Home Blog Page 74

Ekspansi di Kota Semarang, Runchise Tawarkan Sistem Terintegrasi Dukung Pelaku Usaha Kuliner

SEMARANG (lensasemarang.com) – Dalam meningkatkan bisnis kuliner di Indonesia,Runchise, penyedia layanan manajemen operasional bisnis kuliner, semakin memperkuat kehadirannya dalam menghadirkan sistem teknologi mumpuni serta inovatif yang didesain khusus untuk membantu mempermudah pengelolaan bisnis kuliner atau food and beverage (F&B) di Indonesia.

Sejak didirikan pada tahun 2022, Runchise telah dipercaya dan digunakan pada 1.000 outlet brand kuliner ternama di Indonesia, diantaranya Kafe Betawi, Esteh Indonesia, Limau, Truffle Belly, Roti Gembong Gedhe, Sakura Mochi, Sego Ndog, dan West Chicken.

Saat ini, Runchise secara resmi hadir di Kota Semarang, Jawa Tengah, dengan menawarkan sistem manajemen yang terintegrasi serta optimis dapat mendukung operasional para pelaku bisnis kuliner untuk mendapatkan keuntungan secara optimal.

Community & Partner Runchise, Tiara Marcellia, mengatakan bahwa pihaknya hadir untuk menyediakan solusi lengkap pada bisnis kuliner.

“Selain dari sisi pemilik bisnis, layanan kami dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pelanggan. Kami berharap lewat manajemen yang terintegrasi akan membantu efektivitas pebisnis kuliner dalam mengembangkan bisnis mereka,” katanya dihadapan awak media di Kota Semarang, Kamis (5/12/2024).

Runchise menawarkan berbagai solusi dalam kebutuhan manajemen bisnis kuliner yang diantaranya, Supply Chain Management yang mengelola mulai dari pencatatan transaksi pembelian dan pengiriman bahan baku, inventory stok, pengelolaan bahan baku.

Kemudian, Point of Sales (POS) yang mampu membuat proses transaksi lebih cepat dan ringkas.

Selain itu, ada Integrasi Online Food Delivery, fitur ini membantu untuk mengelola menu, harga, promo, dan pesanan dari aplikasi pesan antar yang secara otomatis terhubung dengan laporan penjualan.

Kehadiran Runchise di Kota Semarang ditandai melalui acara media gathering sebagai langkah untuk memperkenalkan sistem operasional terintegrasi untuk bisnis kuliner.

Acara tersebut berlangsung di Pelangi Eatery & Hibiniu Coffee, Kota Semarang dengan mengangkat tema “Runchise Talks: Elevate Innovation Together” yang ditujukan untuk memperkuat posisi Runchise sebagai solution integrated system yang menjadi solusi manajemen kuliner bagi para pemilik bisnis di Kota Semarang.

“Melalui sistem yang Runchise miliki, para pemilik bisnis dapat memantau seluruh data dan kegiatan operasional dengan satu platform saja. Hal ini sejalan dengan komitmen Runchise untuk mempermudah pengelolaan bisnis food and beverage (F&B) di Indonesia.” ujar Tiara.

Naik Level, Pempov Jateng Raih Penghargaan IGA Award Kategori Terinovatif

SURABAYA (lensasemarang.com) – Pemerintah Provinisi Jawa Tengah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri pada ajang Innovative Government Award (IGA) Kategori Terinovatif.

Predikat ini naik level dari tahun sebelumnya, yang mendapatkan predikat sangat inovatif. 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk kepada Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana di Hotel Mercure Mirama, Kota Surabaya pada Kamis (5/12/2024). 

Nana menyatakan, inovasi yang diajukan oleh Pemprov Jateng dalam penilaian IGA Award 2024 adalah Program Samsat Budiman dan Program Sister Vira Antar Obat Pasien.

Program Samsat Budiman dikembangkan oleh Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah.

Melalui inovasi ini, masyarakat dimudahkan dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Layanan online berbasis website tersebut, dikelola oleh bumdes sehingga memungkinkan pembayaran pajak kendaraan tanpa harus ke Kantor Samsat, dengan jam buka gerai yang lebih fleksibel. 

Sedangkan untuk program Sister Vira Antar Obat Pasien dikembangkan oleh RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto.

Inovasi ini menyederhanakan prosedur pengobatan dari 23 langkah menjadi 14 langkah. Sejumlah fitur yang tersedia antara lain pembayaran obat dengan virtual account, videocall atau Whatsapp pasien dengan petugas farmasi, pelacakan hantaran obat, rating kepuasan pasien, dan sebagainya.

Dengan sistem ini, manfaatnya adalah mampu meningkatkan efisiensi waktu pelayanan, pembayaran obat menjadi lebih cepat, juga menghemat biaya transportasi pasien. 

“Alhamdulillah Provinsi Jawa Tengah mendapatkan penghargaan IGA, dan saat ini mendapatkan kategori provinsi terinovatif,” kata dia di sela acara penyerahan penghargaan. 

Komitmen Pemprov Jateng dalam melakukan budaya inovasi, diikuti oleh kabupaten/ kota. Terdapat 4 kabupaten dan 1 kota di Jateng yang juga menyandang predikat terinovatif, meliputi Wonogiri, Sragen, Boyolali, Blora, dan Kota Pekalongan. 

Nana menilai, raihan prestasi itu patut diapresiasi, mengingat inovasi yang diajukan harus bersaing dengan sekitar 500 kabupaten/kota lain di Indonesia.

“Tentunya ini menggugah kabupaten-kabupaten dan kota yang lain untuk berinovasi,” ujar Nana. 

Ia mengatakan, inovasi merupakan bagian dari keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kinerja birokrasi. Melalui inovasi, harapannya, pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan juga berdampak pada kesejahteraannya. 

Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk berharap pemerintah daerah yang berhasil mendapatkan penghargaan tersebut mampu menginspirasi daerah lain dalam memacu dan menumbuhkan inovasi agar daya saing, kesejahteraan, dan kemajuan bangsa terus meningkat. 

Ribka menambahkan, jumlah inovasi dan partisipasi dalam IGA Award tahun 2024 ini menjadi capaian tertinggi dalam sejarah pelaksanaan IGA. Kenaikannya mencapai 11,14%.

Total inovasi yang diikut sertakan sebanyak 31.715 inovasi atau bertambah 3.180 inovasi. Sementara tingkat partisipasinya sebanyak 529 pemda, dari total 546 pemda yang ada di Indonesia.

Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, Bank Mandiri Siapkan Layanan Digital dan Uang Tunai Rp 26 Triliun

JAKARTA – Menyambut meningkatnya kebutuhan transaksi selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Bank Mandiri mengalokasikan uang tunai secara net sebesar Rp 26 triliun. Alokasi ini naik sebesar 4,6% dibandingkan dengan realisasi pada tahun sebelumnya.

Penyediaan dana tersebut sebagai langkah antisipatif Bank Mandiri terhadap lonjakan kebutuhan masyarakat untuk transaksi tunai selama periode liburan yang berlangsung 33 hari, mulai 1 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025. SEVP Corporate Relations Bank Mandiri Wisnu Trihanggodo menyatakan peningkatan alokasi tersebut dilakukan menyusul proyeksi kenaikan transaksi ATM/CRM masyarakat.

“Berdasarkan historis, proyeksi kenaikan kebutuhan dana untuk ATM/CRM sendiri tahun ini sebesar 3,3%, yang akan difokuskan pada mesin-mesin ATM/CRM yang berada di bandara, terminal, stasiun kereta serta tempat-tempat wisata utama,” ujar Wisnu dalam keterangan resmi pada Kamis 5 Desember 2024.

Bank berlogo pita emas ini telah mengantisipasi puncak transaksi nasabah di ATM maupun EDC pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025. Saat ini, total ATM Bank Mandiri yang beroperasi tercatat sebanyak 12.885 mesin yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia. Sedangkan jaringan Mandiri EDC tercatat sebanyak 258.000 unit di seluruh merchant.

Bank Mandiri memproyeksikan akan terjadi puncak kebutuhan pengisian uang ATM jatuh pada dua hari sebelum perayaan Hari Raya Natal 2024 dan dua hari sebelum tahun baru 2025.

“Transaksi pada mesin EDC diperkirakan juga akan mengalami peningkatan pada periode Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025, mengingat adanya pembagian THR untuk karyawan yang merayakan Hari Raya Natal. Mengantisipasi hal ini, Bank Mandiri telah menyediakan 259.000 jaringan EDC untuk mendukung transaksi non tunai nasabah,” jelasnya.

Dalam mengoptimalkan transaksi non tunai pada masa Nataru, Bank Mandiri juga mendistribusikan kartu uang elektronik Mandiri e-money sebanyak 947.000 ke jaringan cabang serta mitra merchant Bank Mandiri. Sejalan dengan itu, Bank bersandi saham BMRI ini memastikan Call Center 14000 atau Live Chat MITA pada akun resmi WhatsApp Bank Mandiri di +62 811-84-14000 siap untuk membantu nasabah dalam melakukan transaksi keuangan.

Wisnu juga memastikan kesiapan jaringan layanan digital banking seperti super app Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri untuk membantu nasabah melakukan transaksi keuangan. Bank Mandiri juga mengajak nasabah untuk memanfaatkan fitur digital dalam Livin’ by Mandiri untuk kebutuhan transaksi finansial maupun gaya hidup selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025.

“Livin’ by Mandiri dilengkapi dengan fitur lifestyle, yang memungkinkan nasabah mengakses berbagai layanan finansial hanya dalam sekali login, mulai dari akses ke seluruh rekening tabungan, pinjaman personal, e-wallet favorit, hingga hiburan dan belanja langsung dalam satu aplikasi” papar Wisnu.

Salah satunya dengan fitur Livin’ Sukha pada Livin’ by Mandiri yang dapat dinikmati oleh nasabah untuk memenuhi kebutuhan transaksi seperti pembelian tiket pesawat, tiket kereta api, entertainment, pembelian voucher gim, pembelian tiket konser, dan lain-lain.

“Kami terus berkomitmen menghadirkan solusi digital yang cepat, aman, dan mudah untuk memenuhi kebutuhan finansial serta gaya hidup nasabah, sejalan dengan visi Bank Mandiri menjadi mitra finansial pilihan utama nasabah,” tambahnya.

Di sisi lain, Bank Mandiri juga proaktif mengedukasi nasabah terkait keamanan dalam transaksi digital. Wisnu mengingatkan nasabah agar selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dan berhati-hati dalam memberikan data penting seperti nomor kartu, OTP, CVV, dan CVC. Nasabah diimbau untuk tidak mudah tergiur oleh ajakan mengklik atau mengunduh file berformat APK dari pihak yang mengatasnamakan Bank Mandiri.

Sebagai tambahan informasi, sejak diluncurkan pada Oktober 2021, Livin’ by Mandiri telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan. Hingga Oktober 2024, pengguna aplikasi Livin’ by Mandiri menembus angka 28,1 juta pengguna, naik 32% secara YoY. Dari jumlah tersebut, total nilai transaksi Livin’ by Mandiri telah mencapai Rp3.315 triliun dengan frekuensi transaksi 3,1 miliar transaksi.***

Ombudsman Apresiasi Kinerja Pelayanan Publik Pemerintah Daerah di Jateng

SEMARANG (lensasemarang.com) – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah mengapresiasi kinerja pelayanan publik seluruh pemerintah daerah di Jateng karena kinerja pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di wilayah ini mendapatkan nilai A dalam penilaian pelayanan publik.

Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Ombudsman Jateng. 

Sebagai lembaga yang bertugas melakukan pengawasan pelayanan publik, Ombudsman telah menjadi partner pemerintah daerah yang baik. Pengawasan yang dilakukan, memberikan kontribusi positif bagi pemerintah daerah, yang bertugas melayani dan menyejahterakan masyarakat. 

“Kita harapkan ini menjadi kekuatan bagi kami, sehingga kami dapat melaksanakan pelayanan publik ini secara optimal dan dapat betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” kata Nana disela menghadiri kegiatan Penyerahan Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Hotel Quest, Kota Semarang pada Senin (2/12/2024).

Penilaian pelayanan publik di Jawa Tengah, lanjutnya, mengalami peningkatan signifikan. Pada 2021, nilainya masih berada di zona kuning dengan nilai kepatuhan 73,49. Setahun kemudian menuju zona hijau dengan nilai kepatuhan 93,14.

Berikutnya pada 2023 masih naik di angka 94,52. Sedangkan pada 2024 ini mendapat nilai kepatuhan 98,21 dengan status opini kualitas tertinggi. Atas capaian ini, Provinsi jateng meraih penghargaan terbaik kedua kategori penyelenggaraan pelayanan terbaik. 

“Hal ini menunjukkan bahwa Jawa Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik, dan kita pun terus juga melakukan pembenahan-pembenahan,” ujarnya.

Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Tengah Siti Farida mengaku sempat khawatir daerah di Jateng yang dipimpin oleh penjabat akan berpengaruh pada penurunan nilai.

“Tapi hasilnya sebaliknya, Justru tahun di 2024, seluruh kabupaten/ kota sudah lulus mendapatkan nilai A. Itu hanya di Jawa Tengah,” katanya. 

Kinerja yang baik tersebut, menurut dia, merupakan hasil kinerja dari seluruh penyelenggara pelayanan publik di Jawa Tengah. Artinya, ketika birokrasi serius untuk melayani masyarakat, maka siapapun kepala daerahnya, pelayanan publik akan semakin baik.

Antusiasme Tinggi, 10.500 Pelari Bakal Ramaikan Bank Jateng Borobudur Marathon 2024

MAGELANG (lensasemarang.com) – Sebanyak 10.500 orang bakal meramaikan gelaran Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 pada 1 Desember 2024. Dari jumlah itu, sebanyak 158 orang pelari berasal dari luar negeri. 

Peserta yang dari luar negeri pada gelaran tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, hanya 78 pelari asing yang mengikuti even tersebut, sebagian besar dari benua hitam. 

Pada tahun ini, peserta asing tersebar di 28 negera, antara lain berasal dari Kenya, Ethiopia, Malaysia, Belanda, Jepang, Italia, China, Amerika Serikat, dan Korea Selatan.

Bahkan, event Bank Jateng Borobudur Marathon ini berhasil mendapatkan sertifikasi Road Race Label dari World Athletics pada Mei 2024. Tak pelak, berdampak positif terhadap pertumbuhan peserta lari dari dalam maupun luar negeri. 

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudnana menyampaikan, total pendaftar tahun ini sebanyak 44.000 orang. Dari total tersebut, diambil sebanyak 10.500 orang pelari. 

“Saya kira ini suatu hal yang membanggakan,” tutur Nana saat Konferensi Pers kegiatan Bank Jateng Borobudur Marathon, di Grand Artos Hotel Kota Magelang pada Sabtu, 30 November 2024.

Dikatakan Nana, diperolehnya sertifikat World Athletic Label merupakan hal positif. Terlebih, di Indonesia baru ada tiga event yang mendapatkan label tersebut, yakni Jakarta Marathon, Bali Marathon, dan Bank Jateng Borobudur Marathon.

Oleh karenanya, ia menyampaikan terima kasih kepada panitia, pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Media Kompas, Bank Jateng, Yayasan Borobudur Marathon atas capaian tersebut. 

Nana berharap, even ini tidak hanya menjadi ajang olahraga saja, tetapi juga sebagai sarana promosi pariwisata dan budaya Jawa Tengah. Selain itu juga untuk menggerakkan geliat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan memperkuat identitas daerah, terutama Candi Borobudur. 

Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Sutta Dharmasaputra menyampaikan, pihaknya telah mempersiapkan pelaksanaan Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 dengan lebih baik, pasca diperolehnya World Athletic Label. 

Ia menyebutkan, jumlah petugas marshall dan race pack naik 10% hingga 15% atau mencapai 1.800 personil. Untuk tim medisnya, kalau tahun lalu 240 orang, sekarang 258 orang. 

“Jadi kita naikkan terus standartnya, bahwa Bank Jateng Borobudur Marathon ini kelasnya dunia,” kata dia. 

World Athletics Technical Delegate For Bank Jateng, A Hakeem Mohd AM Al Ameri menilai, panitia sudah mempersiapkan dengan sangat baik. Persiapan itu diamatinya dari manajemen race pack dan pengelolaan hotel yang baik. 

Pihaknya juga turun ke sejumlah desa yang menjadi lintasan pelari. Menurutnya, penduduk sudah siap menyambut tamu dengan ramah, fasilitasnya memadahi dan venue sudah sesuai dengan standart keamanan yang disyaratkan.

Kemenangan Luthfi-Yasin, PKB Sukses Konsolidasikan Basis Hijau

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pengamat politik dari Fakultas Komunikasi dan Sosial Politik (FKSP) Universitas Sains Al Quran Wonosobo Jawa Tengah Insan Mahmud SE MSi menilai faktor penentu kemenangan pasangan Calon Gubernur 02 Ahmad Luthfi-Taj Yasin pada Pilgub Jateng 2024 adalah di basis hijau yaitu kalangan Nahdlatul Ulama dan pondok pesantren.

Gus Yusuf (KH Yusuf Chudlori), kata Insan Mahmud, menjadi politikus yang mampu mengkonsolidator basis hijau kekuatan nahlidliyin.

“Sebagai Ketua DPW PKB Jateng, Gus Yusuf mampu menggerakkan potensi kiai dan santri, alumni pondok pesantren, guru-guru madrasah, TPQ, madin. Jadi ini sesungguhnya kekuatan duet Gus Yusuf dan Gus Yasin yang sangat merepresentasikan kalangan Nahlidiyin,” katanya saat menjawab pertanyaan awak media, Jumat (29/11/2024).

Apalagi di dalam berbagai kesempatan, duet Gus Yusuf dan Gus Yasin juga sering terlihat bersama Gus Rozin, yang juga Ketua PWNU Jateng.

“Jelas ini sangat mempengaruhi kesolidan warga nahdliyin termasuk organisasi di dalamnya. Sangat terasa, perempuan NU seperti Muslimat dan Fatayat bergerak di berbagai Kabupaten, juga kalangan pemuda seperti Ansor dan IPNU dan IPPNU. Ini pasti sentuhan dari para Gus itu,” ujarnya.

Faktanya, hasil survei indikator menunjukkan pergerakan PKB di atas. Pertama, simulasi pemilih berbasis partai politik PKB mengimbangi PDIP. Jika basis PKB tercatat diangka 64,2 persen memilih Lutfi dan Taj Yasin, sedangkan basis PDIP tembus pada angka 68,4 persen memilih Andika Perkasa-Hendrar Prihadi.

“Sedangkan yang kedua, peningkatan popularitas Taj Yasin tampak lebih tinggi ketimbang peningkatan popularitas Ahmad Luthfi, dengan tingkat kedisukaan terhadap Taj Yasin yang relatif konsisten jauh lebih tinggi ketimbang nama lain. Tingkat kedisukaan Taj Yasin Maimoen paling tinggi 85.6%, kemudian Andika Perkasa 79.2%, Ahmad Luthfi 77.5%, dan Hendrar Prihadi (Hendi) 75.9% dari yang mengenalnya,” katanya.

Menurut dia, ini bukti konsolidasi PKB mengenalkan Gus Yasin sangat efektif di kantong-kantong NU.

PKB memang menggerakkan strukturnya dari DPW, DPC, DPAC dan Ranting untuk kemenangan Lutfi-Yasin, bahkan tercatat Gus Yusuf turun langsung ke 29 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

Terpisah, Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH M Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) mengaku bersyukur Lutfi-Yasin mampu memenangkan Pemilihan Gubernur Jateng.

Dirinya mengaku telah menggerakkan seluruh potensi yang dimiliki PKB. 

“Alhamdulillah, sejak survei indikator dirilis, ternyata memang basis hijau menjadi penentu kemenangan Lutfi -Yasin. Kiai-kiai sepuh di tingkat desa, Kecamatan sampai kabupaten cukup efektif kami konsolidasikan untuk bergerak. Meskipun demikian kita tetap nunggu penetapan KPU,” ujarnya.

Gus Yusuf berharap kekuatan ini memang terus konsisten berjuang untuk warga NU melalui PKB.

“Saya mengucapkan terima kasih karena beliau beliau para warga NU memahami perjuangan politik nahlidyin. Saya selalu mendoakan para pejuang dan kita semua benar benar akan dianggap sebagai santrinya Mbah Hasyim As’ari, Pendiri NU. Yang jelas Jawa Tengah sudah mulai ada perubahan konstalasi politik dan PKB sangat berperan di dalamnya,” pungkasnya.

PKB sendiri selain memenangkan Pilgub, juga sukses di pemilihan bupati, seperti di Kabupaten Blora, Cilacap, Kudus, dan Kabupaten Tegal.

Kemudian juga sukses mengantarkan kadernya sebagai Wakil Kepala Daerah di Kabupaten Pekalongan, Kebumen, Banjarnegara, Banyumas, Kota Tegal, Wonosobo, Kab Semarang, Pati, Kendal, Sragen. Serta menang bersama koalisi di Purworejo, Boyolali, Solo, Klaten, Sukoharjo, Brebes dan Kota Magelang.

Sujud Syukur, Gus Huda Sebut Kemenangan Agustin-Iswar Simbol Semangat Persatuan dan Toleransi

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pengasuh Santri Ndalan Nusantara Muchamad Nurul Huda melakukan melakukan sujud syukur bersama para santri dan tim pemenangan Jaguar (Jagoanku Agustin dan Iswar) di Posko Pemenangan Jalan dr Cipto Semarang, Rabu (27/11/2024) malam setelah paslon bernomor urut 01 unggul dalam hitung cepat.

Ulama muda yang akrab disapa Gus Huda itu sangat terharu melihat angka kemenangan melalui real count dan quick count. 

Walaupun bukan rekapitulasi resmi dari KPU, namun dengan selisih perolehan di kisaran 10 persen sehingg hal itu jelas memberi sinyal kemenengan bagi paslon 01 pada ajang Pilwalkot Semarang 2024.

Dalam tausiyah tasyakuran itu, Gus Huda menyampaikan pandangannya penuh makna yang menggugah semangat persatuan dan toleransi masyarakat.

Dengan adanya kemenangan pada hitung cepat ini, lanjutnya, hal itu merupakan langkah awal perjuangan bersama untuk membangun Kota Semarang menjadi lebih baik. 

“Kemenangan ini adalah awal dari perjuangan kita bersama. Tugas kita tidak berhenti di sini, tetapi justru dimulai dari sini. Kita harus mendampingi Ibu Agustin dan Pak Iswar dalam membangun Semarang menjadi lebih baik,” kata pria yang populer melalui Konser Cinta ini. 

Dirinya juga mengingatkan bahwa kemenangan dalam hitung cepat ini, pasangan Agustin-Iswar bukan sekadar kemenangan politik, tapi juga kemenangan moral untuk menjaga nilai-nilai toleransi di Kota Semarang. 

“Semarang ini adalah miniatur Indonesia. Ketika kita menjaga keberagaman dan toleransi di Semarang, artinya kita juga menjaga toleransi di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Gus Huda juga menyinggung peran besar para relawan dan pendukung pasangan nomor urut 01, termasuk kontribusi mereka yang tidak terlihat di depan publik. 

Pihaknya juga memuji solidaritas masyarakat dan menyebut dukungan tersebut sebagai ladang pahala.

“Malam ini kita membuktikan bahwa Kota Semarang mampu menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Kemenangan ini adalah milik kita semua, dan insyaAllah diridhoi oleh Allah SWT,” tegasnya.

Gus Huda juga mengingatkan untuk tetap menjaga kerukunan dan tidak larut dalam euforia kemenangan. 

Ia juga menyinggung pentingnya peran ulama dan tokoh agama dalam menjaga keharmonisan sosial, terutama di tengah keberagaman agama dan keyakinan di Kota Semarang.

“Seperti kata Umar bin Khattab, ketika sesuatu dianggap sempurna, maka akan terlihat kekurangannya. Jangan sampai kemenangan ini membuat kita lengah,” katanya. 

Sebagai informasi, Paslon 01 Agustin-Iswar tersebut mendapatkan 57,39 persen atau 456.521 suara.

Unggul di atas Yoyok-Joss yang hanya mendapatkan 42,61 persen atau 338.906 suara.

Data tersebut dihimpun oleh deks Pilkada Pemkot Semarang sejak pukul 15.00 WIB hingga Rabu malam.

Diinformasikan pula data yang masuk sekitar 93,85 persen dari jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Semarang, sebanyak 2.354 dan empat TPS khusus atau data yang baru masuk dari 2.213 TPS.

Ikhtiar Pada Masa Tenang, BMI Jateng Gelar Doa dan Buka Puasa Bersama

SEMARANG (lensasemarang.com) – Satu hari menjelang hari pemungutan suara Pilkada Serentak 2024, Banteng Muda Indonesia (BMI) Jawa Tengah menggelar doa dan buka puasa bersama setelah seluruh struktural partai menjalankan puasa selama tiga hari di kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, Semarang, Selasa (26/11/2024) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pengurus struktural PDI Perjuangan dan pengurus BMI Jateng serta relawan dari berbagai elemen partai politik dengan lambang banteng moncong putih.

H. Supriyadi S.Sos selaku Sekretaris BMI Jateng mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar dan doa di waktu masa tenang Pilkada Serentak 2024.

“Doa dan buka puasa bersama ini, bagian dari ikhtiar di waktu masa untuk bersama-sama memanjatkan doa agar Pilkada Serentak 2024 aman dan damai, sekaligus doa untuk pemenangan paslon nomor urut 01 Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah,” katanya usai kegiatan di Panti Marhen Semarang.

BMI Jateng berharap seluruh elemen pendukung paslon 01 untuk tetap tenang dan memantau proses kegiatan Pilkada Serentak 2024.

“Seluruh elemen kami minta untuk tetap memantau jalannya proses Pilkada 2024 agar tidak terjadi kecurangan dan berlangsung aman dan damai,” ujarnya.

Pada kegiatan doa dan buka puasa bersama yang berlangsung secara sederhana tersebut, tampak seluruh peserta kompak dan optimistis paslon 01 meraih pemenangan di setiap TPS di Kota Semarang atau di Provinsi Jawa Tengah.

Aksi Kemanusiaan Untuk Siswa Tewas Ditembak Polisi, Karangan Bunga Terlihat di SMKN 4 Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Aksi kemanusiaan yang dilakukan puluhan orang untuk mencari keadilan bagi Gamma Rizkynata Oktafandy (17), seorang siswa SMK Negeri 4 Semarang yang meninggal dunia karena diduga ditembak oleh polisi anggota Satnarkoba Polrestabes Semarang.

Tampak sederet karangan bunga, buket bunga, sampai foto bingkai korban menghiasi pintu gerbang SMKN 4 Semarang.

Selain itu, beberapa tulisan berbada sindiran yang ditujukan kepada institusi kepolisian juga terpampang di depan sekolah yang berada di Jalan Pandanaran 2 Kota Semarang.

Meskipun banyak yang rusak akibat guyuran hujan, masih ada beberapa tulisan poster yang bisa dibaca yakni “Polisi Melindungi, Mengayomi, Bukan Menembaki!!!.”, “Cah Nakal Dikandani Ora Ditembaki”.

Para pelajar yang berhenti melihat tulisan sindiran, karangan bunga dan bingkai foto tersebut rerata bukan teman korban, tapi rasa duka tetap menyelimuti mereka sehingga di antaranya tak jarang ada yang berdoa.

Satpam SMKN 4 Semarang, Tri S Puji, mengungkapkan karangan bunga, buket bunga, sampai foto bingkai korban ini ditaruh oleh sejumlah orang sekitar pukul 15.15 WIB.

Tak hanya meletakan, mereka juga sempat melakukan doa bersama meski kondisi sedang hujan deras.

“Puluhan orang tadi, tapi gak dari pelajar sini, mereka menaruh itu, terus doa bersama, habis itu pulang,” katanya.

Adapun sebelum melakukan aksinya di SMKN 4 Semarang, puluhan orang tersebut sempat melakukan aksi serupa di Mapolda Jawa Tengah, meskipun saat lensasemarang.com melintas, tak terlihat adanya karangan bunga, buket bunga, sampai foto bingkai korban yang terpampang.

Korban penembakan, Gamma Rizkynata Oktafandy, tercatat siswa kelas XI Teknik Mesin 2 SMKN 4 Semarang yang juga menjadi anggota Paskibraka sekolah setempat meninggal dunia Minggu (24/11/2024).

Sebelum dinyatakan meninggal dunia karena menderita luka tembak, korban sempat dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP dr Kariadi Semarang.

Komnas HAM: Polisi Penembak Siswa SMKN 4 Harus Dihukum

SEMARANG (lensasemarang.com) – Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Saurlin Siagian berpendapat, polisi anggota Satnarkoba Polrestabes Semarang yang diduga menembak siswa SMKN 4 Gamma Rizkynata Oktafandy (17) hingga tewas harus mendapat tindakan hukum.

“Saya kira kalau ada pelanggaran hukum harus ada tindakan hukum juga,” katanya saat ditemui di Kantor Bawaslu Jateng, Semarang, Selasa (26/11/2024).

Mengenai adanya kemungkinan Komnas HAM menurunkan tim pencari fakta, dirinya menyebut hingga saat ini pihaknya belum mendapat laporan terkait insiden penembakan tersebut.

“Kami belum mendapatkan laporannya, kalau ada laporannya kita akan proses dan mungkin temen-temen sudah mendapatkannya di Jakarta, tapi saya belum mendapatkannya,” ujarnya.

Secara teknis, lanjut dia, untuk menindaklanjuti kasus tersebut Komnas HAM bisa bergerak setelah mendapatkan laporan ataupun proaktif.

“Jadi bisa dua-duanya, tapi mungkin nanti tim lain yang berjalan, tim kami masih ada pekerjaan khusus di Jateng,” katanya.

Korban penembakan, Gamma Rizkynata Oktafandy, tercatat siswa kelas XI Teknik Mesin 2 SMKN 4 Semarang yang juga menjadi anggota Paskibraka sekolah setempat meninggal dunia Minggu (24/11/2024).

Sebelum dinyatakan meninggal dunia karena menderita luka tembak, korban sempat dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP dr Kariadi Semarang.