Home Blog Page 58

Lurah dan ASN Kota Semarang Diminta Peka Terhadap Persoalan Warga

SEMARANG (lensasemarang.com) – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Semarang hingga garda terdepan pelayanan masyarakat, yakni lurah dan jajarannya, diminta lebih sensitif terhadap persoalan yang ada di masyarakat batau tidak menunggu aduan dan jadi viral baru ada penanganan.

Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti melalui Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin saat memberikan sambutan di kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Semarang Selatan, Senin (17/3/2025).

“Saya minta kepada seluruh kawan-kawan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk bareng-bareng nyengkuyung (mendukung) apa yang sudah menjadi komitmen Agustina dan Iswar. Di sini ada kawan-kawan Lurah, yang menjadi garda terdepan struktur pemerintahan, kami minta agar semua keluhan masyarakat untuk dapat segera tertangani dengan baik,” katanya.

Iswar menyebut sebagai ASN atau birokrat sudah semestinya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Baginya, lebih baik tahu lebih dulu persoalan di lapangan sebelum muncul keluhan dari masyarakat.

Dengan meningkatkan sensitivitas atau kepekaan sosial tersebut, maka pihaknya bisa responsif mengambil kebijakan guna menangani persoalan yang ada.

“Saya kira semua kawan-kawan di Pemkot Semarang, mulai dari OPD, sampai ke bawah di kecamatan dan kelurahan, sensitivitas terhadap keluhan yang ada di masyarakat harus ditingkatkan. Karena dengan kepekaan itu kita akan segera responsif untuk melakukan lompatan-lompatan, kemudian menyelesaikan persoalan di masyarakat,” terang dia.

“Lebih bijak bila sebelum ada aduan masyarakat, kita sebagai ASN, sebagai birokrat, bisa lebih paham dahulu terhadap kekurangan apa yang ada di lapangan. Itu lah yang namanya pelayanan, sebelum ada keluhan dari masyarakat kita harus lebih tahu dulu dan segera mengambil langkah-langkah penanganan, agar kota yang kita cintai terus dapat melaju dengan kencang,” sambung Iswar.

Termasuk, lanjut dia, keluhan-keluhan yang disampaikan secara online melalui media sosial, juga harus disikapi dengan baik.

“Karena sekarang ada yang lewat media online, atau pertemuan langsung, keluhan-keluhan masyarakat kan banyak jalurnya sehingga kita harus lebih peka dari hal-hal tersebut,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Iswar juga menyampaikan hasil koordinasi dengan OPD di lingkungan Pemkot Semarang, visi misi Agustina Iswar segera diterapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Kami akan berjanji semaksimal mungkin untuk dapat lebih menyejahterakan warga Semarang dan membawa Semarang menjadi lebih hebat. Tetapi itu tidak mungkun bisa kami realisasikan tanpa ada dukungan dari seluruh stakeholder, termasuk di Semarang Selatan. Dan Insya Allah operasional RT Rp25 juta per tahun akan kami realisasikan Juli seperti yang disampaikan Ibu Wali Kota sebelumnya,” pungkas Iswar.

Semarang Inklusif : BRT Semarang Terus Perkuat Layanan Disabilitas

SEMARANG (lensasemarang.com) – Bus Rapid Transit Trans Semarang terus memperkuat komitmennya dalam menyediakan layanan transportasi yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, utamanya penyandang disabilitas.

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan Semarang Inklusif, berbagai inovasi telah diterapkan agar seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, dapat menikmati layanan transportasi yang aman dan nyaman.

“Kami terus berupaya menciptakan layanan yang bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Terlebih salah satu program Ibu Agustina Wali kota Semarang yakni Semarang Inklusif. Sehingga sejumlah perbaikan dan inovasi akan terus dilakukan untuk memastikan layanan yang lebih ramah bagi mereka,” ujar Kepala BLU Trans Semarang Haris Setyo Yunanto.

Menanggapi berbagai masukan mengenai aksesibilitas transportasi publik bagi penyandang disabilitas, Haris menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir BRT Semarang telah mengambil langkah-langkah nyata untuk menjawab tantangan tersebut. 

Beberapa upaya yang telah dilakukan dengan penyediaan ruang khusus untuk pengguna kursi roda di setiap armada. Trans semarang juga memiliki beberapa armada khusus ramah disabilitas yang berada di Koridor 2, 3, dan 6.

Sedangkan di area halte BRT juga telah dilengkapi dengan jalur khusus untuk penyandang disabilitas. Pihaknya mengakui bahwa saat ini belum semua halte Trans Semarang memiliki kemiringan yang sepenuhnya ramah disabilitas.

Hal ini, menurutnya disebabkan oleh keterbatasan lahan dalam proses pembangunan halte, yang mengakibatkan beberapa halte masih belum memiliki tingkat kemiringan sekitar 8 derajat.

“Namun untuk ke depan, Trans Semarang tengah merencanakan pembangunan halte berbentuk low deck agar lebih inklusif bagi penyandang disabilitas,” ujarnya.

Di samping fasilitas infrastruktur, peningkatan layanan juga dilakukan melalui pelatihan bahasa isyarat bagi petugas BRT Trans Semarang, guna meningkatkan kenyamanan penumpang tuna rungu dalam berkomunikasi.

Selain itu sejak Agustus 2022, Trans Semarang telah menerbitkan Kartu Disabilitas dengan huruf Braille, yang merupakan inovasi pertama di Indonesia untuk mempermudah akses layanan bagi penyandang disabilitas.

Serangkaian upaya ini sejatinya telah memperoleh apresiasi dengan diraihnya Anugerah Jawa Pos Radar Semarang pada September 2024 untuk kategori Transportasi Ramah Disabilitas, namun bagi Haris, penghargaan bukan tujuan akhir.

“Kami akan terus berinovasi, sesuai arahan Bu Wali agar transportasi di Kota Semarang semakin inklusif dan memberikan kenyamanan bagi warga,” pungkasnya.

Peningkatan aksesibilitas ini juga sejalan dengan program Semarang Inklusif yang dicanangkan Agustina Wali Kota Semarang. Dengan komitmen dan berbagai terobosan yang terus dikembangkan, harapan ke depan Kota Semarang akan memiliki transportasi publik yang lebih ramah dan inklusif bagi warganya.

KIT Batang Bertransformasi Menjadi KEK, Ahmad Luthfi: Membantu Pembangunan Wilayah

SEMARANG (lensasemarang.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendukung penuh Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang yang bertransformasi menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang akan diresmikan dalam waktu dekat.

“Dengan adanya KIT Batang menjadi KEK, akan membantu sekali terutama dalam rangka membangun wilayah kita,” kata Luthfi usai menerima kunjungan direksi KIT Batang, di Kantor Gubernur Jateng, Senin (17/3/2025).

Dengan berstatus KEK, Luthfi berharap, pengembangan ketrampilan masyarakat diarahkan ke bidang yang dibutuhkan dalam sektor industri di daerah tersebut. 

Luthfi menegaskan, pemerintah wajib memberi jaminan ketertiban dan keamanan di kawasan, serta kepastian hukum bagi penanam modal.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Ngurah Wirawan, mengatakan, dengan berstatus KEK, ada tiga sektor yang ditonjolkan di kawasan tersebut, meliputi industri bidang pengolahan, bidang transportasi dan logistik, serta bidang pariwisata dan properti. 

“Status KEK dengan tiga bidang bidang itu diharapkan mempercepat investasi. Tidak hanya sektor industri, akan tetapi bisnis pariwisata, properti, transportasi dan logistik bisa berkembang. Jadi variannya lebih luas,” ujar dia.

Dengan berstatus KEK, lanjut Ngurah, berpotensi menigkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Batang. Masyarakat tidak hanya bisa menjadi pekerja pabrik di KIT Batang, melainkan bisa merambah usaha di sektor lain; seperti jasa boga, pariwisata, perhotelan, kafe, dan lainnya. 

Menurut dia, masyarakat juga bisa berpartisipasi dalam memasok kebutuhan-kebutuhan yang ada di KIT Batang. Selain sektor bidang pangan, layanan lain seperti transportasi juga diharap bisa dikembangkan.

“Prinsipnya kami siap mengembangkan kawasan industri sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, dan bekerja sama dengan Pemprov Jateng dalam rangka tujuan tersebut,” kata Ngurah.

Dari sisi serapan tenaga kerja, Ngurah bilang, status KEK akan membuat investasi semakin deras masuk ke KIT Batang. Dengan demikian, penciptaan lapangan kerja di KIT Batang akan semakin banyak dan berdampak untuk masyarakat Batang dan Jateng. 

Ia merinci, sejak empat tahun beroperasi, sudah ada tujuh pabrik yang beroperasi di kawasan tersebut. Dari jumlah itu, setidaknya telah menyerap 8.000 orang pekerja. 

Rencananya, setidaknya ada 27 investor lagi yang bakal menjadi bagian di KIT Batang. Nilai investasinya disebut di atas Rp20 triliun.

“Target kedepan (serapan tenaga kerja) per tahun minimal 5.000 orang. Semoga sepuluh tahun kedepan capai 50 ribu orang,” katanya.

Wagub Taj Yasin Ajak Banyak Pihak Wujudkan Pesantren Ramah Anak

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak kalangan psikolog, ahli kejiwaan atau psikiater, hingga pegiat sosial untuk terlibat dalam mewujudkan pesantren yang ramah anak.

Pernyataan tersebut disampaikan Taj Yasin saat kegiatan webinar yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Tengah secara daring, di kantornya pada Senin (17/3/2025).

Pada zaman sekarang, lanjut Taj Yasin, perlu langkah konkrit dalam mewujudkan ramah anak di lingkungan pesantren.

“Kita juga harus menghadirkan psikolog atau psikiater. Mereka perlu berkunjung di pondok-pondok pesantren untuk memberikan edukasi,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yasin ini. 

Ia menuturkan, psikolog atau psikiater dapat mengedukasi tentang bagaimana menghadapi perlakuan bullying atau kekerasan.

Taj Yasin menyatakan, Pemprov Jateng mendukung penuh upaya mewujudkan pesantren ramah anak, salah satunya dengan membuat payung hukum berupa Perda nomor 10 tahun 2023 tentang Pesantren. Menurut dia, dalam peraturan gubernur (Pergub) tentang pesantren, juga perlu dimasukkan bahasan mengenai pesantren ramah anak. 

“Harus kita masukan aturan-aturan bagaimana menuju pesantren ramah anak,” ujarnya.

Sebab, berdasarkan data Kementerian Agama Kantor Wilayah Jawa Tengah pada 2025, tercatat ada sebanyak 5.364 lembaga pesantren dengan jumlah santri mencapai 520.014 orang.

Dengan banyaknya jumlah pesantren tersebut, menurut Taj Yasin, butuh kolaborasi dari berbagai pihak untuk mewujudkan pesantren ramah anak, termasuk dengan para pegiat sosial. 

“Ini harus dikolaborasikan dan pegiat-pegiat ini, harus diajak supaya menjadi utuh penanganannya di pesantren-pesantren,” katanya.

Pun demikian, lanjut Yasin, sebenarnya di pondok pesantren juga sudah diajarkan bagaimana mendidik anak, memberikan kasih sayang kepada anak, maupun pendampingan kepada anak.

Wali kota Semarang Agustina Ajak Mahasiswa Muhammadiyah Aktif Berorganisasi

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Agustina mengajak mahasiswa Muhammadiyah untuk aktif berorganisasi dan menjadi aktivis sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

Hal ini disampaikannya dalam Pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Semarang periode 2025-2026 di Aula Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang, Sabtu (15/3/2025).

Dalam sambutannya, Agustina menekankan bahwa pengalaman berorganisasi membentuk mental yang kuat dan siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Saya bersyukur, karena menjadi Wali kota Semarang, terlebih dahulu saya dipersiapkan secara mental, selama saya sekolah sampai kuliah, menjadi seorang aktivis,” katanya.

Menurutnya, pengalaman sebagai aktivis memberikan banyak pelajaran berharga, terutama dalam menghadapi tekanan dan tuntutan di dunia kerja maupun kehidupan sosial.

“Tanpa pengalaman menjadi aktivis itu, mental saya akan rontok, ketika saya menghadapi orang tidak kenal menyerang saya,” ujarnya.

Dirinya menegaskan bahwa mahasiswa Muhammadiyah memiliki kesempatan besar untuk membangun diri melalui organisasi seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau IMM.

“Mumpung masih muda dan ada wadah seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini, manfaatkan kesempatan ini untuk mengeksplor. IMM memiliki jaringan yang luar biasa dan organisasi yang sangat kuat,” tambahnya.

Agustina juga memberikan apresiasi tinggi kepada Muhammadiyah sebagai organisasi yang memiliki sejarah panjang dalam membangun bangsa, termasuk dalam bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan. 

“Muhammadiyah itu memiliki kekayaan yang tidak dimiliki oleh organisasi lain. Ini sangat kuat. Memiliki sejarah yang sangat berharga untuk dieksplor,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan bahwa masa mahasiswa adalah periode belajar yang berharga. “Usia ini, learning period ini, orang belajar boleh salah, orang belajar boleh tidak tahu. Maka gunakan ini, mumpung belum pada waktu yang harus bertanggung jawab,” pesannya.

Sebagai penutup, Agustina menegaskan bahwa mahasiswa harus memanfaatkan waktu dengan baik untuk mengembangkan diri, baik melalui organisasi maupun pembelajaran di luar kelas.

“Nanti kalau sudah lulus, sudah jadi pegawai, sudah punya keluarga, masa indah ini akan berlalu. Maka pesan saya yang terakhir, have fun. Jangan lupa bahagia,” pungkasnya.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah merupakan organisasi otonom Muhammadiyah, yang memiliki peran penting dalam membina mahasiswa baik di Perguruan Tinggi Muhammadiyah maupun universitas lainnya.

Pada acara tersebut, Inas Jordi Purnomo resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang IMM Kota Semarang menggantikan Sayyidin Jaya Negara. Dengan kepengurusan baru ini, diharapkan IMM Kota Semarang semakin maju dan berkontribusi dalam pengembangan mahasiswa serta masyarakat.

Pemprov Jateng Kolaborasi Dengan 44 Perguruan Tinggi Percepat Capaian Program

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan berkolaborasi dengan 44 perguruan tinggi di wilayahnya, untuk mempercepat capaian program yang dicanangkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin. 

Rencananya, kolaborasi itu akan dimulai dengan acara penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerjasama dengan 44 perguruan tinggi se-Jawa Tengah di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada 17 Maret 2025. 

Kesepakatan bersama ini akan dilakukan oleh Gubernur Jateng dengan 35 rektor/direktur perguruan tinggi. Sedangkan penjanjian kerjamasanya akan dilakukan oleh Sekreteris Daerah (Sekda) Jateng dengan 44 Wakil Rektor/Dekan/Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) perguruan tinggi.

“Ini arahan dari Gubernur kita, untuk melibatkan semua pihak dalam menyelenggarakan pembangunan di Jawa Tengah,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, di Semarang, Minggu (16/3/2025).

Ia menyampaikan, terimakasih kepada perguruan tinggi yang sudah bersedia untuk kolaborasi membangun Jawa Tengah.

Setali tiga uang, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Provinsi Jateng, Zulkifli Gayo mengatakan, Pemprov Jateng menyediakan 29 program dalam kerjasama ini, dengan masa waktu mulai dari 2025 hingga 2029. 

Program-program itu diantaranya penurunan angka stunting, pendampingan usaha mikro kecil menengah, pendampingan desa wisata, penguatan wawasan kebangsaan dan pendidikan moderasi beragama, pelatihan konten kreator untuk desa wisata, dan lainnya.

“Dalam mengakselerasi program, Pemprov Jateng tidak bisa hanya bekerja sendiri, tapi juga butuh peran dan keterlibatan stakeholder lain, termasuk perguruan tinggi,” ujarnya. 

Banyak hal yang bisa dilakukan oleh perguruan tinggi dalam upaya percepatan program-program Pemprov Jateng, diantaranya dengan membuat desain Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M) mengenai program yang dituju, kuliah kerja nyata (KKN), penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kepada masyarakat, dan sebagainya.

Ditambahkan dia, setiap perjanjian kerjasama memiliki tergat capaian masing-masing, sehingga kerjasamanya lebih terukur. Masing-masing program juga akan dikerjakan dengan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemprov Jateng.

Purwokerto Half Marathon 2025 Resmi Diluncurkan, Targetkan 8.000 Pelari 

SEMARANG (lensasemarang.com) – Gelaran Purwokerto Half Marathon akan kembali dihelat tahun ini, setelah mendulang sukses pada penyelenggaraan tahun 2024. Rencananya, event tahunan ini akan digelar kembali pada 11 Mei 2025. 

Event tersebut telah diluncurkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno, di gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Sabtu (15/3/2025).

Peluncuran itu dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Banyumas, serta perwakilan dari sejumlah komunitas runners (pelari). 

“Tahun kemarin pesertanya 3.300 pelari, tahun ini kita target bisa 8.000 pelari. Panitia sudah menyiapkan segala sesuatunya,” kata Sumarno di sela acara peluncuran.

Target itu dialokasikan untuk empat kategori, meliputi Half Marathon (21K), 10 K, 5 K, dan 3 K untuk para pemula dan anak-anak.

Sebagai informasi, Purwokerto Half Marathon yang diselenggarakan oleh Pemprov Jateng bersama Pemkab Banyumas ini sebagai salah satu seri sport tourism, khususnya cabang olahraga maraton. 

Event itu melengkapi event-event yang sudah lebih dulu ada, seperti Borobudur Marathon, Sikap Rogo trail run di Tawangmangu, dan juga trail run di Dieng.

Sumarno menyatakan, berbagai persiapan akan dilakukan untuk menyambut event tersebut antara lain, sterilisasi jalan, pengamanan di jalan, dan tidak kalah penting adalah persiapan untuk para pelari. 

“Kunci dari event ini adalah kenyamanan bagi pelari. Teman-teman bisa lari dengan nikmat, tidak terganggu dari hiruk pikuk sekitarnya, dan tidak mengganggu masyarakat yang lain,” ujarnya.

Sumarno menambahkan, event ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan memasyarakatkan olahraga. Selain itu juga untuk promosi pariwisata, dan peningkatan perekonomian daerah.

Sebab, daerah Purwokerto memiliki potensi dan destinasi wisata yang melimpah. Diharapkan nanti akan banyak masyarakat luar Jateng yang ikut memeriahkan event, berwisata, dan berbelanja di Purwokerto. Sebab, sektor konsumsi menjadi salah satu penopang perekonomian di Jawa Tengah.

Race Director Purwokerto Half Marathon 2025, Roni Yuliananto Kurniawan mengatakan, rute tahun ini sama dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya. Titik start dan finish berada di Menara Teratai Purwokerto. Ada empat kategori, tiga di antaranya adalah lomba dan satunya fun run.

Rencananya, komposisi peserta dari kategori 21 K sebanyak 1.000 pelari, sebanyak 2.000 pelari untuk kategori 10K, kemudian 3.000-3.500 pelari untuk kategori 5K. Sedangkan sisanya untuk kategori 3K. 

“Sejak kegiatan di-launching, sudah ada 500 pendaftar,” kata dia.

Agustina-Iswar Sampaikan Kebijakan Pembangunan Kota Semarang Pada Musrenbang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pokok-pokok kebijakan pembangunan Kota Semarang di bawah kepemimpinan Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti dan Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin disampaikan pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2026

Wali Kota Agustina diwakili Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin menghadiri Musrenbang tingkat kecamatan tahun 2026 di Kecamatan Semarang Timur dan Semarang Tengah, Jumat (14/3/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Iswar menyampaikan sejumlah arahan terkait pokok kebijakan pembangunan Kota Semarang di bawah kepemimpinan Agustina-Iswar

“RKPD 2026 merupakan awalan mewujudkan visi 2025- 2029 sebagai Kota semarang yang menjadi pusat ekonomi yang maju, berkeadilan sosial, lestari dan inklusi. Ibu Wali Kota menugaskan kepada saya menyampaikan arahan dari Pemkot Semarang tentang rencana penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kota Semarang 2026,” katanya.

Pokok Kebijakan Pembangunan Kota Semarang di bawah kepemimpinan Wali Kota Agustina dan Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin:

  1. Semarang Bersih

Fokus pengelolaan sampah menuju Kota Semarang bersih dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat. Semangat Semarang Bersih mengajak semua masyarakat untuk ikut andil dalam melakukan pilah sampah,dari titik terkecil yakni rumah tangga.

Sampai hari ini, TPA Jatibarang yang punya luasan 20 hektar sudah penuh. Padahal ada 1.000 ton sampah Kota Semarang yang harus terbuang ke TPA Jatibarang tiap harinya. Sehingga ke depan. Pemkot Semarang bersama-sama masyarakat dan stakeholder terkait perlu menangani persoalan sampah dari hulu ke hilir.

  1. Pendidikan yang berkeadilan.

Ini adalah sebuah semangat bahwa semua harus dapat sekolah. Jika ada yang tidak diterima di sekolah negeri maka akan diberikan beasiswa, terutama untuk pelajar yang orang tuanya tidak mampu membiayai anaknya sekolah di swasta.

  1. Infrastruktur yang terawat, merata, dan fungsional.

Kebijakan pembangunan ini berfokus pada penanganan infrastruktur yang mengalami kerusakan, akan segera dilakukan perbaikan. Seperti jalan rusak, drainase, talud, saluran, dan jembatan.

“Apalagi dalam waktu dekat Lebaran, kita berharap infrastuktur, terutama jalan-jalan rusak akan segera kita perbaiki. Dan InsyaAllah sebelum Lebaran, jalan berlubang sudah bisa tertutup,” tegasnya.

  1. Semarang Sehat

Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penambahan kuota UHC dan penambahan kuota BPJS Ketenagakerjaan.

“Bagi kami, Agustin Iswar persoalan pendidikan, kesehatan dan infrastuktur adalah persoalan salah satu penunjang agar pertumbuhan ekonomi, derajat pendidikan derajat kesehatan dan derajat infratsuktur akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Kita ingin sesaui janji kampanye Agustin Iswar, APBD sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” terangnya.

  1. Mewujudkan Semarang Inklusif melalui pembangunan zona aktifitas gratis untuk kegiatan masyarakat beserta support sistemnya. Serta pendirian Rumah Inspirasi untuk pemerlu layanan konseling kesehatan mental dan anak berkebutuhan khusus.

Iswar menambahkan kegiatan pembangunan di 2026 harus dirumuskan secara efektif dan efisien namun memiliki multi efek. Kegiatan yang dilaksanakan fokus pada penyelesaian dan harus memiliki dampak yang luas, yang dapat dirasakan dalam masyarakat di berbagai aspek kehidupan

“Kami juga menyampaikan bahwa kami berkomitmen untuk memenuhi apa yang sudah menjadi visi dan misi kami, yang akan dimulai pada tahun ini juga. Termasuk yang sudah ditunggu- tunggu, yaitu terkait dengan operasional RT dan RW. Untuk itu kami berharap adanya sinergi dari seluruh stakeholder serta dukungan dari masyarakat untuk mewujudkan visi dan misi kami,” pungkas dia.

Citroën Luncurkan New C3 Aircross SUV dan New C3 di Kota Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Selain peresmian Citroën Experience Center, Citroën juga meluncurkan dua produk terbarunya di Kota Semarang pada Jumat (14/3/2025) dengan pembaruan fitur yang lebih inovatif. 

Kedua mobil terbaru Citroën itu adalah New Citroën C3 Aircross SUV dan New Citroën C3.

New Citroën C3 kini dilengkapi dengan kunci flip, layar TFT 7 inci, hingga pilihan warna baru Cosmo Blue, sedangkan New Citroën C3 Aircross SUV dilengkapi dengan Center Console with AC and dual quick charge USB, power window di seluruh sisi pintu, hingga 6 airbags untuk menjawab kebutuhan mobilitas konsumen di Indonesia.

New Citroën C3 dengan transmisi manual di Kota Semarang, yang kini hadir dengan pembaruan fitur dan warna yang lebih menarik. Dari sisi eksterior, New Citroën C3 kini tersedia dalam warna baru Cosmo Blue, yang memberikan tampilan segar dan elegan. 

Desain khas Citroën yang modern dan dinamis tetap dipertahankan, dilengkapi dengan detail fungsional seperti kunci flip yang praktis untuk memudahkan pengoperasian.

Pada bagian interior, New Citroën C3 menghadirkan berbagai penyegaran untuk meningkatkan kenyamanan dan pengalaman berkendara. Tampilan cluster meter kini semakin futuristik dengan layar TFT 7 inci yang menampilkan berbagai indikator kendaraan, dan kenyamanan semakin maksimal dengan power window di seluruh jendela yang dapat dikontrol baik dari sisi pengemudi maupun masing-masing pintu.

Selain itu, model ini tetap didukung dengan head unit infotainment system melalui layar SmartCar Touchscreen 10 inci dengan warna baru sand khaki yang menawarkan konektivitas Android Auto™ dan Apple CarPlay® secara wireless memungkinkan pengendara dan penumpang tetap terhubung dengan mudah selama perjalanan.

New Citroën C3 juga mempertahankan fitur unggulan yang menjadi ciri khas Citroën, termasuk suspensi flying carpet ride yang dirancang untuk meredam guncangan di jalanan bergelombang.

Fitur ini memberikan pengalaman berkendara yang mulus dan stabil, cocok untuk berbagai kondisi jalan di Indonesia. Kombinasi teknologi dan kenyamanan ini menjadikan New Citroën C3 sebagai kendaraan yang tidak hanya tangguh tapi juga memberikan rasa percaya diri di setiap perjalanan.

Dengan seluruh pembaruan tersebut, New Citroën C3 dibanderol dalam dua varian harga, opsi 1 ditawarkan dengan harga Rp196.900.000 dengan bebas biaya servis selama 1 tahun/10.000 km, serta opsi 2 seharga Rp201.900.000 dengan bebas biaya servis hingga 4 tahun/50.000 km (OTR Semarang).

Khusus 200 pembeli pertama, akan mendapatkan berbagai keuntungan mulai dari free potongan bensin senilai Rp10 juta, free accessories package, dan free kaca film.

Selain itu, mobil ini tersedia dalam 10 pilihan warna, yakni 4 warna monotone seperti Polar White, Steel Grey, Platinum Grey, Cosmo Blue, serta 6 pilihan dual-tone body color, di antaranya Polar White body with Platinum Grey roof, Polar White body with Cosmo Blue roof, Steel Grey body with Cosmo Blue roof, Steel Grey body with Polar White roof, Platinum Grey body with Polar White roof, dan Cosmo Blue body with Polar White roof.

Warna aksen pada bagian foglamp juga tersedia dalam 2 paket dengan 5 pilihan warna, di antaranya adalah Vibe Pack, yang terdiri dari Polar White, Platinum Grey, Steel Grey, dan Cosmo Blue, serta Elegance Pack dengan warna Chrome, hadir untuk memberikan nuansa mobil yang lebih berkarakter.

New Citroën C3 Aircross SUV

New Citroën C3 Aircross SUV hadir dengan berbagai penyegaran fitur yang semakin memperkuat posisinya sebagai SUV 7-seater dengan tagline 

“Kenyamanan Terbaik di Kelasnya.” Kendaraan ini kini menggunakan LED projector pada lampu depan yang lebih modern, outside retractable mirror, serta kunci flip yang praktis.

Desain ini mencerminkan kesan dinamis dan praktis, menjadikannya kendaraan yang ideal bagi gaya hidup keluarga Indonesia.

Mengutamakan kenyamanan dan teknologi mutakhir, New Citroën C3 Aircross SUV juga meningkatkan pengalaman berkendara melalui berbagai pembaharuan pada sisi interior.

Kendaraan ini kini dilengkapi dengan power window di seluruh jendela yang dapat dikontrol dari sisi pengemudi maupun di tiap pintunya, AC digital untuk kenyamanan maksimal di dalam kabin, serta konsol tengah besar yang tidak hanya menyediakan ruang penyimpanan lebih banyak, tetapi juga dilengkapi dual quick charge USB port dan ventilasi AC untuk penumpang baris kedua.

Kabin kendaraan ini tetap menghadirkan keunggulan khas Citroën, seperti ruang yang kedap suara untuk menciptakan ketenangan layaknya seperti di dalam kepompong, serta kursi yang empuk dan nyaman dengan material premium, untuk kenyamanan optimal di setiap perjalanan.

Demi memastikan keamanan terbaik, Citroën menyematkan sejumlah fitur keselamatan penting pada New Citroën C3 Aircross SUV.

Beberapa diantaranya adalah fitur keselamatan ISOFIX untuk pemasangan kursi balita, serta 3-point seatbelt pada baris kedua, serta 6 airbags.

Kendaraan ini juga dilengkapi dengan Reverse Parking Camera dan Tire Pressure Monitoring System (TPMS) untuk memastikan keamanan ekstra dalam setiap perjalanan.

New Citroën C3 Aircross SUV dipasarkan dengan harga mulai dari Rp300.900.000 (OTR Semarang) dan tersedia dalam 10 pilihan warna diantaranya 4 warna monotone, yakni Polar White, Steel Grey, Platinum Grey, Cosmo Blue, serta 6 pilihan dual-tone body color seperti Polar White body with Platinum Grey roof, Polar White body with Cosmo Blue roof, Steel Grey body with Cosmo Blue roof, Steel Grey body with Polar White roof, Platinum Grey body with Polar White roof dan Cosmo Blue body with Polar White roof.

Kombinasi desain, teknologi, dan kenyamanan menjadikan SUV ini pilihan sempurna bagi keluarga aktif dan dinamis.

“Peluncuran New Citroën C3 dan New Citroën C3 Aircross SUV dengan fitur-fitur baru di kota Semarang adalah bagian dari komitmen Citroën untuk memenuhi kebutuhan mobilitas konsumen di Indonesia. Kedua kendaraan ini dirancang untuk memberikan kenyamanan, keamanan, dan performa optimal di berbagai kondisi jalan. Kami percaya bahwa produk-produk ini akan menjadi solusi mobilitas yang andal bagi keluarga modern dan para pengemudi aktif,” kata Ferdinan Hendra selaku Sales & Marketing Division Head Citroën Indonesia.

Dengan semua keunggulan yang ditawarkan, New Citroën C3 Aircross SUV semakin memperkuat eksistensinya di pasar otomotif Indonesia, memberikan solusi mobilitas yang inovatif dan berorientasi pada kenyamanan pelanggan.

Perkuat Pasar Di Kota Semarang, Citroën Resmikan Experience Center Setiabudi

SEMARANG (lensasemarang.com) – Melanjutkan komitmen untuk menghadirkan layanan purnajual berkualitas, PT Indomobil National Distributor selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Citroën di Indonesia hari ini meresmikan Citroën Experience Center di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Hadir dengan fasilitas yang lengkap, dengan mengusung konsep 3S (sales, service, and spare parts) untuk memberikan pengalaman terbaik kepada para konsumen dalam melakukan perawatan atau perbaikan kendaraan, test drive, maupun pembelian unit.

Citroën Experience Center di Setiabudi menjadi pusat layanan pelanggan terbaru, menyusul tujuh Citroën Experience Center yang telah lebih dulu hadir di Jakarta, Tangerang dan Bandung yang telah diresmikan pada tahun lalu.

Untuk memperkuat komitmennya di Indonesia, jaringan dealer Citroën kini tidak hanya terbatas di Jabodetabek, tetapi juga telah hadir di berbagai kota besar lainnya seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Bali, Medan, Palembang dan Makassar untuk memastikan layanan Citroën semakin mudah diakses oleh masyarakat di Tanah Air.

“Pembukaan Citroën Experience Center yang juga merupakan salah satu dari 22 dealer kami di Indonesia menjadi wujud komitmen Citroën dalam memberikan pelayanan terbaik yang mudah dijangkau konsumen. Dengan terus beradaptasi dan menerapkan standarisasi global, kami ingin masyarakat Indonesia dapat merasakan langsung pelayanan berstandar tinggi yang ditawarkan oleh Citroën,” ujar Tan Kim Piauw selaku CEO Citroën Indonesia.

Citroën Experience Center Setiabudi memiliki luas lahan lebih dari 4.200 m² dengan bangunan seluas 1.361 m² yang berlokasi di Jalan Setiabudi Nomor 144, Sumurboto, Banyumanik, Kota Semarang.

Diler ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang nyaman dan menyenangkan bagi pelanggan. Dengan desain yang terinspirasi dari kehidupan sehari-hari, lounge di Citroën Experience Center memadukan kenyamanan, inovasi, dan teknologi, serta menawarkan suasana yang menenangkan seperti di rumah. Pengunjung dapat menikmati suasana sambil melihat langsung berbagai fitur dari Citroën ë-C3 All Electric, Citroën C3 Aircross SUV dan Citroën C3, serta merasakan pengalaman berkendara khas Prancis melalui unit test drive yang lengkap.

Pusat layanan pelanggan ini dilengkapi dengan 12 area service bay, yang bertujuan untuk memastikan ketenangan pikiran para pemilik Citroën melalui layanan perawatan dan perbaikan kendaraan yang berkualitas serta tepat waktu.

Diler ini juga menyediakan fasilitas EV charging pile, memudahkan pemilik Citroën ë-C3 untuk melakukan pengisian daya.

Selain melayani service mobil di dealer, Citroën Experience Center Setiabudi juga menyediakan layanan bantuan darurat 24 jam (Emergency Road Assistant/ERA) yang dapat diakses melalui nomor 14023.

Citroën Experience Center Setiabudi buka setiap hari Senin-Jumat pukul 08.30-16.30 WIB. Khusus akhir pekan, jadwal operasional dealer dibuka mulai pukul 08.30-15.00 WIB.

Bagi konsumen yang ingin melakukan pendaftaran servis dapat menghubungi Service Booking di 024-76479103.