HomeDaerahKridha Cilpa & Srawoeng Jazz 2026, Perpaduan Musik, Seni, dan Harmoni Kebangsaan

Kridha Cilpa & Srawoeng Jazz 2026, Perpaduan Musik, Seni, dan Harmoni Kebangsaan

SEMARANG – Balai Budaya dan Kebangsaan Omah Srawoeng kembali menghadirkan perhelatan seni dan musik bertajuk Kridha Cilpa & Srawoeng Jazz 2026 yang akan digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Mengusung tema “Bhinneka itu Keren”, festival ini bakal menghadirkan penyanyi Joeniar Arief, vokalis yang dikenal lewat lagu hits Rapuh, serta penampilan spesial dari DAC Band, grup jazz legendaris kebanggaan Kota Semarang.

Acara yang digelar secara gratis ini akan berlangsung di Pelataran Hendra Setyadji, Balai Budaya dan Kebangsaan Omah Srawoeng, Jalan Papandayan II No. 88, Kelurahan Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Memasuki tahun ketiga sejak pertama kali digelar pada 2024, Kridha Cilpa & Srawoeng Jazz tidak hanya menjadi panggung hiburan, tetapi juga ruang perjumpaan lintas budaya yang mengedepankan semangat kebersamaan dan toleransi.

Festival ini dirancang sebagai wadah “srawung” atau bersosialisasi lintas suku, agama, ras, dan antargolongan melalui medium seni dan musik jazz yang hangat dan inklusif.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Semarang. Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, dijadwalkan hadir sekaligus membuka acara secara resmi.

Nuansa kolaboratif dan gotong royong terasa kuat dalam penyelenggaraan tahun ini. Selain Joeniar Arief dan DAC Band, panggung juga akan diramaikan sejumlah komunitas dan musisi jazz lintas daerah seperti Jazz Ngisoringin, VinAS Ambarawa, Padipi, Flow Percussion, Tjong De Gust, Jazz in Time, hingga Sens Art.

Dukungan penyelenggaraan turut datang dari Komunitas Jazz Indonesia (KJI) yang akan melakukan siaran langsung acara, bersama Komunitas Jazz Ngisoringin Semarang dan Protix.id.

Ketua Umum Balai Budaya dan Kebangsaan Omah Srawoeng sekaligus Ketua Panitia, Tarsisius Wintoro, mengatakan persiapan acara berjalan lancar berkat dukungan banyak pihak.

“Persiapan sejauh ini berjalan sangat lancar berkat sinergi luar biasa antar-anak bangsa. Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Semarang, para donatur, dan energi positif dari para seniman yang ikut merawat kebhinnekaan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk hadir dan menikmati suasana jazz di kawasan perbukitan Gajahmungkur.

“Kami mengundang seluruh elemen masyarakat, penikmat jazz, dan generasi muda untuk hadir, bersrawung, dan menikmati syahdunya musik jazz di lereng bukit Unggul Semarang. Mari buktikan bersama bahwa Bhinneka itu keren,” tambahnya.

Pengunjung nantinya akan disuguhi suasana khas lereng bukit Gajahmungkur dengan panorama gemerlap lampu Kota Semarang pada malam hari yang dipadukan dengan cahaya puluhan obor.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB melalui berbagai lomba seperti Lomba Band antar-SMP, lomba mewarnai, dan lomba menggambar untuk anak-anak.

Sementara puncak acara Srawoeng Jazz 2026 akan berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga 22.00 WIB. Selain pertunjukan musik, pengunjung juga dapat menikmati pameran seni rupa karya siswa kursus Omah Srawoeng serta bazar kuliner rakyat yang tersedia sepanjang acara.***

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments