Home Blog Page 111

Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata, 9 Event Specta Jateng Sukses Digelar

SURAKARTA (lensasemarang.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menggalakkan kegiatan Sport Tourism Event (Specta) demi mendongkrak perekonomian dan pariwisata di wilayahnya dan saat ini sudah terlaksana sembilan dari total 14 event Specta Jateng yang direncanakan pada 2024.

Teranyar adalah gelaran Specta Jateng Combat Fest 2024 di Tirtonadi Convention Hall Solo, pada 24-26 Juli 2024. 

Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan, Combat Fest 2024 menjadi event kesembilan Specta Jateng Sport Tourism dengan tujuan untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.

“Ini ajang pemanasan khususnya untuk atlet PON Jateng, target kita peringkat tiga dan minimal peringkat empat di PON Aceh-Sumut nanti. Kita harapkan bisa mengangkat prestasi dari beberapa event ini,” kata Nana usai membuka Specta Jateng Combat Fest 2024 di Tirtonadi Convention Hall, Kota Surakarta, Rabu (24/7/2024) malam.

Sejak digelar pada awal tahun 2024, Specta Jateng Sport Tourism diketahui dapat mendongkrak kunjungan pariwisata dan perekonomian. Hal itu dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng yang dirilis awal Juli lalu yang menyebutkan tingkat hunian hotel meningkat pada bulan Mei 2024.

“Hunian hotel terisi dengan kedatangan atlet-atlet (peserta Specta Jateng) ke Jawa Tengah, termasuk di Surakarta dengan event Combat Fest ini,” ujarnya.

Event ini diikuti oleh 216 atlet dari berbagai daerah seperti Jawa Tengah, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Bali, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, dan Kepulauan Riau. 

Para atlet akan bertanding di tiga cabang olahraga (cabor) yaitu tinju (boxing), kick boxing, dan muaythai, dan khusus cabor muaythai ada satu peserta dari Irlandia.

Nana sempat menyaksikan dua tiga pertandingan pada hari pertama Combat Fest 2024. Salah satunya adalah pertandingan tinju antara Alpius Mufani melawan Gusti El Nino yang memperebutkan sabuk emas Pj Gubernur Jawa Tengah. 

Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Alpius Mufani dan berhak atas sabuk emas yang diserahkan langsung oleh Nana Sudjana.

“Tadi kami menyaksikan pertandingan yang cukup seru. Ada pertandingan profesional, amatir, dan eksibisi,” katanya. 

Sebagai informasi, sejumlah cabang olahraga yang sudah dihelat dalam specta jateng 2024 ini diantaranya Bola Voli, Tenis, Bulu Tangkis, Pingpong, e-sport Combat Fest, dan lainnya.

Dukung Program Pemprov Jateng, Realisasi Pelaksanaan TJSLP Capai Rp27,3 Miliar

SEMARANG (lensasemarang.com) – Realisasi pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) di Jawa Tengah sampai dengan triwulan II tahun 2024 mencapai Rp27,3 miliar dan jumlah itu berpotensi akan meningkat hingga akhir tahun nanti. 

Pada 2023, realisasinya bisa mencapai Rp119 miliar yang tersalurkan melalui 3.503 program kegiatan dan dilakukan sekitar 65 perusahaan milik pemerintah maupun swasta yang tergabung dalam Forum TJSLP Jateng.

“Kami berharap melalui forum ini, ada akselerasi untuk menggaet perusahaan-perusahaan yang belum masuk Forum TJSLP,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno saat rapat konsolidasi Forum Sekretariat dan Pokja TJSLP Provinsi Jateng di Gedung Gradhika Semarang, Rabu (24/7/2024).

Dengan begitu, menurut dia, dana TJSLP atau Corporate Sosial Responsibility (CSR) yang dikeluarkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut bisa terkoordinir dan tepat sasaran.

Sekda menjelaskan, dana TJSLP yang berasal dari berbagai perusahaan tersebut akan diarahkan untuk mendukung program-program Pemprov Jateng, terutama untuk untuk penanganan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat.

“Forum TJSLP tidak mengelola dananya, tetapi lebih mengarahkan untuk sasaran yang lebih prioritas, ” ujar Sumarno yang juga menjabat Ketua Forum TJSLP Jateng.

Dengan demikian, penyaluran dana tersebut sasarannya lebih terarah, terprogram, serta pelaporannya lebih terintegrasi, serta mampu menghindari penumpukan sasaran penyaluran dana di satu tempat.

Menurut Sekda, Forum TJSLP bisa memetakan dan memandu penyaluran dana TJSLP yang lebih tepat sasaran dan merata.

“Kami mohon bantuan kepada semuanya agar forum ini bisa mengakselerasi pelaksanaan TJSLP. Apalagi potensi dari dunia usaha di Jateng sangat besar,” katanya.

OPD Pemprov Jateng Diminta Selenggarakan Bimtek Keluarga Berintegritas Cegah Korupsi

SEMARANG (lensasemarang.com) – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mendorong seluruh organsiasi perangkat daerah (OPD) di provinsi setempat menyelenggarakan bimbingan teknis keluarga berintegritas guna mencegah terjadinya berbagai praktik tindak pidana korupsi. 

“Harapan kami kegiatan ini (bimtek keluarga berintegritas) juga dilakukan di OPD-OPD yang lain,” kata Sekda Jateng Sumarno saat membuka Bimbingan Teknis Keluarga Berintegritas di Kantor Badan Pengelola Pendapatan Daerah Jateng, Semarang, Selasa (23/7/2024).

Ia menjelaskan kegiatan bimtek tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan serupa yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemprov Jateng pada 9 Juli 2024.

Dirinya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan itu sebab keluarga berperan penting untuk mencegah praktik korupsi oleh penyelenggara pemerintahan.

“Keluarga menjadi kunci awal seseorang untuk membangun integritas dan keterbukaan,” ujarnya.

Prinsip keterbukaan, kata dia, dapat dimulai dari keluarga terutama keterbukaan mengenai hak dan pendapatan suami atau istri yang bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN).

“Sehingga tidak ada tuntutan-tuntutan dari keluarga yang melampaui hak-hak suami atau istri yang bekerja sebagai ASN,” katanya.

Sumarno menekankan, gaji dan tunjangan yang diterima ASN harus dikompensasi dengan aktivitas melayani masyarakat secara prima dan tidak mengharapkan kompensasi yang lain. 

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi bagian kita untuk meningkatkan pelayanan-pelayanan yang berintegritas kepada masyarakat,” ujarnya.

Kepala Bapenda Provinsi Jateng Nadi Santoso merasa berkewajiban menindaklanjuti kegiatan bimtek keluarga berintegritas yang sebelumnya diikuti seluruh kepala OPD di Pemprov Jateng. 

“Harapan kami, kegiatan ini bisa memperkuat integritas di jajaran Bapenda Jateng dan keluarga masing-masing. Integritas yang selama ini sudah kita bangun bersama bisa diingatkan kembali kepada diri dan keluarga masing-masing,” katanya.

Nana Sudjana Resmikan Sistem Layanan Kanker Terintegrasi RSUD dr Adhyatma

SEMARANG (lensasemarang.com) – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana meresmikan Sistem Layanan Kanker Terintegrasi (Simpel Kreasi) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Adhyatma, Semarang pada Selasa (23/7/2024).

Layanan rumah sakit milik Pemprov Jateng ini guna memfasilitasi tiga layanan kanker dalam satu atap sehingga memudahkan pasien dan dokter.

“Dalam rangka meningkatkan pelayanan kanker di RSUD Adhyatma, kami me-launching Simpel Kreasi dan juga membuka bimbingan teknis Oncology Board,” kata Nana usai peresmian.

Layanan itu sengaja disediakan rumah sakit. Sebab, berdasarkan estimasi International Agency for Research on Cancer (IARC), data kesakitan penyakit kanker di Indonesia pada 2022 sebanyak 408.661 kasus. Dari jumlah itu, angka kematiannya mencapai 242.988 kasus.

Oleh karena itu, layanan Simpel Kreasi ini menjadi sangat penting bagi RSUD dr Adhyatma karena bertujuan memberikan layanan yang lebih baik, mulai dari deteksi dini, diagnosa, pengobatan hingga perawatan bagi pasien kanker.

Adapun untuk layanan bimbingan teknis Oncology Board diperlukan untuk meningkatkan kompetensi, kualitas, dan profesionalitas sumberdaya manusia. Hal ini penting disediakan untuk mendukung perkembangan dunia kesehatan dan pelayanan prima bagi masyarakat. 

“Termasuk untuk peralatan juga harus mengikuti perkembangan,” ujarnya. 

Sementara itu, Direktur RSUD dr Adhyatma, Zulfachmi Wahab mengatakan, layanan kanker ini meliputi tiga hal yaitu layanan oleh dokter bedah onkologi, medikal onkologi, dan radioterapi.

Ketiga layanan itu sudah tercover oleh RSUD dr Adhyatma. Layanan onkologi sudah beroperaai sejak tahun 2014, layanan radioterapi sejak 2017, dan layanan terapi sistemik sejak 2022.

“Selama ini, layanannya masih berjalan sendiri-sendiri. Dengan Simpel Kreasi ini kita integrasikan dalam satu atap dan dalam satu gedung. Manfaatnya pasien lebih nyaman, lebih mudah, dan dokter tidak capai dalam melayani,” katanya.

Simpel Kreasi RSUD dr Adhyatma ini menempati gedung lima lantai dengan total kapasitas 40 tempat tidur dan layanan terapi sistemik 14 tempat tidur.

Dibeberkan Zulfachmi, jumlah pasien yang melakukan terapi sistemik sekitar 350-an kasus per bulan, terapi radioonkologi 500 kasus perbulan, dan terapi bedah 40-50 kasus perbulan.

Nana Sudjana Rangkul PSMTI Kurangi Kemiskinan di Jateng

0

SEMARANG (lensasemarang.com) – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana merangkul organisasi masyarakat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dalam upaya mengurangi angka kemiskinan di provinsi setempat.

“Pemerintah tidak bisa sendiri, perlu bantuan dari komponen masyarakat maupun ormas, hal ini demi melayani dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat,” kata Nana usai menerima audiensi pengurus PSMTI di Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Senin (22/7/2024).

Apalagi, sebaran organisasi PSMTI sangat luas karena mencapai 300 kabupaten/kota di Indonesia dan di Jawa Tengah sendiri, PSMTI ada di sejumlah daerah.

Organisasi tersebut harapannya juga berdiri di 35 kabupaten/kota di Jateng. 

Nana mengapresiasi kegiatan-kegiatan PSMTI yang selama ini bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Peran itu dinilai mampu membantu pemerintah menjaga persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam hal ini saya mengucapkan terima kasih, bahwa kita mempunyai visi dan misi yang sama,” ujarnya.

Nana menyampaikan angka kemiskinan Jateng per Maret 2024 di angka 10,47 persen (3,70 juta orang). Angka tersebut mengalami penurunan dari periode September 2023 yang berada di angka 10,77 persen.

Meski trennya mengalami penurunan, lanjut dia, Pemprov Jateng terus berupaya agar angka tersebut bisa terus ditekan, agar bisa di bawah rata-rata kemiskinan nasional yang angkanya 9,03 persen.

Mengingat kondisi tersebut, maka ikhtiar menyejahterakan masyarakat perlu dilakukan dengan bergotong royong dari semua pihak, tidak terkecuali dari masyarakat Tionghoa.

Wali Kota Semarang Ikuti Prosedur KPK Terkait Penanganan Kasus Korupsi

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan akan mengikuti prosedur Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan penanganan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemkot Semarang.

“Alhamduillah saya sampai saat ini baik-baik, mengikuti prosedur yang dilaksanakan,” katanya usai menghadiri Rapat Paripurna di kantor DPRD Kota Semarang, Senin (22/7/2024).

Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang membenarkan adanya penggeledahan di kantornya dan mengaku ada di ruangan saat penyidik KPK melakukan penggeledahan.

Dirinya memastikan seluruh kegiatan pelayanan Pemkot Semarang kepada masyarakat berjalan normal, dan tidak terpengaruh serangkaian penggeledahan penyidik KPK di lingkungan Pemkot Semarang.

Terkait dengan kabar pencegahan dirinya ke luar negeri oleh KPK, Mbak Ita mengaku akan tetap di Kota Semarang dan tidak kemana-mana.

“Saya ada di sini, saya tidak kemana-mana, saya ada di sini,” ujarnya.

Mbak Ita terlihat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Semarang dengan agenda Laporan Hasil Pembahasan Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS APBD Tahun 2024.

Penyidik KPK melakukan serangkaian penggeledahan pada kantor dinas di lingkungan Pemkot Semarang sejak beberapa hari lalu dan pada Senin (22/7/2024) penggeledahan dilakukan di Dinas Kesehatan serta RSUD Wongsonegoro.

Tangkapan Ikan Nelayan Selama Tengah Semester 2024 Capai 206 Kilogram di Jateng

SEMARANG – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah mencatat, hasil ikan tangkap nelayan mengalami peningkatan. Data yang diperoleh hingga bulan Juli, produksi ikan tangkap sebesar 206 kilogram dengan nilai produksi Rp 1,03 triliun.

“Jumlah ini akan terus meningkat hingga akhir tahun 2024. Sekarang ikan melimpah di Jawa Tengah ya, ikan tangkap,” kata Kepala DKP Provinsi Jateng, Fendiawan Tiskiantoro, Sabtu (20/7).

Dia menyebut bahwa jumlah penghasil terbanyak yaitu ada di enam Kabupaten pelabuhan di Jateng yaitu Kabupaten Tegal, Batang, Pati, Rembang, Pekalongan, dan Cilacap.

Adapun jenis atau komoditas ikan laut yang mendominasi tangkapan nelayan di antaranya ikan kembung, layang, dan tongkol.

“Jadi daerah tersebut memiliki potensi ikan yang melimpah karena didukung dengan adanya infrastruktur pelabuhan yang menjadi pusat penangkapan dan distribusi ikan laut,” ungkapnya.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatat hasil tangkapan ikan nelayan mengalami peningkatan. Bahkan pada tahun 2023 lalu, produksi ikan tangkap mencapai 396.084 ton dengan nilai tukar berkisar Rp7,6 triliun.

Berdasarkan data DKP Provinsi Jateng, produksi perikanan tangkap meningkat. Pada tahun 2022, tangkapan ikan nelayan sebanyak 345.593 ton. Jumlah ini naik menjadi 396.084 ton pada tahun 2023.

Pada tahun 2023, 396.084 ton tangkapan ikan memiliki nilai produksi Rp7,6 triliun. Dengan rincian, tangkapan ikan dari laut sebesar 368.057 ton bernilai Rp7.061 triliun dan perairan umum daratan (PUD) 28.026 ton dengan nilai Rp641 miliar.

Sementara berdasarkan data DKP Jateng, jumlah nelayan saat ini mencapai 162.052 orang. Rinciannya, nelayan di perairan laut 123.008 orang dan perairan umum daratan 39.044 orang.

Sedangkan untuk kapal penangkap ikan tercatat sebanyak 38.689 unit yang terdiri dari perairan laut 29.314 unit dan perahu perairan umum daratan sebesar 9.375 unit.

UMKM Expo Jateng di Bali Dibuka, Langsung Hasilkan Kontrak Bisnis Rp66 Miliar

BALI (lensasemarang.com) – Gelaran Bussiness Matching dan UMKM Expo Jateng yang dihelat di Trans Studio Mall, Kota Denpasar, Bali, resmi dibuka pada Sabtu (20/7/2024).

Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Jateng itu dibuka langsung oleh Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jawa Tengah Shinta Nana Sudjana. 

Hari pertama expo UMKM diselenggarakan, langsung menghasilkan perjanjian kontrak antara pelaku UMKM Jateng dengan para pembeli (buyer) dengan kontrak bisnis senilai Rp66 miliar. 

Shinta mengatakan dalam mengembangkan pasar ekspor UMKM, Pemprov Jateng melakukan berbagai upaya promosi, salah satunya melalui kegiatan kontak bisnis dan pameran UMKM di Bali.

“Bali dipilih sebagai tempat kegiatan karena etalase pasar Internasional,” kata Shinta dalam sambutannya.

Menurut dia, kegiatan ini disiapkan dengan ketat, termasuk memastikan pelaku UMKM yang ikut serta telah memiliki sertifikasi kompetensi ekspor sehingga siap dipertemukan dengan buyer maupun melakukan kontak bisnis dengan 32 konsulat jenderal yang hadir.

“Kami menyerahkan sertifikasi kompetensi ekspor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi kepada pelaku UMKM. Harapannya menambah kepercayaan dari para konsulat jendral serta buyer yang hadir,” ujarnya.

Dirinya berharap, momentum ini menjadi peluang dan penjajakan kerja sama yang riil antara UMKM dengan para buyer.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jateng Eddy S. Bramiyanto mengungkapkan, pada hari pertama berlangsungnya acara tersebut, telah dilakukan tanda tangan kontrak bisnis sejumlah UMKM dengan buyer dari beberapa negara, diantaranya USA dan Austria.

“Total nilai kontak bisnis tersebut yakni Rp66,025 miliar. Target kita di awal Rp35 miliar, jadi sudah hampir dua kali lipat. Produknya ada furniture, home decor, food dan beverage, alat musik. Kontrak itu dengan jangka waktu antara 1-5 tahun,” kata Bram di sela acara.

Dengan adanya kegiatan ini, akan semakin meningkatkan penjualan produk UMKM ke pasar ekspor.

Ia mengatakan bahwa UMKM Jateng berkontribusi cukup besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sejak tahun 2021, kontribusi koperasi dan UMKM terhadap PDRB Provinsi Jawa Tengah terus mengalami kenaikan.

“Tahun 2021 sebesar 12,45 persen, pada tahun 2022 sebesar 12,46 persen, dan pada tahun 2023 sebesar 14,89 persen,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, sejumlah UMKM yang ikut dalam expo tersebut antara lain dari bidang fashion, diantaranya Batik Widayati dari Solo dan Syirka Eco Print dari Sukoharjo. Kemudian furnitur dan home decor dari Surya Java Furnindo Kota Semarang, serta beberapa lainnya.

Pj Gubernur Jateng Pastikan Pelayanan Publik Pemkot Semarang Tidak Terganggu

SEMARANG (lensasemarang.com) – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana memastikan pelayanan publik di Kota Semarang tidak terganggu setelah serangkaian penggeledahan yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Wali Kota Semarang beberapa hari lalu.

“Kami menjamin bahwa pelayanan (publik) tidak akan terganggu. Pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” kata Nana Sudjana di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang pada Jumat (19/7/2024) malam.

Nana menjelaskan, peristiwa di Pemkot Semarang tersebut merupakan masalah hukum yang ditangani oleh KPK dan pihaknya menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan dan mendukung penuh upaya KPK untuk memberantas tindak pidana korupsi.

Pemprov Jateng juga belum mengambil langkah untuk menyiapkan pengganti sementara Wali Kota Semarang serta masih menunggu hasil dari proses yang ditangani oleh KPK sebelum mengambil langkah selanjutnya.

“Ini masih proses, jadi kami akan menunggu proses dulu. Baru nanti kami akan menentukan langkah selanjutnya. Prosesnya sedang berjalan,” ujarnya.

Sejauh ini, lanjut dia, langkah yang dilakukan oleh Pemprov Jateng baru sebatas koordinasi dengan Pemkot Semarang, khususnya dalam hal jaminan kelancaran pelayanan publik.

Sebagai informasi, beberapa hari lalu KPK menggeledah sejumlah lokasi di Kota Semarang, diantara lokasi tersebut adalah kantor dan kediaman Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.