Monday, April 20, 2026
Google search engine
HomeDaerahProduksi Ikan Jateng Berlimpah, Mohammad Saleh Usulkan Olahan Ikan Jadi Menu MBG

Produksi Ikan Jateng Berlimpah, Mohammad Saleh Usulkan Olahan Ikan Jadi Menu MBG

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh, mendorong pemanfaatan hasil perikanan daerah untuk diolah menjadi bagian dari menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan konsumsi protein masyarakat sekaligus menyerap hasil produksi nelayan dan pembudidaya ikan.

Menurut dia, Jateng memiliki potensi besar di sektor perikanan yang perlu dioptimalkan, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga pengolahan dan distribusinya agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Produksi ikan kita melimpah. Ini harus dimanfaatkan, salah satunya dengan memasukkan olahan ikan ke dalam menu MBG agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” ujar Saleh.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perikanan, Jateng mencatat capaian signifikan di sektor perikanan dengan total produksi ikan mencapai 965.555 ton pada tahun 2024. Dari jumlah tersebut, perikanan budidaya menyumbang 554.810 ton, sementara perikanan tangkap mencapai 410.745 ton.

Selain itu, nilai ekonomi dari hasil perikanan tangkap tercatat mencapai Rp6,19 triliun, yang berasal dari pelabuhan perikanan di berbagai daerah, baik milik Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemprov, maupun pemerintah kabupaten/kota.

Saleh menilai, tingginya produksi tersebut perlu diimbangi dengan penguatan sektor hilir, termasuk pengolahan hasil perikanan menjadi produk yang siap konsumsi dan bernilai tambah. Menurutnya, keterlibatan pelaku UMKM dalam pengolahan ikan juga perlu didorong.

“Tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi harus diolah menjadi produk yang lebih variatif dan bernilai ekonomi tinggi,” tegas Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.

Ia menambahkan, pemanfaatan olahan ikan dalam program MBG juga dapat menjadi solusi untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, karena kandungan protein ikan yang tinggi dan baik untuk pertumbuhan.

Selain itu, kebijakan ini juga berpotensi membantu menjaga stabilitas harga ikan di tingkat nelayan, karena adanya kepastian pasar dari program pemerintah. Menurutnya, ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperbaiki kualitas gizi masyarakat.

Saleh berharap pemerintah daerah dapat mendorong sinergi antara sektor perikanan, pelaku usaha, dan penyelenggara program MBG agar pemanfaatan hasil perikanan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Jika dikelola dengan baik, sektor perikanan tidak hanya kuat secara produksi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial yang besar,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments