Wednesday, April 15, 2026
Google search engine
HomeDaerahPengangguran Jateng Tembus 1 Juta Orang, Mohammad Saleh Soroti Mismatch Kompetensi dan...

Pengangguran Jateng Tembus 1 Juta Orang, Mohammad Saleh Soroti Mismatch Kompetensi dan Kebutuhan Industri

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh menyoroti masih tingginya angka pengangguran yang dinilai menjadi pekerjaan rumah serius bagi pemerintah daerah dan menilai salah satu penyebab utama kondisi tersebut adalah ketidaksesuaian antara kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri atau mismatch.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di Jateng pada Agustus 2025 tercatat mencapai 1,04 juta orang. Angka itu hanya mengalami penurunan tipis sekitar 7.000 orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Ini menunjukkan bahwa persoalan pengangguran belum tertangani secara optimal. Penurunan yang sangat kecil ini harus menjadi perhatian bersama,” kata Mohammad Saleh.

Menurut dia, tingginya angka pengangguran tidak semata-mata disebabkan oleh kurangnya lapangan pekerjaan, tapi juga karena adanya kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki pencari kerja dengan kebutuhan dunia industri.

“Mismatch antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan industri menjadi salah satu faktor utama. Banyak lulusan yang belum siap masuk ke dunia kerja karena keterampilannya belum sesuai,” ujarnya.

Saleh menilai, kondisi tersebut perlu direspons melalui penguatan pendidikan vokasi dan pelatihan kerja yang lebih terarah. Program pelatihan harus disesuaikan dengan kebutuhan riil industri agar lulusan memiliki keterampilan yang relevan.

Dirinya juga mendorong adanya kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dalam menyusun kurikulum berbasis kebutuhan industri. Hal ini penting agar lulusan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi yang siap pakai.

Selain itu, Saleh menekankan pentingnya penguatan program penempatan tenaga kerja serta peningkatan akses informasi lowongan kerja bagi masyarakat. Pihaknya berharap, dengan langkah yang tepat dan terkoordinasi, angka pengangguran di Jateng dapat ditekan secara signifikan ke depan.

“Kita perlu solusi yang komprehensif dan berkelanjutan agar persoalan pengangguran ini bisa teratasi,” pungkas Ketua DPD Partai Golkar Jateng tersebut.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments