Home Blog Page 82

Resmikan PT Beurer Indonesia, Sekda Jateng Dorong Ekspor dan Penyerapan Tenaga Kerja

KENDAL (lensasemarang.com) – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno meresmikan perusahaan alat kesehatan asal Jerman, PT Beurer Indonesia Technology di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kabupaten Kendal pada Selasa (22/10/2024).

Dengan adanya perusahaan tersebut, dikatakan Sumarno, diharapkan mampu menyerap tenaga kerja sehingga mampu mengurangi angka pengangguran. 

Perusahaan ini juga diharapkan mampu memacu iklim investasi dan mendorong ekspor produk dalam negeri melalui pelabuhan di KEK Kendal. 

Sekda menjelaskan PT Beurer tidak hanya sebagai produsen alat-alat kesehatan, namun juga distributor di negara-negara Asia sehingga diharapkan mendorong percepatan pembangunan pelabuhan di KEK Kendal. 

“Mudah-mudahan ini mempercepat pemerintah pusat untuk merealisasi pembangunan pelabuhan di KEK Kendal,” ujarnya.

Menurut dia, keberadaan PT Beurer Indonesia juga berpotensi mempunyai multiplier effect bagi masyarakat sekitar, salah satunya melalui program corporate social responsibility (CSR).

Dengan begitu, mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Direktur Promosi Amerika-Eropa Kementerian Investasi Sri Endang Novitasari menyatakan, pihaknya sudah memfasilitasi PT Beurer dengan KEK sejak 2021 yakni mulai kunjungan untuk membandingkan dengan negara- negara lain di Asia, sampai akhirnya memilih Kabupaten Kendal.

Ia menyebut, PT Beurer Indonesia mempunyai potensi pasar yang besar, karena produk kesehatan dalam negeri baru mencakup 20 persen, sedangkan 80 persen alat-alat kesehatan masih tergantung dari impor. 

“Jumlah tenaga kerja yang terserap PT Beurer Indonesia sekitar 50-100 orang, karena mereka memang berteknologi tinggi dengan nilai investasi Rp179 miliar,” katanya.

Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Lucia Rizka Andalucia mengatakan, kehadiran PT Beurer di Kabupaten Kendal akan mendukung upaya pemerintah dalam memajukan industri kesehatan.

“Dengan adanya pabrik Beurer, diharapkan Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada produk impor dan meningkatkan produksi alat kesehatan secara mandiri,” ujarnya.

Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 8.000 meter persegi itu akan memproduksi berbagai alat kesehatan, seperti termometer, alat tensi, oximeter, lampu terapi, humidifier, timbangan, alat pijat, hingga personal care.

Usung Tema “Nasmoco Semua Ada” Pada GIIAS 2024, Nasmoco Pamerkan 6 Line Up Kendaraan

SEMARANG (lensasemarang.com) – Diler resmi Toyota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali memeriahkan gelaran pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 yang berlangsung di Muladi Dome, Kota Semarang, pada 23-27 Oktober 2024.

Nasmoco menempati Booth G dengan luas 270 meter persegi dan mengusung tema “Nasmoco Semua Ada” yang menghadirkan jajaran produk lengkap, termasuk produk-produk unggulan terbaru yang menyasar anak muda dengan tampilan sporty, mobil keluarga hingga mobil niaga.

Nasmoco juga menampilkan layanan mobilitas yang dibalut dalam “Total Mobility Solution” dengan semangat mudah, lengkap, nyaman.

Selain tema “Nasmoco Semua Ada”, desain booth yang dihadirkan juga bernuansa futuristik yang mencerminkan visualisasi mini booth GIIAS Nasional dengan dominasi warna abu-abu dan putih.

Booth “Nasmoco Semua Ada” dilengkapi dengan sejumlah fasilitas seperti Area Customer Lounge, Zona Gazoo Racing, Zona Beyond Zero, Zona Rangga, Toyota Value Chain (kemudahan pembelian Toyota), Instant Approval Corner, TCO Corner, GR Merchandise Corner, Simulator Games hingga Live Talkshow di venue pameran.

Sebanyak 6 line-up kendaraan dari semua segmen yang dimiliki Toyota, baik mobil penumpang (passenger car) maupun mobil komersial (commercial car) ditampilkan pada GIIAS Semarang 2024 yang meliputi All New Hilux Rangga Pace Car, New Fortuner GR, All New Yaris Cross HEV, All New GR Corolla, All New Agya Stylo dan All New Innova Zenix.

Nasmoco menghadirkan line-up Toyota tersebut karena selain didukung fitur terbaru, teknologi canggih dan terkini untuk menunjang kebutuhan mobilitas masyarakat.

Sejumlah produk yang dipamerkan juga upaya mendukung langkah baik pemerintah dalam mengembangkan teknologi ramah lingkungan melalui kendaraan elektrifikasi atau XEV.

Dalam GIIAS Semarang 2024, Nasmoco secara khusus memperkenalkan dua produk terbaru Toyota, yang terdiri dari All New Hilux Rangga sebagai mobil niaga yang menjadi line-up baru di model Commercial Toyota, serta All New Agya Stylo yang menyasar segmen anak muda yang ingin tampil stylish dengan harga terjangkau sudah dilengkapi aksesoris GR Package dengan garansi berkualitas, original dan aman.

President Director Nasmoco Group, Benny Redjo Setyono mengatakan bahwa menjadi sebuah kebanggaan bagi Nasmoco kembali menghadirkan produk terbaru dan layanan Toyota dalam event tahunan GIIAS Semarang.

“Nasmoco berkomitmen menjadi solusi kebutuhan mobiltas masyarakat Jawa Tengah dan DIY dengan menghadirkan sejumlah line-up terbaru di semua segmen, tentunya dilengkapi dengan kualitas layanan purnajual yang berkualitas dan terlengkap melalui jaringan 24 cabang di seluruh Jawa Tengah dan DIY,” katanya.

Booth “Nasmoco Semua Ada” juga menyediakan suatu ekosistem yang memudahkan para pelanggan, tidak hanya menghadirkan berbagai model kendaraan penumpang maupun komersial, tapi juga dilengkapi dengan paket-paket finansial bersama Toyota Value Chain, serta berbagai layanan aftersales yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

“Bagi Nasmoco, GIIAS Semarang ini bukan hanya sekedar pameran otomotif untuk memperkenalkan berbagai produk dan layanan mobilitas, namun juga menjadi kesempatan kami untuk bisa mengajak seluruh masyarakat untuk turut berkontribusi mengembangkan industri otomotif terutama di Jawa Tengah dan Yogyakarta,” ujar Benny Redjo.

Berikut penawaran spesial untuk pelanggan Toyota selama pameran GIIAS 2024, special voucher GIIAS (berlaku all unit non premium model + Voxy) berupa tambahan voucher diskon 1 juta (kuota terbatas), special voucher GIIAS berupa tambahan voucher GR Merchandise senilai 1 juta (kuota terbatas), Crazy Sales GIIAS untuk unit yang Flash Sale (Veloz, Avanza, Rush, Raize, Calya, Agya) berupa diskon hingga Ro30 juta.

Kemudian, Program Fix Income berupa diskon hingga Rp4 juta, benefit Leasing DP lebih dari 20% berupa benefit senilai Rp2 juta, Trade-in program hingga Rp4 juta, Special benefit loyalty program hingga Rp3 juta, Paket SIP, angsuran lebih murah 20%, terdapat JHJ dan Cover Full All Risk sepanjang tenor.

Yoyok-Joss Berkomitmen Jadikan TBRS Sentra Budaya di Kota Semarang, Pelaku Seni hingga Budayawan Dapat Akses Khusus

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Nomor Urut 2, Yoyok Sukawi dan Joko Santoso berkomitmen untuk menjadikan Taman Batu Raden Saleh (TBRS) sebagai sentra budaya di Kota Semarang.

Hal itu ditegaskan Yoyok Sukawi, saat berdialog dengan Ketua Dewan Kesenian Semarang (Dekase) Adhitia Armitrianto di kompleks TBRS Jalan Sriwijaya Kecamatan Candisari, Senin (21/10/2024).

Yoyok pun memastikan akan memberikan akses khusus bagi para pelaku seni dan budaya untuk menggunakan segala fasilitas yang ada di TBRS.

Dalam upaya pengembangannya pun, dia siap untuk berkolaborasi dengan para seniman dan budayawan di Kota Semarang karena Yoyok menganggap, bahwa seniman dan budayawan lah pengguna aset yang akan dibangun pemerintah nantinya.

Selain mengembangkan TBRS, Yoyok juga siap mendukung pegiat seni, seniman, dan budayawan dengan membangun fasilitas atau ruang kesenian di tiap kecematan.

Menurut Yoyok, seni dan budaya merupakan salah satu media berekspresi serta produk kreativitas manusia yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat.

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan dan memberikan ruang berekspresi serta berkarya bagi pelaku seni dan budaya. 

“Kami ingin mengembalikan lagi masa kejayaan TBRS sebagai pusat kegiatan budaya dan seni,” ujarnya. 

Ia menegaskan, akan membuat kebijakan-kebijakan khusus di TBRS ketika menjadi Wali Kota Semarang nanti. Yoyok pun tak ingin menjadikan kawasan TBRS sebagai target pendapatan daerah, namun menjadikannya sebagai ruang kebudayaan. 

“Khususnya sebagai tempat untuk berkarya para seniman, budayawan, anak-anak muda yang memiliki semangat berkesian,” ujarnya. 

Untuk merealisasikan hal ini, Yoyok siap menggandeng pengusaha agar TBRS ini makin eksis dan ramah bagi para pegiat seni dan budaya.

Termasuk, jika terpilih menjadi Wali Kota Semarang di Pilwakot Semarang, akan ada kebijakan politik anggaran untuk pengembangan kesenian dan kebudayaan. Dirinya juga siap mempermudah perizinan kegiatan dan penggunaan fasilitas di TBRS. 

“Nantinya untuk misi pembinaan budaya, pelestarian budaya lokal dan juga misi memberi anak-anak muda kegiatan positif. Berarti kita tidak lagi menganggap TBRS ini sebagai target pendapatan,” katanya. 

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Semarang (Dekase), Adhitia Armitrianto mengakui, jika TBRS memang harus menjadi pusat kegiatan kebudayaan di Kota Semarang.

Oleh karena itu segala akses dan fasilitas bagi para pelaku seni dan budaya harus dipermudah, namun yang menjadi persoalan para seniman adalah mahalnya tarif untuk menggunakan fasilitas gedung di TBRS.

Dirinya berharap, di kepemimpinan pemerintahan yang baru nanti, TBRS bisa makin eksis dan ramah bagi pegiat budaya.

Lebih lanjut, Adit, sapaan akrabnya, mengapresiasi langkah Yoyok Sukawi yang berencana akan membuat TBRS makin mudah diakses bagi seniman dan budayawan. 

“Jadi tentu saja segala macam pernak perniknya. Misalnya, pemerintah sudah bisa membangun gedung kesenian yang mewah dan megah, tapi kemudian teman-teman seniman tidak bisa mengakses karena harga sewanya yang mahal, nah ini kan persoalan. Kami berharap supaya bisa mengurai persoalan itu,” ujarnya. 

Lebih lanjut, ia berharap revitalisasi TBRS bisa dilanjutkan lagi. Adit juga meminta program Yoyok Sukawi yang akan membangun fasilitas budaya di tiap kecamatan terealisasi. 

“Nah saya kira itu menarik. Jadi tidak hanya TBRS, jadi TBRS yang utama tapi tiap kecamatan harus ada juga ruang-ruang seni agar pegiat seni dan budaya bisa memiliki pilihan ruang berkreativitas,” katanya.

Hari Santri, Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Insentif Pengajar Keagamaan Sebesar Rp104,7 Miliar

BLORA (lensasemarang.com) – Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Ke-10, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyerahkan bantuan insentif pengajar keagamaan termin 3 dengan total sebesar Rp104.766.400.000. 

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana kepada para pengajar keagamaan pada saat kegiatan peringatan HSN Ke-10 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Lapanban Kridosono, Kabupaten Blora, Selasa (22/10/2024).

Dari total bantuan tersebut, diperuntukkan bagi 262.020 pengajar keagamaan se-Jawa Tengah dengan rincian Rp92.382.000.000 untuk 230.830 orang melalui Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Rp3.783.200.000 untuk 9.458 orang di Kabupaten Rembang, Rp5.126.400.000 untuk 12.932 orang di Kabupaten Grobogan, dan Rp3.474.800.000 untuk 8.800 orang di Kabupaten Blora. 

Dalam kesempatan itu, Nana Sudjana juga menyerahkan bantuan berupa bantuan satu paket sumur bor kepada Panti Pelayanan Sosial Anak (PPSA) Wira Adhi Karya Ungaran, bantuan 2 paket mesin pengolah pemanfaatan limbah menjadi pupuk organik kepada Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (RMI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, dan bantuan kepada 50 Kelompok Usaha Bersama (KUBE) masing-masing mendapatkan Rp20.000.000 dengan total sebesar Rp1.000.000.000.

Nana mengatakan, bantuan insentif pengajar keagamaan yang disalurkan merupakan upaya untuk memberikan penghargaan kepada guru agama, baik di pondok pesantren, Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ), guru madrasah diniyah, maupun pengajar agama lainnya.

Pada acara itu, Nana juga menyalurkan bantuan secara simbolis berupa 20 paket beras untuk masyarakat yang membutuhkan. 

“Kami terus melakukan langkah optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan berkolaborasi dengan instansi lainnya. Bantuan ini untuk stimulan guna mengentaskan kemiskinan,” ujarnya usai apel Hari Santri Nasional (HSN) Ke-10.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jateng Musta’in Ahmad menyampaikan terima kasih atas penghargaan berupa bantuan insentif pengajar keagamaan se-Jawa Tengah yang diberikan.

Bantuan tersebut tidak hanya untuk pengajar agama di pondok pesantren, TPQ, dan madrasah diniyah, tapi juga untuk guru agama lain.

“Ini bagian dari kebersamaan kita, bahwa bangsa ini bhineka dan dibangun secara bersama-sama, seperti tradisi santri yaitu gotong royong dalam berbagai hal,” katanya.

Tawarkan Cicilan Mulai 0 %, SPEKTRA Meriah Hadir di Kota Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – PT Federal International Finance (FIFGROUP) yang merupakan anak perusahaan PT Astra International Tbk dan bagian dari Astra Financial kembali menghadirkan salah satu program pameran produk elektronik, gadget, hingga perabot rumah tangga yaitu SPEKTRA Meriah spesial untuk masyarakat Kota Semarang, Jawa Tengah, dalam mewujudkan bernagai macam kebutuhan dan impiannya.

SPEKTRA Meriah diadakan di Java Supermall yang berlokasi di Kota Semarang pada 21-27 Oktober 2024 secara gratis.

Gelaran ini ditandai dengan Opening Ceremony SPEKTRA Meriah pada Senin (21/10/2024) oleh Multi Purposed Financing Marketing Division Head FIFGROUP Muliana Wijaya didampingi oleh Marketing Manager SPEKTRA Cabang Semarang Endrico beserta jajaran manajemen FIFGROUP Area Jawa Tengah 1.

Opening Ceremony diawali dengan sambutan dari Marketing Manager SPEKTRA Jateng 1 Area, Endrico, dan pemberian bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat ring 1 Java Supermall, serta dilanjutkan dengan pemukulan kentongan oleh jajaran manajemen FIFGROUP Area Jawa Tengah 1, yang menandai resmi dibukanya pameran SPEKTRA Meriah.

Multi Purposed Financing Marketing Division Head FIFGROUP Muliana Wijaya mengatakan bahwa kegiatan SPEKTRA Meriah Semarang ini juga bertujuan untuk memberikan literasi dan pemahaman tentang pembiayaan serta sekaligus memberikan solusi bagi semua kebutuhan masyarakat.

Seluruh masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya yang datang berkunjung dapat menikmati beragam kemudahan dan keuntungan melalui program dan promo spesial yang hanya didapatkan di dalam acara ini, dan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Melalui SPEKTRA Meriah, secara khusus, masyarakat dapat menikmati promo spesial berupa Down Payment (DP) 0% dan gratis biaya administrasi untuk seluruh pengunjung sudah bisa membawa pulang barang impian.

SPEKTRA Meriah Semarang juga akan menawarkan pengunjung dengan berbagai keuntungan diskon angsuran hingga Rp1,2 juta serta berbagai doorprize yang menarik.

Selain itu, sejalan dengan tagline “Satu Solusi Pembiayaan”, pada kegiatan SPEKTRA Meriah ini juga, FIFGROUP tetap menghadirkan layanan pembiayaan FIFGROUP lainnya, meliputi pembiayaan motor Honda melalui FIFASTRA, pembiayaan atau kredit multiguna melalui DANASTRA, kemudian pembiayaan kredit mikro produktif untuk pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui FINATRA, serta layanan kredit syariah untuk ibadah Haji dan perjalanan Umroh melalui AMITRA, dengan membawa promo yang tidak kalah menarik.

Tidak hanya promo, dan program berhadiah, gelaran SPEKTRA Meriah Kota Semarang ini juga memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk mendapatkan hadiah berupa mug dan pouch serta games yang seru bagi pengunjung yang membawa anak-anak, berupa Lomba Mewarnai Tingkat TK.

Kegiatan SPEKTRA Meriah juga akan dimeriahkan dengan penampilan dari Ibu-Ibu PKK Genuk Krajan Ar-Rohmah, band performance, School Performance oleh Merby Sanggar Seni Anak, dan Komunitas Difabel & Nabila, kemudian mengajak Community Gathering dan Workshop bersama Terakopie & Komunitas Mobil, serta Workshop tentang Jualan Online TikTok.

Masyarakat Kota Semarang diajak untuk datang dan menikmati beragam promo serta program menarik di SPEKTRA Meriah pada 21-27 Oktober 2024 secara gratis.

Pemprov Jateng Berupaya Kurangi Pengangguran dan Kemiskinan Melalui Program Magang ke Jepang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerjasama Kementerian Tenaga Kerja dan International Manpower melaksanakan Program Pemagangan Tenaga Kerja di negara Jepang. 

“Kami menyambut baik kepada Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dan International Manpower atas program magang ke Jepang,” kata Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana saat acara pembukaan seleksi magang ke Jepang di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jateng, Semarang pada Senin (21/10/2024).

Menurut Nana, program tersebut sebagai salah satu upaya meningkatkan keterampilan, wawasan, dan etos kerja para calon tenaga kerja Jawa Tengah. 

Melalui program tersebut, ia berharap para angkatan kerja mampu terserap kerja atau merintis usaha mandiri sehingga mampu mendukung penurunan angka pengangguran dan kemiskinan di Jateng. 

Pada tahun 2024, ada sebanyak 481 orang yang mendaftar seleksi pemagangan tersebut, namun yang mengikuti seleksi sebanyak 383 peserta. 

“Mulai hari ini sampai dengan 25 Oktober 2024, mereka akan mengikuti seleksi pemagangan ini. Untuk seleksi, ada tiga item yang akan diikuti, yaitu akademik, kesamaptaan, dan wawancara,” ujarnya. 

Setelah peserta seleksi dinyatakan lolos seleksi awal, kata Nana, mereka akan mengikuti pelatihan Bahasa Jepang selama dua bulan.

Selanjutnya mereka akan kembali mengikuti seleksi akhir di Jakarta. Bagi yang diterima, mereka akan magang di Jepang selama tiga tahun.

Setelah menyelesaikan masa pemagangan di Jepang, lanjut Nana, para peserta akan mendapatkan tiga modal penting, yakni modal berupa uang, pengalaman kerja, dan koneksi.

Nana mengatakan, program tersebut sudah dilakukan sejak 2018. Hingga 2023, total peserta yang sudah diseleksi sebanyak 3.294 orang. Di 2023, Jateng memberangkatkan sebanyak 59 orang. 

Dari hasil evaluasi yang dilakukan, program tersebut dinilai cukup baik. Dengan kemampuan yang mereka miliki, mereka ada yang terserap lapangan pekerjaan, bahkan ada yang memiliki usaha mandiri. Mereka ada yang memiliki usaha bengkel, mendidirkan Lembaga pelatihan kerja (LPK), pembibitan durian, beternak kelinci, dan lainnya. 

Keberhasilan para alumni magang di Jepang, diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi peserta yang kini tengah berupaya lolos seleksi magang, untuk mendulang keberhasilan yang sama.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jateng Ahmad Aziz menambahkan, tujuan seleksi program magang ke Jepang adalah untuk memberi kesempatan bagi para pencari kerja untuk bisa magang di Jepang, sekaligus memberi pembekalan kepada mereka.

Nana Sudjana Lantik Sekda Kota Tegal Jadi Pj Wali Kota

SEMARANG (lensasemarang.com) – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana melantik Agus Dwi Sulistyantono sebagai Pj Wali Kota Tegal di Wisma Perdamaian, Kota Semarang, Senin (21/10/2024).

Agus merupakan Sekretaris Daerah Kota Tegal dan dilantik menggantikan Dadang Somantri yang kembali sepenuhnya bertugas sebagai Kepala Biro Organisasi Pemprov Jateng.

“Terima kasih kepada Pj Wali Kota sebelumnya (Dadang Somantri) yang melaksanakan tugas dan amanah dengan baik. Selamat bertugas kepada Agus Sulistyantono yang hari ini dilantik sebagai Pj Wali Kota Tegal,” kata Nana Sudjana.

Nana berpesan kepada Pj Wali Kota yang baru mampu melaksanakan amanah dengan baik, penuh tanggung jawab, serta menjunjung tinggi kejujuran dan integritas.

Selain itu juga mampu menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel, guna menyejahterakan masyarakat.

“Kita tekankan terkait program prioritas yaitu pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, menurunkan stunting, dan tingkat pengangguran,” ujarnya.

Sejauh ini, kinerja Pemkot Tegal sudah cukup baik. Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 sebesar 5,01%, lebih tinggi dari angka Jateng (4,98%). Angka kemiskinan pada Tahun 2024 sebesar 7,64%, lebih rendah dari angka Jateng (10,47%), dengan tingkat kemiskinan ekstrem sebesar 0,16%, juga lebih kecil dari angka Jateng (0,89%).

Namun demikian, ada yang harus diperhatikan yaitu terkait inflasi Kota Tegal. Pada Agustus lalu, inflasi Kota Tegal secara Year on Year (YoY) sebesar 2,13%, lebih tinggi dari angka inflasi Jateng yang sebesar 1,77%.

Bahkan pada September 2024, inflasi Jateng turun pada angka 1,57% secara YoY. Begitu juga terkait stunting, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) prevalensi stunting Kota Tegal Tahun 2023 sebesar 22,3%, lebih tinggi dari angka Jateng (20,7%).

Nana menegaskan agar Pemkot Tegal melakukan langkah-langkah strategis dalam mengatasi persoalan tersebut. Untuk pengendalian Inflasi, antara lain dengan menjaga stok bahan pangan strategis, Gerakan Pangan Murah/operasi pasar, mendorong diversifikasi pangan, dan lainnya. 

Dalam upaya penanganan stunting, perlu megoptimalkan fungsi Posyandu, Tim Pendamping Keluarga (TPK), Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), serta mengurangi pernikahan dini.

Masalah potensi banjir pada musim hujan juga perlu dilakukan antisipasi, dengan perbaikan dan pembersihan drainase.

“Keterpaduan forkopimda adalah kunci, termasuk juga merangkul tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memecahkan persoalan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Nana juga menyampaikan agar penyelenggaraan Pilkada serentak di Jawa Tengah khususnya di Kota Tegal dapat berjalan sukses, jujur dan adil, serta kondusif.

Hal ini tentu diperlukan komunikasi yang intens dengan penyelengara Pemilu, peserta Pilkada, dan Forkopimda.

Alami Rem Blong Bus Bawa Rombongan Kondangan Terbalik, Satu Orang Tewas, dan Luka Patah

PEKALONGAN – Satu penumpang bus tewas setelah bus pariwisata Berlian Trans nopol A 7558 ZA yang ditumpanginya mengalami rem blong saat melintas di turunan hingga menabrak dua motor di Jalan Raya Bojonglarang, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (19/10).

Bodi bus pariwisata itu akhirnya terbalik hingga membuat dua penumpang terjepit, seorang di antaranya tewas.

Seorang penumpang, Mansur mengatakan saat bus yang mengangkut 33 penumpang yang merupakan sekeluarga besar. Kejadian kecelakaan pukul 16.30 wib, ketika itu, dari sejak perjalanan bahwa kondisi bus terasa tidak enak. Berbagai masalah muncul mulai dari ban kempes hingga radiator.

“Busnya bermasalah. Dari kopling, radiator gak beres. Cuma kita kan tidak mau protes,” kata seorang penumpang, Mansur.

Seluruh korban bus pariwisata cukup banyak yang mengalami patah tulang. Saat kejadian merasakan itu bus yang ditumpanginya bersama keluarga besar mengalami masalah pengereman saat melintas di jalanan naik turun.

“Kalau saat kejadian, saya tidak tidur. Ya karena jalan naik turun. Di lokasi rem blong, langsung tidak terkendali, dan terbalik,” tuturnya.

Penumpang lain bernama Eep menjelaskan bahwa keluarga besarnya merupakan rombongan dari Balaraja Tangerang. Rombongannya dalam perjalanan pulang dari resepsi adiknya di wilayah Karanganyar, Kabupaten Banjarnegara.

Saat di bus, Eep duduk bersama balitanya. Untungnya, balitanya mengalami lecet di bagian bawah kelopak mata.

“Dari sana (Banjarnegara), jam setengah tiga sore. Bus (rasanya) sudah tidak enak. Baru dua jam perjalanan, seperti ini,” kata Eep.

Proses evakuasi penumpang berlangsung cukup lama karena harus mengevakuasi dua penumpang yang terjepit. Kondisi lalu lintas sempat macet.

Kasat Lantas Polres Pekalongan, AKP Joko Supriyanto menyebut dari hasil pemeriksaan sopir bahwa bus kehilangan fungsi rem saat di tikungan. Hingga akhirnya terjadi kecelakaan.

Saat ini pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian.

“Kita masih memeriksa saksi dan olah TKP untuk mengetahui kronologi, penyebab awal kejadian sebenarnya,” pungkasnya.

Ada Kecocokan Program, Relawan Sayap Katulistiwa Dukung Yoyok-Joss

SEMARANG (lensasemarang.com) – Relawan Sayap Katulistiwa yang terdiri dari berbagai kelompok dan organisasi masyarakat mendeklarasikan dukungan untuk pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang nomor urut 2, Yoyok Sukawi-Joko Santoso pada Pilwakot Semarang 2024. 

Deklarasi berlangsung di Omahe Bocahe Dewe Posko Pemenangan Yoyok-Joss di Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Jumat (18/10/2024) malam yang dihadiri langsung oleh Yoyok Sukawi selaku calon wali kota Semarang.

Koordinator Relawan Sayap Katulistiwa, Budi Setiawan mengatakan bahwa relawan yang dibentuk ini terdiri dari puluhan orang dari berbagai kelompok dan organisasi.

Dari berbagai latar belakang itu kemudian disatukan dalam satu organisasi relawan untuk mendukung Yoyok-Joos di Pilwakot Semarang 2024 karena program dan visi misi yang ditawarkan Yoyok-Joss, terutama soal pendidikan relevan dengan kebutuhan masyarakat. 

“Alasan kami memberikan dukungan untuk pasangan Yoyok-Joss karena memiliki program sekolah gratis. Pendidikan ialah kebutuhan dasar, dan terlebih bagi semua orang tua di Semarang yang memiliki anak, pendidikan adalah hal paling utama,” katanya. 

Selanjutnya, Yoyok-Joss merupakan putra daerah atau orang yang lahir, besar, dan berproses di Kota Semarang sehingga pastinya lebih memiliki kedekatan dengan masyarakat dan diharapkan dapat semakin memajukan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah ini.

“Pak Yoyok dan Mas Joko adalah orang yang berwibawa, memiliki pengalaman panjang, dan mumpuni untuk memimpin Kota Semarang dan kami yakin bisa membawa Semarang semakin maju,” ujar Budi Setiawan.

Selain itu dia juga mengakui bahwa tidak sedikit warga Semarang yang merindukan kepemimpinan Sukawi Sutarip, Wali Kota periode 2000-2005 dan 2005-2010.

Dia berharap Yoyok Sukawi bisa membangun Kota Semarang dengan mengedepankan nilai-nilai humanis. 

Yoyok Sukawi menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Relawan Sayap Katulistiwa dan menyebut memiliki sejumlah program super prioritas yang ditawarkan kepada masyarakat. 

Pertama, memberikan layanan pendidikan gratis dan merata untuk siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, serta siswa MI dan MTs di Semarang.

Menurutnya, urusan pendidikan sangatlah penting sebagai fondasi menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas. 

“Kami ingin mengembalikan urusan pendidikan sebagai prioritas pembangunan Kota Semarang. Jika Yoyok-Joss terpilih, kami akan gratiskan sekolah SD, SMP, baik negeri atau swasta, dan MI dan MTS. Syaratnya siswanya harus orang asli Kota Semarang,” katanya saat sambutan. 

Kedua, memperbaiki fasilitas dan layanan kesehatan UHC agar bisa diakses seluruh warga Semarang. Lalu tidak menaikkan PBB selama lima tahun serta penguatan ekonomi kerakyatan melalui Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) senilai Rp5 juta bagi pelaku UMKM tanpa agunan.

“Tolong sampaikan niat baik Yoyok-Joss kepada keluarga, keluarga besar, tetangga, saudara, sahabat, teman. Kabarkan kabar baik bahwa Yoyok-Joss punya program super prioritas yang bisa dimanfaatkan warga Kota Semarang,” ujar Yoyok. 

CEO PSIS itu juga menekankan, dia bersama Joko Santoso memiliki visi menjadikan Semarang sebagai kota metropolitan yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan dengan spirit kolaboratif. 

“Sehingga saya harapkan semua unsur, semua elemen, di bawah kepemimpinan Yoyok-Joss ke depan, dengan semangat kolaboratif, kita bisa membawa Semarang menjadi lebih maju dan bermartabat. Kita wujudkan itu bersama-sama,” kata Yoyok Sukawi.

Sensasi Wisata Curug Sikarim Dataran Tinggi Dieng Pakai Jeep Seperti Switzerland Van Java

WONOSOBO – Semburan angin di lereng kawasan dataran tinggi Dieng menuju ke Curug Sikarim sangat menjadi daya tarik mengesankan bagi wisatawan berkunjung di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo.

Dalam perjalanan menggunakan Jeep waktu tempuh 7,9 kilometer di tengah jalan makin menawan saat kabut datang sangat ingin melewatkan waktu untuk berswa foto di tengah perjalanan.

Kala itu, rombongan dari Semarang di tengah perjalanan berhenti sebentar hanya untuk menikmati pemandangan yang indah seperti Swiss atau Switzerland Van Java. Ada yang istirahat di pinggir jalan sambil memandang indahnya pemandangan dan ada sekadar menyeduh teh hangat warung.

Usai menikmati pemandangan, rombongan kemudian melanjutkan menuju Curug Sikirim. Namun, diperjalanan sudah terlihat indahnya Curug Sikarim sudah terlihat dari pinggir jalan.

Tampak air terjun indah bak membelah perbukitan, semua itu makin indah dengan kabut yang seolah bergerak menyelimuti bukit. Dengan kondisi alam seperti itu membuat wisatawan betah dan lagi untuk berkunjung.

Pemandu Wisata Dieng Wonosobo, Iqbal Ginarso mengatakan bagi pengunjung yang ingin mengunjungi air terjun Curug Sikarim setinggi 105 itu memang sudah terlihat di perjalanan. Suguhan air terjun yang berasal dari limpahan Telaga Cebong tersebut mengaliri untuk kebutuhan perkebunan warga.

“Jadi air terjun ini dimanfaatkan oleh warga yang punya kebun. Airnya bersih hingga buat penyiraman tanaman kebun tumbuh subur,” kata Iqbal.

Curug Sikarim sendiri sangat indah untuk tujuan wisata, konon ini nama Curug Sikarim berasal dari nama tokoh masyarakat bernama Syekh Abdul Karim.

Dalam kunjungannya Curug Sikarim, banyak wisatawan hanya sekedar foto dan mandi dan melepas penat. Hawa yang sejuk membuat sejumlah wisatawan yang datang untuk santai.

“Saya baru sekali kesini. Enak buat healing. Kebetulan dari Jakarta nginap sejak jumat,” kata Katerine wisatawan asal Jakarta.

Rasanya tidak mungkin kalau ke dataran tinggi Dieng tujuan Curug Sikarim hanya menggunakan mobil pribadi bersama keluarga. Maka dia lebih memilih perjalanan menggunakan Jeep bisa menikmati pemandangan.

“Jalannya tinggi berkelok-kelok. Ini yang bikin menantang. Jeep karena pertimbangan penggerak roda sehingga kuat lewati tingkungan ekstrem dan naik gunung,” ujarnya.

Dia sengaja ke Curug Sikarim karena ingin menikmati pemandangan bersama keluarga. Jalan menuju tujuan wisata sangat curam naiknya lumayan jauh.

“Saya pesan Jeep paketan biar jalan ke Sikarim dan ke wisata lainnya enak. Sopirnya asal daerah jadi bisa menguasai medan,” ujarnya.

Dia bersama keluarga sengaja milih wisata ke Dieng karena banyak yang bilang pemandangannya bagus. Masih ada empat tujuan lagi yang nantinya disambangi.

“Batu angkruk, telaga menjer, Skyline, kebun teh. Itu sudah paketan sama makan siang dijamu di atas bukit. Jadi makan sambil menikmati pemandangan seharga Rp 600 ribu,” kata dia.