Home Blog Page 42

Temui Puan, PM China Siap Kerja Sama Dengan RI di Isu Kemanusiaan Palestina

JAKARTA (lensasemarang.com) – Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atau China, Li Qiang di Gedung DPR, Jakarta. 

Dalam pertemuan tersebut, Puan menekankan pentingnya peran China dalam menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara serta memperkuat kerja sama menghadapi ketegangan geopolitik global.

Puan menerima PM Li Qiang yang datang bersama sejumlah menteri kabinet China di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (25/5/2025) sore.

Puan didampingi Ketua Komisi I DPR Utut Adianto, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR Irine Yusiana Roba Putri, Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris, Wakil Ketua Komisi XI DPR Dolfie Othniel Frederic Palit, Anggota Komisi I DPR Junico BP Siahaan, Anggota Komisi III DPR Gilang Dhielafararez, hingga Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun.

Sementara itu, PM China Li Qiang didampingi Chairman Komisi Reformasi dan Pembangunan atau National Development and Reform Commission (NDRC) China, Zheng Shanjie hingga Menteri Perdagangan China, Wang Wentao, Duta Besar China untuk RI Wang Lutong, dan sejumlah perwakilan kabinet China lainnya.

“Sebuah kehormatan bagi saya untuk dapat menerima Yang Mulia di Gedung DPR RI,” kata Puan saat menyambut PM China Li Qiang bersama seluruh rombongan.

Puan mengatakan pertemuan di Gedung DPR, Senayan, memiliki kesan mendalam. Sebab, kompleks parlemen sekadar simbol demokrasi Indonesia, tetapi juga bangunan bersejarah yang diinisiasi Presiden Sukarno pada tahun 1965 untuk penyelenggaraan Conference of the New Emerging Forces (CONEFO).

“Presiden Sukarno saat itu juga mengajak RRT bergabung dalam gerakan baru untuk memperjuangkan kepentingan negara berkembang,” tuturnya.

Puan menyebut kunjungan PM Li Qiang ke Gedung DPR mencerminkan niat baik dari pemerintah China untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia. Apalagi di tahun 2025 ini, Indonesia dan China merayakan 75 tahun hubungan diplomatik yang dimulai sejak tahun 1950.

“Kunjungan ke gedung DPR ini dapat menjadi refleksi pemerintah RRT yang ingin memperkuat hubungan dengan rakyat Indonesia, melalui wakilnya di DPR,” ungkap Puan.

“Saya berharap peringatan hubungan diplomatik ini dapat menjadi momentum untuk semakin memperdalam dan memperluas hubungan kedua negara,” sambung perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Puan juga menambahkan bahwa tahun 2025 ini juga bertepatan dengan peringatan 70 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung. Ia menyebut sepuluh prinsip KAA masih relevan hingga kini dan mencerminkan sejarah kerja sama Indonesia dan RRT dalam memperjuangkan kebebasan bangsa-bangsa di Asia dan Afrika.

“Saya juga berharap hubungan baik kedua negara ini dapat menjadi fondasi kuat bagi kerja sama kedua negara saat ini dan masa depan,” sebut Puan.

Puan menilai kerja sama kedua negara perlu dibangun atas dasar saling menghargai, saling menguntungkan, dan saling melengkapi.

“Kerja sama Indonesia dan RRT harus terus kita tingkatkan menjadi hubungan yang berkualitas, yaitu agar memberikan manfaat bagi rakyat kedua negara,” tambahnya.

Puan lantas menyoroti peran strategis kedua negara di Asia untuk mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan regional. Ia mengajak China untuk turut berpartisipasi agar terciptanya stabilitas di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

“Sebagai dua negara besar di Asia, kedua negara merupakan pilar untuk mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan bersama di Asia,” jelas Puan.

“Di tingkat regional, saya berharap kedua negara mendorong kerja sama melalui ASEAN (ASEAN centrality), penyelesaian perbedaan dengan diplomasi dan cara damai, tidak menggunakan kekerasan, dan tidak melakukan tindakan unilateral. Penyelesaian masalah perlu dilakukan berdasar hukum internasional dan piagam PBB,” imbuhnya.

Puan menambahkan pembangunan dan kesejahteraan bagi rakyat hanya dapat terwujud jika terdapat perdamaian dan kestabilan di kawasan. Karena itu, ia berharap China turut membantu menciptakan Asia Tenggara yang damai, stabil, dan sejahtera.

“Dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global, saya berharap kedua negara dapat lebih meningkatkan arus perdagangan dan investasi, sehingga Indonesia dapat lebih terintegrasi dalam mata rantai pasokan global (global supply chain),” ujar Puan.

Lebih lanjut, cucu Bung Karno ini menyerukan kerja sama untuk membantu mengatasi ketegangan dan konflik di berbagai belahan dunia seperti Gaza, Ukraina, dan Semenanjung Korea. Menurut Puan, kerja sama antar negara dalam mendukung perdamaian dapat menciptakan dunia yang aman dan damai.

“Terkait perang di Gaza, saya harapkan dukungan yang penuh RRT untuk mendesak Israel menghentikan serangannya di Gaza, dan membuka blokade bantuan kemanusiaan. Saya sangat khawatir dengan korban yang terus berjatuhan dan kelaparan yang melanda rakyat Palestina di Gaza,” urainya.  

“Sebagai dua negara yang terlibat dalam KAA 1955, maka Indonesia dan RRT dapat kembali bekerja sama saat ini memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang dalam menghadapi meningkatnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global,” lanjut Puan.

Mengenai hubungan antar parlemen, Puan berharap pertemuan dengan PM Li Qiang dapat mendukung hubungan yang lebih erat antara DPR dengan parlemen China.

“Pemerintah saat ini perlu dukungan dari parlemen untuk menghadapi berbagai masalah domestik, dan situasi global yang semakin kompleks. Tantangan global yang bersifat multidimensi ini memerlukan sinergi pemerintah dan parlemen,” ucap mantan Menko PMK itu.

Usai pertemuan dengan PM Li Qiang, Puan mengatakan China siap bekerja sama dengan Indonesia terkait berbagai isu internasional, termasuk pada isu Palestina.

“Kami meminta dukungan kepada RRT untuk membuka blokade  bantuan kemanusiaan dan agar perang yang ada di wilayah Gaza bisa segera berakhir dengan adanya two state solution,” kata Puan dalam konferensi pers.

Menanggapi harapan Puan, PM China menyatakan mendukung penyelesaian konflik Israel-Palestina dengan pendekatan solusi dua negara. China juga menyatakan siap bekerja sama dengan Indonesia untuk mengakhiri perang dan mendorong adanya gencatan senjata di Gaza.

Di sisi lain, Puan mengatakan pertemuan dengan PM China turut membahas hubungan kedua negara yang terjalin erat sejak dulu, termasuk saat KAA tahun 1955 di mana Presiden pertama Indonesia Sukarno pun bersahabat dengan Presiden China terdahulu, Mao Zedong.

“Hubungan Indonesia dan RRT sudah berjalan sejak dulu. Yang mana Yang Mulia Li Qiang menyatakan hubungan itu dimulai dari persahabatan Yang Mulia Mao Zedong dengan Bapak Presiden Sukarno yang Alhamdulillah berlanjut sampai sekarang,” ungkapnya.

Puan berharap hubungan Indonesia dan China terus berjalan dengan baik dan semakin erat serta meningkat dari waktu ke waktu. Ini untuk kesejahteraan rakyat yang ada kedua negara.

“Karenanya saya melihat bahwa kita perlu selalu menjaga hubungan di antara negara-negara regional, bukan hanya ASEAN saja. Ini semata-mata untuk menjaga kestabilan di seluruh kawasan dalam mendukung semua situasi yang ada sehingga perdamaian selalu terjadi,” tukas Puan.

Sebelum bertemu Puan di Gedung DPR, PM China juga melakukan kunjungan resmi Istana Negara. PM Li Qiang melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto.

Pertemuan bilateral itu menyepakati 12 kerja sama di mana 4 di antaranya sudah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Mulai dari kerja sama ekonomi, kesehatan, hingga pariwisata.

Zidane Alnesa Juara Umum Putaran Perdana Trial Game Dirt 2025 Kota Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Aksi-aksi spektakuler dari para kroser top Tanah Air mewarnai putaran perdana kejuaraan Trial Game Dirt 2025 yang berlangsung pada 23-24 Mei 2025 di Sirkuit Lapangan Garnisun, Semarang, Jawa Tengah.

Puluhan pebalap motocross dan grasstrack dari berbagai daerah bersaing ketat di empat kelas yang diperlombakan yaitu FFA Open, Campuran Open, Campuran Non-Seeded, dan FFA Master.

M. Zidane Alnesa berhasil merengkuh titel Juara Umum Seri Pertama Trial Game Dirt 2025 di Kota Semarang. Gelar ini diraihnya usai sukses mengawinkan dua kemenangan sekaligus di kelas utama FFA Open dan Campuran Open.

Ganasnya berbagai obstacle yang licin dan lintasan berlumpur akibat hujan dengan lihai ditaklukkan oleh rider asal Blitar ini tanpa cela.

Di kelas FFA Open, Zidane tampil cemerlang dan konsisten sejak sesi Heat 1 hingga Heat 4 dengan meraup total 97 poin.

Di Heat 4, peraih medali emas cabor bermotor-grasstrack di PON XXI Aceh-Sumut ini memimpin dengan mencatatkan waktu tercepat 2 menit 13.495 detik.

Terpaut cukup jauh, Asep Lukman berada di posisi kedua klasemen FFA Open dengan akumulasi 82 poin, sedangkan Lantian Juan terpaksa harus puas di urutan tiga usai mengantongi 68 poin.

Di kelas Campuran Open yang tak kalah gengsi, Zidane mengumpulkan poin sempurna (100). Di Heat 4 dia tak terkejar rival-rivalnya berkat torehan waktu tercepat 2 menit 18.742 detik.

Sedangkan upaya maksimal yang dikerahkan Lantian Juan, menempatkannya di posisi kedua dengan catatan total 72 poin. Rivaldy Jullian membuntuti di posisi ketiga dengan torehan 69

poin.

“Saya senang sekali karena bisa menjadi juara umum pada seri pembuka Trial Game Dirt 2025. Apalagi karena sempat hujan yang bikin lintasan menjadi basah dan licin sehingga menjadikan persaingan lebih seru dan menantang. Walau begitu, saya bersyukur bisa tampil maksimal dan menjadi juara. Keberhasilan ini juga menjadi modal bagus buat saya untuk menghadapi persaingan di seri-seri berikutnya,” ungkap M. Zidane usai melakukan victory lap.

Sementara itu, persaingan yang sama sengitnya juga terjadi di kelas Campuran Non-Seeded.

Konsisten tampil impresif di Sirkuit Lapangan Garnisun membuat M. Rubin Caesar sukses melesat ke urutan teratas dengan mengemas 50 poin. Posisi kedua menjadi milik Javier Bhagawanta usai mencatatkan total 44 poin. Iqbal Maulana melengkapi tiga posisi teratas di kelas ini dengan mendulang total 40 poin.

Agnes Wuisan dari 76Rider selaku penyelenggara, mengaku puas dengan performa yang ditunjukkan para rider pada putaran perdana Trial Game Dirt 2025 di Semarang.

Lintasan yang licin dan berlumpur akibat hujan tak menyurutkan nyali para rider untuk tetap gaspol demi memuncaki podium juara. Ia juga menyoroti meningkatnya keikutsertaan rider-rider pendatang baru namun sarat prestasi di ajang ini sebagai menjadi sinyal positif yang menunjukkan Trial Game Dirt 2025 kian kompetitif.

“Daya tarik Trial Game Dirt tahun ini terus meningkat dan terbukti dengan banyaknya peserta-peserta baru yang bergabung dari segmen balap motor lain. Tentu ini akan makin menambah ketatnya level persaingan di seri-seri selanjutnya. Kami angkat topi untuk top performance yang sudah ditunjukkan oleh semua rider di seri perdana ini,” terang Agnes.

Rangkaian Trial Game Dirt 2025 yang diselenggarakan oleh “76Rider” ini berlangsung sebanyak lima seri. Setelah Semarang, rangkaian akan bergulir di Sidoarjo (13-14 Juni 2025), Bandung (11-12 Juli 2025), Probolinggo (29-30 Agustus 2025) dan seri pamungkas di Solo (26-27 September 2025).

Para crosser dituntut untuk tampil maksimal dan mengumpulkan poin dari seri pertama hingga terakhir demi membawa pulang gelar Juara Trial Game Dirt 2025.

Puluhan Rider Berlaga Pada Trial Game Dirt 2025 Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Sebanyak 50 rider dari seluruh Indonesia berlaga pada kejuaraan motocross dan grasstrack bergengsi Trial Game Dirt 2025 yang digelar di Kota Semarang pada 23-24 Mei 2025.

Puluhan rider akan turun dalam empat kelas yang diperlombakan yaitu campuran open, FFA open, campuran non-seeded, dan FFA Master.

Pada trek yang berlumpur, pembalap harus mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk melibas lintasan handicap yang didesain dengan berbagai rintangan.

Apalagi hujan deras yang turun jelang balapan membuat lintasan sangat licin dan penuh lumpur, membuat pembalap harus fokus mengendalikan motornya untuk menjadi yang tercepat masuk finish.

Perwakilan promotor Genta Auto & Sport Abed Nego Antoro mengatakan bahwa trek seperti itu memberi dampak besar terhadap strategi para pebalap.

“Kondisi ini, menjadikan persaingan menjadi lebih ketat. Para pembalap tampil lebih berhati-hati, akibat takut jatuh. Itulah sebabnya, juara bertahan dua tahun berturut-turut 2023 dan 2024, Lantian Juan, masih ada di posisi 10 besar di nomor Free For All Open,” katanya kepada jurnalis di Semarang, Jumat (24/5/2025).

Ia menyebut, perhelatan yang berlangsung selama dua hari ini juga menjadi ajang uji coba regulasi dan desain trek terbaru.

“Secara regulasi masih tetap mengadopsi, seperti tahun-tahun sebelumnya. Catatan waktu tercepat dari semua rider di tiap kelas, akan dikonversi dan diakumulasi sebagai poin,” ujarnya.

Desain sirkuit kini lebih kompleks dengan panjang trek mencapai 800 meter yang dibagi dalam dua putaran, serta ditambah obstacle khas yang menantang.

“Pada putaran perdana ini, bukan perkara mudah untuk menaklukkan Sirkuit Lapangan Garnisun. Pasalnya, di tahun ini ada sejumlah perubahan teknis, mulai dari layout trek, hingga penempatan beragam obstacle yang disesuaikan dengan luas lapangan, maupun lintasan yang memiliki panjang lebih dari 800 meter untuk dua lap itu,” katanya.

Obstacle yang variatif seperti jumpingan kurma royal, titian kobra, giant table top, hingga jumping tong tak hanya mempersulit pembalap, tapi juga jadi tontonan menarik bagi penikmat motocross.

Puan Minta Pemerintah Proaktif Terkait PHK Ribuan Pekerja

JAKARTA (lensasemarang.com) – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah bersikap proaktif dalam menanggapi fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan pekerja yang terjadi belakangan ini.

Puan menegaskan, pemerintahan yang lahir dari proses demokrasi harus hadir nyata dalam menyejahterakan kehidupan rakyat.

“Tujuan reformasi adalah untuk mencari demokrasi politik dan demokrasi ekonomi. Demokrasi tidak boleh berhenti di bilik suara melainkan harus sampai menyentuh ‘dapur’ rakyat. Dalam hal demokrasi ekonomi, ini termasuk perlindungan terhadap masyarakat pekerja,” kata Puan, dinukil laman dpr.go.id, Jumat (23/5/2025).

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan per 20 Mei 2025, tercatat sebanyak 26.454 pekerja mengalami PHK. Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibanding periode sebelumnya.

Menurut Puan, peningkatan angka PHK bukan sekadar statistik, melainkan alarm bahwa krisis ketenagakerjaan di Indonesia semakin serius. Ia mendesak pemerintah untuk segera merespons dengan langkah konkret.

“Karena demokrasi tidak hanya menjamin hak dalam lapangan politik, tetapi juga hak dalam lapangan ekonomi yaitu hak untuk makmur dan hidup sejahtera,” tegas mantan Menko PMK itu. 

Dorong Program Padat Karya dan Pelatihan Ulang

Puan mendesak pemerintah menyiapkan langkah mitigasi yang jelas guna mengantisipasi lonjakan pengangguran. Ia menekankan pentingnya perlindungan nyata bagi jutaan pekerja yang terancam kehilangan pekerjaan.

“Harus ada program padat karya yang digelorakan, relokasi atau pelatihan ulang untuk pekerja terdampak, dan intensifikasi dialog yang melibatkan semua pemangku kepentingan,” sebut politikus Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Lebih lanjut, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR ini menyoroti tantangan struktural yang masih menjadi penghambat kesejahteraan, termasuk kesenjangan di kalangan pekerja.

Karena itu, ia menegaskan bahwa DPR RI akan mendukung seluruh kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat, khususnya tenaga kerja.

“Yang paling pokok saat ini adalah menyelesaikan masalah ekonomi: bagaimana pendapatan rakyat harus ditingkatkan; lapangan kerja tersedia; rakyat dapat memiliki sumber penghidupan untuk sejahtera,” tuturnya.

“DPR RI, melalui fungsi konstitusionalnya, akan mendukung setiap kebijakan negara yang dapat memberikan jalan bagi rakyat untuk menemukan solusi dalam bidang ekonomi; sehingga rakyat hidup nyaman, tentram, dan sejahtera,” imbuh Puan.

Negara Harus Hadir, Jangan Hanya Jadi Penonton

Puan juga menegaskan bahwa kerja bersama dari seluruh elemen bangsa, termasuk pelaku usaha, sangat diperlukan untuk menghadapi badai PHK. Ia menekankan bahwa memastikan kesejahteraan rakyat adalah amanat konstitusi.

“Membangun Indonesia yang besar ini, membutuhkan kerja bersama seluruh anak bangsa,” ungkap cucu Bung Karno tersebut.

“Dan negara tidak boleh lagi menjadi penonton ketika rakyatnya terpuruk kehilangan pekerjaan. Kerja bersama dibutuhkan untuk memastikan adanya kebijakan konkret yang menyelamatkan tenaga kerja Indonesia,” pungkasnya.

Gubernur Ahmad Luthfi Minta Percepatan Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas

SEMARANG (lensasemarang.com) – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta agar proyek pengerjaan revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang selesai dalam tempo satu tahun.

“Dalam waktu dekat atau satu tahun, (revitalisasi) harus selesai, karena prediksi ke depan nilai ekspor-impor kita akan meningkat, seiring dengan jalannya investasi di proyek strategis nasional (PSN) maupun investasi lainnya,” kata Luthfi saat membersamai rombongan anggota Komisi V DPR RI meninjau Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jumat (23/5/2025).

Tinjauan tersebut bagian dari langkah percepatan revitalisasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Jawa Tengah.

Percepatan tersebut perlu dilakukan agar Jawa Tengah dapat meningkatkan daya saing dengan provinsi lain yang memiliki pelabuhan-pelabuhan besar, apalagi beberapa investor telah menyampaikan rencana ke depan, khususnya terkait distribusi barang hasil produksi.

Semakin meningkatmya produksi, lanjut dia, maka dibutuhkan akses ke pelabuhan yang cepat.

“Pemprov mengucapkan terima kasih dengan adanya kunjungan dari Komisi V DPR RI. Tentu kita mohon kepada beliau untuk mengawal, sehingga kerja-kerja teamwork akan bersama-sama dilakukan,” kata Luthfi.

Luthfi menilai, secara umum pengembangan sarana-prasarana di Pelabuhan tersebut sudah mencukupi. Namun, seiring dengan adanya proyek strategis nasional, banyaknya kawasan industri, dan bergeliatnya investasi di Jawa Tengah, maka diperlukan pelabuhan yang representatif. Sehingga upaya yang dilakukan adalah revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas.

“Dalam satu tahun ke depan, produksi di Jawa Tengah akan melimpah, maka sarana pelabuhan harus representatif, dengan begitu berjalannya barang dan orang akan lebih lancar,” katanya.

Pemprov dan instansi terkait sudah menyiapkan konsep revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas, baik yang sifatnya curah maupun kontainer.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mengatakan percepatan revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas itu memang harus segera dilakukan. Ia ingin jejaring logistik di Jawa Tengah bisa aman, satu akses, cepat, dan tidak boleh ada penundaan .

“Transformasi perlu dipercepat semuanya. Pengembangan dermaga dan perpanjangannya, kemudian akses infrastruktur jalan, kita ingin diperbaiki secepatnya, supaya lalu lintas logistik kita bisa berjalan normal dan maksimal,” katanya.

Disinggung terkait target percepatan revitalisasi tersebut, Komisi V DPR RI akan melakukan pendalaman teelebih dahulu dengan stakeholder terkait, termasuk dengan konsep yang sudah dibuat oleh Pemprov Jateng. Percepatan revitalisasi juga perlu menggandeng banyak pihak termasuk peluang investor.

“Teman-teman di Kementerian Perhubungan dan Pekerjaan Umum (PU) sedang membahas untuk memenuhi target tentang perbaikan yang ada di pelabuhan Tanjung Emas ini, termasuk ada kemungkinan investor masuk di sini,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Investasi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Persero, Boy Robyanto menjelaskan, pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas saat ini masih 50%. Ada beberapa kendala terkait pengembangan, di antaranya penurunan muka tanah yang masif, mencapai 13-17 cm per tahun.

Ia menjelaskan, Pelabuhan Tanjung Emas merupakan satu-satunya yang memiliki dermaga bertingkat, yaitu level 1, 2, dan 3. Dermaga tersebut akan terus ditinggikan.

“Dengan kondisi teknis yang ada, pengembangan tetap kita lakukan. Sekarang sedang mengerjakan peninggian dermaga,” katanya.

Wagub Taj Yasin Minta Pemda Perhatikan Kualitas Hewan Kurban

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin meminta kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan kualitas hewan kurban menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. 

Sebab, Jawa Tengah merupakan lumbungnya hewan ternak. Ketersediaan hewan ternak untuk kurban di provinsi ini sekitar 1,5 juta ekor. 

“Saya harapkan betul- betul diperhatikan kesehatan hewan yang ada di tengah masyarakat,” kata Taj Yasin usai membuka Talkshow Teja Ungu (Ternak Jawa Tengah Urip Lan Nguripi) dan Pelatihan Tukang Jagal Halal (Kang Jalal) di Studio Kalipancur Central Park, Semarang, Kamis(22/5/2025).

Dikatakan dia, hewan kurban diperuntukkan ibadah, oleh karenanya harus dipastikan tempat dan penyembelihnya sesuai dengan hukum agama. Bahkan, tukang penyembelihnya juga dipastikan sudah mengantongi sertifikat juru sembelih halal.

Taj Yasin memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan Kang Jalal. Sebab, usai mendapatkan sertifikasi Kang Jalal, juru sembelih dapat langsung praktek dan bisa bekerja di rumah pemotongan hewan. 

Melalui pelatihan itu, lanjut dia, masyarakat Jawa Tengah akan mendapatkan kenyamanan dan ketenangan ketika membeli daging ternak. 

Ketua Juru Sembelih Halal (Juleha) Jawa Tengah Eri Gunarto mengatakan, pelatihan Kang Jalal merupakan pelatihan untuk memperoleh juru sembelih yang professional baik di dalam maupun luar negeri. 

“Sudah ada beberapa kader kami yang dikirim ke Polandia, dan New Zealand,” ujarnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah Supriyanto mengatakan, Kang Jalal merupakan embrio Juru Sembelih Halal (Juleha) di Jawa Tengah, yang dilindungi oleh Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor 147 Tahun 2022.

Sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh Kang Jalal, antara lain jumlah hewan yang pernah dipotong, dan siap melaksanakan tugas sebagai tukang jagal. 

“Kang Jalal bisa bekerja di rumah pemotongan hewan, dan juga memiliki hak untuk memasang plang juru sembelih halal,” ujarnya.

Gandeng Stakeholder, Pemprov Jateng Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan perhatian besar terhadap upaya-upaya perlindungan perempuan dan anak di wilayahnya.

Setidaknya tiga perda perlindungan perempuan dan anak sudah diterbitkan. Perda itu meliputi Perda Nomor 4 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak, Perda Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan, dan Perda Nomor 2 Tahun 2018 tentang Ketahanan Keluarga.

Komitmen untuk melindungi perempuan dan anak, semakin dikuatkan dengan  Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Pengadilan Tinggi Agama Semarang, Polda Jateng, dan 17 Stakeholder di Gedung Grhadika Bakti Praja, Semarang pada Kamis (22/5/2025).

“Pemprov Jateng menyambut baik kesepakatan yang dilaksanakan. Sebab, masih banyak kasus yang belum terungkap di tengah masyarakat, karena ada yang menganggap sebagai hal yang tabu untuk disampaikan,”  Taj Yasin dalam sambutannya.

Terbitnya Perda maupun dilaksanakannya MoU, kata Taj Yasin, belumlah cukup jika tidak mendapatkan dukungan semua pihak.

Oleh karenanya, dia mengajak seluruh stakeholder, untuk turun di tengah masyarakat, dan mendengarkan masalah perempuan dan anak hingga ke tingkat desa.

Selama ini, banyak aksi terkait perlindungan perempuan dan anak. Namun, Taj Yasin berpandangan, upaya tersebut hanya dilakukan oleh masyarakat di perkotaan, sedangkan, desa juga memiliki persoalan yang tidak kalah beragam dalam hal perlindungan perempuan dan anak.

“Karena itu lah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki program Kecamatan Berdaya yang akan menjadi penggerak upaya perlindungan perempuan, anak, disabilitas, dan lansia hingga tingkat desa dan kecamatan,” katanya.

MoU yang dilaksanakan Pemprov Jateng saat ini, sambungnya, akan menunjang pelaksanaan program tersebut.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang Zulkarnain menyatakan, persoalan perlindungan perempuan dan anak tidak bisa ditangani oleh lembaga secara parsial. Memang harus ada kolaborasi antar lembaga terkait. Sebagai contoh, pengadilan dalam memutuskan perkara perempuan dan anak, harus meminta informasi dan masukan dari lembaga lain.

Selain pemprov, Pengadilan Tinggi Agama dan Polda, beberapa lembaga yang turut serta dalam penandatanganan tersebut adalah Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Kepala Kementerian Hukum, Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah, Perwakilan Ombudsman RI Jawa Tengah, Ketua DPD MAPPI Jawa Tengah, Rektor Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Rektor Institut Agama Islam Negeri Kudus, Rektor UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang, dan Rektor Universitas Sultan Agung Semarang.

Wali Kota Semarang Luncurkan Layanan Cepat PBG Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Kota Semarang kini menyediakan layanan cepat bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk mendapatkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Wali Kota Semarang Agustina secara langsung meluncurkan program tersebut pada Kamis (22/5/2025) di Kantor Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang.

“Program ini hadir bukan hanya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Semarang, melainkan yang terpenting yakni upaya kami memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk melegalkan surat-suratnya sehingga mereka bisa secepatnya memiliki rumah tinggal,” terang Agustina.

Dirinya menambahkan bahwa Pemkot Semarang telah menyiapkan sistem berbasis daring melalui simbg.pu.go.id yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan, serta dapat diakses dengan mudah, cepat, dan transparan oleh masyarakat Kota Semarang.

“Saya tegaskan bahwa semua proses ini bebas biaya retribusi untuk pemohon MBR. Retribusi nol rupiah!” katanya.

Agustina mengaku kebijakan pengurusan perizinan melalui mengemuka sebagai solusi untuk mewujudkan upaya pemberantasan pungutan liar (pungli) yang kerap dikeluhkan. Dirinya menekankan bahwa layanan percepatan penerbitan PBG ini memiliki persyaratan dokumen yang tidak rumit.

“Asal berkasnya (KTP, KK, KRK, dan rekomendasi KPR) lengkap dan sesuai, surat PBG bisa langsung diambil di Mal Pelayanan Publik Kota Semarang. Bahkan menginputnya pun bisa mandiri, dari mana saja, tanpa perlu datang langsung ke kantor pelayanan apalagi melalui pihak ketiga,” jelasnya.

Selain mekanisme penerbitan PBG yang lebih singkat, Agustina juga menyatakan kebanggaannya karena Kota Semarang menjadi yang pertama dalam mengimplementasikan program nasional ini di Jawa Tengah. Untuk itu, dirinya mendorong jajarannya untuk turut ambil bagian dan segera menindaklanjuti kebijakan ini dengan cepat.

“Saya minta kepada seluruh kepala perangkat daerah, camat, hingga lurah, beserta jajarannya, turut mensosialisasikan program ini kepada masyarakat agar memanfaatkan program ini. Sediakan layanan dan pendampingan komprehensif agar warga tidak mengalami kesulitan saat mengaksesnya,” tutupnya.

Sebagai informasi, layanan PBG-MBR hadir dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan program pembangunan tiga juta rumah. Program ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Menteri Pekerjaan Umum, dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03.HK/KPTS/Mn/2024, 3015/KPTS/M/2024, 600.10-484 Tahun 2024 tentang Dukungan Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan Tiga Juta Rumah yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan rakyat.

Selain menindaklanjuti Keputusan Bersama Tiga Menteri, Pemkot Semarang juga telah menerbitkan Peraturan Wali Kota Semarang Nomor 19 Tahun 2025 tentang Pembebasan Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang mengatur tentang kriteria dan tata cara memperoleh pembebasan retribusi PBG bagi MBR.

Karnaval Paskah, Pemkot dan Satlantas Polrestabes Semarang Bakal Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Kota Semarang akan menggelar Perayaan Paskah 2025 pada Jumat (23/5/2025) dengan melibatkan 10 ribu jemaat gereja di Kota Semarang maupun komunitas lintas agama lainnya ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Paskah. 

Karnaval yang juga menampilkan drama teatrikal pengorbanan Yesus Kristus diawali dari Gereja Blenduk menuju Balai Kota Semarang.

Demi kelancaran kegiatan, Dinas Perhubungan Kota Semarang bersama pihak kepolisian telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas di sepanjang ruas jalan yang akan dilalui peserta karnaval.

“Rencana pengalihan arus lalu lintas di kawasan Jalan Pemuda akan dimulai pada pukul 13.00 WIB hingga 18.00 WIB. Nantinya pengguna kendaraan yang melintas di sekitar lokasi tersebut bisa menyesuaikan,” ujar Danang Kurniawan, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang.

Dia menyebutkan bahwa arus lalu lintas di Jalan Pemuda mulai dari Paragon hingga Lawang Sewu akan ditutup secara penuh, sementara sejumlah ruas jalan protokol lainnya akan diberlakukan skema pengalihan arus lalu lintas, yakni Simpang Imam Bonjol, Simpang Kolonel Sugiono, Simpang Agus Salim, Simpang Gajahmada, Simpang Letjen Suprapto, Simpang Sendowo, dan Jalan Ki Nartosabdo.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka lebih awal dan mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan, terutama di sekitar area yang terdampak rekayasa lalu lintas,” imbuhnya.

Bahkan, untuk memudahkan masyarakat yang ingin menyaksikan Karnaval Paskah ini, Dishub juga telah menyiapkan beberapa titik parkir. Bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, tempat parkir yang disediakan di Gedung parkir Balai Kota Semarang, DP Mall, Udinus, SMU Negeri 3, serta Museum Mandala Bakti.

“Dengan informasi ini, diharapkan masyarakat dapat menyaksikan gelaran karnaval religius ini dengan nyaman,” pungkas Danang.

Semangat moderasi beragama di Kota Semarang terus menerus digaungkan untuk memperkuat toleransi antar umat beragama. Sebelumnya telah digelar perayaan Dugderan dan festival Ogoh-Ogoh, kini giliran umat Kristiani se-Kota Semarang yang akan mengadakan Perayaan Paskah Kota Semarang 2025.

Mengusung tema “Kebangkitan Kristus Membawa Harapan Bagi Semua”, sejumlah rangkaian acara telah disiapkan Pemkot Semarang untuk membangkitkan semangat kebersamaan sekaligus memperkuat nilai spiritual Paskah.

Perayaan Paskah akan dimeriahkan oleh barisan karnaval dari pasukan berkuda Polrestabes Semarang, marching band SMP Dominico Savio, pelajar pembawa bendera merah putih, komunitas disabilitas dan lintas agama, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), jemaat Gereja Katolik dan Kristen Protestan, pelajar SMP dan SMA, hingga mobil-mobil hias yang menambah semarak suasana.

Panitia juga menyiapkan 5 (lima) titik panggung hiburan dan pelayanan sosial (potong rambut dan pijat gratis bagi masyarakat umum) di sekitar trotoar depan Balai Kota. Sebagai gong penutup, para tamu undangan dan peserta akan berkumpul di halaman Balai Kota Semarang untuk menggelar pujian dan penyembahan Paskah bersama.

“Kami mengucapkan syukur dan terima kasih kepada pemerintah kota dan seluruh masyarakat Kota Semarang yang telah memberi tempat dan mendukung acara umat Kristiani merayakan Paskah se-Kota Semarang,” ungkap Romo Eduardus Didik Chahyono SJ, Ketua Panitia Paskah Kota Semarang 2025.

Pihaknya berharap agar seluruh masyarakat dapat merayakan Paskah dengan penuh makna dan kebersamaan, serta mengambil inspirasi dari kasih dan pengorbanan Kristus dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Disdik Kota Semarang Resmi Rilis Jadwal SPMB TK, SD hingga SMP Negeri

SEMARANG (lensasemarang.com) – Dinas Pendidikan Kota Semarang secara resmi merilis jadwal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Tahun Ajaran 2025/2026.

Pendaftaran akan dilaksanakan secara daring melalui sistem online yang telah disiapkan guna mendukung transparansi, efisiensi, dan kemudahan akses bagi masyarakat.

Pelaksanaan SPMB tahun ini terbagi dalam dua tahap utama, yaitu untuk jenjang TK dan SD yang dimulai lebih awal, diikuti oleh jenjang SMP.

Untuk jenjang TK dan SD Negeri, jadwal pendaftaran online dimulai pada 10 hingga 14 Juni 2025, dilanjutkan dengan proses analisis dan pemeringkatan pada 16–17 Juni 2025, serta pengumuman hasil seleksi pada 18 Juni 2025. Masa daftar ulang dijadwalkan mulai tanggal 18 hingga 20 Juni 2025, sementara hari pertama masuk sekolah ditetapkan pada 14 Juli 2025.

Sementara itu, untuk jenjang SMP Negeri, pendaftaran online dibuka mulai tanggal 22 hingga 26 Juni 2025, dengan proses analisis dan pemeringkatan dilaksanakan pada 30 Juni hingga 1 Juli 2025.

Pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 2 Juli, dan dilanjutkan dengan masa daftar ulang dari tanggal 2 hingga 4 Juli 2025. Siswa SMP pun akan mulai masuk sekolah pada 14 Juli 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bambang Pramusinto menyampaikan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat penting guna mendukung kelancaran pelaksanaan SPMB.

“Dinas Pendidikan mengharapkan masyarakat turut aktif mengakses informasi tentang SPMB baik melalui website, media sosial Dinas, atau komunikasi langsung dengan Dinas Pendidikan. Selain itu, diharapkan segenap stakeholder dapat turut mengawal dan mengawasi agar SPMB berjalan adil dan transparan,” ujar Bambang.

Sebagai tambahan informasi, proses daftar ulang bagi calon peserta didik cadangan juga akan dilakukan secara online, meskipun jadwalnya akan diatur dan diumumkan kemudian. Informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui kanal resmi Dinas Pendidikan Kota Semarang.

“Seluruh informasi terkait SPMB, termasuk prosedur teknis, alur pendaftaran, dan ketentuan zonasi, dapat diakses secara terbuka melalui kanal resmi Dinas Pendidikan Kota Semarang. Masyarakat juga dapat mengunjungi posko layanan SPMB yang dibuka sesuai jadwal operasional, guna memperoleh bantuan atau informasi lebih lanjut,” pungkas Bambang.

Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pendidikan terus berkomitmen untuk menghadirkan sistem penerimaan peserta didik baru yang adil, transparan, dan inklusif. Proses SPMB ini juga ditekankan berjalan secara gratis dan tanpa pungutan apa pun.

Dinas Pendidikan Kota Semarang mengimbau kepada para orang tua dan calon peserta didik untuk mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan sejak dini, serta mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal resmi. 

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan di luar mekanisme resmi.

Dengan sistem yang makin tertata dan berbasis teknologi, diharapkan SPMB 2025/2026 dapat berjalan lancar dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas di Kota Semarang.