Home Blog Page 87

Beri Keadilan Bagi Masyarakat, Ketua Mahkamah Agung Apresiasi Pelaksanaan Sertifikasi Hakim Pertanahan dan Tata Ruang

BOGOR (lensasemarang.com) – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama dengan Mahkamah Agung (MA) menyelenggarakan Sertifikasi Hakim Pertanahan dan Tata Ruang yang diikuti 80 hakim dari Peradilan Umum dan Tata Usaha Negara.

Pelatihan ini menuai apresiasi dari Ketua MA, Muhammad Syarifuddin karena bertujuan memberikan keadilan bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada Pak Menteri beserta seluruh jajaran, kita berharap semua ini berjalan dengan baik dan pada akhirnya kita bisa mendapatkan hakim-hakim yang betul-betul mumpuni dalam hukum pertanahan dan tata ruang untuk memberikan pelayanan yang prima, pelayanan yang berkeadilan kepada para pencari keadilan,” ujar Ketua MA saat membuka Sertifikasi Hakim Pertanahan dan Tata Ruang di Aula PPSDM Kementerian ATR/BPN, Kabupaten Bogor, Rabu (02/10/2024).

Ketua MA juga menginginkan kegiatan sertifikasi terus diselenggarakan, sehingga terdapat satu hakim pertanahan dan tata ruang di 416 Peradilan Umum dan 30 Peradilan Tata Usaha Negara.

“Mudah-mudahan ini bisa terus berkelanjutan, semakin cepat terpenuhinya jumlah kuota hakim yang sudah tersertifikasi untuk ditempatkan di masing-masing pengadilan, maka semakin mempercepat pemberian keadilan,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri ATR/Kepala BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan bahwa pelatihan ini akan memberikan pengetahuan kepada para hakim terkait kasus-kasus sengketa dan konflik pertanahan yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, akan didapatkan persamaan persepsi dan kekompakan antar sesama pemerintah.

“Masih ada perbedaan pemahaman, pendefinisian, persepsi terkait sejumlah isu termasuk bagaimana kita memaknai tanah milik negara, ada regulasi-regulasi yang masih tumpang tindih. Mudah-mudahan dengan program ini ke depan kita lebih kompak, lebih solid, terutama dalam melihat permasalahan pertanahan yang dihadapi oleh masyarakat kita,” jelas Menteri AHY.

Adapun pelatihan ini dilakukan dengan metode _blended learning_ atau secara mandiri dan tatap muka dengan total 109 jam pelajaran yang berlangsung di PPSDM Kementerian ATR/BPN. Materi pembelajaran diberikan oleh sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN serta para praktisi.

Hadir mendampingi Menteri AHY dalam kesempatan ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Raja Juli Antoni serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Turut hadir, Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Sunarto; Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Suharto; para Ketua Kamar dan Panitera MA; serta Wakil Ketua Komisi II DPR RI Periode 2019-2024 selaku praktisi, Junimart Girsang.

Lengkapi Substansi Pertanahan dan Tata Ruang, Kementerian ATR/BPN Bersama Mahkamah Agung Selenggarakan Sertifikasi Hakim

BOGOR (lensasemarang.com) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan bahwa Sertifikasi Hakim Pertanahan dan Tata Ruang merupakan upaya menyamakan persepsi dalam memaknai pertanahan, tata ruang, serta regulasinya.

Hal ini dapat dikatakan bahwa dengan sertifikasi, dapat melengkapi pemahaman terkait substansi di bidang pertanahan dan tata ruang bagi para hakim. 

“Masih ada perbedaan pemahaman, pendefinisian, persepsi terkait sejumlah isu termasuk bagaimana kita memaknai tanah milik negara, ada regulasi-regulasi yang masih tumpang tindih. Mudah-mudahan dengan program ini ke depan kita lebih kompak, lebih solid, terutama dalam melihat permasalahan pertanahan yang dihadapi oleh masyarakat kita,” ujar Menteri AHY dalam Pembukaan Sertifikasi Hakim Pertanahan dan Tata Ruang di Aula PPSDM Kementerian ATR/BPN, Kabupaten Bogor, Rabu (02/10/2024).

Kegiatan ini juga bertujuan agar para hakim dapat memberikan putusan yang tepat terhadap kasus-kasus sengketa dan konflik pertanahan yang dihadapi masyarakat.

Menteri AHY berharap tata kelola pertanahan yang semakin baik dalam rangka mendukung pembangunan bangsa. Selain itu, juga menunjukkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat pencari keadilan pertanahan.

“Kita selalu bisa hadir di tengah-tengah rakyat yang membutuhkan perlindungan dan pembelaan dalam menghadapi berbagai situasi yang membuat mereka sulit, penyerobotan oleh mafia tanah, dan lain sebagainya, maka sesungguhnya masyarakat akan sangat mengapresiasi pemerintah dan negara kita. Kita mewujudkan tata kelola pertanahan, keadilan untuk semua dan tanah untuk semua,” papar Menteri AHY.

Sebanyak 80 hakim yang berasal dari peradilan umum dan peradilan tata usaha negara mengikuti sertifikasi ini secara _blended learning_ atau secara mandiri dan tatap muka dengan total 109 jam pelajaran. Menteri AHY berharap, pembelajaran dapat tepat sasaran serta dapat diimplementasikan oleh para hakim.

“Mudah-mudahan dengan metodologi _blended learning_, silabus dan kurikulum yang dibuat ini benar-benar bisa tepat sasaran, bukan hanya serba teoritis tetapi yang paling penting adalah aplikatif, pendekatannya kasus. Karena memang berbagai isu pertanahan ada yang spesifik tapi juga tentu ada yang bisa ditarik secara universal, isu maupun cara-cara penanganannya,” tuturnya.

Kegiatan ini dilaksanakan atas kolaborasi yang baik dengan Mahkamah Agung (MA). Hadir membuka kegiatan, Ketua MA, Muhammad Syarifuddin.

Hadir mendampingi Menteri AHY dalam kesempatan ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Raja Juli Antoni serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Turut hadir, Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Sunarto; Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Suharto; para Ketua Kamar dan Panitera MA; serta Wakil Ketua Komisi II DPR RI Periode 2019-2024 selaku praktisi, Junimart Girsang.

Jateng Alami Inflasi 0,05 Persen pada September 2024, Pemprov Terus Pantau Harga Pangan

SEMARANG (lensasemarang.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Jawa Tengah mengalami inflasi sebesar 0,05 persen secara month to month atau bulanan pada September 2024.

Sedangkan inflasi year to year pada September 2024 terhadap September 2023 sebesar 1,57 persen. Sementara inflasi tahun kalender (dari agustus 2024 terhadap Desember 2023) sebesar 0,64 persen. 

“Sebelumnya kita mengalami deflasi berturut-turut mulai dari Mei hingga Agustus 2024,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Endang Tri Wahyuningsih saat merilis berita resmi statistik di Aula Kantor BPS Jateng, Selasa (1/10/2024).

Ia menjelaskan terdapat lima komoditas dengan andil inflasi secara m-t-m terbesar di Jateng. Yaitu bahan bakar rumah tangga sebanyak 0,08 persen, kopi bubuk (0,05%), akademi atau perguruan tinggi (0,03%), beras (0,02%), dan minyak goreng (0,01%).

“Kopi bubuk mempunyai andil besar karena produksi dunia sedang turun sementara permintaan sangat tinggi,” ujarnya. 

Inflasi bahan bakar tertinggi terdapat di Kabupaten Cilacap sebesar 0,10%, Wonogiri (0,10%), dan Kota Tegal (0,11%). Selain itu, komoditas beras meskipun andilnya tidak terlalu tinggi atau rata-rata 0,01% – 0,03%, namun mampu menggoyang inflasi cukup tinggi karena banyak dikonsumsi masyarakat Jateng. 

Sebaliknya, untuk penyumbang deflasi adalah sejumlah kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Kelompok ini perlu mendapat perhatian lebih serius karena dapat menjadi penyebab deflasi maupun inflasi karena harganya fluktuatif.

Menurut dia, penyumbang deflasi secara m-t-m pada September 2024, disebabkan penurunan harga cabai rawit dan cabai merah sebab telah terjadi panen raya sehingga stok melimpah.

Selain itu, daging ayam ras, telur ayam ras, dan bensin juga turut andil penyumbang deflasi.

Sekretaris Daerah Provinsj Jateng Sumarno menilai inflasi Provinsi Jateng secara tahunan maupun bulanan pada September 2024, masih dalam jangkauan yang disepakati bersama. 

“Termasuk inflasi dari bahan bakar rumah tangga, kita sudah menyesuaikan harga gas elpiji. Mudah-mudah dengan kebijakan ketetapan harga bahan bakar rumah tangga kedepan dampak-dampak dari inflasi menjadi lebih terkendali,” katanya.

Sekda meminta, kepada para pemangku kepentingan untuk terus melakukan pemantauan harga komoditas pemyumbang inflasi maupun deflasi, terutama harga komoditas pangan dan kecukupan ketersediaan pangan di Jateng.

“Kita dengan Kementerian Pertanian juga sedang gencar- gencarkan memperluas areal taman, karena harus ada upaya untuk meningkatkan produktivitas pangan,” ujarnya.

Festival Rempah Kembali Digelar di Kota Lama Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Setelah sukses di Danau Toba, Festival Rempah akan kembali digelar di Kawasan Kota Lama Semarang pada 10-13 Oktober 2024 dengan kemeriahan yang lebih besar.

Festival rempah di Kota Lama Semarang menjadi momentum penting dalam mengingatkan masyarakat akan sejarah panjang rempah-rempah Indonesia yang mendunia.

Penyelenggara Festival Rempah dari Indoensia Spices Business Forum dan Expo (ISBFE) Ika Harini mengungkapkan bahwa Semarang dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki sejarah yang kuat terkait perdagangan rempah-rempah. 

“Kita kenal rempah dari Indonesia sangat mendunia, dan Semarang juga punya sejarah panjang soal perdagangan rempah maka kami membuat tema Rebut Kembali Kejayaan Rempah Indonesia,” katanya saat ditemui di Rumah Popo, Kota Lama Semarang, Selasa (1/10/2024). 

Selain memperkenalkan kekayaan rempah, festival ini juga akan menyoroti kuliner lokal yang kaya akan penggunaan rempah-rempah.

Lebih lanjut, dirinya menyebutkan bahwa festival ini akan menghadirkan berbagai kegiatan menarik, termasuk acara nonton bareng (nobar) yang bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya rempah dalam kehidupan sehari-hari.

“Intinya memberikan edukasi betapa pentingnya soal rempah. Saat COVID-19, kita harus ada rempah, makanan juga ada rempah, bahkan kecantikan juga,” ujarnya. 

Menurut dia, Indonesia memiliki sejarah panjang terkait rempah yang harus terus dijaga dan dikenalkan ke dunia.

Festival ini akan melibatkan sekitar 100 UMKM yang 70 persen di antaranya sudah terdaftar. 

“Saat pandemi lalu, kami bisa bawa 250 stand, namun untuk kali ini ada sekitar 100 UMKM yang berpartisipasi,” kata Ika.

Pengurus Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Agus Suryo Winarto menyambut baik penyelenggaraan Festival Rempah di Semarang. 

“Kami menyambut baik kedatangan Ibu Ika dan tim Festival Rempah. Semarang memang punya sejarah panjang soal rempah, dan kami akan sekuat tenaga membantu mewujudkan event terkait rempah ini,” ujarnya. 

BPK2L pun telah memberikan izin penuh untuk penyelenggaraan festival di kawasan Kota Lama, yang diharapkan akan menarik banyak pengunjung, baik dari dalam maupun luar kota.

Festival Rempah kali ini tidak hanya menjadi ajang promosi rempah, tapi juga sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya rempah-rempah dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan hingga kecantikan.

Festival ini juga didukung oleh Kementerian Pertanian, Dewan Rempah Indonesia, dan bekerjasama dengan Kementerian Perkebunan melalui Forum Komunikasi Dewan Komuditas Perkebunan (FKDKP).

Kelompok Tani Merdeka dan Asosiasi Rempah juga turut ambil bagian dalam mendukung Festival Rempah.

Cari Bibit Atlet, Pemprov Jateng Intensifkan Pembinaan Melalui Kompetisi

MAGELANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah berhasil menggelar 12 event Sport Tourism Event (Specta) Jateng 2024. Event terbaru yang tuntas digelar adalah Kejuaraan Sepakbola U13 dan U15.

Belasan event tersebut merupakan bukti komitmen Pemprov Jateng dalam mempromosikan olahraga dan pariwisata di wilayahnya sekaligus memberikan ruang kompetisi dan pembinaan kepada talenta muda dari berbagai cabang olahraga.

“Kita melakukan pembinaan dengan melaksanakan berbagai kompetisi. Dalam event ini, ada banyak klub yang ikut berkompetisi, masing-masing 24 klub untuk U13 dan U15,” kata Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana usai penutupan Specta Jateng Kejuaraan Sepakbola di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Senin (30/9/2024) malam.

Pembinaan melalui kompetisi tersebut juga sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang percepatan perkembangan sepakbola nasional. 

Nana berharap, dari kompetisi dan pembinaan ini akan muncul nama-nama baru persepakbola dari Jawa Tengah yang menembus Timnas Indonesia, sehingga mewarnai persepakbolaan Indonesia dan Internasional.

Sebab selama ini Jawa Tengah selalu melahirkan nama-nama besar pesepakbola diantaranya, Ribut Waidi, Kurniawan Dwi Yulianto, Bambang Pamungkas, Nova Arianto, sampai generasi terkini seperti Ernando Ari, Alfreanda Dewangga, Pratama Arhan, juga Bagas Kaffa dan Bagus Kahfi.

“Ke depan saya yakin akan muncul pemain baru yang bisa berlaga di tingkat nasional dan internasional serta menjadi penggawa tim nasional,” ujar Nana.

Melalui event Specta ini, juga diharapkan mampu mendongkrak bertumbuhnya perekonomian masyarakat sebab gelarannya selalu memadukan olahraga, pariwisata, dan hiburan. 

“Kita harapkan UMKM semakin menggeliat dan perekonomian masyarakat tumbuh,” ujarnya. 

Adapun usai final pertandingan Sepakbola U13 dan U15, lalu diselenggarakan pertandingan eksebisi tim Specta FC melawan Selebritis FC di Stadion.

Selebritis FC diisi oleh sosok-sosok ternama seperti Darius Sinathrya, Gusti Randa, sampai beberapa mantan pemain timnas seperti Budi Sudarsono, Atep, dan Hamka Hamzah. Dalam pertandingan 2×30 menit tersebut, Selebritis FC menang 5-3 atas Specta FC. 

Salah seorang mantan pemain sepakbola timnas Indonesia, Budi Sudarsono mengapresiasi kegiatan pembinaan dan kompetisi yang digelar oleh Pemprov Jateng tersebut. 

“Pembinaan ini perlu ditonjolkan. Kompetisi seperti ini saya apresiasi. Jangan sampai berhenti, setiap tahun harus digelar dan kompetisinya sesuai kurikulum,” kata Budi Sudarsono.

Menurut dia, memadukan olahraga dengan pariwisata dan entertaintment sangat bagus karena bisa menjadi ajang promosi destinasi wisata agar lebih dikenal secara luas, baik nasional maupun internasional.

Resmikan Pabrik Samator di KITB, Pj Gubernur Jateng: Upaya Turunkan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

BATANG (lensasemarang.com) – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana meresmikan pabrik ke-56 PT Samator Indo Gas yang terletak di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) pada Senin (30/9/2024).

Menurut Nana, keberadaan pabrik Samator ke-56 atau kedua di Jawa Tengah itu dapat menambah suplai oksigen di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hasil produksi berupa oksigen, dinitrogen, hidrogen, argon, dan sejenisnya, sangat penting untuk industri seperti kesehatan, manufaktur, dan energi.

“Kami menyambut baik dan mengucapkan selamat, karena memang oksigen ini sangat dibutuhkan,” katanya usai peresmian.

Berdirinya pabrik ke-56 PT Samator tersebut juga dapat menarik minat para investor baik asing maupun dalam negeri, untuk berinvestasi di Jawa Tengah, khususnya di KITB sebab produk PT Samator juga dapat memenuhi kebutuhan industri lainnya.

Sejauh ini sudah ada 21 perusahaan yang sudah masuk ke KITB dan sedang membangun pabrik.

“Ke depan investasi di Jawa Tengah terus meningkat. Apalagi Jawa Tengah ditetapkan sebagai penumpu pangan dan industri,” ujarnya.

Banyaknya investasi dan perusahaan yang masuk seperti PT Samator ini tentu akan berdampak positif bagi masyarakat terutama dalam upaya menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran terbuka di Jawa Tengah.

Nana menjelaskan, angka kemiskinan di Jawa Tengah pada tahun 2024 ini sebesar 10,47%, turun dari tahun 2023 sebesar 10,77 persen. Sementara tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jawa Tengah Februari 2024 sebesar 4,39%, turun dari tahun 2024 sebesar 5,24%.

“Pengentasan kemiskinan berjalan baik, khususnya kemiskinan ekstrem. Angka pengangguran dalam satu tahun juga menurun. Ini sesuatu yang sangat positif bagi masyarakat Jawa Tengah dalam upaya kami terus menekan angka kemiskinan sampai sekecil mungkin,” kata Nana.

Sementara itu, Direktur Utama PT Samator Indo Gas Tbk Rachmat Harsono mengatakan, KITB ini kawasan strategis untuk investasi.

Pabrik Samator ini nanti akan menyuplai kebutuhan industri di KITB dan rumah sakit di Jawa Tengah. Mulai perbatasan Jateng-Jabar sampai Jateng-Jatim.

Pabrik Samator di KITB juga sudah menggunakan fitur ramah lingkungan seperti solar panel untuk kebutuhan energi. Pabrik ini dapat memproduk 7.000 m³ per jam, termasuk liquid oksigen, liquid nitrogen, dan argon yang dibutuhkan untuk pengelasan sebesar 380 m³ per jam.

“Posisi Batang ini strategis karena di tengah-tengah Pulau Jawa, armadanya bisa lebih efisien karena Jawa Tengah ini di antara Jawa Barat dan Jawa Timur. Kita berharap bisa ekspansi lagi nanti di Batang,” ujarnya.

Ikut Atasi Kemiskinan, 18 Kabupaten/Kota di Jateng Raih Insentif Fiskal Lebih Dari Rp101,6 Miliar

SEMARANG (lensasemarang.com) – Sebanyak 18 kabupaten/kota turut andil dalam penurunan angka kemiskinan di Jawa Tengah sehingga mendapat apresiasi dari pemerintah pusat berupa penghargaan insentif fiskal dengan total Rp101,6 miliar. 

“Angka kemiskinan ekstrem di Jateng alhamdulillah mengalami penurunan menjadi di bawah 1 persen yakni 0,89 persen. Dan kita diapresiasi oleh pemerintah pusat mendapatkan dana insentif fiskal,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno saat membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jateng, Senin (30/9/2024).

Adapun 18 kabupaten/kota penerima dana insentif fiskal kategori kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem yaitu Kabupaten Magelang, Blora, Brebes, Cilacap, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Kudus, Pati, Pemalang, Sukoharjo, Temanggung, Wonosobo, Wonogiri, Kabupaten Semarang, Kota Pekalongan, Kota Tegal, dan Salatiga.

Sekda berharap pemerintah kabupaten/kota tersebut dapat mengoptimalkan dana bantuan untuk program-program penanggulangan kemiskinan. 

“Ini bentuk apresiasi pemerintah pusat yang tujuannya untuk mengakselerasi penurunan angka kemiskinan di daerah-daerah yang mendapatkan insentif fiskal,” ujarnya.

Dirinya mendorong seluruh pemangku kepentingan semakin meningkatkan penguatan strategi penanggulangan kemiskinan di Jateng.

Diantaranya melalui konvergensi program, perbaikan data pensasaran, kualitas implementasi program, dan mendorong tumbuhnya pemberdayaan masyarakat.

Termasuk beragam program dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), tanggung jawab sosial perusahaan swasta maupun pemerintah, serta stakeholder terkait lain.

Kepala Bappeda Jateng Harso Susilo menambahkan, jumlah penerima dana insentif fiskal tahun 2024 lebih banyak dibandingkan tahun 2023 yang hanya 10 kabupaten/kota.

Hal ini sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tren positif menurunnya penduduk miskin di Jawa Tengah dalam 10 tahun terakhir. Tahun 2014 tercatat sebanyak 14,46 persen, di tahun 2024 turun menjadi 10,47 persen. Diikuti penurunan angka kemiskinan ekstrem tahun 2023 dari 1,1 persen menjadi 0,89 persen pada Maret 2024. 

“Kondisi ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk menurunkan angka kemiskinan secara kolaboratif dan terpadu, termasuk kemiskinan ekstrem menuju 0 persen di sisa waktu 2024,” katanya.

Raihan 18 kabupaten/kota ini melengkapi penghargaan serupa yang diterima Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dari Pemerintah Pusat pada pertengahan September 2024. Pemerintah Provinsi Jateng menerima sebesar Rp5,6 miliar.

Kontingen Jateng Siap Berlaga di Peparnas 2024, Bidik Juara Umum

SURAKARTA (lensasemarang.com) – Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengukuhkan para atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng yang akan berlaga pada ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII di Solo Raya pada 6-13 Oktober 2024.

Acara pengukuhan berlangsung di Gedung Serbaguna Sentra Terpadu Prof Dr Soeharso, Kota Surakarta, pada Minggu (29/9/2024).

Nana mengatakan bahwa kontingen Jateng yang diterjunkan pada ajang tersebut sebanyak 604 orang yang terdiri dari 378 atlet, 110 orang pelatih dan asisten, serta 116 orang tim pendukung dan kesehatan.

Para atlet tersebut akan berlaga di 17 cabang olahraga antara lain, para atletik, para bulutangkis, para cycling, para renang, para tenis meja dan bocceea.

Untuk menunjang prestasi olahraga, Pemprov Jateng senantiasa memberikan fasilitasi maupun membangun motivasi. Fasilitasi yang diberikan dimulai sejak atlit mengikuti pelatihan.

“Kami berharap para atlet ini dapat mengikuti seluruh kegiatan, dengan penuh kejuangan, rasa patriotisme, dan mampu membawa nama besar Provinsi Jawa Tengah,” pinta Nana.

Pada Peparnas XVII ini, kontingen Jateng ditargetkan bisa meraih gelar juara umum.

Target itu didasarkan pada raihan prestasi pada dua event Peparnas sebelumnya di Papua yang menduduki peringkat 3 dan Jawa Barat yang menduduki peringkat 2.

“Kami berkomitmen bahwa Jawa Tengah akan berjuang semaksimal mungkin untuk menjadi juara umum di Peparnas yang ke-17,” ujarnya.

Nana berpesan, semangat untuk meraih gelar juara umum itu, tetap harus dengan menjunjung tinggi sportivitas. Sikap sportif yang menjunjung tinggi kejujuran, menjadi tolok ukur, sekaligus asas kompetisi yang sehat dan bermutu.

Pada kesempatan tersebut, Pj Gubernur Jatenh juga memberikan uang saku kepada para atlet maupun pelatih secara simbolis. Besaran uang saku yang diberikan sebanyak Rp4,5 juta. 

Sebagai informasi, Peparnas 2024 diselenggarakan di Solo Raya, meliputi Kota Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, dan Karanganyar. Perhelatan ini akan diikuti 4.625 atlet dan ofisial dari 34 provinsi. Event ini akan mempertandingkan 20 cabang olahraga dan dan 540 nomor.

Cabor yang dipertandingkan meliputi para bulutangkis, para catur, para renang, voli duduk, anggar kursi roda, para tenis meja, para panahan, judo tunanetra, para menembak, para angkat berat, para atletik, para balap sepeda, boccia, para taekwondo, tenpin bowling, sepak bola CP, goalball, tenis kursi roda, basket kursi roda dan para e-sport.

Ini Kegiatan Rutin Mbak Agustin Untuk Hindari Stres

SEMARANG (lensasemarang.com) – Agustina Wilujeng Pramestuti atau akrab disapa Mbak Agustin mengaku memiliki cara mujarab agar tidak stres dan hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber di acara “Perempuan Mendengar” yang diadakan di Parjo Mulawarman, Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (29/9/2024).

“Saya punya ‘magic style’ untuk mengatasi berbagai masalah dan tantangan yang saya hadapi, yakni setiap bangun tidur dan sebelum tidur saya selalu mengatakan bahwa I’m happy dan dunia ini sangat indah,” katanya.

Hal itu yang rutin dilakukan Mbak Agustin sehingga membuat dirinya tidak mudah stres.

Selain itu, dirinya juga menyarankan para perempuan untuk memiliki skala prioritas sehingga memudahkan mana yang harus didahulukan.

“Kalau menghindari stres itu kita ngga bisa karena kita kan nature nya stres, kalau ngga stres ngga normal. Kalau stres ya diolah, yang penting itu dicari penyebab stresnya karena apa. Kemudian kita harus memiliki skala prioritas dan harus konsisten untuk menjalankannya. Stres perempuan itu sangat tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan perempuan harus pandai bernegosiasi, itu juga salah satu cara ampuh agar menghindari stres.

“Misal nih kalau ada keponakan yang sering minta uang ke kita, terus kita mau menolak agar tidak menyakiti ya kita harus pilih kalimat penolakan secara halus. Nah itu kan butuh negosiasi, negosiasi itu sebenarnya keahlian perempuan, kita secara alamiah itu diberi gift untuk melakukan negosiasi,” kata politikus PDI Perjuangan itu.

Untuk mengurangi stres pada para perempuan, Mbak Agustin mengingatkan agar mereka sering berkumpul baik dengan keluarga maupun dengan teman-temannya.

“Berkumpul dan melakukan kegiatan positif seperti senam ataupun menulis itu kan juga malah menyenangkan. Yang penting harus kita bikin happy,” ujarnya.

Selain Mbak Agustin, ada tiga narasumber lain dalam acara “Perempuan Mendengar” yakni influencer Marsha Natika, Psikolog Dewi Marianty, dan Riezky Delastama yang merupakan mantan Asisten Staf Khusus Presiden Jokowi.

Dewi Marianty mengatakan agar tidak stres maka perempuan perlu mengetahui semuanya tentang dirinya.

“Jadi kita harus tahu apa potensi diri dan mengenali diri kita, sehingga kita akan tahu apa kebutuhan, tujuan dan kebermanfaatan hidup kita. Otomatis itu nantinya akan mendatangkan pengaruh-pengaruh yang berefek kepada kesehatan mental kita,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Marsha Natika juga membagikan tipsnya agar perempuan tidak mudah stres.

“Kalau aku biar jadi orang tidak stres, maka kita harus banyak mengikuti komunitas yang bermanfaat untuk kita. Supaya kita bisa lebih mengenal satu sama lain dan agar diri kita bisa lebih dihargai. Kita stres itu, karena kita merasa tidak dihargai,” ujarnya.

Sedangkan menurut Riezky Delastama, untuk mengurangi stres maka harus meminimalkan ekspektasi kita.

Selenggarakan HANTARU 2024 Run & Fun 5k, Menteri AHY Harapkan Pegawai Semakin Solid dan Kompak

JAKARTA (lensasemarang.com) – Dalam rangkaian peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2024, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menyelenggarakan HANTARU 2024 Run & Fun 5k, Minggu (29/09/2024). Menteri ATR/Kepala BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berharap kegiatan ini membuat seluruh pegawai di Kementerian ATR/BPN semakin solid dan kompak. 

“Ini dalam rangka memperingati HANTARU 2024, semoga acara ini membawa kita semakin solid, kompak sebagai satu keluarga besar. Mari kita lari dengan gembira, _let’s run and have some fun_!,” ujar Menteri AHY sebelum memulai _flag off_ atau pelepasan pelari. 

HANTARU 2024 Run & Fun 5k ini melewati rute _starting point_ dari Jalan Sisingamangaraja (depan Kantor Kementerian ATR/BPN), Jalan Trunojoyo, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Raden Patah 2, _U-turn_ Raden Patah (Kementerian PUPR), hingga _finish_ kembali di Kantor Kementerian ATR/BPN. 

Menteri AHY berharap HANTARU 2024 Run & Fun 5k menjadi bagian dari membangun solidaritas antar pegawai, sehingga kerja-kerja di lapangan menjadi semakin baik. 

“Ini kita lari 5 km saja tapi yang penting kebersamaannya, _start_ bareng-bareng, _finish_ bareng-bareng, bergembira bersama. Tentunya ini menjadi bagian dari membangun solidaritas agar kerja-kerja kita di lapangan juga bisa semakin baik, semakin aktif karena saya sangat yakin dengan _leadership, teamwork, esprit de corps_, jiwa korsa, setiap organisasi bisa semakin baik dan semakin efektif lagi dalam mencapai target-targetnya,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN.

Menteri AHY mengaku senang melihat antusiasme para peserta yang mengikuti kegiatan hari ini. Ia juga berharap kegiatan semacam ini bisa kembali berlangsung di peringatan HANTARU di tahun-tahun mendatang.

“Senang sekali karena artinya ada sukacita kita menjaga kebugaran sambil melepas beban pekerjaan yang kita tahu memang tidak ringan, dan paling penting adalah ini menjadi tradisi yang baik. Mudah-mudahan tahun depan juga ada HANTARU Run & Fun lagi,” pungkasnya. 

Ketua Pelaksana HANTARU 2024 Run & Fun 5k, Reny Windyawati melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 1.700 peserta yang terdiri dari pegawai Kementerian ATR/BPN dan berbagai komunitas lari. “Kegiatan ini tak hanya untuk motivasi, namun juga simbol mendorong gaya hidup sehat dan aktif. Oleh karena itu, kami juga menyediakan _grandprize_ berupa umrah bagi peserta yang beruntung,” ujarnya. 

Dalam kegiatan ini, Menteri AHY juga didampingi oleh Pembina Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (IKAWATI) Kementerian ATR/BPN, Annisa Pohan Yudhoyono. Kegiatan ini juga diikuti oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN dan beberapa undangan dari instansi pemerintahan/komunitas pelari Aparatur Sipil Negara (ASN). (