Home Blog Page 116

Realisasi Program Tuku Lemah Oleh Omah Di Jateng Capai 1.790 Unit

SEMARANG (lensasemarang.com) – Program bantuan “Tuku Lemah Oleh Omah” Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hingga kini sudah mencapai 1.790 unit yang tersalurkan pada tahun 2020 hingga 2023. 

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukinan Jateng Arief Djatmiko mengatakan, program bantuan rumah itu diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak mampu. Program itu bahkan sudah direplikasi di sejumlah kabupaten/kota.

“Program itu sudah direplikasi di Brebes, Demak, dan Kendal,” kata Arief di sela rapat konsolidasi Disperakim di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Jateng, Semarang, Senin (1/7/2024).

Selain program tersebut, Pemprov Jateng juga menggencarkan beragam program agar masyarakat dapat memiliki rumah sehat layak huni diantaranya melalui pemberian bantuan atau stimulan rumah sederhana bagi masyarakat tidak mampu, landed house atau rumah tapak, serta pembangunan rumah vertikal di Solo dan Brebes.

Berbagai program tersebut terlaksana baik berkat kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jateng, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah pusat, Badan Amil Zakat Nasional, dan swasta.

“Contohnya kerja sama Pemprov Jateng dengan Pemkot Solo adalah penyediaan rumah bagi warga yang sebelumnya tinggal di atas makam,” ujarnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno meminta peningkatan kerjasama antara pemerintah dengan stakeholder terkait dalam penyediaan perumahan bagi masyarakat Jateng. 

Dalam pembangunan perumahan, lanjut dia, harus mempertimbangkan banyak hal. Salah satunya harus memperhatikan dampak lingkungan dalam memberikan perizinan. Apalagi untuk 2025-20245 Provinsi Jateng ditetapkan pemerintah pusat sebagai penumpu pangan dan industri. 

“Ini PR (pekerjaan rumah) berat, karena di satu sisi harus menyediakan lahan untuk perumahan, dan di sisi lain juga harus menjaga kelestarian sawah dan daerah-daerah tangkapan air,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sekda didampingi Kepala Disperakim Jateng melaunching program “Beranda Ngumah”. Program ini sebagai upaya penguatan basis data perencanaan dan pengendalian penyediaan rumah sehat layak huni di Jateng.

Kemiskinan Di Jateng Turun 0,30 Persen, Pj Gubernur Jateng Minta Semua Pihak Tetap Kerja Keras

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berhasil menurunkan angka kemiskinan di wilayahnya dalam setahun terakhir. 

Berdasarkan rilis Badan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, persentase penduduk miskin di wilayah tersebut mengalami penurunan sebesar 0,30 persen. Dari 10,77 persen pada Maret 2023 menjadi 10,47 persen pada Maret 2024.

“Meskipun sudah menurun. Kita harus tetap bekerja lebih keras. Saya mengapresiasi stakeholder dan instansi terkait atas segala yang dilakukan dalam rangka penurunan angka kemiskinan ini,” kata Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana di Kantor BPS Jateng, Senin (1/7/2024).

Hingga Maret 2024, jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah tercatat sebanyak 3,70 juta orang. Jumlah itu turun sebanyak 87,20 ribu orang dibandingkan Maret 2023 yang mencapai 3,79 juta orang.

Ditinjau dari tempat tinggalnya, jumlah penduduk miskin di perdesaan turun sebesar 101,02 ribu orang, yaitu dari 1,97 juta menjadi 1,87 juta orang. Sementara di perkotaan dari 1,82 juta orang menjadi 1,83 juta orang. 

Persentase penduduk miskin perdesaan turun 0,53 persen, dari 11,87 persen menjadi 11,34 persen. Demikian juga di perkotaan turun 0,07 poin persen dari 9,78 persen menjadi 9,71 persen.

Nana menjelaskan, dalam upaya penanganan kemiskinan tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah. Namun, perlu adanya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan lembaga sosial. Pun dengan instansi-instansi terkait seperti BPS, Bank Indonesia, Bulog, dan lainnya.

“Saya minta agar terus mengupayakan program yang efektif menurunkan kemiskinan dan menghasilkan terobosan baru,” ujarnya.

Nana menyebutkan, beberapa upaya yang perlu ditingkatkan diantaranya menjaga stabilitas harga, pertumbuhan perekonomian yang positif, dan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat miskin terutama miskin ekstrem.

“Ini harus dilakukan dengan tepat sasaran, jangan sampai salah sasaran. Kita juga harus rajin ikuti perkembangan dan turun ke lapangan, serta mengantisipasi perubahan-perubahan ekstrem yang berdampak pada kehidupan sosial kemasyarakatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Dadang Hardiwan mengatakan, yang mengalami penurunan bukan hanya persentase angka kemiskinan, tapi juga indeks kedalaman kemiskinan. 

“Ada fenomena sosial ekonomi yang mempengaruhi penurunan kemiskinan. Di antaranya Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), Nilai Tukar Petani (NTP) meningkat, Perekonomian tumbuh Perekonomian triwulan I/2024 tumbuh sebesar 4,97 persen (y-on-y), dan Penurunan Inflasi Tahun ke Tahun Inflasi pada periode Maret 2024 terhadap Maret 2023 (3,40 persen),” katanya.

Penurunan persentase penduduk miskin ini, lanjut Dadang, juga dipengaruhi dengan intervensi kemiskinan ekstrem yang selama ini digalakkan oleh pemerintah. 

Dadang menjelaskan, persentase kemiskinan sebesar 10,47 persen ini merupakan yang paling rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan sebelum covid persentasenya juga masih di atas 10,47 persen.

HUT Ke-78 Bhayangkara, Mbak Ita Apresiasi Kepemimpinan Kapolda Jateng

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-78 Bhayangkara yang digelar Polda Jateng di Jalan Pemuda, Kota Semarang, Senin (1/7/2024).

Hadir dalam kegiatan yang dipusatkan di kompleks Balai Kota Semarang itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana, Wali Kota Surakarta yang juga calon Wakil Presiden RI Terpilih Gibran Rakabuming Raka, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, Wakapolda Jateng, Brigjen Agus Suryonugroho, Kapolres jajaran dan Forkopimda Jawa Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Ita sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu mengapresiasi peran dan tugas-tugas kepolisian dalam melayani masyarakat. Selain itu, Mbak Ita juga mengucapkan terima kasih khususnya kepada Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi karena berkat kepemimpinannya, wilayah Jawa Tengah khususnya Kota Semarang menjadi kondusif saat Pemilu, baik Pilpres maupun Pileg 2024. 

“Tentu kami menghaturkan terima kasih kepada Pak Kapolda, Wakapolda dan jajaran yang sudah membantu mensupport pengamanan Kota Semarang dan Jawa Tengah, dalam menjaga kondusifitas saat perhelatan Pilpres dan Pileg, sehingga berjalan lancar,” ujarnya. 

Ke depan, Mbak Ita berharap sinergitas antara Polda Jateng dan Pemerintah Kota Semarang dalam upaya memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat selalu terjalin dengan baik. Mbak Ita juga berdoa, di masa menjelang pensiun Irjen Pol Ahmad Luthfi, kondisi Jawa Tengah tetap sejuk dan selalu aman. 

“Kami mengucapkan matur suwun karena sudah membantu bagaimana pelayanan kepada masyarakat dengan tugas kepolisian. Dan tentu kita berharap Pak Kapolda sehat dan sukses, saya pribadi berharap beliau di masa akhir tugasnya sebagai Kapolda tetap bisa membantu kami semua,” jelasnya. 

Sementara itu, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan, jika pihaknya akan terus mendukung program-program nasional sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Polri memastikan akan ikut mensukseskan pembangunan nasional sesuai tagline perayaan Bhayangkara ke-78 yakni “Polri Presisi Dalam Rangka Indonesia Emas untuk Transformasi Ekonomi Berkelanjutan”. 

“Khusus hari ini, merupakan suatu momentum bagi kita semua untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan kepada Bhayangkara dalam rangka memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Tentunya dengan menegakkan hukum,” paparnya. 

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada jajarannya atas kerja keras dan pengabdian untuk masyarakat. Menjelang masa pensiun, ia berharap masyarakat tetap solid untuk Jawa Tengah lebih maju. “Ini kebanggaan saya, bahwa saya sudah berhasil mengantarkan rekan-rekan untuk mengabdi di Polri,” bebernya. 

Di sisi lain, Kapolda menyampaikan jika Pilkada serentak 2024 akan berlangsung. Pihaknya pun telah menyiapkan skema-skema pengamanan mulai dari Pengamanan VVIP sampai Penegakan Hukum. 

Luthfi berharap, kegiatan Pilkada di Jawa Tengah nanti bisa berjalan lancar dan kondusif seperti Pilpres dan Pileg 2024. “Karena Pilkada beda dengan Pilpres, karena serentak. Artinya kerawanan akan tinggi sekali, sehingga kemarin saya galakkan tiga pilar untuk mendeteksi lebih dini, sekecil apapun risiko sudah terecord oleh anggota kita,” imbuhnya.

Hari Bhayangkara, Pj Gubernur Jateng Berharap Polri Semakin Profesional

SEMARANG (lensasemarang.com) – Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana berharap Kepolisian Republik Indonesia semakin profesional dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polri di hari ulang tahunnya yang ke-78 ini. Selama ini kita merasakan situasi dan kondisi keamanan, serta ketertiban masyarakat cukup kondusif,” kata Nana saat peringatan HUT-78 Bhayangkara Tingkat Jawa Tengah di Kota Semarang, Senin (1/7/2024).

Menurut dia, terciptanya suasana aman dan kondusif itu, tidak lepas dari kolaborasi yang erat antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), pemerintah daerah, Polri dan seluruh lapisan masyarakat. 

Pada kesempatan itu, Nana juga menyampaikan apresiasinya kepada Polda Jateng dalam menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat pada pelaksanaan Pemilu 2024 sehingga semua tahapan berjalan dengan aman dan kondusif, bahkan partisipasi masyarakat dinilai cukup tinggi. 

Menurut Nana, salah satu indikator semakin dewasa dan semakin sadarnya masyarakat Jateng dalam mengambil peran politik adalah tingginya partisipasi politik.

Pemerintah menargetkan partisipasi masyarakat sebesar 80 persen, namun bisa terealisasi hingga 82,6 persen.

Kesuksesan penyelenggaraan Pemilu 2024, diharapkan Nana, akan berlanjut pada penyelenggaraan Pilkada serentak 2024 mendatang. 

Hingga kini, Pemprov Jateng sudah siap dalam menyongsong penyelenggaraan gawe politik elektoral lima tahunan tersebut, baik dari sisi koordinasi, penganggaran, maupun pengamanan.

Terkait pengamanan, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan, anggotanya sudah menjalani berbagai pelatihan; mulai dari sistem pengamanan kota, sistem pengamanan Mako, hingga sistem pengamanan VVIP. 

Polda Jateng juga melaksanakan pelatihan penegakan hukum terpadu (gakkumdu), dan pelatihan lainnya. Pihaknya pun sudah melaksanakan pengarahan pengamanan pilkada bersama tiga pilar, yakni babinsa, bhabinkamtibmas dan kepala desa. 

“Tiga pilar kita gerakkan untuk mendeteksi dini sekecil apapun di wilayah kita, sudah te-record oleh anggota kita. Babinsa, Bhabinkamtibmas dan lurah bisa mendeteksi kerawanan di wilayahnya, sehingga dia bisa membantu kita terkait dengan potensi kerawanan di wilayah,” kata dia.

Dianggap Perjuangkan Nasib Buruh, KSPI Dukung Hevearita Dukung Calon Walkot Semarang

SEMARANG – Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJAT) Presidium Kota Semarang bakal mendukung Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu maju di Pilwalkot Kota Semarang.

Sikap dukungan kepada Heaverita maju sebagai calon Wali Kota Semarang 2024 atas pertimbangan utama yakni kebijakannya saat menetapkan upah 6 persen.

Sekretaris Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJAT) Presidium Kota Semarang, Aulia Hakim mengatakan sebelumnya, ia dan pengurus melakukan kajian dan evaluasi para calon mana yang tepat dan layak diberikan dukungan.

Namun, semua pembahas yang dilakukan bermuara pada satu suara. Yakni, Kota Semarang harus dipimpin oleh orang yang bisa memperjuangkan nasib dan kesejahteraan kaum buruh.

Dalam penetapan UMK 2024, Mbak Ita tidak menggunakan PP Nomor 51 Tahun 2023, sehingga UMK Semarang bisa naik sebesar 6 persen alasanya atas dasar nilai-nilai pancasila.

“Mba ita berani merekomendasi upah buruh naik 6 persen dasarnya nilai pancasila. Ini sangat tepat bahwa, kota metropolitan yang satu-satunya berani memutuskan kenaikan UMK yang besar. Dan berani meneken MoU dengan buruh. Maka dari itu, para buruh berani menenangkan Mbak Ita all out,” kata Aulia Hakim, Minggu (30/6).

Penentuan arah dukungan kepada Mbak Ita menjadi bukti bahwa para buruh tak pernah absen dalam setiap penyelenggaraan Pemilu. Apalagi, penentuan arah dukungan merupakan syarat yang mendesak untuk dapat mensupport keberlanjutan pembangunan wilayah Kota Semarang.

“Buruh tidak akan absen di politik. Kita sudah menentukan arah dukungan yang dibentuk kawan-kawan buruh Semarang dan para pegiat. Ini sangat mendesak karena harus menetapkan syarat dukungan pencalonan di Pilwakot. Dari beberapa figur yang kita saring, maka kami menentukan ke Mbak Ita. Bahwa Mbak Ita pilihan kawan-kawan buruh karena punya keputusan yang sangat mempengaruhi buruh Semarang,” jelasnya.

Ketika Mbak Ita punya solidaritas kepada para buruh. Untuk itulah, sikap para buruh realistis yaitu siap memenangkan Mbak Ita di kontestasi Pilwakot Semarang.

Setelah ini, pihaknya mengaku akan menginstruksikan seluruh buruh yang tergabung dalam jaringannya untuk satu suara memenangkan Heaverita G Rahayu.

“Kami realistis saja. Yang bergabung di sini ada enam organisasi terbesar di Semarang. Saat ini KSPI ada 10 ribu. SPIP, Serikat kantor pos, SPKEP dan plus belum keluarganya. Begitu panjang pertimbangan kami. Selain UMK, Mbak Ita punya progres karena investasi naik terus. Kita kepengin balance antara investasi dan kesejahteraan buruh. Mbak Ita juga menggagas day care untuk buruh. Saya berharap mbak Ita memimpin Kota Semarang lagi,” ujarnya.

Menurutnya, di tangan Mbak Ita, investasi di Kota Semarang semakin maju dan bergeliat. Sehingga dampaknya juga dirasakan oleh kelompok pekerja. Dia ingin Mbak Ita kembali lagi memimpin Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah.

“Pilihan kami ke Mbak Ita tentu dengan pertimbangan yang matang, begitu panjangnya menyeleksi. Semoga ini menjadi harapan buruh kota Semarang untuk Mbak Ita supaya kebijakannya ramah kepada buruh,” tutup Aulia.

Mbak Ita Ajak PKK Sukseskan Gerakan Kembali ke Meja Makan Untuk Pemenuhan Gizi

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengajak ibu-ibu PKK turut menyukseskan gerakan kembali ke meja makan mewujudkan keluarga berkualitas Indonesia. 

Lewat Gebyar 10 Program PKK, Pemerintah Kota Semarang mengkampanyekan gerakan Kembali ke Meja Makan yang diinisiasi oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia.

“Alhamdulillah ini sudah keempat kalinya penyelenggaraan Gebyar Pokok PKK. Merupakan kegiatan dari ibu PKK yang mengangkat kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan,” kata Mbak Ita, sapaannya usai menghadiri Gebyar 10 Program Pokok PKK di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Minggu (30/6/2024). 

Menurut Mbak Ita, sosok ibu adalah garda terdepan agar asupan gizi dan nutrisi keluarga bisa terpenuhi.

“Kalau gak ada ibu, siapa yang akan memasak untuk keluarga, untuk suami dan anak-anak? Dengan memasak, ibu tentunya bisa memilih makanan bergizi bagi keluarga,” ujarnya.

Menurut dia, peran ibu menjadi sosok kunci dalam urusan menyajikan makanan. Dengan gerakan Kembali ke Meja Makan, pemenuhan gizi akan tercukupi.

Selain itu, di meja makan juga menjadi sarana mengakrabkan diri dengan keluarga. 

Dalam kegiatan tersebut, Mbak Ita didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Alwin Basri menyapa masyarakat dan ibu-ibu kader PKK dari Kecamatan Ngaliyan. 

“Gebyar 10 program pokok PKK kali ini berlangsung di Kecamatan Ngaliyan. Kecamatan ini merupakan salah satu penyangga pangan, bahkan kecamatan ini memiliki pertanian terpadu,” kata Mbak Ita. 

Beragam kegiatan digelar, mulai dari bazar murah produk UMKM 10 kelurahan di Kecamatan Ngaliyan dan Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman). Ada pula perlombaan PKK, seperti lomba memasak, membuat minuman, lomba menggambar dan mewarnai anak-anak dan sebagainya.

Tentunya, lanjut Mbak Ita, Pemerintah Kota Semarang mendukung segala kegiatan PKK untuk memajukan wilayah. 

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Alwin Basri menambahkan lewat Gebyar 10 program PKK ini menjadi ajang pemberdayaan masyarakat. 

Tujuannya, kata dia, selain mempererat silaturahmi, juga untuk bertukar informasi, menambah wawasan, dan implementasi 10 program pokok PKK.

“Saya mengimbau kepada seluruh kader untuk bisa menjadi garda terdepan perpanjangan tangan pemerintah. Melakukan pembinaan, turun ke masyarakat, memberikan edukasi, sosialisasi dan melaksanakan 10 Program Pokok PKK guna meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” katanya.

Tak hanya itu, Alwin juga mengajak para kader untuk membumikan program-program BKKBN RI, salah satunya Gerakan Kembali ke Meja Makan. 

“Melalui Gebyar 10 Program Pokok PKK ini, kami ingin membumikan program BKKBN bahkan Pemerintah Pusat, seperti mengkampanyekan gerakan kembali ke meja makan supaya internal keluarga bisa lebih baik,” papar Alwin. 

“Kalau di keluarga sudah baik, maka di kiri kanan kelurga, tetangga-tetangga juga pasti akan baik. Gerakan Kembali ke Meja Makan ini kan juga tujuannya untuk mengakrabkan keluarga,” imbuhnya.

Ribuan Petani Berkumpul di Semarang Minta Sudaryono Maju Gubernur Jawa Tengah

SEMARANG (lemsasemarang.com) – Ribuan petani se-Indonesia mendaulat dan memutuskan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono menjadi Ketua Umum Tani Merdeka melalui Kongres Tani Merdeka I di Kota Semarang, Jateng.

Selain mendaulat sebagai Ketua Umum Tani Merdeka, mereka juga mendeklarasikan dukungan terhadap Mas Dar, sapaan akrab Sudaryono, untuk maju sebagai Calon Gubernur dalam Pilkada Jateng 2024.

“Kami siap mendukung dan memenangkan Bapak Sudaryono sebagai Gubernur Jateng. Surat pernyataan ini untuk bisa diberikan rekomendasi Bapak Sudaryono sebagai Calon Gubernur Jateng,” kata Ainurrohim selaku Ketua DPD Tani Merdeka Jateng saat memimpin deklarasi dukungan Tani Merdeka kepada Sudaryono, Semarang, Minggu (30/6/2024).

Don Muzakir yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum Tani Merdeka menyatakan Sudaryono merupakan sosok yang sangat pantas menjadi pemimpin bagi kaum tani.

“Setelah kemarin kita memenangkan Pak Prabowo, hari ini, kita siap memenangkan Mas Dar sebagai Calon Gubernur Jateng. Mari kita jadikan organisasi ini sebagai tempat perjuangan kita, jangan jadi tempat permusuhan. Saatnya kaum tani, buruh tani bangkit,” ujar Don Muzakir seraya disambut seruan Sadaryono Gubernur dari para peserta Kongres Tani Merdeka.

Adapun Kongres Tani Merdeka I yang digelar pada 29 hingga 30 Juni 2024 ini dihadiri 1800 peserta dari para pengurus DPD Tani Merdeka se-Indonesia dan 35 DPC Tani Merdeka se-Jateng.

Sudaryono yang hadir dalam kongres itu mengungkapkan perasaan haru ketika mendapat kepercayaan dari petani-petani se-Indonesia untuk memimpin Tani Merdeka.

“Saya terharu sekali ternyata organisasi yang kita inisiasi selama ini, kita dirikan atas dasar cita-cita, bisa terwujud melakanakan kongres dan dihadiri seluruh Korcab se-Jateng ditambah 38 DPD se-Indonesia,” kata Mas Dar.

Selanjutnya, Mas Dar mengajak kepada kader-kader Tani Merdeka untuk bahu membahu bekerjasama meningkatkan kesejahteraan kaum tani di Indonesia.

Tak hanya itu, ia menegaskan Tani Merdeka akan mengawal kebijakan Presiden terpilih, Prabowo Subianto terkait dengan program-program pertanian di Tanah Air.

“Saya selaku Ketua Umum meminta kepada saudara-saudara semuanya untuk saling bahu membahu bekerjasama untuk kebaikan organisasi dan anggota kita. Kita harus jaga cita-cita Tani Merdeka menjadi mitra pemerintah ikut membantu ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahtetaan petani,” tegasnya.

Dalam jangka pendek, Sudaryono, menegaskan akan mengirim hingga 100 orang kader Tani Merdeka ke Atambua, Nusa Tenggara Timur, selama 12 hari. Mereka diberi tugas mengikuti pelatihan sebagai Training of Trainer pengolahan pupuk organik.

“Sehingga kebutuhan pupuk nanti berkurang dengan hasil capaian pangan yang lebihbaik. Kita biayai semua, cukup mereka fokus belajar bagaimana memproduksi pupuk,” kata Mas Dar.

Selain itu, dirinya juga menyatakan akan menggalakkan program intensivikasi lahan. Program ini bertujuan memberdayakan lahan-lahan kosong menjadi lahan produktif.

“Misal ada tanah tadah hujan yang sangat luas, maka Tani Merdeka bisa diusulkan program pompanisasi untuk mengairi sawah. Sehingga tanah tadah hujan bisa ditanami dan paben tiga kali dalam setahun,” ujarnya.

Terkait dengan deklarasi dukungan sebagai Calon Gubernur Jateng dari Tani Merdeka, Sudaryono menyatakan siap menjaga amanah mereka untuk memimpin Jateng menjadi provinsi yang maju dan mapan.

“Itu aspirasi yang harus saya jaga. Kalau mereka menghendaki saya maju, saya jawab akan gaspoll,” kata Mas Dar.

Marathon Impian ! Bank Mandiri Sukses Gelar MJM 2024 dengan Rute Eksotis di Yogyakarta

YOGYAKARTA –  Ajang sport tourism tahunan Bank Mandiri bertajuk Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2024 berhasil mencetak juara baru. Dalam salah satu event yang ditunggu-tunggu komunitas lari se-Indonesia itu, atlet Kenya kembali mendominasi podium kategori paling bergengsi. 

Di kategori Open Male Marathon, podium juara diisi oleh tiga pelari Kenya, yakni George Nyamori Onyancha, disusul James Cherutich Tallam dan Kennedy Lilan pada urutan ketiga. Sedangkan di kategori Open Female Marathon, tiga pelari putri Kenya menjadi yang tercepat yakni Sheila Jepkosgei Chesang pada urutan pertama, Eunice Nyawira Muchiri di posisi runners up dan Shauline Chepkirui Koech di posisi ketiga. 

Sementara, kategori Closed Male Marathon dijuarai oleh Pelari elit Tanah Air Betmen Manurung di urutan pertama, disusul Beni Ardinata pada urutan kedua. Sementara posisi ketiga Closed Male Marathon diraih oleh Hamdan Syafril Sayuti. Kemudian untuk kategori Closed Female Marathon, Sharfina Sheila Rosada tercatat sebagai pelari tercepat disusul Krisentia Hoess dan Melti Pakinja di urutan kedua dan ketiga. 

Lebih jumbo dari tahun sebelumnya, MJM 2024 memberikan hadiah uang sebesar Rp 100 juta untuk pemenang kategori Full Marathon Open dan Rp 50 juta untuk kategori Full Marathon Closed. Memilih lokasi start dan finish di kawasan Candi Prambanan, MJM 2024 menyajikan rute-rute yang memperlihatkan keindahan alam dan kekayaan budaya lokal dengan melewati puluhan desa dan ragam wisata utama di Yogyakarta seperti Candi Prambanan, Candi Plaosan dan Monumen Taruna.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengharapkan agar sebanyak lebih dari 8.000 pelari dalam dan luar negeri yang berpartisipasi pada MJM 2024 dapat menikmati  dan mempromosikan keindahan alam dan kekayaan budaya di Yogyakarta, baik di skala nasional maupun internasional.

“Digelar di kota budaya, ajang Marathon ini diharapkan bisa mendukung kekayaan budaya hingga ke tingkat internasional sehingga meningkatkan pariwisata di Yogyakarta dan Indonesia. Kami akan terus berusaha meningkatkan kualitas Mandiri Jogja Marathon agar semakin banyak pelari yang ikut dan hadir di Yogyakarta serta menjadi katalis untuk event-event serupa lainnya di Indonesia,” terang Darmawan di Yogyakarta, Minggu 30 Juni 2024.

Darmawan juga menyatakan kebahagiaannya atas tingginya animo peserta MJM 2024. Menurutnya, ini menunjukkan bahwa olahraga lari telah menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Indonesia dalam menjalani hobi dan gaya hidup sehat di tengah kesibukan sehari-hari, terbukti dari semakin banyaknya komunitas pelari di Indonesia.

Pada tahun ini, Pemerintah Provinsi D.I. Yogyakarta dan Bank Mandiri berkolaborasi untuk mengangkat dan mempromosikan kekayaan budaya serta produk lokal, guna memacu pengembangan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi Yogyakarta. Salah satu cara yang dilakukan adalah melibatkan banyak komunitas lokal, mulai dari seniman hingga pelaku UMKM. Dengan demikian, kesenian dan tradisi lokal Yogyakarta dapat lebih dikenal luas oleh pelari, keluarga pelari, dan pendukung lainnya.

Lebih lanjut, Darmawan menegaskan bahwa Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendukung gaya hidup masyarakat Indonesia guna meningkatkan kualitas hidup serta mengembangkan pariwisata, inklusi keuangan, dan perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

Dalam MJM 2024, Bank Mandiri menggaet puluhan UMKM lokal untuk memasarkan produknya di booth area penyelenggaraan. Seluruh transaksi pembelanjaan menggunakan alat pembayaran non-tunai dari Bank Mandiri, termasuk QRIS Livin’ by Mandiri, kartu debit, kartu kredit, dan Mandiri e-Money.

Skema transaksi non tunai yang ditawarkan melalui berbagai channel dari Bank Mandiri lanjut Darmawan juga merupakan bagian dari upaya perseroan mendorong inklusi keuangan yang sejalan dengan program less cash society dari Pemerintah Indonesia.

Konsistensi Dalam Mendukung Keberlanjutan

Sebagai bentuk program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Bank Mandiri menggelar beragam inisiatif peduli lingkungan. Lewat program bertajuk “Aksi Bersih Mandiri” Bank Mandiri berkolaborasi dengan masyarakat, komunitas dan Mandirian akan menggelar bersih-bersih di 8 Desa yang dilalui rute MJM 2024.

“MJM kini menerapkan konsep zero waste to landfill dengan berkolaborasi dengan Rekosistem, perusahaan pengelola sampah, untuk mendaur ulang serta memilah sampah organik dan non-organik,” ujar Corporate Secretary Bank Mandiri, Teuku Ali Usman.

Untuk mendukung pengurangan emisi karbon, Bank Mandiri menyediakan Future Energy Box, sebuah platform yang terdiri dari Refreshment Area, Green Energy Zone, dan Education Center yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong masyarakat untuk hemat energi.

Di kawasan utama MJM atau Race Village, Bank Mandiri juga menyediakan 4 unit solar charging station untuk smartphone peserta dan pengunjung. Rangkaian inisiatif ini diyakini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan serta mendukung pengurangan emisi karbon di Indonesia.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya peserta Mandiri Jogja Marathon 2024, untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan menjadikan kegiatan ini sebagai contoh yang baik dan positif di masa depan,” pungkas Ali.***

Prestasi Mbak Ita Atasi Stunting Kota Semarang Diakui Dunia dan Tuai Pujian

SEMARANG (lensasemarang.com) – Upaya Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dalam penanganan stunting yang meraih penghargaan dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menuai pujian dari banyak pihak.

Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Profesor Masrukhi menilai Penghargaan Bidang Inovasi Pelayanan Publik Program Sayangi Dampingi Ibu Anak Kota Semarang (SANPIISAN) itu merupakan kejutan karena Kota Semarang menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang meraih penghargaan pengentasan stunting dalam United Nations Public Service Awards 2024 di Incheon, Korea Selatan.

“Saya melihat hal yang surprise dan wajar karena tampak inovasi penanganan stunting di Kota Semarang begitu sangat cantik artinya signifikan prosesnya,” katanya di Semarang, Sabtu (29/6/2024).

Proses yang disebutnya signifikan itu ketika melihat angka prevalensi stunting secara nasional masih sebesar 21,5 persen pada 2023. Sementara Kota Semarang mampu menurunkan hingga 1,14 persen pada tahun yang sama.

Padahal target pemerintah pusat dalam menurunkan stunting yakni, 14 persen pada 2024 ini. Masrukhi menyebut, situasi menantang untuk mengentaskan stunting itu mampu didobrak oleh Kota Semarang.

“Padahal obsesi pemerintah menurunkan di angka 14 persen, tetapi itu belum mampu, masih tinggi angkanya. Kota Semarang luar biasa karena keberadaan stunting ini sudah 1,14 persen, ini sebuah angka yang luar biasa,” ujarnya.

Dirinya memandang kerja keras perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut bukan mendadak dilakukan sebab langkah promotif, preventif, dan kuratif yang telah dikedepankan itu menjadi buah karya yang saat ini bisa dirasakan.

Salah satunya melalui program inovasi pelayanan publik program Sayangi Dampingi Ibu Anak Kota Semarang (SANPIISAN) yang dimulai sejak usia remaja dan bagi calon pengantin.

“Mbak Ita sangat intens dalam pencegahan stunting, saya beberapa kali ikut kegiatan penyuluhan bagi ibu hamil di beberapa lokasi tentang pentingnya mereka tetap menjaga kondisi gizi,” katanya.

Inovasi kolaborasi dalam menjamin ibu hamil hingga bersalin mendapatkan kemudahan akses layanan kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat dan didukung sistem informasi melalui ponsel.

Sistem ini terintegrasi dari seluruh sektor dengan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Inovasi ini melibatkan OPD, stakeholder, masyarakat dan tenaga kesehatan yang bergerak bersama.

Selain mengatasi masalah kesehatan ibu, upaya ini juga dapat meningkatkan peran aktif masyarakat untuk deteksi dini gawat darurat pada ibu hamil dan menekan angka kematian ibu.

Sasaran program ini adalah ibu yang dinyatakan hamil, ibu bersalin dan bayi hingga usia 3 bulan dengan melakukan pendataan terintegrasi, intervensi di masyarakat dan perusahaan serta layanan persalinan terpadu.

Termasuk langkah-langkah inovatif untuk dapat mempercepat pencapaian target tersebut, seperti inovasi yaitu, Rumah Pelita ( Rumah Penanganan Stunting Lintas Sektor Bagi Baduta).

“Sudah ada di 10 titik, dan program ini juga diapresiasi karena anak yang diasuh dan dijaga tiap hari mengalami kenaikan tinggi badan mencapai 60 persen,” ujarnya.

Dia berharap dan mendorong capaian yang mendunia ini dapat diduplikasi ke seluruh daerah di Indonesia. Pengakuan dunia atas Kota Semarang ini juga akan menjadi semangat atau metode bagi pemerintah pusat dalam upaya mengentaskan stunting.

“Duplikasi ini penting, dan sudah tentu bukan berarti tidak diakui pemerintah pusat, ini tampaknya model ini akan diadopsi di daerah lain,” ujarnya.

Sementara itu, Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) mengungkap penghargaan atasi stunting oleh PBB itu membuka ruang-ruang keterlibatan Kota Semarang ikut dalam forum internasional.

Wakil Direktur Program Pattiro Semarang Mukhlis Raya mengatakan secara inovasi telah membuktikan bahwa teknologi bisa digunakan untuk menjalankan program.

“Salah satu prestasi juga, ketika satu daerah berhasil harusnya bisa diduplikasi ke daerah lain. Inovasi ini harus dishare ke kabupaten/ kota lain jadi bisa saling belajar,” katanya.

Kongres I Tani Merdeka: Wujudkan Ketahanan Pangan dan Masa Depan Petani

SEMARANG (lensasemarang.com) – Tani Merdeka menggelar Kongres I di Hotel Setos Semarang pada Sabtu (29/6/2024) untuk mencari format dan formulasi sistem kebijakan bidang pertanian agar petani sejahtera.

Ketua Umum DPP Tani Merdeka Don Muzakir mengatakan bahwa ketahanan pangan menjadi salah satu program yang gencar digalakan pemerintah dan dirinya menilai program itu harus diimbangi dengan jaminan kesejahteraan para petani. 

“Jadi kami ingin menjembatani pemerintah agar semua program yang pro petani benar-benar dirasakan petani. Sampai tingkat desa,” katanya di sela acara Kongres Tani Merdeka.

Ia menambahkan, di Jawa Tengah sudah ada 7.200 Posko Tani Merdeka yang tersebar di 8.500 desa, dan 29 Kabupaten.

Posko-posko inilah yang akan menjadi wadah berbagai program, dan menyelesaikan masalah petani, sehingga nantinya petani bisa menanyakan program Prabowo-Gibran di posko tersebut. 

“Termasuk persoalan pupuk langka. Kami ingin program pemerintah Prabowo-Gibran memiliki korelasi langsung ke daerah khususnya Jawa Tengah,” ujarnya.

Tani Merdeka beranggotakan kaum tani, buruh, nelayan, dan peternak. Persoalan yang dihadapi di akar rumput adalah petani kesulitan mendapatkan pupuk subsidi. Tani Merdeka merupakan organisasi relawan yang mewadahi para petani.

Dibentuk atas usul Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto yang memiliki perhatian besar terhadap para petani, terutama mereka yang kesulitan mendapatkan pupuk.

“Jika kita ingin mewujudkan ketahanan pangan, ya kesejahteraan dan masa depan petani diperhatikan,” katanya.

Ketua Pembina Tani Merdeka Sudaryono mengatakan, persoalan yang dihadapi petani cukup kompleks. Untuk itu, harus dicarikan solusi konkret untuk menyelesaikannya. Pihaknya menjadi salah satu pihak yang getol untuk menghapuskan kartu tani karena dinilai tidak efektif.

“Kartu tani sudah dihapus. Dengan begitu, petani lebih mudah mendapatkan pupuk bersubsidi,” ujarnya.

Sudaryono yang juga Calon Gubernur Jateng ini persoalan lain petani setiap musim panen harga turun sehingga dalam hal ini petani yang dirugikan.

Dirinya akan terus memperjuangkan bagaimana agar harga saat panen bisa stabil sehingga petani bisa untung. 

“Saya sudah berkeliling se Jateng, salah satu masalahnya memang ada tengkulak. Nah kita ingin memberikan solusi dan memperjuangkan bagaimana ketika saat panen harga stabil. Petani harus dilindungi dan disejahterakan, tetapi harga jual juga tidak boleh merugikan konsumen. Jadi semua diuntungkan,” katanya.