masing-masing orang, masing-masing pengurus; akan tetapi apa yang kita perjuangkan adalah kepentingan bersama yaitu sama-sama menjadikan PDI Perjuangan sebagai alat perjuangan mewujudkan kesejahteraan rakyat,” tutur Puan.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi partai dari sisi tuntutan rakyat, persaingan kekuasaan politik, hingga konsolidasi internal partai. Di tengah perubahan perilaku pemilih yang kian pragmatis, menurut Puan, kader partai harus bekerja lebih keras dan cerdas.

“Pada masa lalu PDI Perjuangan selalu identik dengan partai wong cilik; partai anak muda; bagaimana PDI Perjuangan ke depan? Kita harus dapat melakukan kerja-kerja politik yang nyata untuk tetap eksis sebagai partainya rakyat kecil dan anak muda,” ujarnya.

Puan berpandangan ke depan PDIP harus semakin menunjukkan kerja politik yang nyata untuk masyarakat agar tetap eksis.

“Kita tidak cukup lagi hanya bermodalkan teriak-teriak: ‘Merdeka! Merdeka! Merdeka’, lalu rakyat akan memilih PDI Perjuangan. Kita harus memiliki kerja-kerja politik di setiap tingkatan dan komunitas, dengan cara-cara yang sesuai dengan zaman, lingkungan, dan budaya,” sebut Puan.

Menghadapi situasi politik yang kompleks, Puan pun mendorong kader PDIP untuk melakukan otokritik dan memperkuat organisasi internal. Puan mengingatkan bahwa setiap kader adalah jembatan antara ideologi partai dan kenyataan rakyat.

“Kita harus mawas diri, memahami bahwa perjuangan partai kita harus didasarkan pada soliditas yang artinya Internal yang solid, organisasi yang solid sehingga kerja politik bersama rakyat akan menjadi lebih baik,” tegas Cucu Bung Karno itu.

“Kader partai, yang bertugas pada 3 pilar partai, bukan hanya pelengkap struktur organisasi. Kita semua adalah jembatan antara ideologi partai dan kenyataan yang dihadapi rakyat,” sambung Puan.

Lebih lanjut, mantan Menko PMK itu mengajak seluruh kader untuk tetap satu haluan di bawah kepemimpinan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Puan menekankan pentingnya semangat gotong royong dan keyakinan kolektif dalam menjaga kekuatan partai.

“Kita boleh berbeda latar belakang karena berasal dari daerah yang berbeda, kita boleh punya peran dan cara masing-masing yang berbeda karena menghadapi situasi dan kondisi di daerah yang berbeda-beda, akan tetapi kita tidak boleh berbeda haluan,” ucapnya.

“Tidak boleh berbeda tujuan, dan tidak boleh berbeda kepemimpinan ideologi. Kita harus solid dalam satu barisan yang dipimpin oleh Ibu Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri,” imbuh Puan.

Adapun acara hari ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan, 3.218 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, seluruh anggota Fraksi PDIP Perjuangan DPR RI, serta para kepala daerah dari PDIP. Bimtek PDIP tersebut sekaligus bagian dari program konsolidasi organisasi partai.

Bimtek yang diinisiasi oleh DPP PDIP itu akan berlangsung hingga Jumat (1/8) dengan materi-materi strategis seperti penguatan fraksi, analisis penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), evaluasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, serta strategi komunikasi politik di daerah.

Terdapat sejumlah tokoh bangsa yang mengisi Bimtek PDIP, termasuk dari jajaran Pemerintahan. Salah satunya adalah Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Drs Bahtiar yang mewakili Mendagri Tito Karnavian.

Sebelum memberikan pengarahan, Puan secara resmi membuka Bimtek PDIP ini. Prosesi pembukaan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PDI Perjuangan.

Pembukaan acara kemudian dilanjutkan dengan hening cipta yang dipimpin oleh Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Pembentukan Kader, Djarot Saiful Hidayat. Lalu ada juga pembacaan teks Pancasila yang dilakukan oleh Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur sekaligus Ketua DPD PDIP NTT, Emilia Julia Nomleni, baru pengarahan dari Puan kepada peserta Bimtek.

LDII Jateng Ajak Masyarakat Pentingnya Wawasan Kebangsaan Menghadapi Isu Teknologi Global

SEMARANG – DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggelar Silaturahim Kebangsaan Jilid V di Hotel Santika, Semarang, Sabtu (26/7). Hal ini sebagai langkah memperkuat harmoni sosial di tengah keragaman masyarakat Indonesia.

Dengan mengangkat tema “Memperkuat Toleransi Inter dan Antar Umat Beragama untuk Mewujudkan Masyarakat Harmonis di Jawa Tengah”. Sebagai komitmen nyata dalam menjaga kebhinekaan dan persatuan bangsa.

Ketua DPW LDII Jawa Tengah, Prof. Dr. H. Singgih Tri Sulistiyono, mengatakan pentingnya silaturahmi sebagai pilar kebangsaan. Forum ini sebagai bentuk ikhtiar kolektif merawat keberagaman Indonesia agar tidak berubah menjadi belantara konflik.

“Kemajemukan bukan beban, melainkan tanggung jawab bersama. Ia harus dijaga dengan empati dan ketulusan,” ungkapnya.

Dia mencontohkan bahwa keberagaman itu ibarat taman, bila dibiarkan maka akan menjadi hutan belantara yang liar.

“Maka dari itu, perlu dirawat, dijaga, dipagari agar indah,” ujarnya.

Untuk konsep silaturohim perlu dikembangkan dengan kesadaran kolektif.

“Kemajemukan itu bukan beban tapi tanggung jawab bersama yang harus dilakukan dengan empati dan ketulusan untuk kesediaan hidup bersama dalam perbedaan,” jelasnya.

Tahun ini, forum silaturahmi kebangsaan diikuti oleh 2.319 peserta, tersebar di 65 studio mini di kabupaten/kota se-Jawa Tengah, dengan 70 orang hadir langsung di studio utama.

Ketua DPP LDII, KH. Ir. Chriswanto Santoso, menambahkan bahwa isu kebangsaan harus terus menjadi perhatian utama. Dengan menyinggung tantangan zaman mulai dari isu global hingga penetrasi teknologi AI, ia menekankan bahwa program penguatan wawasan kebangsaan adalah prioritas utama LDII dari delapan program prioritas strategis lainnya.

“Program kebangsaan menempati posisi utama. Tiga poin penting dalam program tersebut adalah menumbuhkan cinta tanah air, memperkuat wawasan kebangsaan, serta mempererat persatuan bangsa,” kata dia.

Ia juga menegaskan bahwa Pancasila adalah anugerah yang mampu merangkai kemajemukan Indonesia secara harmonis.

Dalam konteks ini, sila ketiga menjadi bingkai utama dalam memperkuat persatuan. Sila pertama menjadi landasan, sila kedua dan keempat sebagai sebuah cara untuk mencapai tujuan, serta sila kelima sebagai tujuan akhir berupa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Tolak Rencana Pembongkaran Akses Jembatan,Petani di Grobogan Demo

GROBOGAN – Ratusan petani menggelar demo di komplek perusahaan yang ada di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (26/7).

Ratusan petani yang kebanyakan wanita lanjut usia meminta agar jembatan dan akes jalan yang dulu milik warga tak ditutup. Sebab, dalam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan kondisi ekonomi global membutuhkan ketahanan pangan menjadi prioritas.

“Kami para petani banyak lansia. Umur sudah tua tidak naik sepeda dan motor butuh jalan yang sejak 1980 sudah ada untuk petani,” kata Nenek Asrini (74) yang turut demo di lokasi proyek, Sabtu (26/7).

Para petani lain juga meminta agar perjanjian Aparat atau Perangkat Desa Sugihmanik ditiadakan perihal jalan pertanian yang ditutup. Sebab, pada proses jual beli kedua yang terjadi sekitar tahun 2004 lalu para petani tidak dilibatkan langsung.

Maka, permintaan jalan tersebut wajib karena petani lansia matoritas pejlan kaki tidak bisa putar balik dengan jarak lebih dari 2 km.

“Kita minta kesepakatan bersama PT (Perusahaan) untuk tetap membuat akses jalan tengah. Supaya petani tidak muter dengan jarka lebih jauh. Kasihan petani sudah tua dan jalan kaki,” ujarnya.

Pihaknya bersama petani lain akan mengadakan pertemuan pada selasa 2 Juli 2025 untuk membahas keberadaan akses jalan yang dilewati untuk tidak ditutup.

Sementara itu perwakilan PT ALIB (Azam Laksana Intan Buana) Iwan Dwi Suprayetno menyebutkan perusahaan masih mengkaji terlait permintaan warga. Bahkan dijelaskan oleh PT ALIB bahwa perjanjian jual beli tahun 2000an tersebut tidak ada perjanjian jalan tetap ada.

Maka perusahaan menyediakan dua jalan yakni memutar ke barat jarak 2 kilo meter dan ke timur sekitar 3 kilo meter. Meski demikian pihaknya juga akan mengkaji adanya jalur tengah yang disesuaikan DED perusahaan seperti pertemuan pada 11 April 2025 lalu.

“Kita sudah temui para petani. Nantinya Selasa (29 Juni 2025) akan ada pertemuan lagi,” jelas Iwan Dwi Suprayetno perwakilan PT ALIB dengan singkat.

Kapolsek Tanggungharjo AKP Anan mengatakan menerjunkan 10 personil untuk mengamankan aksi demo. Pada aksi demo warga dan perusahaan sudah sepakat akan ada pertemuan lanjut.

Meski demikian, pihak kepolisian mengimbau untuk tetap kondusif dan kedua belah pihak memperoleh kesepakatan bersama.

“Kami akan lakukan pendampingan. Harapan kami ada solusi terbaik buat petani dan pertanian yang menjadi prioritas kebutuhan warga,” tandas Kapolsek.

BPN Jateng Buka Layanan Pertanahan Digital, Urus Sertifikat Bisa Online

SEMARANG (lensasemarang.com) – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui transformasi digital.

Dua inovasi terbaru yang kini diperkenalkan adalah Sistem Antrian Online Peralihan Elektronik dan Aplikasi Tataletak, yang mulai diimplementasikan di berbagai daerah termasuk di Provinsi Jawa Tengah.

Sebelumnya, proses peralihan hak atas tanah membutuhkan kehadiran langsung pemohon ke Kantor Pertanahan, dengan rangkaian prosedur yang cukup panjang, mulai dari pembuatan akta oleh PPAT, penerbitan surat pengantar, pembuatan berkas, hingga proses pembayaran secara manual. 

Kini, dengan hadirnya sistem Peralihan Elektronik, seluruh proses tersebut dapat dilakukan secara daring. PPAT dapat membuat Akta Jual Beli melalui Aplikasi Pelaporan Akta. Setelah diverifikasi oleh petugas Kantor Pertanahan, PPAT langsung bisa membuat berkas dan melakukan pembayaran Surat Perintah Setor (SPS) melalui sistem digital. 

Setelah pembayaran selesai, PPAT cukup membawa dokumen fisik ke kantor untuk dilakukan pengecekan akhir dan pembuatan STTD. Jika dokumen sesuai, proses layanan peralihan dapat langsung dilanjutkan.

Sistem ini dirancang untuk membuat proses menjadi lebih sederhana karena hanya membutuhkan satu aplikasi dengan alur yang ringkas. Proses unggah dokumen dilakukan lebih awal untuk memastikan ketepatan data.

Selain itu, pembuatan akta, berkas, dan pembayaran dapat dilakukan dalam satu platform yang efisien. PPAT juga tidak perlu membuat ulang berkas di loket, cukup membawa dokumen fisik yang telah diverifikasi dan dibayar.

Seiring dengan digitalisasi layanan peralihan, ATR/BPN juga memperkenalkan Aplikasi Tataletak sebagai inovasi dalam bidang pemetaan spasial pertanahan. Aplikasi ini berbasis perangkat lunak LibreCAD dan dirancang untuk mengintegrasikan data spasial secara langsung dengan database Kementerian ATR/BPN.

Aplikasi Tataletak memungkinkan pemetaan bidang tanah secara detail dan efisien, serta mendukung berbagai fungsi penting seperti pemetaan persil, pengunggahan batas administrasi, penyesuaian geometri, dan pencetakan peta bidang tanah. Dengan sistem yang terintegrasi, proses pemetaan menjadi lebih cepat dan akurat, serta mendukung kebutuhan analisis data spasial di berbagai level pelayanan.

Kepala Kantor Wilayah BPN Jateng Lampri mengatakan bahwa inovasi digital ini menjadi tonggak penting dalam reformasi birokrasi pelayanan publik di bidang pertanahan.

Ia menyebut bahwa sistem Peralihan Elektronik dan Aplikasi Tataletak merupakan bentuk nyata transformasi yang membawa pelayanan lebih transparan, efisien, dan akurat.

“Transformasi digital ini merupakan lompatan besar dalam reformasi birokrasi. Dengan sistem Peralihan Elektronik dan Aplikasi Tataletak, kami ingin memastikan bahwa layanan pertanahan bisa lebih cepat, efisien, dan akurat. Ini juga mendukung semangat pelayanan publik yang profesional dan terpercaya,” ujarnya saat peluncuran program Sistem Antrian Online Peralihan Elektronik dan Aplikasi Tataletak di Semarang, Kamis (24/7/2025).

Lampri menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan, pelatihan, dan pemantauan untuk memastikan sistem ini berjalan optimal di seluruh kantor pertanahan di wilayah Jawa Tengah.

Hadi Santoso Resmi Ketua DPW PKS Jateng 2025-2030

SEMARANG (lensasemarang.com) – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi menetapkan Hadi Santoso sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah periode 2025-2030.

Pengumuman tersebut disampaikan di Jakarta pada Kamis (24/7/2025).

Presiden PKS Almuzammil Yusuf dalam sambutannya menyatakan bahwa regenerasi kepemimpinan adalah keniscayaan dalam setiap organisasi politik yang sehat.

“Suksesnya transisi kepemimpinan sebuah partai menandai sehatnya proses kaderisasi di partai tersebut,” katanya. 

Almuzammil juga menyebut bahwa proses pemilihan dan penetapan DPTW PKS dilakukan secara demokratis, partisipatif, transparan, dan akuntabel, sebagai wujud komitmen PKS terhadap prinsip Good Political Party Governance. 

“Setiap anggota diberikan hak dan kesempatan yang sama untuk dipilih dan memilih,” ujar pria yang akrab disapa Bang Jamil itu.

Sementara itu, ketua DPW PKS Jateng periode 2025-2030 terpilih Hadi Santoso, menyambut baik amanah yang dipercayakan kepadanya.

Dirinya berharap seluruh kader PKS di Jawa Tengah mau dan siap bekerja sama untuk memenangkan PKS.

“Alhamdulillah proses demokrasi internal PKS berjalan dengan baik, dengan keterlibatan hampir seluruh kader pelopor PKS se-Jawa Tengah. Tentu ini amanah yang tidak mudah.” katanya. 

Hadi menuturkan, setelah ini bersama susunan pengurus DPTW terpilih akan melaksanakan agenda lanjutan suksesi internal hingga roadmap PKS Jateng ke depannya. 

“Setelah ini tentu saja kami akan fokus pada agenda suksesi internal hingga tingkat ranting, sinergisitas koalisi mendukung pemerintahan Lutfi Yasin, dan ikut andil bagian dalam penuntasan agenda pembangunan jawa tengah khususnya pemberdayaan masyarakat dan perlindungan hak masyarakat marjinal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKS periode 2023-2025 Muhammad Afif juga menyampaikan ucapan selamat dan semangat kepada segenap pengurus DPW yang baru. Menurut Afif, sosok Hadi Santoso tepat untuk memimpin PKS Jateng ke depannya. 

“Dia benar-benar orang yang memiliki pengalaman. Di struktur maupun di parlemen, beliau pernah menjadi anggota DPRD Jawa Tengah 2 periode setengah dan 1 bulan terakhir menjadi wakil ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah. Dia juga paham perpengalaman di pentas perpolitikan di Jawa Tengah ini,” katanya.

Afif juga berpesan bagi pengurus yang baru agar membangun soliditas struktur, serta menjaga komunikasi politik dengan berbagai pihak khususnya di Jawa Tengah.

Sebagai informasi, PKS melakukan penjaringan ketua dengan tingkat partisipasi anggota yang tinggi, mencapai 99,5%.

Penilaian terhadap calon didasarkan pada lima aspek objektif: aspirasi anggota (voting), jenjang keanggotaan, regenerasi usia, pengalaman struktur, dan pengalaman sebagai pejabat publik. Proses ini juga melibatkan pembobotan dan skoring oleh panitia pusat (termasuk Kesetjenan, Bidang Kaderisasi, dan lainnya), serta diperkuat dengan masukan dari tokoh senior dan analisis Dewan Syariah Partai untuk menjaga kualitas dan objektivitas.

Berikut susunan Anggota Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Jawa Tengah masa bakti 2025-2030 yang telah ditetapkan :

Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) : Budhi Hartanto, ST

Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) : Mutammam Hasani

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) : H. Hadi Santoso, ST. M.Si.

Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah (DPW): Julisa Ramadhan, S.Si.

Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW): Narso

Ketua Bidang Kaderisasi: Abdul Ghofar Ismail, S.Si

Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW): Rois Rahma Fathoni, Lc

Sekretaris Dewan Syariah Wilayah (DSW) : H. Sururul Fuad, Lc

Kenduri Rakyat Meriahkan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Salatiga

SALATIGA (lensasemarang.com) – Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Salatiga dalam Rangka Hari Jadi ke-1275 Kota Salatiga berlangsung di Lapangan Pancasila, Kamis (24/7/2025), yang dimeriahkan dengan acara Kenduri Rakyat

Gelaran acara ada Kenduri Rakyat menyajikan aneka makanan sebanyak 7.000 porsi yang dihidangan secara gratis bagi masyarakat yang hadir.

Kendati demikian, warga yang hadir menyesalkan molornya acara dan rangkaian acara seremoni yang dinilai terlalu lama.

“Dari informasi yang disosialisasikan itu kan acara Kenduri Rakyat dimulai pukul 10.00 WIB, namun ternyata ada acara lain dulu. Kenduri baru dimulai pukul 12.00 WIB,” kata warga bernama Herlin. 

Dirinya mengaku datang bersama empat temannya pun memilih menunggu hingga dimulainya acara bagi-bagi makanan gratis tersebut.

Setelah berdesak-desakan, dia dan rekannya mendapatkan jus, pangsit, dan salad.

“Lumayan juga setelah berjuang, akhirnya bisa mendapat makanan. Seru berdesak-desakan,” ujarnya. 

Ia berharak pengamanan untuk ketertiban juga diperhatikan agar warga yang datang pada acara Kenduri Rakyat merasa nyaman.

Warga lain, Umi juga mengatakan molornya acara Kenduri Rakyat terlalu lama.

Dia berharap untuk tahun depan, sosialisasi pelaksanaan bisa tersosialisasi dengan baik dan tepat waktu.

“Harapan saya Salatiga menjadi lebih baik, masyarakatnya sejahtera, dan pemimpinnya memperhatikan rakyat,” paparnya. 

Peserta Kenduri Rakyat Kota Salatiga, Inneke Meilana Wibowo yang membuka stand Es Teh Poci mengungkapkan, 60 gelas es teh yang dibawanya habis diserbu warga hanya dalam hitungan puluhan detik saja.

“Bahkan sebelum ditata di meja, warga sudah mengambil es teh. Antusiasnya sangat meriah dan ramai,” ungkapnya.

Fotile Perluas Penjualan Dengan Hadir Di UFO Elektronika Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Fotile, salah satu merek peralatan dapur yang berkualitas di Indonesia, memperluas penjualan di UFO Elektronika, Kota Semarang, setelah hadir di beberapa kota besar di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pembukaan penjualan produk Fotile di UFO Elektronika dihadiri oleh Direktur Fotile Indonesia Sun Ling dan Direktur UFO Elektronika Proko Sutomo serta Acara pembukaan ini juga menampilkan Chef Jordhi Aldyan, Masterchef Indonesia Season 6 yang mendemokan keunggulan produk kompor gas dan cooker hood Fotile yang dihadiri oleh konsumen dan komunitas di Kota Semarang.

Direktur Fotile Indonesia Sun Ling mengatakan bahwa peningkatan penjualan produk Fotile selalu meningkat setiap tahun.

“Dan kami percaya kehadiran Fotile di UFO Semarang akan semakin meningkatkan penjualan di pasar Jawa Tengah,” katanya.

Menurut Tommy Pratomo selaku National Marketing Head Fotile, tingginya minat konsumen untuk memiliki dapur yang sehat dan berkualitas ditambah kesadaran untuk memiliki produk yang tahan lama serta memiliki pabrik sendiri bukan asal menempel merek saja.

“Hal itu semakin membuat Fotile menjadi pilihan utama pasar Jawa Tengah dan Yogyakarta,” katanya.

Keseriusan Fotile untuk memasarkan produknya di Jawa Tengah dan Yogyakarta ditandai dengan sudah berdirinya kantor cabang Fotile Regional Jawa Tengah & DIY yang berlokasi di Yogyakarta awal tahun 2025.

“Dengan adanya kantor cabang ini semakin mendekatkan FOTILE ke customer dan layanan purna jual yang optimal dan semakin mudah dijangkau oleh customer FOTILE di Jawa Tengah dan kota Semarang khususnya,” ujar Ainur Yanni selaku Regional Sales Manager FOTILE Jawa Tengah & DIY

Direktur UFO Elektronika Proko Sutomo menambahkan, kehadiran Fotile di UFO Semarang semakin melengkapi pilihan produk perlengkapan dapur kelas premium yang tersedia.

“Semoga semakin memudahkan konsumen Kota Semarang untuk mendapatkan produk Fotile di UFO Elektronika sebagai penyedia kebutuhan perlengkapan rumah tangga terbaik di Indonesia,” katanya.

Puan Maharani Amini Pernyataan Prabowo Soal Hubungan PDIP-Gerindra, : Dari Dulu Kakak-Adik

SEMARANG (lensasemarang.com) – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengamini pernyataan Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang menyatakan bahwa PDIP dan Gerindra hubungannya seperti kakak beradik.

“Iya, (PDIP-Gerindra) kakak adik,” kata Puan saat dimintai tanggapan terkait pernyataan Prabowo di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Bahkan, lanjut Puan, hubungan persaudaraan antara PDIP dan Gerindra sudah berjalan sejak lama.

“Iya kan memang hubungannya baik, dari dulu kakak adik,” tegas cucu Bung Karno tersebut.

Di sisi lain, Puan juga ditanya tentang informasi Kongres PDIP. Menurut kabar yang beredar, PDIP dikabarkan segera menggelar kongres untuk memilih ketua umum.

Kongres PDIP disebut akan digelar pada Agustus 2025 berbarengan dengan agenda Rakernas partai. Meski begitu, Puan belum memastikan kabar tersebut.

“Terkait dengan kongres, silakan tanya ke DPP partai,” ucap Puan.

Sebelumnya, Prabowo mengatakan PDIP dan Gerindra ibarat kakak beradik saat menyampaikan pidato peresmian Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7).

Awalnya, Prabowo mengungkapkan bahwa niat pembentukan koperasi ingin Indonesia sejahtera dan berdiri di atas kaki sendiri. Ia lalu menyebut nama Presiden pertama RI, Sukarno yang merupakan kakek Puan. Semboyan berdikari itu merupakan kalimat terkenal Sukarno atau Bung Karno.

Prabowo menegaskan bahwa Sukarno adalah milik seluruh Bangsa Indonesia. Ia pun meminta izin kepada Puan yang saat itu juga hadir. Prabowo mengatakan bahwa Bung Karno sebagai bapaknya juga.

Kepada tamu yang hadir, Prabowo juga mengungkapkan soal pemikiran Marhaenisme, pemikiran sosialis yang dicetuskan Bung Karno.

Sembari mencolek Puan yang merupakan cucu Sukarno, Prabowo menyebut Bung Karno merupakan milik seluruh bangsa Indonesia.

“Saya percaya bahwa niat kita semua adalah ingin Indonesia lebih baik, ingin Indonesia sejahtera, ingin Indonesia sungguh-sungguh merdeka, ingin Indonesia bangkit berdiri di atas kaki kita sendiri. Itu semboyan proklamator kita, pendiri bangsa kita, Bung Karno, yang saya katakan Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

“Nyuwun sewu (maaf), Mbak Puan, Bung Karno bapak saya juga,” imbuh Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.

Prabowo kemudian menyebut hubungan PDI Perjuangan (PDIP) dan Gerindra seperti kakak adik, meski PDIP dan Gerindra berbeda kubu dalam Pilpres 2024. Prabowo mengungkit mazhab politik Barat.

“Sebenernya PDIP sama Gerindra kakak adik ini. Tapi bener, kita ini karena apa ya, demokrasi kita kan diajarkan oleh negara barat jadi nggak boleh koalisi satu itu, memang bener, harus ada yang di luar. Ngoreksi kita, gitu, ngoreksi. Tapi, ya… sedulur (saudara),” ucap Prabowo.

Soal Kerja Sama Indonesia-AS, Puan Maharani Ingatkan Pemerintah Lindungi Data Pribadi WNI

SEMARANG (lensasemarang.com) – Ketua DPR RI Puan Maharani merespons pernyataan Gedung Putih terkait kerja sama pengelolaan data pribadi untuk Indonesia oleh entitas perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat (AS) sebagai salah satu kesepakatan dalam penurunan tarif resiprokal oleh Presiden Donald Trump.

Puan pun meminta Pemerintah mengklarifikasi dan memastikan melindungi data pribadi masyarakat 

Indonesia.Puan menegaskan bahwa seluruh data diri Warga Negara Indonesia (WNI) dilindungi oleh Undang-Undang (UU) Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

“Terkait dengan data pribadi, tentu saja Pemerintah harus bisa melindungi data pribadi yang ada bagi warga negara Indonesia, yang mana kita sudah mempunyai undang-undang perlindungan data pribadi,” kata Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Seperti diberitakan, Pemerintah Amerika Serikat (AS) merilis kesepakatan dengan Indonesia terkait tarif resiprokal antara dua negara. Salah satunya mengenai transfer data pribadi ke pihak AS.

Pernyataan itu terpampang di situs resmi Gedung Putih, dengan berjudul ‘Joint Statement of Framework for United States-Indonesia Agreement on Reciprocal Trade’.

Melalui kesepakatan sementara ini, tarif impor AS untuk produk asal RI ditetapkan menjadi 19 persen, turun dari ancaman tarif sebelumnya yaitu 32 persen.

Presiden AS Donald Trump pun menyatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto dan dirinya langsung berbicara sebelum persetujuan ini. Salah satu poin dalam kesepakatan tersebut adalah mengenai transfer data keluar dari wilayah Indonesia ke AS.

Dituliskan pula bahwa Indonesia akan memberikan kepastian mengenai kemampuan mengirimkan data pribadi keluar. Terkait hal itu, Puan meminta pemerintah melalui kementerian terkait untuk menjelaskan mengenai informasi tersebut, termasuk memastikan data pribadi WNI tetap terlindungi.

“Jadi Pemerintah melalui kementeriannya harus bisa menjelaskan hal tersebut, apakah memang data pribadi warga negara Indonesia itu sudah terlindungi dan sampai mana batasnya,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

“Dan bagaimana dengan undang-undang perlindungan data pribadi kita, apakah memang itu benar-benar bisa melindungi data-data yang ada bagi warga negara Indonesia,” tegas Puan.