Home Blog Page 98

Berpredikat Sangat Baik, Wali Kota Semarang Apresiasi Kanal Aduan “Sapa Mbak Ita”

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengapresiasi kinerja organisasi perangkat daerah dalam menindaklanjuti aduan masyarakat melalui kanal Sapa Mbak Ita.

Hal itu diungkapkannya saat hadir dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelayanan Pengaduan “Sapa Mbak Ita” Catur Wulan II di Balai Kota Semarang, Kamis (5/9/2024). 

Apresiasi tersebut diberikan atas hasil penilaian kinerja pengelolaan pengaduan Pemerintah kabupaten/kota tahun 2023 dari Kementerian Dalam Negeri yang menyebutkan bahwa Kota Semarang mendapatkan predikat kualitas pengelolaan pengaduan “sangat baik”.

Berdasarkan hasil rekapitulasi laju tindak lanjut dalam penilaian tersebut, pengelola pengaduan Kota Semarang mampu menyelesaikan laporan yang masuk melalui kanal sapambakita.lapor.go.id dengan jumlah aduan terkelola tertinggi kedua setelah Kota Malang dengan laju tindak lanjut 100 persen.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya memberikan apresiasi kepada seluruh admin penghubung Kanal Pengaduan Publik, Sapa Mbak Ita, yang telah bekerja keras selama 24 jam dalam tujuh hari guna menangani berbagai lingkup aduan kemasyarakatan, mulai dari perbaikan fasilitas umum, perbaikan infrastruktur, pelayanan administrasi kependudukan hingga fasilitas pendidikan. 

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Semarang mengucapkan matur nuwun kepada teman-teman yang sudah sangat gercep untuk menerima dan menyelesaikan keluhan, masukan atau bahkan kritikan dari masyarakat. Terima kasih kepada semua tim yang terlibat dalam penyelesaian aduan masyarakat melalui kanal ini,” ujar Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang.

Mengamini pernyataan Mbak Ita, Kepala Dinas Kominfo Kota Semarang Soenarto juga memuji kinerja admin pengelola kanal aduan publik Sapa Mbak Ita yang menyelesaikan banyaknya aduan masyarakat yang masuk melalui lima kanal resmi Sapa Mbak Ita.

“Saya harap proses penyelesaian pengaduan ini akan terus disempurnakan oleh seluruh admin. Pertama, tentang bagaimana laporan yang selesai bersyarat dapat diselesaikan secepatnya. Kedua, tuntaskan aduan masyarakat hingga benar-benar selesai agar tidak terjadi laporan berulang. Ketiga, selesaikan aduan dengan memperhatikan kualitas tindak lanjutnya,” katanya.

Dalam Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pengaduan Pelayanan Publik Sapa Mbak Ita Caturwulan II Tahun 2024 tersebut, para admin penghubung Pengelola Pengaduan Publik diminta untuk meningkatkan kualitas pelayanan khususnya dalam merespon aduan dan aspirasi masyarakat. 

“Laporan yang masuk harus segera dikonfirmasi untuk ditindaklanjuti. Untuk menindaklanjuti laporan tidak perlu meminta permohonan data pelapor, cukup fokus pada aduan yang dilaporkan,” kata Soenarto. 

Monitoring dan Evaluasi dilakukan secara rutin oleh Dinas Kominfo Kota Semarang guna mengidentifikasi penyelesaian kendala yang ada. Juga sebagai sarana bersilaturahmi antar admin penghubung, admin utama dan pengelola pengaduan. Sepanjang catur wulan II dari bulan Mei hingga Agustus, aduan yang masuk ke kanal Sapa Mbak Ita sejumlah 1.598 aduan. 

Pada catur wulan II, Dinas Perhubungan Kota Semarang menjadi OPD dengan jumlah disposisi tertinggi, sejumlah 297 aduan, di susul oleh Dinas Pekerjaan Umum 251 aduan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman 222 aduan, Satpol PP 116 aduan dan Dinas Kominfo 85 aduan. Aduan terbanyak yang masuk pada caturwulan II ialah laporan jalan rusak, aduan parkir, lampu PJU padam, aduan trantibum dan permintaan pemangkasan pohon.

Aktif Majukan UKM, Sekda Jateng Terima Penghargaan Tanda Jasa Bakti Koperasi dan UKM

PALEMBANG (lensasemarang.com) – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menerima penghargaan Tanda Jasa Bakti Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) 2024 kategori pejabat negara dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dalam acara Puncak Hari UMKM Nasional 2024, di Dinning Hall Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Kamis (5/9/2024) malam.

Penghargaan tersebut diterima Sekda Jateng Sumarno karena yang bersangkutan dinilai berperan aktif dalam memajukan serta mengembangkan koperasi dan UKM di Provinsi Jawa Tengah.

Dalam acara tersebut, Provinsi Jateng juga turut memamerkan beragam produk unggulan khasnya. Diantaranya kerajinan tangan dari beberapa kabupaten/kota di Jateng, batik, serta produk UMKM lainnya.

“Expo-expo seperti ini sangat membantu teman-teman UMKM Jateng untuk bisa menggelar produknya dan dikenal masyarakat luas,” ujar Sumarno.

Dirinya berharap, kegiatan tersebut mampu menjadi sarana dalam memasarkan produk UMKM Jateng agar lebih dikenal di Indonesia maupun mancanegara. 

“Di Palembang itu banyak orang atau warga Jawa yang tinggal di Sumatera. Mudah-mudahan nanti pembeliannya berlanjut setelah expo,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jateng, tercatat sampai dengan Triwulan II tahun 2024, jumlah binaannya mencapai 191.689 UKM. Rinciannya UKM produksi/non pertanian sebanyak 74.203, UKM Pertanian 28.520, UKM perdagangan 67.210 dan UKM Jasa 21.756.

Adapun UMKM Jateng berkontribusi cukup besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sejak tahun 2021, kontribusi koperasi dan UMKM terhadap PDRB Provinsi Jawa Tengah terus mengalami kenaikan.

Rinciannya, tahun 2021 sebesar 12,45%. Kemudian tahun 2022 sebesar 12,46%, dan pada tahun 2023 sebesar 14,89 persen.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki dalam sambutannya mengatakan, terus mendorong alokasi 40 persen anggaran Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk belanja produk dalam negeri (PDN).

“Juga mendorong percepatan implementasi penggunaan 30 persen ruang publik untuk kegiatan UMKM,” ujarnya.

Politikus PAN Ini Minta Relawan Solid Menangkan Yoyok-Joss di Pilwakot Semarang

SEMARANG – Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga anggota DPRD Kota Semarang, Wachid Nurmantyo, meminta seluruh pendukung serta tim suksesnya di wilayah Dapil 5 (Kecamatan Ngaliyan, Kecamatan Mijen, dan Kecamatan Tugu) solid memenangkan pasangan Yoyok Sukawi dan Joko Santoso para Pilwalkot Semarang 2024. 

Hal itu disampaikannya di hadapan ratusan relawan yang hadir saat konsolidasi pemenangan Pilwakot Semarang yang digelar Tim Wahid Center di Pucung, Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kamis (5/9/2024) malam.

Wachid Center ialah relawan dan tim sukses Wachid Nurmyanto pada Pemilu Legislatif 2024. Pada Pilkada ini, relawannya di Dapil 5 Kota Semarang diarahkan mendukung dan memenangkan Yoyok dan Joko Joss. 

Menurut Wachid, Yoyok Sukawi dan Joko Joss ialah seorang petarung. Kedua figur ini berani mempertaruhkan apapun agar bisa mengabdi bagi masyarakat kota Semarang. Padahal pada Pileg lalu, Yoyok terpilih sebagai anggota DPR RI dan Joko DPRD Kota Semarang. 

“Beliau ini petarung, kalau nggak, nggak mungkin jadi dewan, Mas Yoyok di DPR RI, Mas Joko Kota Semarang. Untuk Pilkada ini, beliau petarung, mereka berdua adalah petarung yang berani,” kata dia. 

Oleh karena itu, dirinya menyampaikan kepada relawannya untuk berbangga karena berada di barisan para petarung dan mengatakan bahwa pasangan yang diusung Koalisi Semarang Maju Bermartabat ini memiliki komitmen dan spirit untuk memajukan Semarang. 

“Jabatan dewan itu ditinggalkan Mas Yoyok dan Mas Joko demi mengabdi pada masyarakat Kota Semarang. Mas Yoyok dan Mas Joko dapat panggilan jiwa, ada panggilan hati untuk mengabdi pada semua, ditujukan untuk warga Kota Semarang, mensejahterakan masyarakatnya,” ujar Wachid. 

Ia juga mengatakan, Yoyok dan Joss tidaklah asing bagi warga Semarang, sehingga upaya sosialisasi ke masyarakat bisa lebih mudah.

Lebih jauh dia juga meminta seluruh pendukungnya di Dapil 5 bersiap menghadapi Pilkada dengan target setiap RW meraih suara dominan. 

“Calon wali kota dan wakil wali kotanya tidak asing lagi dengan kita semua. Maka kita semua harus berjuang, masing-masing RW harus menang,” tegas mantan Ketua DPD PAN Kota Semarang tersebut.

Agenda konsolidasi ini dihadiri langsung oleh Yoyok Sukawi dan Joko Joss, Yoyok mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Tim Wahid Center.

CEO PSIS ini juga mengatakan, diirinya dan wakilnya merupakan orang asli Semarang yang ingin mengabdi untuk rumah dan tanah kelahirannya. 

“Kami bukan orang lain, kita punya semangat, kita semua punya semangat kota Semarang harus maju dan bermartabat. Intinya, kami berdua ingin memimpin kota Semarang, memimpin di rumah sendiri. Rumah kita harus dipimpin oleh kita sendiri, jangan orang lain,” katanya.

Terima Sertipikat dari Menteri AHY, Masyarakat Hukum Adat di Kapuas Hulu: Ini Penting bagi Keberlangsungan Kami

BANDUNG (lensasemarang.com) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan langsung sertipikat untuk tanah ulayat, termasuk bagi Masyarakat Hukum Adat Menua Kulan dan Iban Menua Sungai Utik, Desa Batu Lintang, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kamis (05/09/2024).

Kepala Desa Batu Lintang Ray Mundus Remang merasa sangat terhormat mendapat kesempatan mewakili Masyarakat Hukum Adatnya menerima Sertipikat Hak Pengelolaan (HPL) untuk tanah ulayat yang dihuni 184 kepala keluarga (KK) dengan total 578 jiwa. 

“Sertipikat tanah ini sangatlah penting bagi keberlangsungan kami Masyarakat Hukum Adat. Dengan memiliki sertipikat, dasar hukumnya jelas, ada kekuatan hukum yang bisa kita pegang,” tutur Ray Mundus Remang yang ditemui dalam Konferensi Internasional tentang Pendaftaran Hak atas Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat di Indonesia dan Negara-negara ASEAN, di The Trans Luxury Hotel, Bandung.

Tidak hanya memiliki kekuatan hukum, dengan adanya sertipikat, tanah yang masyarakat adatnya tempati bisa semakin aman untuk dimanfaatkan, baik menjadi hunian maupun dikelola untuk sumber penghidupan.

“Pengelolaannya nanti kita atur bersama. Karena ini tanah ulayat, memang tidak boleh diklaim milik individu, itu milik komunal,” ungkap Kepala Desa Batu Lintang.

Sejak awal memulai proses musyawarah sebelum lanjut mendaftarkan tanah ulayat ini, Ray Mundus Remang dan seluruh bagian masyarakat adatnya telah bersepakat untuk memanfaatkan tanah tersebut sebagai ruang pengetahuan bagi generasi penerus.

“Supaya generasi selanjutnya tetap bisa tahu dan pelajari ragam kayu-kayu, jenis tanaman. Di sana akan jadi tempat bermacam-macam tumbuhan langka. Sangat penting buat kita, bukan hanya sepakat menjaga tumbuhannya, tapi juga memperkaya ragam tanaman dan memberi edukasi kepada masyarakat,” pungkas Ray Mundus Remang. 

Sebagai informasi, dalam Konferensi Internasional pertama di Indonesia yang membahas mengenai Pendaftaran Hak atas Tanah Ulayat ini, hadir ratusan peserta yang berasal dari berbagai negara.

Diantaranya perwakilan World Bank, World Resources Institute, perwakilan Lembaga Pertanahan Luar Negeri se-Asia Tenggara: perwakilan National Committee of Indigenous People (NCIP) Filipina, perwakilan Department of Agriculture Land Management (DALAM) Ministry of Agriculture and Forestry of Laos, perwakilan Office of the National Land Policy Board Thailand, perwakilan Department of Land Thailand; perwakilan Masyarakat Hukum Adat dari 9 provinsi di Indonesia; peserta dari Kementerian ATR/BPN; perwakilan dari kementerian terkait; para akademisi, organisasi mahasiswa, serta perwakilan beberapa universitas yang aktif dalam meneliti dan memperjuangkan masyarakat hukum adat di Indonesia. 

Pertamina International Shipping Bukukan Laba US$ 280,9 Juta Pada Semester I-2024

JAKARTA (lensasemarang.com) – PT Pertamina International Shipping (PIS) sukses membukukan laba sebesar US$ 280,9 juta pada paruh pertama tahun 2024 atau naik 103 persen dibanding periode serupa pada tahun lalu yang berada di angka US$ 138,5 juta.

Perolehan laba hingga Juni ini sekaligus melewati RKAP tahun 2024, yang ditargetkan mencapai US$ 267,1 juta hingga akhir tahun ini. 

“Dengan capaian ini, PIS optimistis kinerja tahun ini bisa melampaui tahun 2023. Tentunya tidak hanya dari sisi laba, tapi juga dari sisi pengembangan bisnis lainnya mulai dari perluasan pasar internasional, penambahan armada tanker, dan lainnya,” kata CEO PIS Yoki Firnandi, Kamis (5/9/2024).

Kenaikan laba ini didorong oleh kenaikan pendapatan, di mana selama pertengahan tahun pertama ini PIS membukukan sebesar US$ 1,72 miliar atau naik 6 persen dibanding semester pertama tahun 2023 sebesar US$ 1,62 miliar. 

Begitu pula dengan EBITDA, yang juga tercatat naik 28 persen dari US$ 458,4 juta di semester pertama tahun lalu menjadi US$ 587,5 juta.

Sementara dari sisi komersial, PIS semakin agresif mengembangkan pasar non-captive yang dibuktikan dengan porsi pasar non captive yang mencapai 19,2 persen. 

Yoki menuturkan, PIS selaku Sub Holding Integrated Marine Logistics (SH IML) dari Pertamina Group, terus meningkatkan investasi dan kinerja perusahaan.

Ini terlihat dari realisasi belanja modal (capital expenditure) perusahaan yang hingga Juni 2024 telah menyentuh angka US$ 312 juta.

Angka ini sendiri sudah mencapai 89 persen total realisasi investasi sepanjang 2023 dan rencananya, PIS akan menggelontorkan hingga US$ 654,5 juta untuk investasi hingga akhir tahun 2024 untuk mendorong pertumbuhan bisnis secara signifikan.

Salah satu investasi yang menjadi andalan untuk mendorong pertumbuhan bisnis PIS di semester awal ini adalah dengan menambah armada-armada tanker baru untuk menguatkan bisnis di dalam maupun luar negeri.

Selama semester 1 tahun ini, PIS tercatat telah menambah enam armada tanker baru termasuk dengan tanker-tanker pengangkut gas raksasa, sebagai wujud perusahaan dalam mempercepat transisi energi. 

Sebanyak empat tanker Very Large Gas Carrier (VLGC) yakni VLGC Pertamina Gas Caspia, VLGC Pertamina Gas Dahlia, VLGC Pertamina Gas Tulip, VLGC Pertamina Gas Bergenia , telah diluncurkan dan beroperasi pada tahun ini. 

Bahkan, VLGC Pertamina Gas Dahlia telah mencetak prestasi sebagai kapal tanker milik Pertamina pertama yang sukses mengelilingi bumi dalam satu pelayaran, dengan kru 100 persen Indonesia. 

Selain 4 VLGC, PIS juga memiliki dua armada tanker Medium Range baru untuk mendukung ketahanan energi nasional sekaligus ekspansi market internasional yakni PIS Jawa dan PIS Kalimantan. 

“Di awal tahun ini, PIS juga telah menandatangani kerja sama untuk pembangunan tanker baru yang akan siap dioperasikan dalam 2-3 tahun mendatang. Aksi ini, kami yakini akan bisa terus mendukung pertumbuhan bisnis PIS sebagai urat nadi virtual energi nasional, maupun bisnis maritim secara global,” ujar Yoki.

Wujud Tresno, Wali Kota Semarang Serahkan Santunan Kematian Ke Ahli Waris

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyerahkan santunan kematian kepada 168 ahli waris pada tahap 4 Program Santunan Kematian di Gedung Juang 45, Semarang, Kamis (5/9/2024).

Program ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Semarang bagi keluarga yang berduka akibat kehilangan anggota keluarga dan penyerahan kali ini merupakan bagian dari program yang telah berjalan sejak November 2023 serta terus didistribusikan dalam beberapa tahap.

“Santunan ini adalah bentuk tresno kami kepada warga, dan kami berharap dapat digunakan untuk kepentingan pengurusan almarhum dan bukan untuk hal konsumtif,” kata Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang.

Tahap 5 dari program ini akan menyasar 89 ahli waris, dan tahap 6 sebanyak 76 ahli waris.

Program ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Sosial Kota Semarang yang terus melakukan monitoring dan evaluasi agar santunan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan.

Mbak Ita mengungkapkan bahwa sedikit bantuan yang diberikan kepada masyarakat ini tentu tidak bisa menggantikan yang sudah meninggal dunia, tapi ini sebagai bentuk perhatian Pemkot Semarang guna membantu keperluan keluarga almarhum atau almarhumah, baik untuk keperluan membeli kijing, atau kebutuhan doa selamatan seperti 3, 7, 10, hingga 100 hari, maupun mendak tahunan.

Program Santunan Kematian ini diatur dalam Peraturan Wali kota Semarang Nomor 31 Tahun 2023, yang memungkinkan ahli waris mengajukan bantuan melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Proses pencairan dilakukan melalui virtual account tanpa biaya administrasi atau potongan pajak.

Taryono, salah seorang penerima santunan, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Pemkot Semarang atas bantuan yang diberikan.

“Saya akan menggunakan santunan ini untuk keperluan keluarga dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional Dengan Semangat Tanpa Henti Melayani Dari Hati

JAKARTA (lensasemarang.com) – Sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan yang memberdayakan masyarakat Indonesia, Telkomsel memperingati Hari Pelanggan Nasional dengan menyapa, mengapresiasi, dan membangun hubungan yang lebih dalam dengan para pelanggan di seluruh Indonesia.

Perusahaan terus meningkatkan pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan guna meningkatkan standar konektivitas, solusi, dan layanan yang dapat memberikan kebahagiaan maksimal dan pengalaman digital terbaik, selaras dengan semangat Indonesia yang menginspirasi perusahaan untuk tanpa henti melayani dari hati.

Sebagai wujud nyata dari semangat tanpa henti melayani dari hati Telkomsel, para Direktur Telkomsel mengambil peran khusus sebagai agen customer care di GraPARI untuk menyapa pelanggan sekaligus berupaya memberikan solusi dan layanan terbaik pada momen Hari Pelanggan Nasional pada 4 September 2024.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, mengatakan, “Tak terasa sudah lebih dari 29 tahun Telkomsel melayani pelanggan di Indonesia dan sudah lebih dari 20 tahun menjadi market leader. Terima kasih bagi para pelanggan yang telah percaya dan setia dengan Telkomsel. Komitmen kami untuk terus berinovasi memastikan bahwa pelanggan kita memiliki pengalaman yang mudah, nyaman, sederhana, dan juga asyik,” katanya.

“Setiap masukan, dukungan, dan kepercayaan yang diberikan menjadi modal utama bagi kami untuk terus menjaga customer centricity culture, budaya mengutamakan kepentingan pelanggan agar bisa mewujudkan visi Telkomsel memastikan kehidupan berbangsa yang lebih baik hari ini dan gemilang esok hari. Selamat Hari Pelanggan Nasional,” lanjutnya.

Dengan semangat tanpa henti melayani dari hati, Telkomsel juga memastikan seluruh akses ke berbagai titik layanan pelanggan tersedia 24/7, mulai dari GraPARI, Call Center 188 atau 147 (khusus pelanggan IndiHome), MyTelkomsel, asisten virtual Veronika, akun media sosial resmi Telkomsel di Facebook, Instagram, dan X/Twitter, sampai dengan mitra outlet Telkomsel.

Telkomsel juga mengapresiasi para pelanggan setia yang datang langsung ke lokasi layanan pada Hari Pelanggan Nasional dengan beragam penawaran khusus.

Di ratusan GraPARI di seluruh penjuru Indonesia, Telkomsel melangsungkan berbagai program loyalitas dan apresiasi bagi para pelanggan yang berkunjung, mulai dari kejutan istimewa, e-voucher, diskon Telkomsel Orbit, sampai dengan cashback untuk pendaftaran IndiHome dan pembelian paket Telkomsel Prabayar tertentu. 

Mendukung kemeriahan pelayanan di momen ini, semua pelanggan Telkomsel Prabayar juga bisa menikmati Paket Spesial Hari Pelanggan Nasional sepanjang hari di MyTelkomsel pada 4 September 2024 mulai dari harga Rp9.900, dengan kuota data hingga 7 GB dan masa aktif hingga lima hari.

Dituduh Korupsi, Kades Winong: Sudah Klir di Inspektorat dan Tidak Ada Korupsi

SEMARANG (lensasemarang.com) – Puluhan orang berdemontrasi di Kantor Camat Winong, Kabupaten Pati, meminta Kepala Desa Winong Ujok Budiyanto mundur dari jabatannya karena diduga melakukan tindak pidana korupsi pada Senin (2/9/2024).

Salah satu yang pendemo tuduhkan adalah kades diduga menyalahgunakan dana desa hingga bantuan langsung tunai (BLT) sekira Rp300juta.

Menanggapi hal itu, Kades Winong Ujok Budiyanto menampik semua yang dituduhkan para pendemo kepada dirinya.

“Iya betul (ada demo), hanya beberapa orang yang demo. Nggak bener itu (yang dituduhkan), sudah diperiksa sama inspektorat, sudah monev (monitoring evaluasi) tahun lalu, tidak ada permasalahan kok, sudah klir. Saya sudah membuat laporan pertanggungjawaban semuanya, tidak ada masalah,” kata Ujok di Semarang, Kamis (5/9/2024).

Ujok mengatakan sudah menemui perwakilan demonstran dan diriny juga menyebut tentunya menampung aspirasi dari para demonstran tersebut, mempersilakan untuk berdialog agar semua bisa memperoleh penjelasan.

“Saya bilang, saya punya pimpinan, biar pimpinan yang membina saya. Yang mereka tuduhkan (demonstran) nggak bener itu, sudah ada bukti-buktinya, laporan-laporannya. Baru kali ini ada demo itu (mendemo dirinya),” ujar Ujok yang menjabat Kades Winong sejak tahun 2019.

Ia menduga demo itu digerakkan oleh oknum-oknum yang secara pribadi tidak menyukai dirinya dan dirinya mengungkapkan ada bukti-bukti yang sudah dikumpulkan terkait hal itu.

“Kalau saya disebut korupsi, silakan saja dibuktikan, saya juga siap beberkan bukti-buktinya kalau diperlukan (bahwa tidak ada korupsi),” tegasnya.

Menteri AHY Buka International Meeting on Best Practice of Ulayat Land Registration in Indonesia and ASEAN Countries

BANDUNG (lensasemarang.com) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi membuka International Meeting on Best Practices of Ulayat Land Registration in Indonesia and ASEAN Countries di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Kamis (05/09/2024).

Konferensi Internasional ini digelar untuk membahas terkait perlindungan Masyarakat Hukum Adat atas tanah ulayat di Indonesia maupun di negara-negara ASEAN.

“Ini semua tentang keadilan dan perlindungan masyarakat adat. Bagi masyarakat adat kita, tanah merupakan perwujudan hakikat kehidupan itu sendiri. Tanah adalah roh, identitas mereka, penjaga sejarah mereka, dan fondasi masa depan mereka,” kata Menteri AHY dalam sambutannya.

Menurut Menteri AHY, kehadiran delegasi baik dari dalam maupun luar negeri merupakan bukti komitmen bersama untuk membina kerja sama, bertukar praktik terbaik, dan membangun hubungan yang lebih kuat khususnya dalam komunitas di ASEAN.

Ia mengajak berbagai pihak yang hadir untuk terlibat dalam pembicaraan yang lebih mendalam tentang pendaftaran tanah adat atau tanah ulayat sebagai bagian dari identitas inti, warisan, dan tanggung jawab bersama. 

“Ketika kita berbicara tentang tanah adat, kita tidak hanya membahas hak milik. Kita juga sedang menyerukan inti dari kehidupan budaya yang telah berkembang selama berabad-abad, terjalin dalam jalinan warisan leluhur mereka dan keberadaan yang begitu panjang,” lanjut Menteri AHY.

Tanah ulayat, dikatakan Menteri AHY merupakan perwujudan kepemilikan komunal yang mencerminkan hubungan mendalam antara masyarakat adat dengan lingkungannya.

“Hubungan ini tidak hanya bersifat fisik tetapi juga spiritual, kultural, dan sosial yang melindungi dan memelihara mereka,” terangnya.

Untuk melindungi dan memelihara tanah adat diperlukan satu wadah bersama. Konferensi inilah yang menjadi wadah untuk berbagi informasi, mencari masukan, meningkatkan pemahaman serta pengetahuan mengenai pelaksanaan pendaftaran tanah ulayat masyarakat hukum adat khususnya di Indonesia dan negara ASEAN. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Asnaedi.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan harmonisasi kebijakan pendaftaran tanah ulayat di tingkat ASEAN, penguatan kapasitas masyarakat adat dalam mengelola dan mendaftarkan tanah ulayat, serta terciptanya iklim berbagai pengetahuan dan pengalaman antar negara ASEAN untuk memperkuat perlindungan hak-hak tanah ulayat Masyarakat Hukum Adat,” ujar Asnaedi.

Untuk diketahui, kegiatan yang berlangsung pada 4-7 September 2024 ini terdiri dari serangkaian kegiatan. Mulai dari sambutan perwakilan Masyarakat Hukum Adat, penandatanganan prasasti tanah ulayat, penyerahan Sertipikat Hak Pengelolaan (HPL) tanah ulayat kepada Masyarakat Hukum Adat, peluncuran buku saku pendaftaran tanah ulayat, dan buku “Cerita Tanah Ulayat Hari Ini”.

Selanjutnya, ada juga pemaparan dari sejumlah narasumber, yaitu Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri, World Bank, WRI Global, dan Lincoln Institute of Land Policy. Dalam kesempatan ini juga dibuka sesi tanya jawab dan diskusi untuk pembahasan mendalam mengenai isu yang dihadapi dalam pendaftaran tanah ulayat Masyarakat Hukum Adat dan berbagai pengalaman antar negara.

Keesokan hari juga akan dilaksanakan _site visit_ ke lokasi Tanah Ulayat Kampung Naga di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Tujuannya, untuk mempelajari karakteristik ulayat Masyarakat Hukum Adat Kampung Naga secara langsung.

Turut hadir, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Kegiatan ini juga dihadiri 250 orang peserta yang terdiri dari representasi negara-negara ASEAN, kementerian/lembaga, instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi internasional, organisasi masyarakat, perguruan tinggi di Indonesia, serta perwakilan Masyarakat Hukum Adat.

Resmikan Ekshibisi Tanah Ulayat, Menteri AHY Harap Dapat Satukan Visi Sukseskan Pendaftaran Tanah Ulayat di Indonesia dan ASEAN

BANDUNG (lensasemarang.com) – Mengawali rangkaian International Meeting on Best Practices of Ulayat Land Registration in Indonesia and ASEAN Countries, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan Ekshibisi Tanah Ulayat yang digelar di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Rabu (04/09/2024). 

“Kita sama-sama melihat ekshibisi atau pameran dari _stakeholders_ untuk menyatukan visi dan semangat kita menyukseskan program registrasi tanah ulayat yang ada di Indonesia dan juga di ASEAN _countries_,” kata Menteri AHY dalam sambutannya.

Ekshibisi yang berlangsung selama empat hari ini diikuti sejumlah perwakilan Masyarakat Hukum Adat. 

Beberapa di antaranya perwakilan Masyarakat Hukum Adat Baduy, Kampung Naga, Dayak Iban Sungai Itik, Dayak Menua Kulan, Dayak Sami, Kerapatan Adat Nagari (KAN) Tanjung Bonai, Mukim Siem, Mukim Seulimeum, Kota Sungai Penuh, dan Desa Adat Asah Duren. 

Diharapkan, momen ini menjadi kesempatan bagi Masyarakat Hukum Adat di Indonesia untuk dapat menunjukkan keragaman budaya yang mereka miliki.

Hal ini juga sebagai sarana agar Kementerian ATR/BPN di setiap wilayah dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk bisa membantu menyosialisasikan dan membantu pelaksanaan pendaftaran tanah ulayatnya.

Usai meresmikan ekshibisi, Menteri AHY meninjau stan pameran dari masing-masing daerah. Ia pun disambut meriah oleh penampilan budaya dari Suku Baduy hingga Papua. Sembari berdialog dengan para peserta, Menteri AHY melihat berbagai produk yang dihasilkan dari setiap suku.

Peninjauan ekshibisi diakhiri Menteri AHY dengan menandatangani lukisan yang merupakan _cover_ dari Buku “Cerita Tanah Ulayat Hari Ini” yang ditulis oleh tim Direktorat Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Ditjen PHPT).

Hadir dalam kesempatan ini, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Hadir pula, perwakilan Duta Besar negara-negara ASEAN untuk Indonesia; Lembaga Pertanahan Luar Negeri se-Asia Tenggara antara lain perwakilan National Committee of Indigenous People (NCIP) Filipina, perwakilan Department of Agriculture Land Management (DALAM) Ministry of Agriculture and Forestry of Laos, perwakilan CSO; perwakilan Office of the National Land Policy Board Thailand; dan perwakilan Department of Land Thailand.