SEMARANG (lensasemarang.com) – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta terus memperkuat komitmennya melalui berbagai capaian kinerja, salah satunya dengan melakukan penindakan terhadap peredaran rokolk ilegal serta minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal.
Sebagai bentuk akuntabilitas dalam penegakan hukum, Bea Cukai Jateng-DIY melaksanakan pemusnahan barang hasil penindakan di halaman TPP KPPBC TMP Tanjung Emas pada Selasa (2/12/2025).
Barang yang akan dimusnahkan meliputi 24 juta batang rokok ilegal senilai Rp35,6 miliar dengan potensi cukai Rp17,90 miliar, 4.800 karton Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA). Total volume 37 ribu liter senilai Rp40,16 miliar dengan potensi cukai Rp5,43 miliar, dan 1.379 packages kosmetik ilegal senilai Rp406 juta dari Bea Cukai Tanjung Emas.
Pemusnahan rokok ilegal dilakukan dengan cara dibakar, sedangkan ratusan botol minuman beralkohol ilegal dilindas dengan alat berat.
Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng-DIY mengatakan bahwa kegiatan pada hari ini merupakan puncak dari rangkaian pemusnahan yang sebelumnya telah dilakukan oleh beberapa kantor dalam lingkungan jajaranya.
“Penindakan tersebut sebagai upaya nyata kami dalam menjaga kesehatan masyarakat dan mendukung program Presiden Republik Indonesia untuk terus memperkuat pertumbuhan industri tekstil dalam negeri, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Secara keseluruhan Bea Cukai Jateng-DIY dalam semester kedua ini memusnahkan lebih dari 78,7 juta batang rokok ilegal, lebih dari 51 ribu liter MMEA, serta lebih dari 1.600 packages kosmetik ilegal.
Imik menegaskan, Bea Cukai Jateng-DIY berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat, menjaga penerimaan negara, melindungi kepentingan masyarakat, memfasilitasi perdagangan, dan mendukung pertumbuhan industri.
“Kami memahami aspirasi masyarakat terkait kinerja Bea Cukai selama ini, dan kami senantiasa berharap dukungan dari segenap lapisan masyarakat agar program-program perbaikan yang sedang kami laksanakan berhasil dengan baik, sehingga manfaatnya dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.



