Home Blog Page 56

Gubernur Ahmad Luthfi Berangkatkan 14 Ribu Orang Melalui Program Mudik Gratis

JAKARTA (lensasemarang.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas sebanyak 289 bus yang mengangkut ribuan pemudik dari Jabodetabek ke 35 kabupaten/kota di wilayahnya. 

Pelepasan Program Mudik Gratis Lebaran 2025 ini dilakukan di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Rabu (26/3/2025).

Sebanyak 289 armada bus tersebut mengantarkan sebanyak 14.374 orang penumpang dengan tujuan ke kampung halamannya masing-masing. 

“Mereka kita gratiskan. Dengan mudik gratis itu harapannya sangune (uang sakunya) utuh. Nanti bisa bangun desa,” kata Luthfi di sela acara pelapasan. 

Program mudik gratis ini merupakan kerja sama antar Pemprov Jateng, 35 pemerintah Kabupaten/Kota, Bank Jateng, serta pihak swasta yang bahu-membahu membantu masyarakat yang akan mudik ke kampung halaman. 

Rata-rata masyarakat Jawa Tengah yang ikut program tersebut bekerja di sektor informal, seperti padagang kaki lima, buruh, asisten rumah tangga, dan sebagainya.

Luthfi berpesan kepada seluruh masyarakat yang ikut mudik, bahwa jika di Jakarta belum mendapatkan pekerjaan yang belum pasti, diharapkan tetap tinggal di daerahnya masing-masing. 

Bila perlu tidak usah mengajak sanak saudara ikut ke Jakarta. Seluruh kepala daerah sudah bertanggung jawab untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di wilayahnya. 

“Kalau sudah ada pekerjaan tetap tidak apa-apa, tetapi kalau belum ada pekerjaan cukup, mari membangun desanya masing-masing bersama Bupati, Wali Kota, dan sama kita (Pemprov Jateng),” katanya.

Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi untuk mengikuti mudik gratis maka Ahmad Luthfi berencana memperluas jangkauan. Hal ini akan dibahas lagi dengan paguyuban masyarakat Jawa Tengah di Jabodetabek. 

Namun, ia tetap berharap agar tidak banyak masyarakat Jawa Tengah yang kembali ke Jakarta setelah lebaran.

Pun demikian, Pemprov Jateng juga sudah menyiapkan armada untuk balik. Jumlah armada sama dengan saat mudik. Pemberangkatan akan dipusatkan di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, dan beberapa titik lainnya. Termasuk kereta api untuk mengangkut pemudik yang balik ke Jabodetabek.

“Selamat untuk teman-teman yang mudik. Kalian semua adalah pahlawan devisa untuk kampungnya masing-masing. Selamat bersilaturahmi dengan keluarga masing-masing dengan gembira dan tidak melanggar hukum,” tutup Mantan Kapolda Jateng itu.

Wali Kota Semarang Fasilitasi Dua Belas Armada Bus Gratis Bagi Pemudik

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Kota Semarang memfasilitasi warganya kembali dari perantauan di Jakarta menuju ibu kota Provinsi Jawa Tengah dalam arus Mudik 2025, termasuk sebaliknya ketika arus balik, mereka juga akan diantarkan kembali ke Jakarta.

Pemkot Semarang menyediakan tujuh bus untuk mudik dan balik 2025 dan secara simbolis pada Selasa (25/3/2025), Wali Kota Semarang Agustina melepas keberangkatan tujuh bus dari Balai Kota Semarang menuju ke Jakarta untuk menjemput para pemudik.

Pada kesempatan itu, Agustina menjelaskan budaya lebaran adalah budaya yang sangat indah di masyarakat Indonesia terutama di Kota Semarang. Ia ingin warganya sejenak kembali ke Semarang merayakan hari yang fitri bersama handai taulan.

“Dengan adanya bus, kami ingin warga kembali ke Semarang dalam keadaan yang selamat dan gratis. Kami tidak ingin warga naik motor lalu terjebak macet dan pingsan,” ujar Agustina.

Nantinya, di dalam perjalanan, para pemudik juga mendapat makan bagi yang tidak puasa. Sementara, yang puasa, disediakan makan untuk buka puasa dan sahur.

“Di tengah-tengahnya itu pemudik juga diberi makan. Kalau yang puasa juga pada saat buka puasa atau ketika melewati sahur itu pemerintah kota menyiapkan makan,” katanya.

Ia menuturkan, layanan mudik dan balik gratis ini didanai Pemerintah Kota Semarang melalui APBD. Sehingga bisa menekan biaya perjalanan pribadi warga yang kurang mampu.

“Ada anggaran dari Dinas Perhubungan. Anggaran sudah ada murni dari APBD. Ini kita lakukan untuk mempertemukan warga kita yang mungkin tidak mampu membayar ongkos untuk mudik ini dengan keluarganya. Kedua mengurangi resiko kecelakaan,” ujar dia.

Agustina menjelaskan ada beberapa kriteria penerima manfaat mudik dan balik gratis, yakni pekerja pabrik, pedagang kaki lima, pembantu rumah tangga, driver ojek dan lain-lain.

“Tahun lalu, kami hanya menyediakan tiga armada bus, tetapi tahun ini jumlahnya ditingkatkan menjadi tujuh armada untuk memenuhi tingginya permintaan,” katanya.

Sebelumnya, pemudik asal Jawa Tengah yang mengikuti program ini telah mendaftarkan diri dan akan diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Kapolrestabes Semarang dampingi Kapolda Jateng Cek Kesiapan Mudik Di Terminal Mangkang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Kapolda Jateng Irjen Pol Ribut Hari Wibowo yang didampingi Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M Syahduddi sejumlah pejabat utama dari Polda Jateng dan Polrestabes Semarang melakukan inspeksi menyeluruh di Terminal Mangkang pada Selasa (25/3/2025) untuk memastikan kesiapan terminal dan keamanan serta kenyamanan para pemudik.

Inspeksi difokuskan untuk memeriksa kesiapan operasional Terminal Mangkang dalam menghadapi arus mudik.

Salah satu komponen utama penilaian adalah “Ram Check” pada bus-bus yang akan digunakan untuk angkutan Lebaran.

“Kita harus memastikan bus laik jalan, sehingga penumpang aman, nyaman, dan dapat kembali ke kampung halaman dengan senang hati,” tegas Irjen Wibowo saat melakukan pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa pemeriksaan berjalan lancar, tidak ditemukan kendala berarti pada kendaraan yang diperiksa. Secara keseluruhan, suasana kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Pemeriksaan tidak hanya terbatas pada pemeriksaan kendaraan, tetapi juga meliputi evaluasi menyeluruh terhadap posko pelayanan dan posko kesehatan gratis yang berada di dalam Terminal Mangkang. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis perbekalan kepada petugas yang bertugas dan diserahkan oleh Kapolda dan Kapolrestabes Semarang.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M Syahduddi memberikan keterangan mengenai pengerahan personelnya untuk mengatur arus mudik tahun ini.

“Tahun ini, Polrestabes Semarang mengoperasikan 11 posko,”Terdiri dari 1 Pos Terpadu, 5 Pos Pelayanan (Yan), dan 5 Pos Pengamanan (Pam). Pos-pos ini akan memberikan backup bagi para pemudik baik di jalan tol maupun non-tol,” ujarnya.

Langkah proaktif yang dilakukan oleh Polda Jawa Tengah ini menegaskan komitmennya untuk memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik bagi warga yang akan merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

Bazar Ramadan Hidupkan Ekonomi Warga Kota Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Bazar Ramadan tumbuh subur di berbagai titik di Kota Semarang selama bulan Ramadan. Salah satunya bazar yang digelar di Jalan Nogososro, Kelurahan Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, yang menjadi ajang penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM. 

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

“Kawan-kawan dari pegiat UMKM, khususnya di Tlogosari, sedang menyelenggarakan UMKM pada sore hari. Mulai dari tanggal 1 sampai hari ini juga masih berjalan dan antusiasme masyarakatnya semakin oke,” ujar Iswar saat meninjau langsung bazar pada Minggu (23/3/2025).

Iswar menambahkan, keberadaan bazar ini sesuai dengan harapan Agustina, Wali kota Semarang untuk memperluas ekonomi kerakyatan di Kota Semarang. 

“Saya kira bisa memperluas ekonomi kerakyatan ya. Jadi teman-teman UMKM semakin bisa memasarkan produknya dan masyarakat juga sepertinya senang,” tambahnya.

Namun ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan selama kegiatan berlangsung.

“Tetapi catatan jaga kebersihan, jaga keamanan, jaga macam-macam lah sampahnya jangan sampai dibuang ke mana-mana. Karena wilayah Tlogosari rawan terhadap banjir,” tegasnya.

Sementara itu Camat Pedurungan Moh. Agus Junaidi, yang turut mendampingi Wakil Wali Kota, mengapresiasi antusiasme warga dalam bazar ini.

“Ini warga Kelurahan Muktiharjo Kidul yang sudah berjualan sejak awal bulan Ramadan hingga terakhir di hari Selasa besok. Alhamdulillah ini bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat yang berjualan UMKM-nya banyak, lebih dari 150 dan hampir semuanya ini laris,” ujarnya.

Agus juga menyebutkan, ke depan pihaknya akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar kegiatan serupa bisa lebih tertata dan berkelanjutan. “Ini wujud perhatian kami kepada pelaku UMKM dan harapannya ke depan semakin lebih tertata dan dagangannya mungkin lebih bervariasi,” katanya.

Selain bazar Ramadan, Agus Junaidi juga menyebutkan bahwa setelah bulan puasa akan digelar Car Free Day di Kelurahan Muktiharjo Kidul setiap hari Minggu. Program ini diharapkan menjadi wadah baru bagi UMKM untuk memasarkan produk mereka secara berkelanjutan.

Antusiasme masyarakat terhadap bazar ini terlihat dari tanggapan warga sekitar. Elsa, salah satu warga Syuhada yang tinggal di kawasan tersebut, menyambut positif kegiatan ini. 

“Menurut aku tentang bazar kali ini sangat-sangat meriah ya, karena ini pertama kali dalam 21 tahun aku tinggal di sini. Jadi sangat membantu untuk cari-cari bukaan,” ungkapnya.

Para pedagang juga merasakan manfaat langsung dari bazar Ramadan ini. Markinah, seorang pedagang ayam geprek mengaku mendapat tambahan penghasilan dari gelaran bazar. 

“Dengan adanya bazar kami bisa menambah penghasilan, menambah pemasukan selama puasa. Semoga bisa berlanjut, karena ini sangat membantu kami sebagai UMKM,” tuturnya.

BNI Sediakan Uang Pecahan 20 Ribuan di 41 ATM Lampung-Papua

SEMARANG (lensasemarang.com) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyediakan uang tunai pecahan Rp20.000 pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tersebar di 41 titik dan sebagian besar berada di universitas dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, keberadaan ATM pecahan Rp20.000 ini diharapkan dapat memenuhi tingginya antusiasme masyarakat untuk penukaran uang kecil menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025.

“Kami menyadari tingginya permintaan uang tunai, khususnya pecahan Rp20.000 sebagai tradisi masyarakat Indonesia untuk berbagi dengan sanak keluarga dan tetangga sehingga, kami memastikan ketersediaan uang tunai yang cukup melalui distribusi di ATM, kantor cabang, dan layanan penukaran di berbagai lokasi strategis,” kata Okki melalui keterangan tertulis.

Sebanyak 22 dari 41 ATM berada di luar lokasi cabang seperti di Universitas Lampung, Galery Universitas Padjajaran (Unpad) Jatinangor. Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan, Universitas Trisakti, dan Gallery Institut Pertanian Bogor.

Selain itu, ATM BNI pecahan Rp20.000 juga hadir di Universitas Soedirman, Balairung Universitas Indonesia Depok, Universitas Widyagama Malang, Universitas Tarumanegara, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, hingga sejumlah tempat di Jayapura seperti Universitas Cendrawasih, Universitas Yapis, dan UNIMUDA Sorong.

Lebih rinci, Okki menambahkan, dari 41 ATM pecahan Rp20.000 sebanyak 9 titik berada di DKI Jakarta, 11 titik di Jawa Barat, 8 di Jawa Timur, dan masing-masing 3 titik di Jawa Tengah dan Sulawesi Utara, sedangkan sisanya tersebar di Banten, Lampung, Kalimantan Selatan, hingga Papua.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan keuangan dengan bijak serta memanfaatkan transaksi digital guna memastikan kelancaran aktivitas selama periode Lebaran,” ujarnya.

Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor, Pemprov Jateng Hapus Tunggakan Pajak dan Denda

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan keringanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) untuk warganya.

Keringanan itu berupa program pembebasan atau penghapusan tunggakan nilai pokok pajak beserta denda yang berlaku. 

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan, program ini berlaku mulai 8 April 2025 hingga 30 juni 2025 dan menyasar kepada wajib pajak yang belum menyalurkan pembayaran PKB dalam periode sekian tahun ke belakang. 

Kemudahan itu dilandaskan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Tengah Nomor 31 tahun 2024 tentang pengelolaan piutang daerah. Dari penerapan relaksasi pajak berlandaskan pergub tersebut, diharapkan akan merangsang penyaluran piutang PKB sekira Rp2,8 triliun di Jateng. 

Untuk mendapatkan keringanan tersebut, masyarakat bisa mendatangi langsung ke Samsat terdekat dan kemudian membayar pajak berjalan tahun 2025.

Dengan membayar pajak untuk tahun 2025 di periode program yang diberlakukan, maka PKB dan denda yang belum ditunaikan pada tahun-tahun sebelumnya akan dihapuskan. 

“Kita akan lakukan penghapusan pokok pajak PKB dan dendanya, tetapi dengan batas waktu. Dan ini harus cepat. Karena apa? Hanya kesempatan ini yang kita berikan,” kata Luthfi di Semarang, Senin (24/3/2025).

Dengan adanya program tersebut, masyarakat merasa diringankan pajaknya, sementara Pemprov Jateng tetap peroleh pendapatan dari sektor tersebut. 

Luthfi menyatakan, telah melakukan rapat dengan lintas sektor untuk sosialisasi program tersebut. Di antaranya dengan kepala daerah, Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng, hingga Jasa Raharja.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Jateng Triadi menambahakan, sebagai bentuk dukungan ke Pemprov Jateng, instansi tersebut menghilangkan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) pada tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Bapenda Jateng, Nadi Santoso, menambahkan, potensi PKB di Jateng ada sekira 12 juta obyek kendaraan. Dari jumlah tersebut, sekitar 5 juta unit kendaraan belum dibayarkan pajaknya. 

“Capaian pendapatan PKB triwulan pertama 2025, sudah mencapai 20 persen,” kata dia. 

Pihaknya terus mengupayakan sosialisasi kepada masyarakat untuk membayar pajak, salah satunya melalui program relaksasi pembebasan tunggakan dan denda, bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai salah satu mitra pembayaran PKB Pemprov Jateng, dan lainnya.

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp85 Ribu, Gubernur Jateng Ingin Pemerataan Pasokan

SEMARANG (lensasemarang.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membeberkan strategi untuk menekan sejumlah kenaikan harga bahan pokok yang sudah melampaui harga acuan pemerintah (HAP).

Caranya, kata dia, dengan pemerataan pasokan pangan antar daerah kabupaten/kota berbasis potensi wilayah. Baik untuk bahan pangan sepeti daging, telur ayam ras, cabai, kentang, bawang merah, dan lainnya.

“Ini untuk menghindari inflasi, dengan memaksimalkan potensi wilayah. Jadi koordinasi antar daerah,” kata Luthfi di sela Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, secara daring, Senin (24/3/2024).

Rapat yang diikuti juga secara regional di kompleks Kantor Gubernur Jateng itu diikuti anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam strategi itu, Luthfi mencontohkan, apabila suatu kabupaten/kota punya kekhususan produksi pangan tertentu, maka disesuaikan kebutuhan daerah lain yang kurang.

“Kalau harga bawang merah tinggi, hasil (panen) di Brebes digeser (daerah lain). Cabai juga geser, tinggal koordinasi kebutuhan logistiknya kita. Saya yakin dinas kita bisa intervensi kesana sehingga bisa pemerataan,” ujarnya.

Menurutnya, dengan pemerataan kebutuhan pangan itu, deviasi harga bahan pokok antar wilayah bisa diintervensi langsung. Dengan begitu, inflasi akan mudah dikendalikan.

“Kita harus bisa, selama ini kan itu jadi kendalanya,” kata dia.

Adapun terkait adanya gejolak kenaikan harga untuk sejumlah komoditas saat ini, kata Luthfi, ada sejumlah faktor yang memengaruhi. Di antaranya bertambah konsumsi masyarakat jelang momen Hari Raya Idulfitri.

Faktor lainnya, lanjut dia, curah hujan tinggi dan hama patek. Situasi itu tak hanya berdampak pada harga di Jateng, melainkan juga kenaikan harga secara nasional.

“Harga bapokting (bahan pokok penting) kalau dilihat dari HAP, tidak terlalu naik signifikan, kecuali cabai rawit merah keriting yang mencapai Rp85 ribu,” kata dia.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan, hama patek di sejumlah daerah dan curah hujan tinggi berdampak pada kuantitas dan kualitas hasil panen. Secara nasional, curah hujan tinggi, terjadi di Jateng, Sulawasi Selatan, dan Papua Tengah.

“Posisi Jateng saat ini, Indeks Perkembangan Harga (IPH) 2,23 persen. Pemicunya cabai rawit, bawang merah, telur ayam ras,” kata dia.

Amalia membeberkan, ciri inflasi Ramadan 2024 dan 2025 hampir sama. Di antaranya pada daging ayam ras, dan bawang merah saat Lebaran. 

“Tahun ini sampai pekan ketiga, yang perlu diwaspadai (inflasinya) cabai rawit,” ujarnya.

Ganggu Kamtibmas, Polrestabes Semarang Tangkap 278 Anggota Geng Motor Usai Konvoi

SEMARANG (lensasemarang.com) – Jajaran Polrestabes Semarang menangkap 278 orang pada Sabtu (22/3/2025) sekitar pukul 23.30 WIB, menyusul konvoi kendaraan besar-besaran yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Semarang.

Penangkapan ratusan anggota geng motor itu karena yang bersangkutan melakukan pemblokiran jalan, pelanggaran lalu lintas, dan penggunaan kembang api pada berkendara itu viral di media sosial dan menuai kecaman luas.

Video yang beredar di internet memperlihatkan sekelompok remaja yang tidak dikenal itu menerobos lampu merah dan mengganggu lalu lintas. Tindakan itu dikecam oleh pihak berwenang karena dianggap tidak mencerminkan generasi muda yang bertanggung jawab.

Menurut laporan polisi, konvoi kreak yang mengganggu itu berawal dari acara buka puasa bersama di rumah makan Limbangan, Kabupaten Kendal. Rombongan kemudian konvoi menempuh rute Boja, Jl. Cangkiran Semarang, BSB Mijen, Jl. Prof Hamka, dan Jl. Walisongo Semarang, menimbulkan gangguan berarti di sepanjang perjalanan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M Syahduddi membenarkan bahwa jajarannya telah melakukan penangkapan massal anggota geng motor tersebut.

“Kami amankan sekitar 278 orang yang terdiri dari kelompok pemuda atau yang biasa disebut kreak, dengan rincian 161 orang berasal dari Kota Semarang dan 117 orang dari luar Kota Semarang,” ujarnya.

Kombes Pol M Syahduddi merinci asal-usul mereka yang berasal dari luar Kota Semarang yakni “Kota Salatiga 4 orang, Kendal 14 orang, Kabupaten Semarang 10 orang, Pati 25 orang, Kudus 8 orang, Boyolali 4 orang, Grobogan 15 orang, Demak 23 orang, Temanggung 5 orang, Batang 2 orang, Magelang 5 orang, Solo 2 orang.

“Polrestabes Semarang akhirnya membubarkan konvoi kendaraan tersebut.yang mengganggu ketenangan selama bulan suci Ramadan, saat melewati jalan Siliwangi dan Hanoman di Semarang Barat. Kelompok kreak tersebut akhirnya harus menjalani sahur di kantor polisi,” ujarnya.

Penyelidikan terkait penangkapan anggota geng motor tersebut hingga saat ini masih terus dilakukan.

Sambut Lebaran 2025, The Park Semarang Hadirkan Atraksi Flying Trapeze, Simak Jadwalnya

SEMARANG – Dalam rangka memeriahkan bulan Ramadan dan libur lebaran, The Park Semarang kembali mempersembahkan hiburan akrobatik kelas dunia yang baru pertama kali dihadirkan tidak hanya di kota Semarang, tapi juga di Provinsi Jawa Tengah.

Pertunjukan bertajuk atraksi 1001 Nights on Flying Trapeze, The Park Semarang mendatangkan pemain akrobat profesional langsung dari Rusia untuk unjuk kebolehan mulai 22 Maret hingga 6 April 2025.

Berbeda dari pertunjukan – pertunjukan sebelumnya, 1001 Nights on Flying Trapeze kali ini lebih istimewa. Dari atas tiang besi setinggi 15 meter, para akrobat akan melakukan berbagai atraksi memukau, seperti berayun, melompat, terjun, dan berdansa melawan gravitasi. Kombinasi koreografi yang dinamis dan adegan-adegan menegangkan dilakukan secara profesional. Didukung dengan tata cahaya yang artistik, 1001 Nights on Flying Trapeze menjadi atraksi tak terlupakan.

Selesai menyaksikan atraksi spektakuler 1001 Nights on Flying Trapeze, para pengunjung dapat berjumpa, berfoto bersama, dan menyapa para pemain akrobat dari dekat. Sesi meet and greet akan berlangsung selama kurang lebih 20 menit di area atrium Ground Floor.

Pertunjukan 1001 Nights on Flying Trapeze berlangsung dua kali sehari selama akhir pekan Ramadan pada 22-23 dan 28-30 Maret 2025 pukul 16.00 dan 19.30 WIB, pada hari raya Idulfitri Senin, 31 Maret dan Jumat, 4 April 2025 pukul 16.00 dan 19.00 WIB, serta selama libur lebaran pada 1-3 April dan 5-6 April 2025 pukul 14.00 dan 19.00 WIB.

Melengkapi pertunjukan 1001 Nights on Flying Trapeze, atrium The Park Semarang dihias dengan dekorasi nuansa padang pasir di timur tengah. Para pengunjung dipersilakan untuk menonton pertunjukan di karpet-karpet yang ditata ala. Moroccan Party. Pandangan mata para pengunjung juga dimanjakan oleh ornamen gemerlap di sepanjang koridor mal selama berbelanja di musim Ramadan hingga lebaran.

Bukan hanya pertunjukan akrobatik internasional, The Park Semarang juga berkolaborasi dengan beberapa talenta lokal untuk menyemarakkan panggung utama. Pemilihan Miss Runway Muslimah besutan Devin Modelling School akan digelar pada 23 Maret 2025 dan akan dimeriahkan juga dengan penampilan dari Melodi Academy. Label rekaman Presiden Music akan turut serta menampilkan suguhan terbaiknya pada 5-6 April 2025 | mendatang.

Tidak hanya itu, selama bulan Ramadan, pengunjung juga akan disuguhkan dengan berbagai promo besar-besaran dari brand ternama yang ada di The Park Semarang. Ada promo Buy 1 Get 1 dari EVB, diskon hingga 704 di Sports Station, promo diskon 504 di New Era dan Manzone, diskon 7096 di Gino Mariani, serta promo-promo diskon lain dari Lego, Converse, Fossil, Crocs, dan masih banyak lagi.

Selain itu, di bulan Ramadan tahun ini The Park Semarang kembali menjalankan program Corporate Social Responsibility bertajuk Berbagi Berkah Ramadan. Bekerja sama dengan Yayasan Sosial Dompet Dhuafa Jawa Tengah, The Park Semarang mengundang 100 anak-anak dari panti asuhan sekitar untuk merasakan pengalaman berbelanja dan bermain di mall. | Kegiatan Berbagi Berkah Ramadan dilangsungkan pada Sabtu, 22 Maret 2025 pukul 14.00 WIB. Seratus anak-anak tersebut akan diajak bermain di wahana Funworld dan Happy Time, kemudian menyaksikan pertunjukan perdana 1001 Nights on Flying Trapeze sebagai tamu naratama. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan berbuka bersama, sholat berjamaah, dan ditutup dengan berbelanja bersama di Matahari Department Store. “Musim Ramadan sampai libur lebaran memang harus meriah. Ini momen di mana keluarga dan kerabat berkumpul bersenang-senang dan berbelanja bersama. Kami ingin menjadi bagian dari momen tersebut dengan menghadirkan hiburan berkualitas. Selain itu, dengan kegiatan Berbagi Berkah Ramadan, kami berharap dapat memberikan kebahagiaan melalui pengalaman berbelanja dan bermain di mall bagi anak-anak yatim piatu yang mungkin tidak didapatkan setiap hari. Semoga kegiatan ini dapat memberikan inspirasi dan mendorong kolaborasi lebih lanjut dalam upaya meningkatkan kesejahteraan bersama” ujar Teges Prita Soraya, Direktur Utama The Park Semarang – PT Nirvana Wastu Jaya Pratama (NWP Property), Sabtu 22 Maret 2025. ***

Gubernur Jateng Cek Kesiapan Jalur Mudik Jalan Tol Klaten-Batas Yogyakarta

KLATEN (lensasemarang.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengecek jalur mudik di jalan tol jalur Klaten menuju Yogyakarta pada Jumat (21/3/2024).

Pengecekan itu guna memastikan jalan sepanjang 15,325 Km dari Klaten – Prambanan dan Prambanan-Kalasan tersebut siap digunakan pada saat mudik Lebaran. Jalan tersebut merupakan jalur lanjutan dari jalan tol Kartasura-Klaten (22,3 km) yang sudah operasional dan bertarif.

Luthfi mengungkapkan, jalan bebas hambatan tersebut akan digratiskan mulai 24 Maret 2025. Jalur yang digratiskan adalah tol Klaten-Prambanan yang memiliki panjang 8,6 km. Jalan tol ini sudah jadi dan telah melalui uji kelayakan. Lampu-lampu penerangan sudah tercukupi, termasuk rambu penunjuk arah.

“Dibuka 24 Maret nanti, masuk tol ini tetap harus nge-tap ya, karena sudah ada gardu e-tol nya. Tapi saldo utuh alias gratis,” kata Ahmad Luthfi usai mengecek kondisi Jalan Tol Klaten-Prambanan.

Begitu sampai Prambanan, pemudik yang akan menuju Yogyakarta tidak perlu keluar tol. Mereka bisa meneruskan perjalanan melalui jalan tol Prambanan-Taman Martani Kalasan sepanjang 6,725 Km. Kalasan ini menjadi titik tol terakhir yang sudah bisa dilalui pemudik tahun ini dari arah Solo menuju Yogyakarta.

Khusus di ruas tol Prambanan – Kalasan ini, Luthfi mengingatkan pada pemudik untuk tetap berhati-hati. Lantaran pembangunan konstruksi mencapai 90 persen dan status jalan ini dibuka fungsional.

Mantan Kapolda Jateng ini menjelaskan, jalan tol itu sebagai salah satu akses bagi pemudik yang akan menuju atau melintas Jawa Tengah. Selain itu ada Jalur Pantura, Jalur Selatan dan Jalur Selatan Selatan, serta jalur alternative yang bisa dilintasi.

Menjelang arus mudik lebaran Idul Fitri 2025 ini, Luthfi juga mengimbau pada para calon pemudik agar selalu menjaga kehati-hatian. Sebab, Jawa Tengah bisa menjadi titik jenuh pemudik usai menempuh perjalanan jauh dari provinsi lain. 

Untuk itu, ia meminta pemudik mempersiapkan stamina dan menjaga kebugaran tubuh dengan istirahat cukup terlebih dahulu. Termasuk mengecek kondisi kendaraan sebelum digunakan untuk mudik.

“Patuhi rambu lalu lintas, capek istirahat dulu. Silakan mampir di kuliner dulu di Jateng, UMKM sudah siap. Beli makan, jajan, dan oleh-oleh,” katanya.

Sebagai informasi, mudik Lebaran tahun ini diprediksi akan mencapai puncak pada 28-30 Maret 2025 sedangkan arus baliknya pada 5-7 April 2025.