HomeLifestyleMTs-MA Al Burhan Hidayatullah Semarang Gelar Wisuda Tahfidz Akbar 30 Santri,Penghafal Al...

MTs-MA Al Burhan Hidayatullah Semarang Gelar Wisuda Tahfidz Akbar 30 Santri,Penghafal Al Quran Bisa Jadi Penerus Dakwah

SEMARANG – Sebanyak 30 santri mengikuti prosesi tasmi’ dan wisuda tahfizh Al Qur’an angkatan V MTs-MA Al Burhan Hidayatullah, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum selebrasi atas perjuangan para santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan kalamullah.

Kegiatan yang mengusung tema “Terbentuknya Generasi Qurani, Unggul dan Mandiri” ini menjadi momentum syukur atas lahirnya para penghafal Al-Qur’an yang diharapkan mampu menjadi penerus dakwah dan peradaban Islam di masa depan.

Acara menghadirkan dua narasumber istimewa, yakni KH. Dr. Nashirul Haq Marling, Lc., M.A. dan Syeikh Hamdi Habeeb Al Mishry, yang memberikan motivasi kepada para santri dan wali santri tentang pentingnya menjaga kemurnian Al-Qur’an melalui hafalan, pengamalan, dan dakwah.

“Mereka merupakan bagian dari pembinaan intensif yang dilakukan oleh MTs-MA Al Burhan Hidayatullah. Selama lima tahun terakhir, lembaga ini telah berhasil mencetak 52 santri penghafal 30 juz Al-Qur’an di bawah bimbingan langsung Ustazah Rumayya beserta tim pembina tahfizh,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Ketua BMH Perwakilan Jawa Tengah, S. Abdul Karim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program tahfizh.

“Terima kasih kepada para donatur. Hari ini kita saksikan bersama bahwa dana-dana amanah umat mampu melahirkan para penghafal Al-Qur’an. Ini adalah investasi akhirat yang manfaatnya terus mengalir dan menjadi kebanggaan umat,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini juga BMH menyalurkan beasiswa tahfizh kepada Yayasan Al Burhan sejumlah Rp. 248.648.597,- secara simbolis sebagai bentuk dukungan BMH terhadap program Yayasan Al Burhan dalam bentuk beasiswa tahfizh.

Salah satu wisudawan yang berhasil menyetorkan hafalan 30 juz dalam sekali duduk, Quaneisha Bilqis Adlina, turut menyampaikan rasa syukurnya. Sebab berkat gemblengan dan motivasi dari para pengasuh bisa menghafal 30 juz.

“Semoga Allah menjaga hafalan ini dan menjadikannya manfaat bagi umat,” ujarnya.

Melalui program tahfizh yang berkelanjutan, BMH dan Yayasan Al Burhan berharap semakin banyak generasi muda yang tumbuh dengan karakter Qurani, memiliki keunggulan dalam ilmu dan akhlak, serta mampu menjadi pribadi yang mandiri dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments