Saturday, March 7, 2026
Google search engine
Home Blog

Berbagi Di Bulan Ramadan, Pegadaian Depok Semarang Santuni Anak Yatim

SEMARANG (lensasemarang.com) – Kantor Pegadaian Cabang Depok, Kota Semarang, menyantuni puluhan anak yatim dari Panti Asuhan Al Kahfi pada Bulan Ramadan 1447 Hijriah sebagai bentuk tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan.

Kegiatan sosial dengan tema “Mengetuk Pintu Langit” ini berlangsung di halaman Kantor Pegadaian Cabang Depok, Kota Semarang, pada Jumat (6/3/2026).

Manager Bisnis Kantor Pegadaian Cabang Depok, Dian Arri Wibowo, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan di Bulan Suci Ramadan ini bertujuan untuk berbagi dengan puluhan anak Panti Asuhan Al Kahfi.

“Rangkaian acara hari ini adalah berbagi takjil di depan kantor, Tilawatil Quran dan rebana, kemudian kita adakan buka puasa bersama dengan anak Panti Asuhan Al Kahfi yang berjumlah 33 anak,” katanya di sela kegiatan.

Screenshot

Ia menyebut Program “Mengetuk Pintu Langit” sebagai upaya pihaknya mencari keberkahan pada Bulan Suci Ramadan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Ini untuk mencari keberkahan, jadi tidak hanya melulu bisnis, tapi juga ada kerohanian, serta memberikan keberkahan terutama untuk kantor Pegadaian Cabang Depok,” ujarnya.

Selain berbuka puasa bersama, anak-anak yatim piatu juga menerima santunan dan paket sembako.

Wakil Ketua DPRD Jateng Dukung Program Pembuatan Sumur Resapan

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh mendukung langkah Pemprov Jawa Tengah dalam menggalakkan program pembuatan sumur resapan sebagai upaya pencegahan banjir di berbagai wilayah.

Menurut Ketua DPD Golkar Jateng tersebut, sumur resapan merupakan solusi yang relatif sederhana dan berbiaya murah, namun memiliki dampak luas bagi lingkungan dan mitigasi bencana.

Selain membantu mengurangi genangan dan risiko banjir, keberadaan sumur resapan juga dinilai dapat menjaga daya tahan infrastruktur jalan dari kerusakan akibat limpasan air.

“Sumur resapan adalah solusi yang sederhana dan terjangkau, tetapi manfaatnya besar. Selain mengurangi risiko banjir, juga membantu menjaga kondisi jalan agar tidak cepat rusak karena air yang menggenang,” ujar Saleh, Jumat (6/3/2026).

Ia menilai program tersebut perlu digalakkan secara masif, terutama di kawasan perkotaan dan permukiman padat yang minim daerah resapan air. Meski begitu, pelaksanaannya harus dibarengi dengan edukasi teknis kepada masyarakat agar pembangunan sumur resapan dilakukan sesuai standar.

“Edukasi teknis penting agar masyarakat memahami cara pembuatan yang benar, mulai dari kedalaman, diameter, hingga lokasi yang sesuai. Jangan sampai niatnya baik, tetapi tidak efektif karena tidak sesuai kondisi tanah,” ujarnya.

Saleh juga meminta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah untuk melakukan pemetaan karakteristik tanah di berbagai wilayah. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan efektivitas pembangunan sumur resapan sesuai dengan kondisi geologi dan daya serap tanah di masing-masing daerah.

“Harapannya program sumur resapan dapat menjadi bagian dari strategi penanganan banjir yang terintegrasi dan mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta BUMD Optimalkan Peningkatan Pendapatan Daerah

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungan Pemprov Jateng mengoptimalkan dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah.

Hal ini sejalan dengan target fiskal Pemprov Jateng tahun 2026, di mana pendapatan daerah ditargetkan meningkat 3,04 persen menjadi Rp23,74 triliun. Sementara itu, belanja daerah direncanakan lebih efisien dengan penurunan sebesar 2,79 persen. 

Adapun pembiayaan daerah tercatat sebesar Rp414,5 miliar, yang terdiri dari penerimaan pembiayaan Rp484,5 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp70 miliar.

Menurut Mohammad Saleh, di tengah upaya peningkatan pendapatan dan efisiensi belanja, BUMD harus mampu menjadi salah satu motor penggerak pendapatan asli daerah (PAD).

“BUMD harus berperan lebih optimal dan mampu berkontribusi nyata bagi pendapatan daerah. Pengembangan model bisnis yang adaptif dan berkelas menjadi keharusan agar mampu bersaing dan menghasilkan keuntungan,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).

Dirinya menilai sejumlah perbaikan performa BUMD sudah mulai terlihat. Salah satunya pembangunan bisnis Rest Area Tol Solo–Semarang KM 445B Tuntang, Kota Salatiga, yang dikelola PT Jateng Agro Berdikari (Perseroda).

Selain itu, BUMD PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT) juga telah memulai operasional pabrik garam industri pada Juni 2025 di Desa Raci, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya konkret dalam memperkuat sektor industri berbasis potensi daerah.

Pengembangan bisnis BUMD lainnya juga dilakukan melalui pembangunan greenhouse, perdagangan komoditas pangan, serta penyediaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk kebutuhan industri.

Saleh menegaskan, ke depan BUMD tidak hanya dituntut mengejar keuntungan, tetapi juga harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Evaluasi kinerja secara berkala perlu dilakukan agar setiap BUMD memiliki target yang jelas dan terukur.

“Manajemen harus profesional dan berbasis kinerja. Dengan tata kelola yang baik, BUMD akan semakin kuat dan mampu menjadi pilar penting dalam memperkuat struktur fiskal daerah,” kata Ketua DPD Partai Golkar Jateng itu.

Saleh berharap optimalisasi peran BUMD dapat meningkatkan kontribusi terhadap PAD sekaligus membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah secara berkelanjutan.

Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip, Polisi Naikkan Status Perkara Ke Penyidikan

SEMARANG (lensasemarang.com) – Penyidik Kepolisian Resor Kota Besar Semarang menaikkan status perkara dugaan pengeroyokan puluhan mahasiswa Universitas Diponegoro terhadap seorang mahasiswa bernama Arnendo hingga menderita luka-luka.

“Untuk status perkara sendiri ini sudah kita naikkan ke tahap penyidikan,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena di Semarang, Kamis (5/3/2026).

Ia mengungkapkan, peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada 15 November 2025 dan satu hari setelahnya, Polrestabes Semarang menerima laporan resmi dari korban.

Menurut dia, korban saat itu dihubungi salah satu temannya untuk datang ke sebuah kos di kawasan Tembalang dan sesampainya di sana, korban justru diinterogasi oleh sejumlah mahasiswa.

“Korban dituduh melakukan kekerasan seksual terhadap salah satu mahasiswi. Tuduhan itu dibantah oleh korban, tapi dari situlah diduga jadi pemicu pengeroyokan,” ujarnya.

Terkait dengan penanganan kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan ini, penyidik kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi.

Selain itu, hasil visum korban juga sudah diterima penyidik dan dikoordinasikan dengan dokter yang mengeluarkannya.

“Hasil visum ada beberapa lecet dan juga lebam pada tubuh korban,” kata Andika.

Dalam proses penyelidikan sebelumnya, korban hanya menyebut nama para terlapor dengan inisial, namun penyidik kemudian menelusuri identitas lengkap mereka untuk kepentingan pemanggilan pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga sempat berkoordinasi dengan pihak kampus untuk memastikan identitas para mahasiswa yang diduga terlibat agar proses hukum bisa berjalan lebih jelas.

“Karena statusnya mahasiswa, kami juga koordinasi dengan pihak universitas untuk memperjelas identitas masing-masing,” ujarnya.

Sebelumnya, Zainal Petir selaku kuasa hukum Arnendo, menyebut kliennya merupakan mahasiswa antropologi sosial Undip, diduga dikeroyok sekitar 30 mahasiswa dan merupakan anak pedagang kaki lima penjual nasi goreng dari Desa Jambu, Kabupaten Semarang.

Akibat kejadian pengeroyolam, Arnendo mengalami patah tulang hidung, gegar otak, dan gangguan saraf mata kiri. 

Wakil Ketua DPRD Jateng Imbau Pemudik Lebaran 2026 Utamakan Keselamatan-Ketertiban

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh mengimbau masyarakat Jateng yang merantau di berbagai daerah untuk mempersiapkan perjalanan mudik Lebaran 2026 dengan matang, mengutamakan keselamatan, serta tetap menjaga ketertiban.

Menurut dia, tradisi mudik bukan hanya sekadar perjalanan pulang kampung, tapi juga merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat ikatan sosial di kampung halaman.

“Mudik adalah tradisi yang sangat baik. Kami mengimbau seluruh warga Jawa Tengah yang merantau agar merencanakan perjalanan dengan baik, menjaga kesehatan, dan selalu mengutamakan keselamatan selama di perjalanan,” ujar Saleh di Semarang, Jumat (5/3/2026).

Saleh juga mengingatkan para pemudik untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima jika menggunakan kendaraan pribadi.

Bagi yang menggunakan transportasi umum, ia meminta masyarakat membeli tiket melalui jalur resmi serta mematuhi aturan yang berlaku.

“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik, dan jika menggunakan transportasi umum, pastikan membeli tiket di jalur resmi. Semua demi kelancaran dan kenyamanan perjalanan,” katanya.

Selain itu, Saleh mengajak pemudik untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah di perjalanan. Ia menyarankan agar pemudik memanfaatkan rest area yang telah disediakan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Jangan memaksakan diri mengemudi saat lelah. Istirahatlah yang cukup. Keselamatan adalah yang utama. Lebih baik sampai sedikit terlambat daripada mengambil risiko,” tegasnya.

Tak hanya keselamatan di jalan, Saleh juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga keamanan rumah yang ditinggalkan. Pastikan listrik dan kompor dalam kondisi aman, serta melapor kepada ketua RT atau tetangga terdekat.

Dirinya berharap arus mudik dan balik tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia juga mengapresiasi kesiapan aparat kepolisian, dinas perhubungan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan arus mudik di Jawa Tengah.

“Kami berharap mudik tahun 2026 ini berjalan lancar, aman, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh keluarga di Jawa Tengah,” pungkasnya.

AXA Mandiri Buka Puasa Bersama Anak Yatim serta Berbagi Ilmu Literasi Keuangan dan Perlengkapan Sekolah

JAKARTA – PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) berbagi berkah di bulan ramadan dengan membagikan 100 paket perlengkapan sekolah dan paket sembako senilai Rp1 juta untuk anak-anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Iman dan Yayasan Penyantunan Sosial (Yapensos). Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan AXA Mandiri dalam momen buka puasa bersama para anak-anak yatim di kantor pusat AXA Mandiri, Jakarta.

Kegiatan ini sejalan dengan brand campaign Melangkah Pasti dimana AXA Mandiri mempertegas komitmennya untuk melangkah bersama dengan penuh semangat dalam mendukung kesehatan dan pendidikan anak-anak secara berkelanjutan.

“Ramadan merupakan momen terbaik untuk memupuk kepedulian sosial dalam rangka meningkatkan amal ibadah. Melalui kegiatan ini, sekitar 100 karyawan AXA Mandiri meluangkan waktu dan tenaganya dalam menyiapkan makanan dan perlengkapan sekolah untuk anak-anak yatim. Selain itu, sukarelawan AXA Mandiri tersebut juga berbagi ilmu literasi keuangan melalui permainan interaktif monopoli dan ular tangga. AXA Mandiri menyadari pentingnya memiliki pemahaman tentang keuangan sejak dini agar dapat melangkah pasti dalam menyongsong masa depan yang lebih baik” ujar Chief Communications Officer AXA Mandiri, Atria Rai.

Dalam acara yang sama, AXA Mandiri juga menyerahkan donasi yang berasal dari karyawan kepada dua panti asuhan di atas melalui organisasi karyawan Muslim AXA Mandiri, Kalam.

Sebelumnya, AXA Mandiri menyerahkan lebih dari Rp250 juta nilai surplus underwriting 2024 ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Nilai surplus underwriting AXA Mandiri tahun 2024 disalurkan Baznas ke Pondok Pesantren Nurul Huda, Bekasi untuk pembangunan dan pengembangan perpustakaan.***

LPS Lantik Sejumlah Pejabat Baru Wujud Reorganisasi dan Persiapan Penjaminan Polis

JAKARTA (lensasemarang.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi melantik para pejabat baru yang akan mengisi posisi sebagai Direktur Eksekutif, Direktur Group, Kepala Divisi dan Kepala Tim.

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan, langkah ini merupakan salah satu upaya LPS agar senantiasa menjadi lembaga resolusi terdepan dan terpercaya bagi masyarakat.

“Momentum ini tidak hanya sekedar seremonial pergantian pejabat, saat ini industri jasa keuangan masih harus menghadapi berbagai tantangan baik domestik maupun global. Oleh karenanya kami senantiasa bersiap diri dan menambah kekuatan dengan melantik pejabat baru,” ujarnya di Kantor LPS, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Selain itu Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution menambahkan, pelantikan pejabat baru di LPS juga merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi Program Penjaminan Polis (PPP) yang kemungkinan berlaku lebih cepat.

“LPS memastikan siap menyelenggarakan PPP jika kebijakan itu diimplementasikan pada 2027, lebih cepat dari semestinya pada 2028. Berdasar pengalaman LPS dalam program penjaminan simpanan, kepercayaan masyarakat terhadap perbankan jadi meningkat, dana pihak ketiga juga naik,” ujarnya.

Adapun pejabat baru LPS yang dilantik pada hari ini antara lain, Direktur Eksekutif Teknologi Informasi Monang Siringoringo, Direktur Group Hubungan Lembaga Nur Budiantoro, Direktur Group Pengelolaan Data Bank The Daniel, Direktur Group Regulasi Lembaga Vitri Pascauli, Plt. Direktur Group Layanan Umum Haydin Haritzon, dan Plt. Direktur Group Resolusi dan Hubungan Investor Asuransi Aroma Patria Perdana.

Kemudian, dalam kesempatan yang sama juga dilantik 9 orang Kepala Divisi dan 25 orang Kepala Tim, yaitu diantaranya, Plt. Kepala Divisi Edukasi, Hubungan Masyarakat, dan Hubungan Kelembagaan KPW II Surabaya Bayu Permana Jati, Kepala Divisi Hukum Pendukung Firman Kusbianto, Plt. Kepala Divisi Kehumasan Rhein Valleno Oktoriansyah, Plt. Kepala Divisi Logistik dan Rumah Tangga Tri Hartanto, Plt. Kepala Divisi Pelaksanaan Resolusi Bank I Andreas Suryo Adhitama, Plt. Kepala Divisi Pengelolaan Likuiditas dan Setelmen Nidya Rose Wahyuni, Plt. Kepala Divisi Pengelolaan Rencana Resolusi Bank Steffanie Berlian Simatupang, Plt. Kepala Divisi Pengelolaan SCV Polis Achmad Rasyad Rangkuti dan Plt. Kepala Divisi Pengolahan Data Hanna Mutia Agista.

Mega Ramadan Sale Blibli Hadirkan Diskon hingga Rp1,2 Juta dan Buy 1 Get 1

JAKARTA (lensasemarang.com) – Wishlist makin panjang dan keranjang belanja rasanya tak pernah benar- benar kosong. Memasuki Ramadan, ritmenya berubah: stok dapur harus aman, outfit Lebaran mulai diincar, rumah harus tampil lebih rapi sebelum tamu berdatangan.

Satu per satu kebutuhan dicatat, sementara waktu terasa berjalan semakin cepat. Berangkat dari kebiasaan itu, Blibli menghadirkan Mega Ramadan Sale yang mengikuti setiap fase penting, dari sahur pertama sampai momen THR cair. Bukan sekadar soal diskon, kampanye ini menjadi cara untuk mencicil kebutuhan Lebaran lebih awal, agar semuanya terasa lebih ringan dan terencana.

Saat hari kemenangan tiba, persiapan sudah auto siap. “Ramadan memperlihatkan bagaimana pelanggan mengambil keputusan dengan lebih mindful. Mereka tidak hanya mencari harga terbaik, tetapi juga kepercayaan, keaslian produk, dan kepastian pengiriman. Karena itu, Blibli memastikan setiap transaksi didukung jaminan Pasti ORI, gratis retur dengan alasan apa pun, jaminan tepat waktu, dan perlindungan lengkap. Dengan kombinasi promo spesial dan jaminan belanja yang menyeluruh, Mega Ramadan Sale menjadi momen yang pas untuk menuntaskan wishlist tanpa harus menunggu mepet dengan Lebaran,” ujar Head of Campaign Blibli, Indra Perdana.

Mega Ramadan Sale Bikin Persiapan Lebaran Lebih Tenang dan Terencana Ramadan memiliki pola harian yang khas: dimulai lebih pagi, berakhir lebih malam, dan dipenuhi keputusan-keputusan kecil yang bermakna.

Menjawab ritme tersebut, Blibli menghadirkan promo yang relevan di setiap waktunya, biar bisa checkout tanpa resah.

  1. Sahur Mega Flash Sale (03.00–05.00) Di waktu sahur, pelanggan bisa mendapatkan berbagai kebutuhan mulai dari Blackmores, Olive Oil, Paket Sembako Keluarga, hingga LG Smart TV LED 50”, dengan voucher diskon hingga Rp1,2 juta.
  2. Ngabuburit Mega Flash Sale (15.00–18.00) Menjelang berbuka, tersedia produk favorit seperti Samsung Galaxy A56 dan Fino Hair Mask yang juga dilengkapi voucher diskon hingga Rp1 juta.
  3. “Voucher Rush Hour” (2 & 3 Maret | 19.00–23.59 WIB) Di jam favorit setelah berbuka, pelanggan dapat menikmati Voucher Rush Hour dengan berbagai voucher diskon tambahan untuk beragam kategori produk.
  4. THR Sale (11 Maret) Momentum THR dimaksimalkan dengan penawaran produk unggulan seperti Samsung Smart TV 50” QLED dan TCL 50” C6KS, dengan diskon hingga Rp1,2 juta.

Promo Tematik Sesuai Kebutuhan Harianmu Selain promo berbasis momen harian, Blibli juga menghadirkan rangkaian promo tematik tiap harinya” 

4 Maret: Groceries Day, serba Rp50 ribu. 

5 Maret: Gadget Day, diskon hingga Rp1 juta.

6 Maret: Sport Day, Buy 2 diskon 20%, Buy 4 diskon 35%, dan diskon hingga Rp1 juta.

7 Maret: Hometronic Day, diskon hingga Rp1 juta.

8 Maret: Supermarket Day, Buy 1 Get 1.

9 Maret: Fashion Day, Buy 2 diskon 8%, Buy 4 diskon 25% dan diskon hingga Rp500 ribu.

10 Maret: Flagship Store, diskon hingga 25% 

Di Balik Checkout, Ada Insight Ramadan Rangkaian program tersebut tidak dihadiri tanpa alasan. Jika ditarik lebih jauh, pola belanja selama Ramadan menunjukkan dinamika yang menarik. Ramadan selalu dimulai dari hal-hal mendasar.

Data Blibli pada Ramadan 2025 mencatat penjualan beras mencapai 2 ton, setara dengan sekitar 28.571 ketupat. Produk pantry seperti gula, biskuit, mie instan, dan susu menjadi fondasi konsumsi harian, terutama untuk sahur dan berbuka. Seiring berjalannya waktu, fokus pelanggan mulai bergeser. 

Dari kebutuhan pokok, mereka beralih ke kebutuhan yang meningkatkan kualitas hidup di rumah. Kategori home appliances seperti rice cooker, oven, air fryer, juicer, hingga TV LED mengalami peningkatan signifikan, mencerminkan meningkatnya aktivitas domestik dan momen kebersamaan keluarga. 

Memasuki fase THR, keputusan menjadi lebih bernilai. Gadget berbasis Android dan mobil listrik menjadi dua kategori produk yang diincar selama Ramadan 2025.

Hal ini menunjukkan bahwa pengeluaran tidak lagi sekadar konsumtif, tetapi diarahkan pada konektivitas, produktivitas, dan mobilitas keluarga yang lebih berkelanjutan.

Menariknya, jangkauan pengiriman Blibli selama Ramadan 2025 mencapai jarak terjauh 2.864 kilometer dari Bandung ke Kabupaten Belu.

Angka ini memperlihatkan bahwa kebutuhan Ramadan tidak hanya terkonsentrasi di kota besar, tetapi merata hingga berbagai penjuru Indonesia.

3 Dengan jaminan Pasti ORI, gratis perlindungan lengkap, serta keandalan pengiriman, Blibli memastikan setiap keputusan pelanggan selama Ramadan dilakukan dengan rasa aman dan tenang #NoBlablaDiBlibli.

Ini Lokasi Titik Rawan Macet dan Bencana di Jalur Mudik Jawa Tengah, BPJN Siapkan Antisipasinya

SEMARANG – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta memetakan ada 46 titik rawan kemacetan dan 23 titik rawan bencana di jalur nasional Jawa Tengah menjelang arus mudik Lebaran 2026. Pemetaan dilakukan sebagai upaya mitigasi lonjakan arus kendaraan sekaligus potensi gangguan akibat cuaca ekstrem.

Kepala BBPJN Jateng–DIY, Moch Iqbal Tamher mengatakan, titik rawan kemacetan tersebar di jalur pantura, jalur tengah, hingga jalur selatan. Mayoritas berada di kawasan pasar, perlintasan sebidang kereta api, simpang padat, serta akses keluar-masuk tol.

“Seluruh titik sudah kami petakan. Personel dan peralatan kami siapkan agar potensi hambatan arus mudik bisa diminimalkan,” kata Iqbal Tamher, Minggu (1/3).

Menurut dia, jalur Pantura menjadi koridor paling krusial karena menampung kendaraan jarak jauh dari arah barat ke timur, termasuk kendaraan logistik dan bus antarkota. Selain kemacetan, BBPJN juga mengidentifikasi 23 titik rawan bencana.

Jumlah itu terdiri atas 14 titik rawan banjir dan 9 titik rawan longsor. Untuk titik rawan banjir, sejumlah ruas yang menjadi perhatian antara lain Jalan Kaligawe Semarang, ruas Sayung di perbatasan Kota Semarang–Demak, Jalan Walisongo, serta ruas Kendal di jalur Pantura.

Selain itu, potensi genangan juga teridentifikasi di ruas Pemuda Brebes, Prupuk–Batas Kabupaten Tegal/Banyumas, Sidareja–Simpang 3 Jeruklegi, Sampang–Buntu, Klampok–Banjarnegara, Lingkar Selatan Klaten, hingga Palur–Sragen. Ruas-ruas tersebut umumnya berada di dataran rendah atau wilayah dengan riwayat genangan akibat hujan intensitas tinggi maupun rob.

Sementara itu, titik rawan longsor banyak berada di jalur selatan dan wilayah perbukitan. Beberapa ruas yang masuk kategori rawan longsor di antaranya Batas Jawa Barat–Karangpucung–Wangon, Ajibarang–Wangon, Wangon–Batas Banyumas/Cilacap, Patikraja–Rawalo, hingga Batas Kota Banjarnegara–Wonosobo.

Menurutnya karakteristik tanah labil dan kontur perbukitan menjadi faktor utama potensi longsor di wilayah tersebut, terutama saat curah hujan tinggi. Nantinya kepolisian dan pemerintah daerah bisa lakukan koordinasi untuk dapat mmemperlancar arus mudik sekaligus meminimalisir risiko gangguan akibat faktor alam.

Untuk mendukung kelancaran mudik lebaran tersebut, pihaknya menyiapkan 18 posko Lebaran di berbagai jalur nasional wilayah Jawa Tengah. Posko tersebut tersebar di koridor strategis, mulai dari jalur Pantura barat hingga jalur selatan.

“Di wilayah Pantura barat, posko ditempatkan antara lain di ruas Batas Kabupaten Tegal/Kabupaten Brebes–Prupuk serta Batas Kabupaten Tegal–Kabupaten Pemalang,” jelasnya.

Sedangkan untuk Pantura tengah dan timur, posko disiagakan di kawasan Alas Roban, Jalan Walisongo, ruas Batas Kota Semarang–Batas Kota Demak (KM 13+700), hingga ruas Batas Kabupaten Kudus/Pati–Simpang 3 Lingkar Pati (KM 66+300). Posko juga berada di Pemuda Rembang (KM SMG 113+100). Sementara di jalur tengah dan selatan, posko ditempatkan di ruas Bawen–Batas Kota Salatiga, Kartosuro–Batas Kota Klaten, Purwokerto–Patikraja, Klampok–Banjarnegara, hingga Wawar–Congot.

Nantinya, seluruh posko dilengkapi personel teknis dan peralatan, hal ini untuk memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan lalu lintas maupun kerusakan jalan.

“Posko ini kita siagakan untuk mempercepat penanganan di lapangan, terutama di titik-titik rawan kepadatan dan gangguan,” ujarnya.

Selain posko, BBPJN juga menyiagakan empat Unit Pelaksanaan Peralatan (UPP) Disaster Relief Unit (DRU) di Pekalongan, Karangjati, Buntu, dan Yogyakarta.

“Kita juga siapkan unit peralatan tanggap darurat di empat titik. Jadi kalau terjadi gangguan besar seperti banjir atau longsor, alat sudah siap digerakkan,” ujarnya.

Peralatan yang tersedia mencakup excavator, wheel loader, motor grader, dump truck kecil dan tronton, cold milling machine, asphalt finisher, hingga truck trailer. BBPJN juga menyiapkan material tanggap darurat seperti rangka jembatan darurat bentang 30 meter, kawat bronjong, sand bag, sheet pile, serta tambalan cepat mantap.

Bank Mandiri Awali 2026 dengan Fundamental Solid, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

JAKARTA – Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja yang solid pada awal 2026, mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Berdasarkan laporan keuangan bulanan (bank only) Januari 2026, realisasi kredit perseroan tumbuh 15,62 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp1.511,4 triliun.

Peningkatan penyaluran kredit tersebut turut mendorong pertumbuhan total aset menjadi Rp2.191,9 triliun atau naik 13,96 persen YoY, mencerminkan ekspansi bisnis yang tetap terjaga kualitasnya seiring penguatan fungsi intermediasi di awal tahun.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan, pertumbuhan tersebut mempertegas komitmen perseroan dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif, termasuk ekosistem UMKM dan pelaku usaha di berbagai daerah. Langkah ini sejalan dengan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional.

“Pertumbuhan ini menjadi wujud sinergi yang terintegrasi antara strategi bisnis, pengelolaan risiko, dan penguatan ekosistem. Kami memastikan akselerasi yang bertumbuh tetap berjalan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian sehingga memberikan nilai tambah bagi ekonomi kerakyatan,” ujar Novita dalam keterangan resminya, Senin (23/2).

Di samping itu, struktur pendanaan juga menunjukkan penguatan yang solid. Dana Pihak Ketiga (DPK) secara bank only tercatat sebesar Rp1.635,5 triliun atau tumbuh 17,29 persen YoY, sejalan dengan strategi optimalisasi pendanaan dan penguatan basis nasabah. Adapun, komposisi dana tersebut didominasi dana murah dengan rasio Current Account Saving Account (CASA) terjaga di level 73 persen, sehingga mendukung efisiensi biaya dana sekaligus memperkuat struktur likuiditas perseroan.

Dari sisi kinerja keuangan, laba bersih secara month to date (MTD) tumbuh positif double digit, didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income (NII) sebesar 10,2 persen YoY. Kinerja tersebut turut ditopang penurunan biaya dana atau Cost of Fund (CoF) sebesar 27 basis poin dibandingkan bulan sebelumnya, sehingga posisi CoF pada Januari 2026 terjaga pada level 2,06 persen. Adapun laba Januari 2026 Rp4,65 triliun atau tumbuh 16,2% yoy.

Pada periode yang sama, pendapatan berbasis komisi mencatatkan pertumbuhan yang solid seiring meningkatnya aktivitas transaksi di berbagai lini bisnis. Fee Based Income (FBI) recurring Bank Mandiri tumbuh 16,1 persen secara YoY, memperkuat struktur pendapatan yang semakin berimbang dan berkelanjutan. Pertumbuhan tersebut turut mencerminkan peningkatan produktivitas serta efektivitas pengelolaan biaya dalam mendorong kinerja keuangan yang semakin optimal, tercermin dari rasio Cost to Income Ratio (CIR) yang membaik menjadi 37,75%, turun 3,44 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang masih berada di atas 40%.

Kinerja tersebut ditopang akselerasi transaksi digital melalui Livin’ by Mandiri yang tumbuh 49,3 persen YoY, disertai peningkatan aktivitas Kopra by Mandiri sebesar 27 persen YoY. Selain itu, transaksi treasury juga meningkat 33 persen YoY, sejalan dengan penguatan layanan transaksi digital dan solusi pengelolaan finansial yang menyeluruh bagi nasabah.

Lebih lanjut Novita mengatakan, penguatan ekosistem digital tersebut menjadi bagian dari strategi menciptakan keunggulan berkelanjutan dan memperluas inklusi keuangan melalui integrasi layanan Livin’ by Mandiri untuk nasabah ritel, Kopra by Mandiri bagi segmen pelaku usaha dan pebisnis, serta Livin’ Merchant dalam mendukung digitalisasi transaksi UMKM.

“Akselerasi ekosistem digital kami arahkan untuk menghadirkan layanan yang menyeluruh dan terintegrasi bagi masyarakat dan nasabah. Melalui konektivitas yang semakin kuat antarsegmen, kami ingin memastikan setiap kebutuhan transaksi dan pembiayaan dapat terpenuhi secara lebih mudah, cepat, dan relevan dengan perkembangan ekonomi nasional,” imbuh Novita.

Sementara itu, dari sisi kualitas kredit, Cost of Credit (CoC) per Januari 2026 juga mencatatkan penurunan sebesar 21 basis poin (bps) YoY mencapai 0,35 persen dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) tetap terjaga stabil di 0,97 persen atau turun 3 bps secara tahunan. Kondisi ini mencerminkan disiplin manajemen risiko serta selektivitas Bank Mandiri dalam ekspansi pembiayaan.

Sebagai mitra strategis pemerintah dan bagian dari ekosistem Danantara, Bank Mandiri terus mengarahkan pembiayaan pada sektor-sektor prioritas yang memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan UMKM. Melalui penguatan ekosistem korporasi, ritel, dan digital yang terhubung dari hulu ke hilir, bank berkode emiten BMRI ini memastikan setiap lini bisnis saling mendukung untuk menciptakan nilai tambah yang lebih luas.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung agenda pembangunan nasional. Dengan fundamental yang solid, efisiensi yang terjaga, serta strategi yang adaptif, kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan secara sehat, inklusif, dan berkelanjutan sepanjang 2026,” pungkas Novita. ***