SEMARANG – PT KAI DOP 4 menutup jalur kereta api pada petak jalan Stasiun Pekalongan hingga Stasiun Sragi karena kedua jalur rel di KM 88+6/7 masih tergenang air hingga Sabtu, 17 Januari 2026.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan dampak banjir genangi rel, membuat perjalanan kereta api belum memungkinkan untuk melintas dengan aman. Penutupan jalur masih diberlakukan sebagai langkah pengamanan.
“Saat ini kondisi lintasan masih terus dipantau ketinggian genangan air secara verkara untuk memastikan perkembangan kondisi lapangan,” kata Luqman Arif, Sabtu 17 Januari 2026.
Menurutnya, pemantauan tersebut menjadi dasar bagi KAI dalam menentukan langkah operasional lanjutan. Selain pemantauan prasarana, KAI Daop 4 Semarang juga melakukan penanganan dari sisi operasional perjalanan kereta api.
Sebagai bagian dari mitigasi, KAI menyiagakan sekaligus mengirimkan lokomotif khusus jenis BB 304. Lokomotif ini memiliki kemampuan teknis yang lebih andal untuk menarik rangkaian kereta pada lintasan dengan kondisi genangan air tertentu.
“Lokomotif BB 304 digunakan untuk menarik perjalanan kereta api dari arah timur menuju barat guna melewati lokasi genangan,” jelasnya.
Karena jalur utama belum dapat difungsikan, KAI Daop 4 Semarang memberlakukan rekayasa pola operasi dengan pengaturan rute memutar.
Sejumlah perjalanan kereta api dialihkan melalui lintas alternatif Tegal–Prupuk–Kroya–Solobalapan–Gundih–Gambringan.
Selain itu, beberapa kereta juga dialihkan melalui lintas Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solobalapan–Kroya–Cilacap.
Berdasarkan pembaruan operasional per pukul 05.30 WIB, KA Anjasmoro, Jayabaya, dan Harina tercatat memutar melalui jalur Tegal–Prupuk–Kroya–Solobalapan–Gundih–Gambringan.
Sementara itu, KA Kamandaka dialihkan melalui lintas Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solobalapan–Kroya–Cilacap.
Rekayasa pola operasi ini dilakukan untuk menjaga keselamatan perjalanan sekaligus meminimalkan dampak gangguan layanan.
Selain pengaturan perjalanan, KAI Daop 4 Semarang juga memberikan service recovery kepada pelanggan yang terdampak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kendati demikian, kondisi jalur yang masih tergenang membuat KAI terpaksa melakukan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api.
Per pukul 05.30 WIB, empat perjalanan KA resmi dibatalkan.
Kereta yang dibatalkan meliputi KA Kaligung relasi Semarang Poncol–Cirebon Prujakan dan KA Kaligung relasi Tegal–Semarang Poncol. Selain itu, KA Merbabu relasi Semarang Tawang–Gambir serta KA Merbabu relasi Gambir–Semarang Tawang juga masuk dalam daftar pembatalan.
“Kami memohon maaf kepada para pelanggan yang terdampak, baik yang perjalanannya mengalami keterlambatan, berjalan memutar, maupun pembatalan,” pungkas Luqman.



