Home Blog Page 76

Strategi Pencapaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Kota Tegal Tahun 2023

Penulis : Melina Rosyida

SEMARANG (lensasemarang.com) – Perolehan hasil evaluasi sistem pemerintahan berbasis elektronik di Kota Tegal pada tahun 2022 mendapatkan nilai yaitu 3,05 dan mendapatkan predikat baik.

Hal ini membuktikan bahwa Kota Tegal dalam kurun waktu selama 3 tahun berturut-urut mendapatkan perolehan nilai yang meningkat secara bertahap dan cukup signifikan yaitu pada tahun 2021 memperoleh nilai indeks 2,39 dan mendapatkan predikat cukup, kemudian pada tahun 2022 memperoleh nilai indeks 3,05 dengan mendapatkan predikat baik dan pada tahun 2023 memperoleh nilai indeks 4,67 dengan predikat sangat baik.

Dengan kenaikan nilai di seluruh domain pada setiap tahunnya namun kenaikan yang paling menonjol pada domain tata kelola dan domain manajemen dengan masing-masing mengalami kenaikan nilai sekitar 1,00 dan 1,64 pada tahun 2022 menuju 2023.

Berdasarkan analisis SWOT dapat disimpulkan dari sisi Kekuatan atau Strenght SPBE Pemerintah Kota Tegal, khususnya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tegal, telah berhasil membangun tenaga kerja yang terampil, berpengalaman, dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugas-tugasnya.

SDM yang kompeten ini merupakan aset penting dalam mengelola implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan berbagai inisiatif digital lainnya.

Keahlian dan dedikasi yang dimiliki oleh tim di Diskominfo menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran sistem teknologi informasi pemerintahan dan memastikan bahwa layanan publik berbasis elektronik berjalan efektif dan efisien.

Selain itu Kota Tegal telah menyepakati kerangka e-government sebagai bagian penting dari kesuksesan pemerintahan dalam mencapai visi dan misinya. Kerangka ini menjadi peta rencana strategis yang diikuti setiap tahun, di mana SPBE menjadi prioritas tinggi sebagaimana halnya kunci sukses lainnya dalam pemerintahan.

Melalui peta rencana ini, pemerintah dapat menentukan fokus utama yang ingin dicapai di setiap tahunnya, sehingga proses digitalisasi berjalan terarah dan konsisten, sedangkan untuk mendukung implementasi e-government, Pemerintah Kota Tegal telah mengalokasikan sejumlah sumber daya, baik dari segi SDM, finansial, tenaga, waktu, maupun informasi.

Alokasi ini dilakukan secara lintas sektoral, memastikan bahwa seluruh OPD turut berkontribusi dalam pembangunan sistem digital pemerintahan. Sebagai bagian dari upaya mengintegrasikan konsep e-government, sosialisasi secara merata dan kontinyu juga telah dilakukan.

Namun dalam mencapai keberhasilan pencapain masih terdapat tantangan yang ada pada domain manajemen sehingga masih perlu untuk ditingkatkan yaitu dibutuhkan tools tambahan untuk mengoptimalkan kinerja sistem.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tegal bersama tim pelaksana SPBE terus berupaya mengatasi tantangan ini dengan melakukan peningkatan teknologi yang dibutuhkan.

Di samping itu, masih terdapat kurangnya political will dan political action yang diperlukan untuk mendorong optimalisasi SPBE di Kota Tegal.

Dukungan politik yang kuat sangat penting untuk mempercepat adopsi dan pengembangan sistem berbasis elektronik di pemerintahan, sehingga dapat mencapai efisiensi dan kualitas layanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Selanjutnya dari sisi peluang atau opportunity yaitu Pemerintah Kota Tegal telah memastikan ketersediaan sumber daya yang cukup untuk melaksanakan berbagai inisiatif e-government, terutama terkait sumber daya finansial.

Pemerintah Kota sangat terbuka dalam mendukung pengelolaan SPBE, termasuk jika ada usulan anggaran tambahan yang dibutuhkan.

Di sisi lain, keberhasilan e-government juga sangat bergantung pada ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan terampil.

Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan sangat diperlukan agar tujuan SPBE di Kota Tegal dapat tercapai secara efektif, namun masih dijumpai ancaman atau threat dalam pelaksanaan SPBE yaitu ancaman di bidang IT semakin nyata dengan website Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Pemerintah Kota Tegal yang menjadi sasaran empuk bagi para peretas (hacker).

Tahun lalu, beberapa jaringan intra organisasi perangkat daerah telah menjadi korban serangan hacker, menunjukkan kerentanan keamanan cyber di lingkungan pemerintahan.

Menyadari ancaman ini, Pemerintah Kota Tegal bertindak cepat untuk memitigasi risiko serangan siber di masa depan. Sekitar bulan Januari atau Februari, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tegal mengadakan pelatihan keamanan cyber yang ditujukan untuk para pegawai di masing-masing OPD.

Pelatihan ini difokuskan pada cara mengamankan website yang dikelola oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM), sebagai salah satu langkah pencegahan dan penanganan atas potensi ancaman yang ada. Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kemampuan pegawai dalam menjaga keamanan digital dan melindungi data penting dari serangan cyber.

Berdasarkan temuan di lapangan hasil evaluasi dan pemantauan SPBE di Kota Tegal mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2022 yaitu dari perolehan nilai indeks 3,05 dengan predikat baik dan selanjutnya tahun 2023 mendapatkan nilai indeks 3,76 dengan predikat sangat baik. Seperti yang telah diketahui bahwa SPBE merupakan sebuah tolak ukur dalam pencapaian e-government dalam pemerintahan daerah dan tentunya dibuktikan dengan hasil nilai pada setiap tahunnya.

Dengan demikian SPBE merupakan alat ukur untuk menilai tingkat kematangan yang memang itu adalah sebuah esensi yang terkandung dalam SPBE. Oleh karena itu ukuran tingkat kematangan yang tinggi dalam SPBE bergantung pada kesanggupan dan terpenuhinya suatu daerah dalam menyusun dan mengumpulkan data dukung yang dibutuhkan.

Dari implementasi SPBE Kota Tegal tahun 2023 dapat ditarik analisis bahwa strategi yang dapat diterapkan pada tahun 2023 adalah dari sisi dukungan atau support yaitu Wali Kota Tegal telah memberikan dukungan penuh dalam implementasi dan pengawasan SPBE.

Komitmen ini terlihat jelas sejak tahap pra-penyusunan SPBE, di mana Wali Kota secara aktif terlibat dalam rapat-rapat untuk menentukan target prioritas yang akan menjadi fokus pada tahun tersebut.

Dukungan penuh ini juga diperkuat dengan ketersediaan sumber daya manusia yang mumpuni dari lintas sektor Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selain itu, ketersediaan infrastruktur yang memadai menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan SPBE di Kota Tegal. Jaringan internet yang telah menjangkau berbagai sektor, mulai dari OPD, kelurahan, hingga fasilitas publik seperti puskesmas dan ruang terbuka publik, termasuk taman dan alun-alun, menunjukkan bahwa Kota Tegal siap dari sisi teknologi.

Infrastruktur yang memadai ini memungkinkan konektivitas yang kuat antar instansi pemerintah, sehingga mempercepat proses administrasi dan pelayanan publik berbasis elektronik.

Upaya pemerintah dalam implementasi SPBE juga didukung dengan penyelenggaraan rapat sosialisasi berkala yang melibatkan tim pelaksana SPBE.

Rapat-rapat ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi kemajuan implementasi serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi.

Selanjutnya dilihat dari kemampuan atau capacity yaitu ketersediaan infrastruktur komputer yang memadai bagi setiap pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Tegal merupakan elemen penting dalam mendukung implementasi SPBE.

Setiap pegawai di OPD memiliki akses ke perangkat komputer yang memungkinkan mereka untuk terhubung dengan sistem digital pemerintah. Selain infrastruktur, keahlian sumber daya manusia (SDM) juga menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan SPBE.

Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tegal, SDM yang terlibat sudah memiliki kemampuan yang mumpuni dalam mengelola infrastruktur teknologi dan mengimplementasikan sistem informasi pemerintahan.

Dengan adanya peningkatan kompetensi SDM di seluruh sektor, Kota Tegal akan lebih siap menghadapi tantangan dalam implementasi SPBE, sekaligus memastikan bahwa setiap pegawai mampu menjalankan tugas dengan baik melalui dukungan teknologi.

Peningkatan SDM ini akan menjadi fondasi penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin modern, cepat, dan responsif.

Kemudian dari sisi manfaat atau value Penerapan SPBE di Kota Tegal membawa banyak manfaat yang signifikan bagi masyarakat dan pemerintahan.

Salah satu manfaat utamanya adalah peningkatan efisiensi birokrasi. Dengan adanya digitalisasi dalam pengelolaan administrasi dan pelayanan publik, waktu yang dibutuhkan untuk memproses berbagai layanan menjadi lebih singkat dan praktis.

Layanan yang sebelumnya memerlukan dokumen fisik dan tatap muka, kini dapat dilakukan secara daring, sehingga mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah.

Selain itu, SPBE juga memperkuat transparansi dalam pengelolaan pemerintahan. Setiap proses administrasi, mulai dari perizinan hingga pengelolaan anggaran, dapat diakses dan dipantau secara real-time melalui platform digital.

Manfaat lainnya adalah peningkatan kualitas layanan publik. Dengan adanya SPBE, pelayanan menjadi lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Penerapan SPBE juga berkontribusi pada pengurangan biaya operasional. Digitalisasi layanan mengurangi kebutuhan atas dokumen fisik dan penggunaan sumber daya manusia untuk pengelolaan administrasi manual.

Dengan demikian SPBE di Kota Tegal tidak hanya meningkatkan kinerja pemerintahan, tetapi juga memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan akses yang lebih mudah, transparan, dan akuntabel, kepercayaan publik terhadap pemerintah dapat meningkat.

Hal ini sejalan dengan visi Kota Tegal untuk menjadi kota yang lebih inovatif, adaptif, dan tanggap terhadap perkembangan teknologi demi kesejahteraan masyarakatnya.

Relawan MELATI NU Jawa Tengah Konsolidasikan Pemenangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pengurus Majelis Perempuan Bakti Nusantara (MELATI NU) menggelar pembekalan dan konsolidasi di Semarang, Kamis (21/11/2024), dalam rangka pemantapan program-program kerja sekaligus memberikan dukungan untuk Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen pada Pilgub Jateng 2024. 

Pada acara tersebut, relawan MELATI NU tingkat kabupaten/kota juga menerima pembekalan dari Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah yaitu Sudaryono B.Eng., MM., MBA., P.hD yang sekaligus Ketua Dewan Pembina Tim Pemenangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen serta Wakil Menteri Pertanian RI. 

Evy Nurmilasari, S.Pi., M.A.P selaku Ketua Majelis Perempuan Bakti Nusantara Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan bahwa pembekalan dan konsolidasi pengurus Majelis Perempuan Bakti Nusantara Kabupaten/Kota se Jawa Tengah ini dalam rangka konsolidasi dan ikrar dukungan kepada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yaitu Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen. 

Selain itu, peserta juga berkesempatan berbincang dengan Ning Nawal Taj Yasin Maimoen terkait pemberdayaan perempuan dan keberpihakan beliau terdapat perempuan dan anak di Jawa Tengah. 

Lebih lanjut, dirimua mengiimbau kepada semua relawan Majelis Perempuan Bakti Nusantara (MELATINU) untuk menggunakan hak pilihnya besok pada 27 November 2024 dan tidak menjadi golput atau golongan putih dan ikut menjadi bagian yang memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yaitu Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen.

Kedepan, lanjut dia, pengurus dan relawan MELATINU harus bisa memberikan kontribusi dan kemanfaatan sebesar besarnya bagi masyarakat khususnya perempuan di desa/kelurahan sebagai basis sumber daya manusia grassroots, yang perlu terus menerus ditingkatkan kualitas dan dioptimalisasi peran-perannya.

Oleh karena itu, bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan Daerah menjadi keharusan, sebagai upaya menciptakan negara makmur dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Pj Gubernur Jateng Ajak Masyarakat Kawal Pilkada Hingga Tuntas

SEMARANG (lensasemarang.com) – Penjabay Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menghadiri acara Doa Bersama Lintas Agama untuk menyukseskan pilkada serentak 2024, di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang pada Rabu (20/11/2024) malam. 

Kegiatan yang diikuti oleh ribuan warga tersebut juga dihadiri langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. 

Doa bersama lintas agama dipimpin oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah, Imam Yahya. Pembacaan doa berurutan mulai dari agama Konghucu, Buddha, Hindu, Katolik, Protestan, dan Islam. Setelah acara doa, dilanjutkan ceramah kebangsaan oleh Gus Iqdam.

“Doa bersama ini merupakan upaya batiniah agar pelaksanaan seluruh tahapan pilkada serentak di Jawa Tengah berjalan aman, lancar, sukses, dan dapat menghasilkan pemimpin yang amanah,” kata Nana Sudjana saat menyampaikan pidato sambutan.

Di samping itu, Nana menambahkan, upaya lahiriah juga terus dilakukan bersama forkopimda dan penyelenggara pemilu agar semua tahapan penyelenggaraan pilkada ini berjalan dengan lancar. 

“Alhamdulillah sampai saat ini situasi dan kondisi wilayah Jateng selama tahapan Pilkada Serentak tahun 2024 kondusif. Situasi ini harus dikawal hingga hari pemungutan dan penghitungan suara nanti tanggal 27 November 2024,” ujarnya.

Hingga kini, lanjut Nana, penyelenggaraan pilkada sudah memasuki tahapan kampanye. Ia mengimbau agar masyarakat tidak mudah termakan segala hal yang provokatif, hoax, ujaran kebencian, dan kampanye hitam.

“Jaga kerukunan dan semangat kebersamaan walau berbeda pilihan. Dalam politik, perbedaan pilihan adalah hal wajar. Mari jaga iklim sejuk dan kondusif di Jateng, untuk mewujudkan pilkada berkualitas,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Nana juga mengapresiasi sinergisitas antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga kondusifitas wilayah.

Dirinya juga mengapresiasi peran partai politik, pasangan calon, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat Jawa Tengah yang ikut menjaga kondusifitas.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, doa bersama ini merupakan upaya agar rangkaian pilkada serentak di Jawa Tengah berjalan aman, lancar, dan kondusif.

“Dengan persatuan dan kesatuan, pembangunan di Jawa Tengah dan Indonesia ini bisa dilaksanakan dengan baik. Siapa pun pemimpinnya, tugasnya adalah menyejahterakan masyarakat. Jangan terprovokasi dengan hal-hal yang memecah persatuan,” katanya.

Sementara itu, Gus Iqdam dalam ceramah kebangsaannya berpesan bahwa kerukunan dan kebersamaan sangat luar biasa. Setiap kemenangan tanpa kerukunan adalah keberhasilan yang tidak bisa dinikmati.

“Boleh mencintai salah satu pasangan calon, tapi jangan sekali-kali menjatuhkan orang yang tidak kita dukung. Jangan sampai mengorbankan nyawa kita atau apa pun itu untuk hal yang merusak kerukunan,” ujarnya.

Dorong Lahirnya Petani Muda, Mbak Ita Kukuhkan Duta Petani Milenial

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Kota Semarang resmi mengukuhkan pengurus Duta Petani Milenial dan Andalan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Semarang Nomor 500.6/1067 Tahun 2024.

Pengukuhan ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu pada pembukaan Semarang Agro Expo 2024 di Balai Benih Pertanian (BPP) Mijen, Jumat (15/11/2024). 

Mbak Ita, sapaan akrabnya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata dukungan Pemkot Semarang terhadap regenerasi petani muda.

“Kami mengukuhkan petani-petani milenial, yang konon katanya baru pertama dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota. Ini adalah bentuk dukungan Pemkot Semarang agar mereka menjadi petani-petani generasi emas Indonesia 2045,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Shoti’ah berharap agar Duta Petani Milenial dapat menjadi wadah strategis untuk memperkuat sektor pertanian Kota Semarang.

“Nanti diharapkan dengan adanya teman-teman pengurus petani milenial ini, dapat menggerakkan petani-petani muda yang ada di kota Semarang. Sehingga bisa menggerakkan roda pertanian ini menuju ke arah yang lebih baik, dan Kota Semarang bisa menjadi tangguh pangan, mandiri pangan dan daulat pangan.” ujarnya.

Menurut dia, pengukuhan ini merupakan wujud komitmen dan kesinambungan program Pemkot Semarang yang sudah berjalan bertahun-tahun sebelumnya, mulai dari Program Petani Milenial yang dimulai pada tahun 2021 oleh Kementerian Pertanian untuk regenerasi petani muda.

Kemudian di Kota Semarang semakin fokus sejak era kepemimpinan Mbak Ita dengan membuat program konkret regenerasi petani mulai dari inkubasi bisnis Kita Tani Muda, Petani Milennial, Urban Farming Corner, Jambore Petani Cilik dan Remaja, termasuk kini pengukuhan Duta Petani Milenial. 

Sandi Febrianto selaku ketua pengurus Duta Petani Milenial sekaligus pemilik usaha hidroponik Sandi Buana Farm memuji langkah Mbak Ita dalam membentuk kekuatan pertanian di Kota Semarang.

“Melalui kepengurusan yang berisi petani muda ini pertama untuk menjadi inspirasi bahwa pertanian itu menguntungkan. Kedua sebagai wadah petani muda untuk memiliki jejaring dan koneksi di bidang pertanian,” katanya.

Ia pun optimistis mampu menjawab kepercayaan tersebut. “Kami akan memaksimalkan kepercayaan ini untuk mencetak petani muda baru yang produktif dan bisa memenuhi kebutuhan pangan Kota Semarang,” ujarnya. 

Diharapkan melalui pembentukan kepengurusan yang memiliki landasan hukum SK Walikota ini, akan lahir petani-petani baru di Kota Semarang yang turut memperkuat ketahanan pangan. Serta komitmen ini untuk mendukung penuh program ketahanan pangan Presiden Prabowo termasuk mensukseskan program makan sehat bergizi di Kota Semarang.

Pemprov Jateng dan Masyarakat Kolaborasi Bangun SMK Negeri 1 Karangjambu Purbalingga

PURBALINGGA (lensasemarang.com) – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno meresmikan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Karangjambu, Kabupaten Purbalingga pada Selasa (19/11/2024).

Pembangunan gedung tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jateng tahun 2024 senilai Rp2,3 miliar, sedangkan lahannya merupakan hibah dari seorang warga Desa Karangjambu atas nama Suratno. 

Sumarno mengatakan, pembangunan SMKN 1 Karangjambu ini merupakan kolaborasi antara Pemprov Jateng dengan masyarakat. 

“Kami berharap ini benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat Karangjambu, jangan sampai anak-anak lulus SMP terus tidak melanjutkan sekolah,” ujar Suamrno di sela peresmian.

Dengan adanya sekolah di Dukuh Bugel, Desa Sanguwalang, Kecamatan Karangjambu ini, diharapkan dapat mempermudah masyarakat mengakses layanan pendidikan yang berkualitas. Dengan begitu, dapat mengurangi angka putus sekolah di Jateng .

“Pembangunan SMKN 1 Karangjambu merupakan salah satu upaya Provinsi Jateng untuk meningkatkan akses layanan pendidikan untuk masyarakat,” ujar Sumarno. 

Sumarno menyampaikan terima kasih kepada Suratno yang telah menghibahkan tanahnya untuk pembangunan sekolah, serta sejumlah warga yang memberikan tanahnya untuk akses jalan menuju gedung sekolah.

Kepala SMKN 1 Karangjambu, Mohammad Mumfasil menjelaskan, sejak beroperasi pada tahun 2013, SMKN Karangjambu menginduk di gedung SMP Negeri 1 Karangjambu. Sengan adanya gedung baru tersebut, diharapkan mampu menambah jumlah peserta didik. 

“Jumlah siswa saat ini sebanyak 233 orang, setiap tahun terus meningkat,” katanya.

Untuk sementara ini, bidang penjurusan di sekolah tersebut masih teknik komputer jaringan. Harapannya, kedepan ada penambahan jurusan. 

“Adanya gedung baru SMKN 1 Karangjambu, diharapkan angka putus sekolah tidak lagi tinggi, anak-anak menjadi lebih maju, mandiri, berprestasi, dan berakhlak mulia,” harap Mumfasil. 

Dalam kesempatan itu, Sumarno didampingi Kepala Dinas Provinsi Jateng, Uswatun Khasanah juga meresmikan sejumlah ruang praktik siswa di sejumlah SMK. Antara lain ruang praktik siswa SMKN 2 Purbalingga, SMKN 1 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan, pembangunan gedung laboratorium bahasa SMKN 1 Rawalo Banyumas, dan pembangunan ruang laboratorium komputer SMKN 1 Petungkriyono Kabupaten Pekalongan.

Pilkada Saat Musim Hujan, Pj Gubernur Jateng Minta KPU Siapkan TPS yang Aman Banjir

SEMARANG (lensasemarang.com) – Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat agar menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang aman dari banjir, mengingat Pilkada Serentak 2024 diselenggarakan pada musim hujan. 

“Kami wanti-wanti dari awal kepada KPU untuk menyiapkan TPS-TPS yang tidak rawan banjir, cari tempat yang permanen,” kata Nana di sela acara Apel Kesiapsiagaan Bencana Menghadapi Ancaman Bencana Hidro-meteorologis Musim Hujan Tahun 2024-2025 di Halaman Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin (18/11/2024).

Hari pemungutan dan penghitungan suara pada 27 November 2024 yang akan datang merupakan hari libur nasional sehingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) bisa memanfaatkan gedung seperti sekolah, balai desa, atau tempat lain yang representatif bagi masyarakat sebagai TPS. 

Nana menyatakan, bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Demak pada Pemilu 2024 cukup menjadi pengalaman berharga sebab setidaknya terdapat 114 TPS yang terdampak banjir, sehingga dilaksanakan pemilu susulan. 

“Kita terus koordinasi dengan BBWS ataupun kementarian PUPR, agar kasus tanggul jebol ini tidak terjadi. Dan penguatan-penguatan sudah dilakukan selama satu tahun terakhir,” ujarnya.

Nana mengungkapkan, dalam satu bulan terakhir ini, sudah ada beberapa kejadian bencana hidrometeorologi yang cukup menonjol akibat hujan dengan intensitas tinggi antara lain, bencana longsor di Kabupaten Kebumen dan Pekalongan, angin puting beliung di Kabupaten Sukoharjo. 

Untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana hidrometeorologi, Pemprov Jateng sudah melakukan berbagai upaya, mulai dari rapat koordinasi antar instansi, pengecekan sarana dan prasarana di masing-masing pemangku kepentingan, dan apel siaga personel dan peralatan. 

“Jadi apel ini sengaja kita laksanakan dalam rangka untuk mengingatkan dan juga kesiapsiagaan kita menghadapi musim penghujan di 2024-2025,” ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Bergas Catursasi menyampaikan, apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi dilaksanakan untuk melakukan pengecekan kesiapsiagaan personel dan peralatan yang diperlukan dalam penanggulangan bencana.

Selain itu, untuk mengkonsolidasikan sumberdaya penanggulangan bencana di Jateng.

Apel kesiapsiagaan bencana diikuti 250 personel yang mewakili 25 instansi, yakni TNI/ Polri, organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, Baznas, Forum zakat, PMI Jateng, Pramuka, unit pelayanan disabilitas, RSUP dr Kariadi, organisasi relawan di Jateng, serta sarana prasarana yang telah dilengkapi.

Bergas mengaku, telah berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/ kota untuk mengingatkan masyarakat melalui jejaring yang dimiliki, untuk selalu waspada terhadap bencana longsor atau rawan banjir.

“Minimal mengingatkan supaya mereka bisa antisipasi apa-apa yang bisa merugikan, apalagi sampai membahayakan,” kata dia.

Kolaborasi Sahli Himawan, Happy Asmara dan Shepin Misa Sukses Goyang FisipFest Undip Music Festival 2024

SEMARANG (lensasemarang.com) – Acara FisipFest Undip Music Festival yang berlangsung di Muladi Dome Undip, Sabtu (16/11/2024) malam berlangsung semarak.

Festival ini menghadirkan berbagai musisi terkenal Tanah Air, mulai dari Yovie & Nuno, HiVi, Batas Senja, Diskoplo, Shepin Misa, Sahli Himawan hingga Happy Asmara.

Sahli Himawan yang kerap dikenal dengan panggilan Mas Sahli mengawali penampilannya secara solo dengan menyanyikan lagu-lagu pop seperti Yank, Pupus, Cari Pacar Lagi hingga Salam Rindu yang berhasil membuat seluruh penonton menyanyi bersama dan bergoyang mengikuti irama yang sengaja diaransemenkan dengan irama koplo, ambyar dan dangdut.

Duet Mas Sahli dan Happy Asmara dengan lagu ‘Kalah’ sukses pula menggoyang ribuan penonton yang memadati Muladi Dome Undip.

Penonton ikut bergoyang saat Sahli dengan suara merdunya menyanyikan lagu yang dipopulerkan Shinta Arsinta dan Arya Galih.

“Yen akhire kowe milih bali ning mantanmu,” lirik lagu ‘Kalah’ yang dinyanyikan Mas Sahli dan diikuti para penonton.

Selain itu, Mas Sahli juga berduet dengan Shepin Misa menyanyikan lagu-lagu koplo seperti Mendem Wedhokan, Ra iso Dadi Siji hingga Tau Dadi Cerito.

“Alhamdulillah saya kebetulan mendapatkan undangan dari IKA (Ikatan Keluarga Alumni) FISIP Undip dalam rangka konser amal. Jadi segala bentuk hasil konser ini dipergunakan untuk membantu beasiswa mahasiswa di sini,” kata Mas Sahli.

Wirausahawan bidang entertaiment itu kerap menyanyi lagu-lagu koplo yang saat ini tengah digandrungi di masyarakat Indonesia.

Dirinya ingin menjaga musik dangdut “koplo” tidak kalah dengan musik yang berasal dari negara barat atau negara lain. Hal itu didasari atas kecintaannya sejak lama dengan musik tradisional tersebut.

“Saya sendiri sebagai orang Jawa asli. Saya ingin nguri-uri budaya Jawa dengan idola dan senior saya Mas Didi Kempot dengan ambyaran koplo,” ujarnya.

Di sisi lain, Shepin Misa senang bisa berduet dengan Mas Sahli sekaligus menyanyikan lagu-lagu koplo yang digandrungi masyarakat.

Meski demikian, penyanyi asal Blitar dengan nama lengkap Shepin Mipa Saputri itu ingin ke depannya menciptakan lagu sendiri.

“Pasti ingin punya single sendiri. Tapi sekarang belum ada waktu, karena masih fokus job-job nyanyi dulu,” kata penyanyi berparas cantik tersebut.

Ziva Magnolya Meriahkan Puncak Ulang Tahun Queen City Mall Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Penyanyi Ziva Magnolya memeriahkan puncak acara pada rangkaian perayaan ulang tahun yang pertama Queen City Mall, Kota Semarang, Minggu (1/11/2024) petang.

Perempuan penyanyi yang merupakan jebolan ajang pencarian bakat Indonesia Idol tampak memukau ratusan penggemar dan pengunjung Queen City Mall Semarang.

Sejumlah lagu yang dinyanyikan Ziva Magnolya pada acara tersebut antara lain berjudul Bahagia dan Abadi.

Selain Ziva Magnolya, puncak acara ulang tahun Queen City Mall juga menghadirkan grup band PagiBoeta serta Tantri Kotak.

CEO SRLand Properties Vonny Tresno Santoso mengatakan bahwa Queen City Mall hadir sebagai destinasi baru pusat perbelanjaan yang berkonsep hiburan di tengah kota untuk warga Kota Semarang dan sekitarnya.

Pihaknya menciptakan tempat belanja yang bukan sekedar hanya untuk belanja, namun menciptakan tempat yang indah dan nyaman.

“Kehadiran kami, sebagai salah satu pusat perekonomian di Kota Semarang ini juga membuka lapangan pekerjaan, tempat para tenant yang juga menjual jasa dan barang, dan yang jelas bisa menjadi magnet rekreasi masyarakat baik dari Kota Semarang maupun Jawa Tengah. Kami juga berterima kasih ke Pemkot Semarang yang telah mendukung kami,” katanya.

Ia menyebut pada perjalanan usia satu tahun Queen City Mall yang bertajuk “One Love” ini pihaknya terus melakukan terobosan seperti membangun hotel dan apartemen dengan 180 kamar beserta ballroom yang memiliki kapasitas 2.000 orang.

Pada acara tersebut juga diumumkan sejumlah pemenang bagi pengunjung melalui grand final pengundian hadiah dari loyalty program MySRLand yakni masyarakat yang berbelanja minimal Rp100 ribu mendapat kupon.

Tercata ada 51.378 kupon yang diundi pada acara itu dengan hadiah empat motor listrik dan satu hadiah utama yakni mobil.

Turut hadir pada acara itu, Resturiady Tresno Santoso dan Tutik Tresno Santoso selaku pemilik SRLand Properties, didampingi keluarga serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset daerah Tuning Sunarningsih yang mewakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Food Park Queen City Mall Semakin Manjakan Pecinta Kuliner Kota Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) -Pihak Queen City Mall semakin memanjakan para pecinta kuliner di Kota Semarang dan sekitarnya dengan menghadirkan puluhan tenant baru di area Food Park yang berlokasi di lantai 3 dengan kapasitas pengunjung yang mencapai 150 orang.

Tenant-tenant yang tersedia di area baru Food Park itu mayoritas merupakan wajah baru yang sebelumnya tidak ada di Kota Semarang.

Berbagai ragam kuliner disajikan di sana, mulai makanan khas tradisional, kuliner kekinian hingga aneka makanan serta minuman seperti teh dan kopi.

“Kami mengajak masyarakat, termasuk Generasi Z untuk menikmati kuliner sambil nongkrong,” kata CEO SRLand Properties Vonny Tresno Santoso di Semarang, Sabtu (16/11/2024).

Menurut dia, harganya pun bervariatif, mulai Rp15 ribu hingga Rp45 ribu atau rata-rata tiap item yang dijajakan tak lebih dari Rp50 ribu.

“Dari awal kami ingin memberikan kuliner cukup banyak sehingga bisa membuat orang datang menikmati bersama teman dan keluarga,” ujarnya.

Vonny menyebut konsep Food Park di Queen City Mall mengadopsi area kuliner luar negeri termasuk area khusus untuk perokok (smooking area) yang juga disediakan di bagian luar.

Adapun lokasi Food Park ini merupakan eks wahana permainan “boom boom car” yang dulunya masih menempati gedung lama Sri Ratu Jalan Pemuda, Kota Semarang.

Sebelumnya, berbagai kegiatan diadakan untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun Pertama Queen City Mall Kota Semarang.

Diawali dengan Ubeatz Karaoke Competition yang mengusung konsep cabin dan menawarkan pengalaman karaoke dengan fasilitas digital.

Ada pula “Drama Musikal Cinderella” bersama Funtopia yang menghadirkan pertunjukan untuk menghibur keluarga.

Setelah itu, K-Pop Dance Competition yang menghadirkan keseruan peserta dalam menampilkan tariannya.

Pj Gubernur Jateng Mantapkan Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024

SEMARANG (lensasemarang.com) – Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana menggelar rapat dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan persiapan Pilkada Serentak 2024 karena tahapan pemungutan dan penghitungan suara semakin dekat. 

Rapat forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) bersama bupati/walikota se-Jawa Tengah itu dilaksanakan di kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah, Semarang pada Jumat (15/11/2024).

Rapat tersebut juga hadiri oleh Ketua DPRD Jateng, KPU Jateng, Bawaslu Jateng dan stakeholder lain. 

Nana menandaskan, di sisa waktu yang ada ini, supaya dimanfaatkan untuk mengawal pelaksanaan pilkada sesuai tanggungjawab masing-masing, sehingga penyelenggaraannya berjalan dengan lancar. 

“Kita upayakan Pilkada ini sukses seperti saat Pilpres (pemilu) kemarin,” ujar Nana di sela rapat. 

Untuk menyukseskan penyelenggaraan ini, lanjut Nana, Pemprov Jateng sudah memberikan pemenuhan anggaran kepada KPU, Bawaslu, TNI, dan Polri. Termasuk juga dengan sarana dan prasarananya. Pemerintah kabupaten/kota juga sudah melakukan hal sama. 

“Kita sudah siap semuanya,” tegas Nana. 

Sementara itu, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Agus Suryo Nugroho menyatakan skenario pengamanan pilkada sudah disiapkan dengan baik. Mulai dari skenario kondisi aman, tidak aman, hingga kontijensi. 

“Jadi Polda Jateng, Kodam, Pemprov dan pemerintah daerah sudah kolaborasi. Pola pengamanan TPS juga demikian. Sudah siap. Kita jaga semuanya, termasuk juga upaya-upaya Polda Jateng dan jajaran untuk melakukan cooling system, sehingga kita bisa mengawal pilkada ini dengan baik,” ujarnya.

Pihaknya berpandangan, tantangan pesta demokrasi kali ini adalah dilaksanakan serentak seluruh Indonesia. Jika pelaksanaannya sukses, maka akan memberikan dampak baik yang diharapkan. 

Untuk itu, pihaknya berpesan agar semua pemangku kepentingan menjaga soliditas dan sinergitas. Dua hal tersebut menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pilkada.