Home Blog Page 15

Gelar Seminar Nasional, Pemkot Semarang Finalisasi Usulan KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng terus mendorong pengukuhan KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional.

Upaya tersebut diperkuat melalui Seminar Nasional Pengusulan Gelar KH Sholeh Darat sebagai Pahlawan Nasional yang digelar di The Suri Ballroom Semarang, Kamis (29/1/2026) sebagai rangkaian akhir penguatan akademik dan administratif pengusulan.

Agustina mengatakan seminar ini menjadi kajian terakhir sebelum berkas usulan resmi diajukan ke pemerintah pusat. Berbagai kajian ilmiah, dokumen administratif, serta penguatan narasi historis telah disiapkan secara maksimal untuk mendukung pengusulan tahun 2026.

“Ini seminar nasional terakhir. Dengan berbagai muatan kajian, mudah-mudahan bisa masuk dalam usulan Pahlawan Nasional 2026,” ujarnya usai Seminar Nasional.

Pemerintah Kota Semarang juga menyiapkan strategi promosi untuk memperkenalkan sosok KH Sholeh Darat secara lebih luas, salah satunya melalui pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional yang direncanakan berlangsung di Semarang pada September 2026.

Selain itu, Pemkot Semarang juga akan mengembangkan ekosistem wisata religi, termasuk penguatan Museum KH Sholeh Darat sebagai pusat literasi dan riset keislaman. Upaya ini diharapkan mampu menarik peneliti serta peziarah dari berbagai daerah.

Sementara Rektor Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Prof. Helmy Purwanto, menyatakan dukungan penuh terhadap pengusulan tersebut. Menurutnya, KH Sholeh Darat memiliki peran besar dalam perjuangan bangsa melalui jalur pendidikan dan dakwah.

Ia menilai pengukuhan sebagai Pahlawan Nasional akan memperkuat identitas sejarah Kota Semarang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor wisata religi dan UMKM.

Perluas Akses Kendaraan Listrik, Polytron Resmikan Showroom Mobil Listrik Pertama di Kota Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia dan bergesernya perilaku konsumen menuju gaya hidup yang lebih modern dan efisien, Polytron kembali memperluas komitmennya di industri kendaraan listrik nasional dengan meresmikan Polytron EV Showroom & Services pertama di Kota Semarang yang berlokasi di Pleburan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kehadiran showroom ini menjadi showroom Polytron EV kedelapan di Indonesia sekaligus langkah strategis untuk menjawab kebutuhan konsumen modern di Jawa.

Peresmian ini sekaligus menjadi momentum bagi Polytron untuk memperkenalkan EVA (Emergency Vehicle Assistance), layanan bantuan darurat 24/7 gratis yang dirancang untuk memberikan rasa aman dan ketenangan bagi pengguna kendaraan listrik Polytron.

Polytron EV Showroom & Services Semarang mengusung konsep 3S (Sales, Service, Sparepart) yang terintegrasi dalam satu lokasi. Konsep ini dirancang untuk memudahkan konsumen dalam seluruh proses kepemilikan kendaraan listrik, mulai dari eksplorasi produk, test drive Polytron G3 & G3+, konsultasi kepemilikan, hingga layanan purna jual yang didukung oleh teknisi tersertifikasi serta ketersediaan suku cadang.

Pembukaan showroom ini dilakukan di tengah momentum penting industri kendaraan listrik nasional. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), dari total pasar mobil nasional yang mencapai 561.819 unit pada periode yang sama, pangsa Battery Electric Vehicle (BEV) telah menembus 9,8 persen dan diproyeksikan optimistis melampaui 10 persen pada tahun ini.

“Pembukaan Polytron EV Showroom & Services Semarang merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan akses kendaraan listrik yang semakin dekat, modern, dan relevan dengan kebutuhan konsumen saat ini. Semarang dikenal sebagai kota trendsetter. Kehadiran showroom ini diharapkan dapat memberikan rasa percaya diri dan kenyamanan lebih bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik,” kata Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo.

Selain kendaraan listrik mobil dan motor, showroom ini juga menghadirkan berbagai produk EV unggulan Polytron lainnya, seperti motor Listrik Polytron FOX 350 yang baru saja diluncurkan, FOX 200 dan FOX 500, sebagai bagian dari visi Polytron dalam menghadirkan solusi teknologi yang mempermudah kehidupan masyarakat.

Hadirnya Polytron EV Showroom & Services Semarang sejalan dengan target pemerintah dalam mempercepat transisi menuju kendaraan rendah emisi, termasuk rencana pengurangan kendaraan berbahan bakar bensin secara bertahap mulai 2040 serta target Net Zero Emission Indonesia 2060.

Sebagai bagian dari pengembangan jaringan distribusi kendaraan listrik Polytron secara nasional, Polytron menargetkan pembangunan total 8 showroom EV yang akan tersebar di berbagai kota besar di Indonesia guna memastikan layanan kendaraan listrik yang semakin dekat dengan konsumen.

EVA (Emergency Vehicle Assistance): Layanan Bantuan Darurat 24/7 Gratis untuk Pengguna Polytron G3 Series Sebagai pelengkap dari pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang menyeluruh, Polytron menghadirkan EVA (Emergency Vehicle Assistance) bagi seluruh pengguna Polytron G3 Series. Layanan roadside assistance ini tersedia 24 jam, 7 hari, dan diberikan secara gratis selama 3 tahun, sebagai bentuk komitmen Polytron dalam memberikan rasa aman dan ketenangan di setiap perjalanan.

EVA hadir untuk menjawab salah satu perhatian utama konsumen kendaraan listrik, yaitu kebutuhan akan dukungan darurat yang cepat, mudah diakses, dan dapat diandalkan ketika terjadi situasi tak terduga di jalan. Dengan EVA, pengguna Polytron G3 Series tidak perlu lagi merasa khawatir saat menghadapi kendala teknis maupun kondisi darurat, kapan pun dan di mana pun.

Melalui layanan ini, pengguna akan mendapatkan berbagai bantuan darurat yang telah disiapkan secara komprehensif, meliputi Towing service untuk kondisi kendaraan tidak dapat melanjutkan perjalanan, Jump start battery, Flat tire recovery.

Kemudian, Locksmith, Delivery ke SPKLU terdekat, On-site inspection oleh tim bantuan, Free ambulance (khusus untuk kasus kecelakaan), dan 24/7 call center sebagai pusat koordinasi layanan.

“Seluruh layanan EVA tersebut diberikan tanpa biaya tambahan, sebagai bagian dari paket kepemilikan Polytron G3 Series. Polytron selalu menempatkan aspirasi konsumen menjadi prioritas operasional kami. Dan berbicara teknologi baru seperti mobil listrik, keamanan dan kenyamanan menjadi yang utama. Kehadiran EVA menegaskan komitmen Polytron tidak hanya dalam menghadirkan kendaraan listrik yang modern dan efisien, tetapi juga membangun kepercayaan jangka panjang melalui dukungan purna jual yang menyeluruh dan berorientasi pada kenyamanan konsumen,” tutup Tekno.

Mohammad Saleh: Jawa Tengah Harus Berani Ciptakan Inovasi dan Produktif Jaga Panen

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh menyarankan agar pertanian di Jawa Tengah terus ditingkatkan dengan inovasi dan mendorong produktivitas. Istimewa

Provinsi Jawa Tengah di level nasional masih termasuk menjadi lumbung pangan nasional. Produksi pertanian para petani bagus, capaian setiap tahun selalu meningkat dan pendapatan sektor inipun menonjol. Apalagi sekarang ini, ada program ketahanan pangan.

Karena itu, Saleh menilai butuh banyak inovasi dan keberanian untuk mengelola sektor pertanian ini.

“Masih harus terus ditingkatkan lagi karena capaian yang sudah juga sebenarnya bisa lebih baik. Masalah kita di pengelola dan inovasi dalam menciptakan peningkatan produktivitas,” kata Saleh di Semarang, Kamis (29/1/2026).

Tugas pemerintah daerah, menurut Saleh, adalah bagaimana dalam menciptakan upaya agar mampu memberikan peningkatan hasil serta kualitas.

Selain itu, juga harus seimbang, produktif melakukan improvisasi, tetapi juga dapat menjaga pasokan demi ketahanan pangan daerah.

“PR lain kita adalah menjaga pasokan stabil guna menghadapi inflasi. Sebab, sering terjadi masalah, panen terserap surplus tetapi harga pangan mahal. Itu terus kita pantau agar dapat dikendalikan,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Jateng ini berharap, pemerintah daerah memperhatikan pergerakan perekonomian dari komoditas pertanian agar dapat mengevaluasi untuk melakukan langkah yang tepat.

“Jadi, kita awasi mekanisme penjualan pertanian di masyarakat. Selama aman, kita belum mengambil kebijakan. Namun, ketika dinilai segera harus, maka akan dilakukan langkah terkait yang sesuai dan diperlukan,” ujar Saleh.

Mohammad Saleh Optimistis Investasi Jawa Tengah Semakin Berkembang 

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh optimistis melihat laju perkembangan industri dan investasi semakin lebih baik dibandingkan sebelumnya melihat laju perkembangan industri dan investasi di tahun 2026 akan lebih baik dibandingkan sebelumnya. 

Bicara kondisi ekonomi daerah 2026, Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh, berharap Jawa Tengah bisa konsisten membuka pintu investasi seiring dengan bermunculannya banyak industri baru.

Dengan adanya pertumbuhan ekonomi, Saleh menilai, pemasukan daerah juga akan mendapatkan hasil besar dari sektor unggulan utama.

“Pasti lebih baik lagi karena pemerintah daerah juga semakin memberikan kesempatan selebar-lebarnya investasi bisa masuk. Kalau berbicara peluang, saya harap jauh dari sebelum-sebelumnya, peminat investasi akan terus berkembang,” kata Saleh di Semarang, Kamis (29/1/2026).

Oleh karena itu, politikus Partai Golkar ini juga berharap, iklim perekonomian daerah produktif, tapi juga sebanding ketertarikan dari luar untuk menanamkan peluang berinvestasi.

Terlebih, Pemprov Jateng juga sudah membuat kebijakan dengan mempermudah perizinan usaha. 

“Jadi sejalan antara pertumbuhan dan potensi ekonomi kita di luar juga menyita perhatian. Dan, kelihatannya akan sama atau tetap malah bisa lebih besar setiap tahun,” ujarnya.

Mohammad Saleh Ajak Generasi Muda Di Jateng Semakin Kreatif

SEMARANG (lensasemarang.com) – Anak-anak muda di Jawa Tengah ditantang untuk bisa lebih inovatif dan kreatif. Semangat baru pun terbuka bagi generasi muda, guna terus mencapai keinginan.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh menilai peluang besar sudah ada dan siap untuk dihadapi. Menurutnya, anak-anak muda memiliki kesempatan untuk mengelola geliat perekonomian.

“Peluang tahun 2026 bagus bisa diambil untuk kesempatan emas. Waktunya anak-anak muda menjual kreativitas sejalan tuntutan zaman,” katanya di Semarang, Rabu (28/1/2026).

Setiap tahun, kata Saleh, perubahan dan tantangan juga memaksa sumber daya terlibat siap mengikuti arus. Sehingga, tuntutan bagi mereka, juga terus agar meningkatkan kualitas diri.

Menurut Saleh, anak-anak muda punya bekal skill dan kreatif untuk menguasai ekonomi. Bagi dukungan tersebut, maka politisi Partai Golkar ini berharap, bisa dengan terus mengasah kemampuan dan mempersiapkan keterampilan.

“Kuncinya adalah kemauan dan siap menghadapi yang ada di depan. Tahun 2026 pertumbuhan ekonomi banyak yang bertumpu pada bidang-bidang kreatif, disitulah peluang besar bagi anak-anak muda untuk mencurahkan pikiran dan terbuka kesempatan,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Jateng Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Pemalang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh menekankan pentingnya pendistribusian bantuan yang tepat sasaran bagi warga terdampak bencana alam.

Hal tersebut disampaikan saat dirinya menyerahkan bantuan kepada korban banjir bandang di kawasan Lereng Gunung Slamet, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, pada Rabu (28/1/2026).

Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir bandang akibat hujan ekstrem. Mohammad Saleh menekankan agar seluruh bantuan yang diberikan dapat diterima secara merata oleh para pengungsi.

“Pendistribusian bantuan harus tepat sasaran. Itu agar seluruh warga yang terdampak bencana di pengungsian bisa merasakan manfaatnya,” ujar Mohammad Saleh.

Dalam kesempatan tersebut, Mohammad Saleh menyerahkan berbagai bantuan kebutuhan dasar, antara lain makanan siap saji, kasur lipat, tenda gulung, selimut, pakaian anak-anak, serta peralatan dapur.

Bantuan itu diharapkan mampu membantu para pengungsi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di posko pengungsian.

Ia juga berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh masyarakat terdampak.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga dan digunakan sesuai kebutuhan. Kami juga berharap kondisi segera pulih dan warga bisa kembali beraktivitas seperti semula,” ujarnya.

Selain menyalurkan bantuan, Mohammad Saleh turut mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam proses penanganan pascabencana. Menurutnya, koordinasi antarpihak sangat dibutuhkan agar proses pemulihan dapat berjalan secara optimal.

“Kolaborasi dan koordinasi yang baik antarpihak terkait sangat penting dalam proses pemulihan pascabencana. Dengan adanya sinergi yang solid dan koordinasi yang efektif, diharapkan proses pemulihan dapat dilakukan dengan lebih efisien,” kata Saleh.

Sebagai informasi, bencana banjir bandang melanda wilayah Kabupaten Pemalang, khususnya Kecamatan Pulosari dan Kecamatan Moga, akibat hujan ekstrem yang mengguyur lereng Gunung Slamet sejak Jumat (13/1/2026) malam.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan meluapnya Sungai Kali Soso, Kali Penakir, dan Sungai Gintung, sehingga merendam permukiman warga serta merusak infrastruktur di sejumlah desa.

Bencana tersebut mengakibatkan adanya korban jiwa. Selain itu, beberapa warga dilaporkan masih dalam pencarian, sementara sejumlah lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Wakil Ketua DPRD Jateng Mohammad Saleh Minta Penertiban Tambang Ilegal

SEMARANG (lensasemarang.com) – Praktik tambang ilegal di Jawa Tengah, bukan saja merusak lingkungan, tapi juga menjadi penyebab timbulnya bencana yang kerap memakan korban jiwa.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh dengan tegas mengatakan, harus ada upaya nyata yang menjamin penambangan ilegal berhenti.

“Langkah di lapangan harus tegas untuk menjamin tidak ada lagi tambang beroperasi. Dengan demikian, maka pengawasan juga melibatkan seluruh unsur dan butuh peran serta dukungan masyarakat,” kata dia di Semarang, Rabu (28/1/2026).

Menurut Saleh, tugas pemerintah daerah jika wilayahnya menjadi lokasi yang memiliki tambang ilegal, sehingga tidak dapat membiarkan tetapi harus segera tegas ada penanganan serius.

Selama ini kondisi sebenarnya, kata Saleh, masalah ini luput dan daerah hanya seakan mengabaikan persoalan tambang ilegal yang beroperasi.

Padahal, menurutnya, terlalu lengah tanpa pengawasan akan menjadi lebih menyebabkan persoalan serius.

“Banyak daerah di wilayahnya punya tambang tapi tidak ada upaya. Kalau sebetulnya, tindakan tegas langkahnya harus segera agar tidak kunjung menambah permasalahan lebih sulit. Dan, akan semakin tidak bisa dihentikan,” katanya.

Mohammad Saleh Dukung Penegakan Regulasi Alih Fungsi Lahan

SEMARANG (lensasemarang.com) – Permasalahan alih fungsi lahan pertanian dinilai harus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tingginya laju alih fungsi lahan dinilai berpotensi mengancam ketahanan pangan daerah hingga nasional, sehingga penegakan regulasi menjadi hal yang mendesak.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh menanggapi hasil koreksi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap kinerja ketahanan pangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2023 hingga Semester I Tahun Anggaran 2025.

Dalam hasil koreksi tersebut, BPK menilai alih fungsi lahan masih menjadi persoalan utama yang membutuhkan pembenahan serius.

Selain itu, BPK juga menyoroti belum optimalnya sinkronisasi data antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, pelaksanaan program pangan berkelanjutan, serta konservasi sumber daya air untuk mendukung irigasi produksi padi.

“Regulasi terkait alih fungsi lahan harus ditegakkan. Kami mendukung langkah Gubernur Ahmad Luthfi yang akan menindak tegas pelanggar regulasi itu,” ujar Saleh.

Ia menegaskan, perlindungan terhadap lahan produktif merupakan kunci keberhasilan program swasembada pangan.

“Perlindungan lahan produktif sangat vital untuk mendukung program swasembada pangan. Langkah ini diharapkan dapat mencegah penyusutan area tanam yang signifikan,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah (Distanbun Jateng), alih fungsi lahan pertanian di Jawa Tengah masih terus terjadi. Dalam periode 2019 hingga 2024, luas lahan pertanian tercatat berkurang sekitar 62.000 hektare.

Sementara itu, pada rentang 2024 hingga 2025, terjadi penurunan kembali sekitar 17.000 hektare.

Mohammad Saleh mengakui Pwnprov Jateng telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan. Namun demikian, menurutnya, perbaikan dan peningkatan pelaksanaan program harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

Salah satu langkah strategis yang dinilai penting adalah pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi. Program tersebut dinilai mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.

“Air adalah faktor utama dalam pertanian. Dengan jaringan irigasi yang baik, petani bisa menanam tepat waktu, mengurangi risiko gagal panen, dan meningkatkan hasil produksi,” kata Mohammad Saleh.

Pemkot Semarang Perbaiki Jalan Rusak dan Berlubang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai memperbaiki berupa penambalan terhadap jalan-jalan yang rusak dan berlubang di beberapa ruas jalan Ibu Kota Jawa Tengah.

Kepala DPU Kota Semarang Suwarto mengatakan penambalan jalan berlubang ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menjawab aduan masyarakat akan banyaknya jalan berlubang.

“Inikan banyak aduan yang masuk soal jalan berlubang dan ini jadi kewajiban kita, jadi langsung kita tindak lanjuti,” kata Suwarto pada Senin (26/1/2026).

Dirinya menyebut ada beberapa titik jalan berlubang yang membutuhkan penambalan segera seperti di Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Prof Hamka Ngaliyan.

“Kita prioritaskan yang urgent dulu ya, di Jalan Soekarno Hatta dan Prof Hamka itu yang banyak aduan juga,” ujarnya.

Suwarto menjelaskan penambalan ini sengaja dilakukan sesuai prioritas kebutuhan. Sedangkan untuk aspal AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) yang merupakan lapisan aspal paling atas tidak bisa disimpan sebagai stok.

Ia mengatakan penambalan jalan berlubang tersebut dimulai per Senin, 26 Januari 2026 ini. Harapannya, stok aspal yang dimiliki DPU masih bisa melanjutkan untuk penambalan di lokasi lain.

Ia mengungkapkan, kendala dalam proses penambalan ini adalah cuaca, apalagi jika curah hujan cukup tinggi menerjang, namun jika penambalan tidak dilakukan sesegera mungkin, maka akan mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Kita tidak bisa menunggu setelah musim hujan, karena ini kan banyak yang berlubang. Aspal ini kan suhunya di atas 100 derajat celsius jadi memang masih aman tapi memang lebih baiknya saat tidak hujan,” terangnya.

Lebih lanjut, untuk perbaikan jalan rusak di Kota Semarang DPU telah mengalokasikan anggaran senilai Rp50 miliar.

Nantinya pengerjaan jalan rusak akan dilakukan lelang kepada pihak ke tiga dan setelah ada pemenang lelang maka diharapkan setelah musim hujan berakhir, pengerjaan jalan rusak mulai dilakukan oleh pemenang lelang.

“Harapannya segera dilakukan lelang di bulan Februari semoga bisa terkejar atau awal Maret agar pelaksanaannya setelah musim hujan selesai. Maret atau April sudah bisa dilakukan proses pengerjaan sebelum (APBD) perubahan semua tuntas,” kata dia.

Selain itu, Pemkot Semarang pada tahun ini juga melakukan perbaikan jalan yang menjadi konektivitas atau penghubung antar wilayah seperti jalan ke arah Demak, Ungaran maupun Kendal.

“Yang jadi konektivitas wilayah juga kita masukkan daftar perbaikan. Ada beberapa ruas jalan yang harus kita beton maupun overlay (penambahan lapisan),” terangnya.

Diakui Suwarto dengan nilai anggaran sebesar Rp50 miliar untuk pengerjaan se Kota Semarang dinilai masih jauh dari sempurna. Namun pihaknya tetap akan memprioritaskan jalan-jalan yang benar-benar membutuhkan perbaikan terlebih dahulu.

“Karena luas Semarang yang seperti masih jauh apalagi ada jalan di pinggiran kota Semarang yang harus ditingkatkan jadi tidak hanya overlay tapi juga perkerasan dulu baru overlay nanti kita satukan jadi satu RAB dilelang jadi nanti sekaligus pelaksanaan dari pihak ke tiga semua,” pungkasnya.

Mohammad Saleh: Tahun 2026, Kita Kejar Program Pangan!

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh menegaskan dukungannya terhadap setiap program unggulan pemerintah. Khususnya terkait ketahanan pangan.

Ketahanan pangan sendiri menjadi program andalan pemerintah yang dipastikan akan berlanjut pada tahun 2026, mendatang seiring dengan target swasembada yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto.

“Beban target program pangan kita usahakan tercapai bahkan di atas rata-rata karena terus harus di evaluasi. Kami berharap bisa lancar dan mendapatkan stimulus untuk mendorong peningkatan capaian,” kata Saleh di Semarang, Selasa (27/1/2026).

Menurut dia, program peningkatan produksi pangan pihaknya sekadar usul, agar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak meng-‘anak tirikan’ karena beralih mengerjakan pekerjaan lain. Justru, arah kemudi pembangunan penopang dasarnya ialah ketahanan pangan. 

Dirinya berharap, keberhasilan pengelolaan di lapangan mudah mencapai target, termasuk juga pelaksanaan mendapatkan dukungan pengelola tanggung jawab dari masyarakat petani di seluruh Jawa Tengah. 

“Langkah Pemerintah Provinsi Jateng tentu akan kami soroti sesudah mulai berjalan besok. Tapi, kita yakin inovasi dan berbagai dukungan akan memudahkan tercapainya semua program. Di sektor pangan dan pertanian, Pemprov juga terus maksimal agar hasilnya sesuai dengan berbagai bantuan bagi petani,” kata Saleh