Home Blog Page 64

Mahasiswa S2 Kriminologi UI Ini Ikuti Seleksi SIPSS Polri: Motivasi Ungkap Kasus Sulit

SEMARANG (lensasemarang.com) – Musyaffa Rafdi (23), lulusan S1 Kriminologi Universitas Budi Luhur Jakarta yang sedang menempuh pendidikan S2 Kriminologi Universitas Indonesia (UI), tercatat sebagai salah satu calon siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Polri 2025.

Rafdi juga sarat prestasi taekwondo. Tercatat, pada tahun 2022 dia menyabet medali emas Jianguo Chinese Taipei Taekwondo Championship 2022.

Pemuda asal Jakarta Barat itu mengatakan impian menjadi polisi muncul sejak dia kuliah. Teman-teman di kampusnya banyak yang anggota Polri.

“Nah temen-temen saya di S-2 ini banyak dari kepolisian, ada pangkat kompol (komisaris polisi), ada AKP (ajun komisaris polisi), iptu (inspektur polisi satu) juga ada,” kata Rafdi saat ditemui di Gedung Werving Hoegeng Kompleks Akademi Kepolisian, Kota Semarang, Selasa (25/2/2025).

Dirinya mendapat banyak cerita tentang pengalaman memecahkan kasus dari anggota-anggota Polri tersebut. Dia lalu berpikir agar ilmunya bisa diterapkan langsung maka Polri adalah tempat yang tepat untuk dia berkarir.

“Sering berbagi pengalaman juga mereka di dalam kelas, jadi bener-bener termotivasi mendaftar di instansi yang sama kayak mereka (Polri), jurusan kriminologi juga erat sekali dengan kepolisian,” ujar Rafdi.

Juara Taekwondo

Selain Gold Medal Jianguo Chinese Taipei Taekwondo Championship 2022, Rafdi juga meraih Gold Medal Friendship (Internasional) Ukraine Taekwondo Championship 2021. Kemudian meraih Gold Medal Bandung Internasional E-Poomsae Tournament 2021.

Rafdi menyabet Silver Medal Taekwondo Bharaduta Cup Polri (Nasional) 2021, dan juga Silver Medal Best of The Best Kartika X Challenge Taekwondo 2019.

Dirinya juga meraih Bronze Medal di Maluku Nasional Virtual Poomsae Taekwondo (Nasional) 2021. Pada 2019, Rafdi mendapat Bronze Medal Piala Kemenpora RI – The Kick Indonesia Taekwondo Championship. 

“Kalau di taekwondo saya lebih ke seni beladirinya (Poomsae) bukan fighting,” kata Rafdi.

Prestasinya ini juga yang membuat Rafdi selalu mendapat beasiswa dari SMP hingga kuliah Sarjana, meski sudah diterima lewat jalur prestasi, bukan berarti akademik dan prestasinya tak dipantau.

“Jadi jalur prestasi itu bebas milih sekolah ternama di Jakarta,” jelas dia.

Rafdi mengatakan ada batasan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) dan medali kejuaraan yang harus diraih agar dia tetap menerima beasiswa. Jika dalam satu semester dia tak menorah prestasi, maka dia harus membayar sendiri uang kuliah.

“Kalau medali emas satu, kalau perak dua medali. Ada batasan IPK juga. Kalau di semester kita nggak punya prestasi kejuaraan atau pertandingan, ya bayar sendiri (kuliahnya) di semester itu,” terang Rafdi.

Wagub Jateng Targetkan Program Yankes Paripurna Terealisasi Pada 2025

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menargetkan Program Pelayanan Kesehatan (Yankes) Paripurna di wilayahnya mampu terealisasi pada 2025 sekaligus ingin memastikan seluruh masyarakat miskin mendapat asuransi kesehatan gratis.

“(Pelayanan Kesehatan Paripurna) ini, tahun 2025 harus segera kita laksanakan,” kata Wagub saat rapat dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kantor Dinkes Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa (24/2/2025).

Tujuan dari program Yankes Paripurna ini, lanjut Yasin, adalah memberikan jaminan kesehatan berupa asuransi untuk masyarakat miskin.

Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini mendorong kepada BPJS Kesehatan melakukan verifikasi data warga yang hingga kini belum tercatat sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

“Ini harus kita intervensi. Sehingga tidak ada keluhan lagi (dari) masyarakat yang tidak mampu, tidak bisa mengakses kesehatan ke rumah sakit,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Yasin juga menyoroti penumpukan pasien di sejumlah fasilitas kesehatan. Ia mengapresiasi rumah sakit umum milik provinsi yang telah melaksanakan fast-track dan mengampu sejumlah rumah sakit daerah tipe C-D.

Ia juga mengapresiasi rumah sakit swasta yang telah melakukan hal serupa. Harapannya ke depan, rumah sakit mengampu memberikan pelayanan fast-track hingga tingkat puskesmas.

“Artinya (pelayanan kesehatan) masyarakat tidak boleh numpuk di salah satu rumah sakit, mereka harus mendapat pelayanan (kesehatan) yang paripurna,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Deputi Direksi Wilayah VI BPJS Kesehatan, Yessi Kumalasari siap melaksanakan arahan yang disampaikan oleh Wagub Jateng Taj Yasin.

“Kami tentu akan menyelaraskan program ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dilantik Plh Gubernur Jateng, TP PKK Siap Dukung Wali Kota Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Tim Penggerak PKK Kota Semarang serta Pembina Posyandu resmi dilantik oleh Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, bersama dengan TP PKK dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Acara pelantikan digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (24/2/2025). Dengan kepengurusan baru, TP PKK Kota Semarang berkomitmen untuk mendukung sepenuhnya program kerja Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua TP PKK Kota Semarang, Lies Iswar Aminuddin, yang juga menjabat sebagai Pembina Posyandu Kota Semarang, menyatakan bahwa setelah pelantikan ini, pihaknya akan segera menyusun kepengurusan dan program kerja yang selaras dengan kebijakan TP PKK Provinsi maupun kebijakan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng.

“Program kita yang utama saat ini sesuai dengan kebijakan Ibu Wali Kota, yaitu upaya bersih-bersih. Kami akan melaksanakan pilah sampah, melakukan pembinaan untuk pencegahan stunting, serta memperkuat koordinasi dengan tim pembina kecamatan maupun kelurahan dalam pelaksanaan kegiatan Posyandu,” jelas istri Wakil Wali kota Semarang tersebut.

Lies menambahkan bahwa program kerja yang akan dijalankan tetap mengacu pada 10 program pokok PKK, seperti pangan, sandang, dan tata laksana rumah tangga.

Selain itu, TP PKK Kota Semarang akan turut serta dalam program prioritas pemerintah kota, termasuk kebersihan dan pengelolaan sampah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, menyambut baik pelantikan ini dan berharap TP PKK dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini pelantikan Ketua TP PKK Kota Semarang berbarengan dengan pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah lainnya. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat kita, membawa kesejahteraan yang hakiki, masyarakat yang bahagia,” ujarnya.

Menurut dia, tugas TP PKK kini semakin bertambah dengan adanya peran sebagai pembina Posyandu.

“Posyandu ada enam tugas pokok, mudah-mudahan dari keenam itu kita dapat merealisasikan,” katanya.

Sementara itu, Plh Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, dalam sambutannya menekankan pentingnya TP PKK untuk keluar dari zona nyaman dan berinovasi dalam program-programnya.

“PKK dalam lima tahun ke depan harus berani keluar dari zona nyaman. Punya program-program yang inovatif dan bisa diadopsi di 35 kabupaten/kota. Supaya kesejahteraan masyarakat dapat kita tanggulangi dan tangani bersama-sama,” pesannya.

Dengan pelantikan ini, TP PKK Kota Semarang siap menjalankan berbagai program kerja demi mendukung kebijakan Wali Kota dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Bandara Ahmad Yani Semarang Bangun Tanggul-Normalisasi Saluran Air Cegah Banjir

SEMARANG (lensasemarang.com) – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang melaksanakan Proyek Pekerjaan Penanggulangan Banjir Sisi Udara Tahap II, yang bertujuan untuk mencegah terjadinya bencana banjir di sisi udara bandara yang dapat mengganggu kegiatan operasional bandara.

Luasan pelaksanaan proyek penanggulangan banjir tersebar di beberapa area sisi udara yakni pembuatan tanggul di ujung runway 13 sepanjang kurang lebih 700 meter, ⁠normalisasi dan peningkatan kapasitas saluran sisi udara sepanjang kurang lebih 690 meter, serta pengadaan pompa banjir sebanyak 9 unit.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan operasional bandara tetap berjalan lancar, serta salah satu upaya untuk pencegahan banjir di sekitar area sisi udara bandara.

Ia menjelaskan bahwa proyek ini dikerjakan oleh kontraktor PT. Beton Budi Mulya dengan metode meningkatkan kapasitas saluran, rumah pompa dan pembangunan tanggul perimeter yang diharapkan dapat mengurangi risiko genangan di landasan pacu dan apron.

“Proyek ini ditargetkan selesai dalam kurun waktu satu tahun,” katanya.

Pelaksanaan Proyek Pekerjaan Penanggulangan Banjir Sisi Udara Tahap II Di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dilaksanakan di Pagar Perimeter Timur Water Ponding Stasiun Pompa P6 Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, ditandai dengan Seremonial Peletakan Batu Pertama oleh General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada dan Komandan Pangkalan Udara Utama TNI Angkatan Darat (Lanumad) Kolonel CPN Yusuf Adi Puruhita, pada pukul 09.30 WIB.

Adapun dalam upaya pencegahan Banjir di sekitar Bandara PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang juga telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti Pemerintah dan Lanumad Ahmad Yani yang saat ini telah melakukan pengerukan di Kali Silandak dan Kali Siangker, selain itu juga menambah rumah pompa.

Sebagai informasi pada awal tahun 2025, pada bulan Januari dan Februari, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang mencatat sebanyak 287.509 pergerakan penumpang, jumlah ini meningkat sebesar 20% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang lalu yang hanya mencapai 240.395 penumpang.

Sementara jumlah pergerakan pesawat meningkat sebesar 12%, yakni dengan jumlah pergerakan sebanyak 2.258 pesawat (Take Off/Landing) meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024 yang hanya sebanyak 2.023 pergerakan pesawat.

Jumlah angkutan kargo udara juga melonjak, mengalami kenaikan sebesar 39% dengan total kargo seberat 2.897.561 Kg, yang pada periode tahun 2024 hanya sebesar 2.081.400 Kg Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang selama kurun waktu tahun 2023 s.d. 2024 juga telah menerima beberapa penghargaan yakni Juara 1 dalam Lomba Berbasis Masyarakat bertemakan “LAMPAH KITA” Kelola Sampah Di Lingkungan Kita Tahun 2023 Tingkat Kota Semarang,

Best Airport of 2 to 5 Million Passengers in Asia-pacific, Airport Service Quality Awards (ASQ) Tahun 2023 penghargaan Level 2 of the Airport Customer Experience Accreditation programme, Penghargaan Bandar Udara Sehat 2024 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemudian, Sertifikat Greenship Building Kategori “Gold” dari Green Building Council Indonesia (GBCI) tahun 2024, Penghargaan Efisiensi Energi Nasional Tahun 2024, dari kementerian ESDM, Penghargaan EBTKE Tahun 2024 Bidang Efisiensi Energi Kategori Gedung Hemat Energi Bu Kategori Gedung Hijau Besar dari Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konverasi Energi.

Tiga Calon Ketua HIPMI Kota Semarang Siap Bertarung di Muscab

SEMARANG (lensasemarang.com) – Organisasi para pengusaha muda yang tergabung Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Semarang akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V dalam waktu dekat.

Salah satu agenda dalam Muscab adalah pemilihan calon ketua yang akan memimpin organisasi para pengusaha muda di Kota Semarang ini.

Tahapan Muscab saat ini sedang memasuki tahap verifikasi setelah proses pendaftaran bakal calon ketua resmi ditutup pada Jumat, (21/2/2025).

Muncul tiga nama yang diprediksi maju sebagai bakal calon Ketua HIPMI Kota Semarang Periode 2025-2028.

Ketiga nama tersebut yaitu, M. Sunarmahdi W (Mas Tito), Oldy Ardhana (Oldy) dan Cahyo Adhi Widodo (Cahyo).

Menurut Ketua Steering Committee (SC) Muscab ke-V HIPMI Kota Semarang, Ari Yulianto, ajang ini menjadi momentum penting para pengusaha muda untuk menentukan pemimpin baru dan juga diharapkan menjadi momentum regenerasi yang membawa semangat baru bagi HIPMI Kota Semarang.

“Ketiga bakal calon tersebut kini memasuki tahap verifikasi dokumen. Proses ini penting guna memastikan semua persyaratan terpenuhi sebelum pengumuman resmi nama-nama calon Ketua Umum BPC HIPMI Kota Semarang yang akan bertarung di Muscab nanti,” katanya.

Dengan munculnya tiga nama kandidat yang akan maju dalam kontestasi, diharapkan Muscab ke-V HIPMI Kota Semarang semakin menarik.

Adapapun pngumuman resmi kandidat yang lolos verifikasi, akan dilakukan dalam lima hari ke depan.

Cahyo Janji Rangkul Pelaku Usaha dari Nol

Dari tiga nama bakal calon ketua, terdapat nama seorang pengusaha muda, yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Cahyo Adhi Widodo (Cahyo).

Namanya semakin menguat setelah mendapat banyak dukungan, mulai dari anggota dan pengurus HIPMI Kota Semarang terdahulu hingga dukungan dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal itu terlihat saat ia mendaftar dan mengembalikan berkas pendaftaran dengan ditemani para pendukung hingga rekan kerjanya.

“Pertama saya ucapkan terima kasih atas dukungan yang terus mengalir. Terkait visi misi, saya ingin menjadikan HIPMI sebagai rumah perjuangan pengusaha muda Kota Semarang. Saya juga ingin HIPMI bisa jadi acuan bahwa pengusaha muda harus berorganisasi,” ujarnya usai mengembalikan berkas pendaftaran di lobby Hotel Oak Tree, Jumat (21/2/2025).

Politisi muda Partai Golongan Karya ini berprinsip, akan menjunjung tinggi asas kebermanfaatan, khususnya bagi para pengusaha muda di Kota Semarang yang siap untuk tumbuh sukses dan berkembang. Dia juga menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah kota dan membawa para pengusaha dari luar daerah untuk berinvestasi di Kota Semarang.

“Saat ini saya masih aktif di HIPMI Kota Semarang sebagai Wakil Ketua Bidang Perhubungan dan BUMN, dan selama ini banyak aspirasi yang masuk, terutama dari kalangan pengusaha muda dan pelaku UMKM yang berharap adanya inovasi dan kemudahan akses terhadap modal, pasar serta peluang usaha di era digital,” ujarnya.

Ia mengemukakan, Kota Semarang memiliki potensi untuk dikembangkan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kota seperti sektor pariwisata, UMKM, industri makanan atau kuliner, sektor infrastruktur dan sektor penting lainnya.

“Oleh karenanya jika nanti saya terpilih, akan merangkul pelaku UMKM, mulai dari nol hingga mendapat bantuan dari pemerintah kota. Selain itu juga mengajak para pengusaha muda yang selama ini belum terwadahi, membenahi sistem keanggotaan dan membangkitkan lagi sinergi dengan pemerintah kota agar HIPMI dilibatkan dalam berbagai event, seperti Semarang Business Forum (Sembiz) dan program kewirausahaan Pemkot Semarang,” kata Cahyo.

Seperti diketahui, selain menjadi anggota DPRD dan pengurus HIPMI, Cahyo Adhi Widodo juga masih aktif sebagai Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Genuk dan pernah menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Genuk.

Hadiri Gebyuran Bustaman, Ini Janji Iswar Aminuddin Kembangkan Pariwisata Kota Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin menghadiri rangkaian acara Gebyuran Bustaman di Kampung Bustaman, Purwodinatan, Semarang Tengah, pada Sabtu (22/2/2025).

Dalam agenda pertunjukan Fashion Show “Suka Cita Bustaman”, yang diinisiasi oleh Kolektif Hysteria bersama Anggota DPR RI Komisi VII, Samuel Wattimena dan warga setempat tersebut, Iswar Aminuddin memberikan pernyataannya untuk perkembangan pariwisata di Kota Semarang.

Dirinya menegaskan bahwa upaya pengembangan sisi pariwisata tersebut, merupakan salah satu visi misi Pemerintah Kota Semarang pada periode kepemimpinan Agustina Wilujeng dan dirinya.

“Kami, Bu Agustin-Iswar, akan terus berupaya agar Kota Semarang bisa berkembang, termasuk sisi pariwisatanya,” kata Iswar.

Ia menjelaskan bahwa upaya tersebut dapat ditempuh melalui tiga tahap. Yakni dukungan untuk akses permodalan, akses pendampingan dan akses pemasaran.

“Akses pendamping, akses permodalan, akses pemasaran itu kan tiga pilar dalam pengembangan usaha, termasuk dalam bidang pariwisata,” ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap para panitia Gebyuran Bustaman yang sudah masuk dalam agenda pariwisata tahunan Kota Semarang, bisa terus menjaga intensitas semangatnya. 

“Panitia harus tetap bersemangat,” ujarnya.

Upaya dukungan tersebut ditegaskan Iswar akan konsisten untuk dilakukan oleh pemerintah kota, sesuai visi-misi mereka.

Namun, ia tetap berharap adanya kolaborasi dari berbagai pihak dalam upaya mewujudkan kesuksesan pengembangan wisata di Kota Semarang.

“Sehingga semua, stakeholder maupun OPD, harus nyengkuyung. Jadi misalkan ada Desa Wisata, itukan bukan hanya tugasnya Dinas Pariwisata, tapi semua organisasi dan komunitas daerah harus terlibat dalam mengembangkan Desa Wisata di sana,” tambahnya.

Acara Fashion Show “Sukacita Bustaman” dalam rangakaian agenda Gebyuran Bustaman digelar pada pukul 14.00 WIB. Para desainer kondang yang terlibat selain Samuel Wattimena, ialah Yoyo Prasetio, Emmy Three, Dimas Mahendra, Sudarsa Suarsa, Elkana dan Tya Chandra.

Sedangkan modelnya sendiri tak hanya datang dari profesional, melainkan para warga asli Kampung Bustaman yang mengenakan busana dari para designer.

Setidaknya ada 29 model yang berjalan di sepanjang gang Kampung Bustaman, dan berfoto di lima titik lokasi.

Usia para model pun beragam. Mulai dari anak-anak, remaja, bahkan hingga para ibu-ibu yang terlihat antusias dalam gelaran tersebut.

Kolektif Hysteria Gandeng Samuel Wattimena Ramaikan Gebyuran Bustaman 2025

SEMARANG (lensaemarang.com) – Kolektif Hysteria kembali inisiasi Agenda Gebyuran Bustaman 2025, bersama para warga setempat yang akan digelar di Kampung Bustaman, Purwodinatan, Semarang Tengah, Kota Semarang, pada hari Minggu (23/2/2025).

Namun sebelum agenda puncak itu, berbagai rangkaian acara telah digelar. Salah satunya adalah Fashion Show “Sukacita Bustaman”, yang diadakan pertama kali untuk Gebyuran Bustaman ke-13.

Kolektif Hysteria menggandeng Anggota DPR RI, Komisi VII, Samuel Wattimena dalam gelaran Fashion Show yang melibatkan warga setempat tersebut.

“Pertama, terima kasih bahwa saya diajak oleh Adin dari Komunitas Hysteria untuk bisa bergabung mengadakan sebuah kegiatan di Kampung Bustaman,” kata Samuel Wattimena dalam sambutan acara.

Ajakan tersebut disambut dengan tangan terbuka oleh Samuel Wattimena, yang tak lain ialah seorang desainer. Ia lantas mengusulkan adanya fashion show.

Sebab, Kota Semarang telah dinobatkan sebagai Kota Fashion beberapa tahun lalu. 

“Beberapa tahun lalu, Kota Semarang ini sudah ditentukan sebagai Kota Fashion,” jelas Samuel Wattimena.

Oleh karenanya, ia merasa memiliki kewajiban untuk merealisasikan julukan tersebut.

“Jadi saya berkewajiban untuk mengisi kata “Kota Fashion” tersebut, menjadikannya betul-betul Kota Fashion,” tegas dia.

Samuel Wattimena lantas menegaskan, bahwa gelaran fashion show di kampung kota, merupakan wujud dari upayanya untuk menjadikan gelaran tersebut lebih inklusif.

“Dan fashion ini tidak boleh hanya menjadi konsumsi kaum elit, tapi fashion ini harus menjadi konsumsi masyarakat,” kata dia.

Oleh karenanya, ia berharap gelaran Fashion Show di Kampung Bustaman nantinya bisa lebih bisa diminati oleh berbagai kalangan usia dan jenis kelamin.

“Jadi saya berharap pancingan saya di Kampung Bustaman, yang ternyata pancingannya kena. Ibu-ibu antusias, anak-anak antusias, bapak-bapaknya yang masih saya tunggu untuk antusias,” harap Iswar sembari tertawa.

Acara Fashion Show “Sukacita Bustaman” dalam rangakaian agenda Gebyuran Bustaman digelar pada pukul 14.00 WIB.

Dihadiri pula oleh Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin yang baru saja resmi dilantik di Istana Kepresidenan pada hari Kamis (20/2/2025), lalu.

Para desainer kondang yang terlibat selain Samuel Wattimena, ialah Yoyo Prasetio, Emmy Three, Dimas Mahendra, Sudarsa Suarsa, Elkana dan Tya Chandra.

Sedangkan modelnya sendiri tak hanya datang dari profesional, melainkan para warga asli Kampung Bustaman yang mengenakan busana dari para designer.

Agenda Gebyuran Bustaman termasuk dalam Event Strategis, Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud) RI, melalui dukungan Dana Indonesiana.

Komikus Alumni DKV UNS ini Ikuti Seleksi SIPSS, Bisa Bahasa Jepang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Di antara ratusan calon siswa (casis) Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) tahun 2025, ada yang berangkat dari Sarjana Seni. Adalah Salma Putri Yuliani (24), perempuan berhijab yang jago membuat komik.

Salma, sapaannya, merupakan lulusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Prestasinya mentereng. Pada tahun 2021 dia adalah Juara 1 Lomba Komik Strip Olimpiade Mahasiswa UNS. Selain itu, Salma juga Finalis Kompetisi Komik di Jepang tahun 2024.

“Alhamdulillah, waktu juara satu di tingkat kampus, saya bikin komik soal motivasi diri. Tahun 2024, ada event komik di Jepang, saya ikut, jadi finalis,” kata Salma saat ditemui di Gedung Werving Hoegeng, Kompleks Akademi Kepolisian (Akpol), Kota Semarang, Sabtu (22/2/2025).

Salma yang lahir di Ungaran, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah itu pernah bekerja di sebuah perusahaan animasi sebelum memutuskan mendaftar sebagai anggota Polri melalui jalur penerimaan SIPSS. Salma juga menekuni olahraga Karate.

Hobi lainnya adalah belajar apapun tentang Jepang. Termasuk hobi menonton film anime Jepang. Dari situ, dia juga belajar bahasanya.

“Saya juga memahami Bahasa Jepang,” sambungnya.

Mengenai pendaftarannya di SIPSS tahun ini, Salma mendaftar di tingkat daerah di Polda Metro Jaya (PMJ). Sebabnya, saat bekerja di perusahaan pembuatan animasi, berada di Jakarta.

“Ini kali pertama mendaftar, alhamdulillah lolos seleksi tahap 1, ini masih mengikuti rangkaian tes berikutnya,” lanjut Salma.

Keinginannya menjadi anggota Polri mendapat dukungan orangtuanya, yang merupakan pekerja lepas. Teman-teman dan keluarga juga mendukung Salma. Kakeknya yang pensiunan Polri juga jadi salah satu semangat Salma untuk berjuang agar bisa diterima.

Salma juga ingin menepis stigma anak seni yang kerap dianggap urakan. 

“Kalau anak seni yang masuk Polri kan jarang ya, mungkin satu dua orang. Termasuk ini di angkatan (penerimaan) ini juga cuma ada 3 anak seni. Alhamdulillah saya bisa lolos sampai tahap ini,” kata Salma.

Sulung dari empat bersaudara ini berharap dirinya bisa lolos ke tahap selanjutnya. Ia ingin mengubah wajah Polri di mata masyarakat menjadi lebih baik lagi dengan bakat dan keahliannya itu.

“Saya ingin membuat komik cerita tentang perjuangan polisi, supaya masyarakat dan anak muda bisa lebih dekat dengan Polri. Saya juga katakan dalam pendaftaran ini saya tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis,” tegasnya.

Diketahui, pada Jumat 14 Februari 2025, ada 210 Casis SIPSS yang lolos di tingkat daerah kemudian berjuang di tingkat pusat. Lokasinya di Akpol. Rinciannya; 150 Casis Pria dan 60 Wanita.

Mereka mengikuti rangkaian seleksi. Pada Rabu (19/4/2025), ada eliminasi tahap 1, di mana ada 7 Casis yang dipulangkan karena Tidak Memenuhi Syarat (TMS) di Sidang Pemulangan Tahap 1. Terdiri 6 Pria dan 1 Wanita. Mereka tak bisa melanjutkan setelah dilakukan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) dan Uji Kesamaptaan Jasmani.

SIPSS merupakan jalur pendidikan khusus bagi lulusan D4, S1 maupun S2 untuk menjadi Perwira Pertama (Pama) Polri. Mereka akan melakukan serangkaian seleksi hingga 28 Februari 2025 merupakan Sidang Kelulusan Akhir dan Penyerahan ke Gubernur Akpol Lemdiklat Polri.

Band Sukatani yang Viral Bolehkan Bawakan Lagu Bayar Bayar Bayar, Polda Jateng : Bentuk Menghargai Ekspresi

SEMARANG – Polda Jateng menyatakan tidak melarang bank punk asal Purbalingga, Sukatani untuk bawakan lagu ‘Bayar Bayar Bayar’ ketika tampil di atas panggung. Meski dianggap kritikan keras terhadap institusi Polri, justru itu menganggap keterbukaan terhadap kebebasan berekpresi.

“Tidak ada pelarangan di panggung. Pada prinsipnya, kita menghargai mereka dalam berekspresi dan berpendapat. Ini menjadi masukan bagi Bapak Kapolri. Mereka adalah teman Bapak Kapolri,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, Jumat (21/2).

Tak hanya mengizinkan lagu “Bayar Bayar Bayar” dibawakan di atas panggung, Polda Jateng juga mempersilakan jika band tersebut ingin mengedarkan ulang lagu yang sebelumnya ditarik dari platform digital.

“Silakan saja jika ingin diedarkan lagi,” ungkapnya.

Sebelumnya Band Sukatani menjadi sorotan publik setelah dua personelnya, Ovi alias Twister Angel (vokal) dan AI alias Alectroguy (gitar), merilis video permintaan maaf kepada Polri atas lagu “Bayar Bayar Bayar”. Video tersebut diunggah di akun Instagram resmi @sukatani.band

Peringati HPSN, Wali Kota Semarang Siap Luncurkan Program Pilah Sampah Tingkat RT

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Kota Semarang berinisiatif meluncurkan program pilah sampah di tingkat RT sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan Kota Semarang yang bersih, sehat, dan nyaman bagi warganya.

“Sebentar lagi Pemkot Semarang akan meluncurkan program pilah sampah mulai dari tingkat RT,” kata Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat melakukan kegiatan resik-resik di Alun-Alun Pasar Johar, Kauman, Jumat (21/2/2025).

Agustina, sapaan akrab wali kota menyebutkan jika pihaknya akan merancang Kecamatan Semarang Tengah sebagai pionir atau role model dalam pelaksanaan program pemilahan sampah tersebut.

“Saya minta (Kecamatan) Semarang Tengah akan menjadi pusat percontohan untuk program pilah sampah di tingkat RT,” ujarnya.

Selain memberikan ucapan Hari Peduli Sampah Nasional, Agustina juga menyampaikan pesan agar masyarakat bisa mengubah sampah menjadi sesuatu yang berharga.

“Mari kita jadikan sampah sebagai sesuatu yang berharga, bukan sebagai buangan. Kita treatment dengan benar. Misal sampah kertas dikumpulkan bisa ditukar dengan uang. Sampah botol, sampah kaca, dan sampah organik pun sama jika diperlakukan dengan tepat bisa menghasilkan uang,” katanya.

Ia menambahkan, kunci keberhasian dalam pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan sampah di Kota Semarang dimulai dari pemilik sampah.

“Dari siapa? Dari titik terkecil, pemilik sampah yakni diri sendiri,” ujarnya.

Sebagai informasi, setiap tanggal 21 Februari, Indonesia memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menginisiasi HPSN sebagai bentuk refleksi atas tragedi longsornya gundukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah, Cimahi, Jawa barat pada tahun 2005 yang menelan banyak korban jiwa sekaligus menjadi momentum penting untuk mengajak seluruh elemen masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah demi masa depan yang lebih baik.

Tahun ini HPSN mengangkat tema “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih”. Pemerintah Kota Semarang pun turut mengambil bagian dalam peringatan HPSN 2025 dengan menggelar apel dan bersih-bersih Pasar Johar di alun–alun Masjid Agung Kauman yang melibatkan berbagai stakeholder dari aparatur pemerintah, masyarakat, pedagang, hingga komunitas.

Dengan adanya aksi ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung program pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Semarang.

“Kota Semarang itu penduduknya tidak hanya yang asli Kota Semarang, melainkan yang datang kemudian beraktivitas di Kota Semarang juga saya harapkan turut serta menjaga Kota Semarang bersih. Bersih itu maksudnya bebas dari sampah,” pungkasnya.