SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengapresiasi para buruh yang memperingati Hari Buruh dengan tertib sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan penyampaian aspirasi yang berlangsung di Kota Semarang, di mana para buruh tidak hanya menyuarakan tuntutan mereka secara damai, tetapi juga turut memunguti sampah yang berserakan di sekitar lokasi kegiatan.
Agustina menilai, sikap tersebut mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi sekaligus kepedulian sosial yang patut dicontoh.
“Saya sangat mengapresiasi teman-teman buruh yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Lebih dari itu, kepedulian dengan memunguti sampah menunjukkan bahwa perjuangan tidak hanya soal tuntutan, tetapi juga tanggung jawab menjaga lingkungan,” ujar Agustina.
Menurutnya, aksi tersebut menjadi pesan positif bahwa kegiatan penyampaian aspirasi dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga ketertiban dan kebersihan kota.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Semarang terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat, termasuk para buruh.
“Kami selalu membuka ruang dialog. Aspirasi yang disampaikan tentu akan menjadi perhatian dan bahan evaluasi bagi pemerintah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Agustina berharap semangat yang ditunjukkan para buruh ini dapat menjadi contoh bagi seluruh elemen masyarakat dalam setiap kegiatan, baik aksi sosial maupun kegiatan publik lainnya.
“Semarang adalah rumah kita bersama. Menjaga kebersihan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Apa yang dilakukan teman-teman buruh hari ini adalah contoh baik yang patut diapresiasi,” pungkasnya.
Dengan suasana yang kondusif dan penuh kesadaran kolektif, peringatan Hari Buruh di Kota Semarang tahun ini tidak hanya menjadi momentum menyuarakan aspirasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.



