Home Blog Page 85

Biaya Pendidikan Naik, Begini Cara Siapkan Dananya, Mulai Jalur Prestasi Hingga Asuransi Dwiguna

SEMARANG- Memberikan pendidikan kepada anak sampai ke jenjang perguruan tinggi menjadi impian banyak orang tua. Pasalnya, dengan bekal pendidikan yang tinggi orang tua berharap sang anak mampu menjalani kehidupan dengan lebih baik. Namun, mewujudkan mimpi untuk menguliahkan anak ke jenjang universitas bukan hal yang mudah. Ada sumber daya energi, waktu dan finansial yang perlu disiapkan orang tua secara matang.

Di sisi lain, pemerintah sendiri sudah menyiapkan skema agar semua lapisan bisa mengenyam bangku universitas denga skema Uang Kuliah Tunggal (UKT). Dalam skema UKT, mahasiswa dibebankan bayaran kuliah sesuai kemampuan ekonominya. Untuk mendapatkan skema UKT ini, calon mahasiswa harus mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau Seleksi Nasional Berbasis Tes. Namun universitas memiliki wewenang untuk membuat kelompok UKT lainnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi biaya pendidikan mencapai 2,83 persen setiap tahun. Sedangkan biaya sekolah swasta rata-rata naik sebesar 10-15 persen setiap tahun. Salah satu momen meningkatnya angka inflasi adalah tahun ajaran baru.

“Data historis memperlihatkan permulaan tahun ajaran baru sering menjadi pendorong inflasi pada kelompok ini,” kata Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Rabu 9 Oktober 2024.

Oleh karena itu, penting untuk mulai mempersiapkan biaya pendidikan sejak dini. Selain menabung dan berinvestasi untuk mewujudkan tujuan berkuliah, orang tua juga bisa mempertimbangkan memiliki asuransi jiwa dwiguna untuk melindungi sekaligus menambah dana untuk biaya pendidikan di masa depan.

“Dengan asuransi jiwa dwiguna, orang tua terlindungi dari risiko kesehatan hingga meninggal dunia. Dengan orang tua yang lebih terlindungi, cita-cita pendidikan anak mengenyam bangku kuliah lebih terjaga. Selain itu asuransi jiwa dwiguna bisa memberikan manfaat tunai di akhir masa asuransi yang nantinya dapat orang tua gunakan sebagai tambahan biaya pendidikan di kemudian hari,” tutur Presiden Direktur AXA Mandiri, Handojo G. Kusuma.

Lalu bagaimana asuransi dwiguna bisa digunakan untuk persiapan biaya pendidikan?

Seperti namanya, asuransi memberikan perlindungan dari risiko yang ditemukan dalam kehidupan. Salah satu bentuk perlindungannya adalah perlindungan dari risiko meninggal dunia, jatuh sakit hingga manfaat tunai saat masa asuransi berakhir.

Mengutip dari halaman situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK), setiap polis asuransi jiwa dwiguna memiliki tanggal jatuh tempo (maturity date), yaitu tanggal pembayaran uang pertanggungan oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis jika tertanggung masih hidup. Tanggal jatuh tempo akan tercapai pada akhir suatu jangka waktu yang telah ditetapkan, atau ketika tertanggung mencapai usia yang telah ditetapkan.

Sebagi contoh, orang tua dengan anak yang berusia 3 tahun sudah dapat membeli asuransi jiwa dwiguna dengan asumsi anaknya akan masuk kuliah pada umur 18 tahun. Dengan membeli asuransi jiwa dwiguna dengan masa asuransi 15 tahun, anak tersebut sudah dipastikan mendapatkan manfaat asuransi berupa target dana untuk biaya pendidikan pada saat masuk kuliah jika memenuhi syarat dan ketentuan pada polis.

Walaupun terdapat risiko terhadap orang tua pada masa aktif asuransi, sang anak akan tetap mendapatkan target dana tersebut. Selain itu, saat ini terdapat banyak produk asuransi jiwa dwiguna yang menawarkan masa pembayaran premi yang flexible dan lebih pendek dari masa asuransi, seperti masa asuransi 15 tahun hanya membutuhkan pembayaran premi selama 4 atau 8 tahun. Fitur-fitur dan kemudahan ini membuat asuransi dwiguna cocok sebagai bagian dari persiapan dana pendidikan anak.***

Kunjungi Pemprov Jateng, Delegasi Hong Kong Perkuat Kerja Sama Ekonomi

SEMARANG (lensasemarang.com) – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menerima kunjungan Hong Kong Productivity Council (HKPC) dan Federation of Hong Kong Industries (FHKI) di Kantor Setda Provinsi Jateng, Semarang, Rabu (9/10/2024).

Sebanyak 25 orang delegasi pengurus asosiasi industri kamar dagang dari Hong Kong itu datang membahas banyak hal, diantaranya tentang penguatan kerja sama yang telah terjalin dan potensi investasi lainnya.

“Saya senang mendengarkan perkembangan yang ada di Jateng. Selain itu, Jawa Tengah mempunyai kekuatan yang bagus dan bisa kita kolaborasikan bersama,” kata Wakil Ketua FHKI Jackie Ng usai pertemuan.

Ia mengatakan bahwa tujuan kunjungan Delegasi Hong Kong ke Pemprov Jateng untuk mempelajari berbagai kemungkinan kerja sama di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Provinsi Jateng.

Selain itu, pihaknya juga ingin menghubungkan anggota FHKI yang sudah berinvestasi di Indonesia dengan pemerintah daerah setempat dan organisasi lokal sehingga semakin memperkuat hubungan kerja sama dan perkembangan usaha. 

“Kami yakin bahwa perusahaan kami akan berinvestasi di Indonesia dengan membawa teknologi terbaru, seperti di perusahaan tekstil,” ujarnya.

Sekda Jateng Sumarno menyambut baik kunjungan sebab hingga semester pertama 2024, Hongkong menduduki posisi sebagai penanam modal asing keempat terbesar di Jateng, dengan total nilai investasi mencapai Rp14,9 triliun.

“Pemprov Jateng juga sangat berkomitmen untuk memfasilitasi semua investor agar bisa masuk di Jateng,” katanya. 

Sumarno menyebut Provinsi Jawa Tengah punya iklim investasi yang bagus serta sumber daya manusia yang memadai. Keunggulan investasi di provinsi ini diantaranya posisi secara geografis Jateng berada di tengah Pulau Jawa, kondusivitas wilayah terjaga dengan baik, pengembangan beberapa pelabuhan di kawasan industri, serta upah pekerja sangat kompetitif dibanding provinsi sekitarnya.

Dirinya pun mengapresiasi pengusaha Hongkong yang telah berinvestasi di Jateng. Mereka lebih banyak di industri tekstil, garmen, dan berbahan dasar kulit seperti tas dan sebagainya.

Dikatakan dia, Jawa Tengah juga masih membutuhkan adanya adanya industri padat karya untuk membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran.

Relawan Sah Marem Tenan Konsolidasi Pemenangan Andika -Hendi

KUDUS- Para relawan dengan berbagai nama dari berbagai daerah di Jawa Tengah melakukan konsolidasi dan menyatukan visi-misi, bertekad untuk memenangkan dan menjadikan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024-2029.

Laksda TNI (Pur) Dr. Suyono Thamrin selaku Ketua Relawan Sah Marem Tenan menjelaskan bahwa kegiatan Konsolidasi Relawan Sah Marem Tenan yang berarti Sahabat Andika-Hendi (SAH) yang menginginkan Jateng Maju, Adil, Rukun,Enggal, Makmur ( MAREM), dengan serius (TENAN) untuk memberikan support atau dukungan kepada Mantan Panglima TNI ini.

“Relawan SAH MAREM TENAN merupakan relawan sahabat Andika Hendi yang mencita-citakan Jateng sesuai namanya yaitu Jateng Maju, adil, rukun dan Enggal makmur tenan. Relawan ini telah membuka beberapa posko di sekitar Jateng diantaranya di Kudus, Jepara dan Pati. Dalam kegiatannya relawan ini membagikan sticker dan pin bergambarkan paslon Cagub cawagub nomer 1 Andika-Hendi, ” ujar Suyono di Kudus, Selasa 8 Oktober 2024.

Relawan Sah Marem tenan ini dipimpin oleh putera asli Undaan Kudus Laksda TNI (Pur) Dr. Suyono Thamrin dan wakil Johannes Soetikno, dengan komandan lapangan Adi Danardono ( Donny).

“Relawan ini juga membuat beberapa akun ig di seluruh kabupaten kota Jateng untuk menseminasi rencana2 progam kerja pasangan Andika-Hendi dalam memajukan Jateng, ” ucapnya.

SAH bertujuan untuk mengedukasi masyarakat calon pemilih untuk memilih pemimpin yang jujur, amanah, tegas dan memiliki pendidikan, pengalaman serta program kerja yg realistis untuk kemajuan dan kemakmuran masyarakat Jawa Tengah.

“Dalam kemunculan dan design logo ini kan sudah merupakan bentuk penguatan paslon andikahendi mas, ” imbuh Suyono.

Tujuannya yakni tetap menonjolkan Andika Hendi, menurutnya Pilkada jateng 2024 ini dukungan masyarakat kepada paslon Andika-Hendi ini bermunculan, dan secara sukarela mereka membentuk relawan mandiri.

“Ini merupakan sinyal bagus terhadap kehadiran pak Andika-Hendi dalam kontestasi Pilgub Jateng 2024 sehingga saya sebagai sahabat Andika Hendi semakin yakin dan percaya pak Andika-Hendi menang sebagai Gubernur Jawa Tengah dan Wakil, ” jelasnya.***

Murdoko, Mantan Ketua DPRD Jateng Dua Periode Kerahkan Massa Menangkan Agustina-Iswar

SEMARANG (lensasemarang.com) – Sebanyak 800 warga Mijen menghadiri Rapat Kerja Anak Cabang Khusus (Rakerancabsus) PAC PDIP Mijen Kota Semarang, tepatnya di kediaman Murdoko, mantan Ketua DPRD Jawa Tengah.

Murdoko yang merupakan politikus senior PDI Perjuangan menjabat Ketua DPRD Jawa Tengah selama dua periode yakni pada 2004-2009 dan 2009-2012.

Murdoko memberikan dukungan penuh kepada pasangan Jaguar (Jagoanku Agustina dan Iswar) untuk menang di kontestasi Pemilihan Wali Kota Semarang 2024.

Murdoko membuktikan komitmennya dengan mengumpulkan kader dan penduduk sekitar rumahnya untuk mendengarkan visi dan misi Jaguar. 

“Setelah ini, jangan menunggu instruksi untuk memenangkan Jaguar. Sepulang dari acara ini langsung ajak tetangga dan saudara untuk memilih Jaguar tanggal 27 November nanti,” katanya. 

Murdoko mengaku bangga jika dirinya mampu memenangkan Jaguar karena kedua sosok yang saat ini berpasangan adalah juniornya yang sudah dia kader sedemikian rupa. 

“Mereka kader saya, Bu Agustin adalah kader unggulan yang sudah 30 tahun jadi orang yang bisa menyerap ilmu perjuangan dari saya, sedangkan Pak Iswar adalah kolega saya selama menjadi pengabdi masyarakat di lingkungan Kota Semarang,” ujarnya.

Persiapan Hadapi Debat Pilgub Jateng, Andika Perkasa Jadikan Debat Jakarta Sebagai Referensinya

SEMARANG – Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 1, Andika Perkasa mengakui tidak anggap enteng pesaingnya dalam debat Pilgub yang berlangsung 26 Oktober 2024. Dia berusaha menyiapkan yang terbaik dengan pelaksanaan debat Pilgub DKI Jakarta menjadi referensinya.

“Kami sudah mempersiapkan dan debat pertama di provinsi Jakarta pun menjadi referensi kami. Kita akan pelajari dan akan kita siapkan. Intinya kita akan berusaha untuk menyiapkan yang terbaik,” kata Andika Perkasa Posko Pemenangan Pandanaran 100 di Semarang, Selasa (7/10)

Seiring jalannya waktu mengikuti debat Pilgub masih dua minggu, ia lebih berkomunikasi dengan KPU maupun pihak kampus terlebih dahulu bila nantinya berkampanye atau mengadakan diskusi di kampus. Sebab, pihaknya tak ingin melanggar aturan terkait kampanye di lingkungan kampus.

“Kita pasti akan berusaha untuk melakukan komunikasi dulu sebatas mana KPU perbolehkan,” ungkapnya.

Terkait sebulan menuju coblosan, survei Andika- Hendi masih kalah unggul ketimbang pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen. Optimisme tetap ia gaungkan hingga puncak pertempuran elektoral pada Rabu, 27 November 2024 mendatang.

“Optimis itu harus ada, itu kan start yang memang harus dimiliki. Sebab, kalau itu tidak ada ya sudah,” ujarnya.

Bahkan survei elektabilitasnya yang kalah unggul dengan Luthfi-Yasin menjadi penyemangatnya untuk turun ke bawah memenangkan elektoral.

“Kita sudah optimis. Walaupun survei sudah keluar, kita justru menganggap itu sebagai tantangan. Kita masih di belakang dalam hal survei. Tapi kita tetap memiliki optimisme itu, bahwa kita pasti bisa mengejar,” tandasnya.

Inovasi Pelayanan Publik, Pemprov Jateng Raih Dua Penghargaan dari Kementerian PAN-RB

JAKARTA (lensasemarang.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima dua penghargaan sekaligus dari Kementerian Pandayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Dua penghargaan tersebut meliputi kategori Instansi Pembina di lingkup provinsi dalam pelayanan publik dan kategori Inovasi kelompok berkelanjutan dalam pelayanan publik.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Annas kepada Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana pada acara Gebyar Pelayanan Prima Tahun 2024 di Hotel Sheraton Grand Jakarta, Selasa (8/10/2024).

“Penghargaan ini merupakan suatu kebanggaan bagi seluruh pegawai negeri sipil di Jateng. Kami berkoitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Nana. 

Dikatakan Nana, penghargaan tersebut menambah motivasi bagi pemerintah provinsi Jateng dan kabupaten/kota untuk lebih dekat dengan masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

Menurut dia, Inovasi pelayanan publik adalah salah satu strategi untuk mewujudkan pelayanan masyarakat yang berkualitas sehingga pelayanan tersebut harus mudah, murah, cepat, berkualitas, dan akuntabel. 

Kepala Biro Organisasi Kepegawaian Setda Provinsi Jateng Dadang Soemantri menuturkan, penghargaan terkait dengan inovasi pelayanan publik dilaksanakan di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Prof Dr Margono Soekarjo (Banyumas) dan RSUD Dr Rehatta (Jepara).

Inovasi yang dilakukan RSUD Prof Dr Margono Soekarjo meliputi pengembangan sistem persediaan obat/farmasi, sistem antrian layanan pasien, dan pengembangan sistem SMS Gateway menuju registrasi online.

Sedangkan inovasi RSUD Dr Rehatta adalah perawatan luka kusta menyeluruh dengan garden healing, mentoring, dan kolaborasi yang terintegrasi.

“Ini bukti bahwa yang sudah dilaksanakan di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, di bawah kepemimpinan Bapak Pj Gubernur Nana Sujana sudah on the track. Kita terus melakukan mengembangkan untuk pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Dadang berpendapat, penghargaan yang diperoleh menjadi penyemangat bagi seluruh organisasi perangkat paerah (OPD) Pemprov Jateng, untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang mudah, cepat, dan berintegritas. 

Pemprov Jateng pun terus mendorong pemerintah kabupaten/ kota untuk aktif berinovasi.

“Banyak hal yang sudah dilakukan dengan kabupaten/kota,” kata dia.

Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas mengatakan, sinergi dan kolaborasi antar instansi pemerintah sangat penting untuk dibangun dengan tujuan memastikan bahwa reformasi birokrasi memberikan dampak nyata kepada masyarakat.

RSI Sultan Agung Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan

SEMARANG – Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan seluruh pasien. Hal itu dilakukan dengan selalu memberi layanan kesehatan yang prima.

“Kami memberi layanan untuk masyarakat baik itu yang menggunakan BPJS Kesehatan dan mandiri. Seluruh pasien yang masuk akan dilayani sebaik mungkin sesuai standard pelayanan yang sudah ditentukan. Baik itu dari dalam wilayah Kota Semarang maupun dari luar kota, kata Direktur Umum dan Keuangan Munadharah SE MM, dalam acara media gathering Sabtu (5/10).

Meski RSI Sultan Agung Semarang memiliki layanan premium tapi karena juga mendapat tugas melayani seluruh lapisan masyarakat, maka standard pelayanan tetap menjadi perhatian utama. Sampai saat ini saja terdapat 29 rumah sakit dengan berbagai layanan.

“Jadi mau tidak mau peningkatan pelayanan sudah menjadi perhatian utama agar terus eksis di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya tidak ada cara lain untuk bersaing berlomba-lomba dalam kebaikan dengan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat yang menggunakan jasa pelayanan kesehatan, sehingga merasa puas dan sehat kembali dari sakitnya. Selain itu, RSI Sultan Agung telah mempunyai rencana dalam program lima tahun mendatang.

“Bahkan, kami bersiap membangun RSI Sultan Agung menjadi tujuh lantai,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, sejumlah wartawan media cetak, online, dan elektronik menyampaikan apresiasi atas pelayanan kesehatan yang dilakukan RSI Sultan Agung Semarang.

‘’Kami menyaksikan dan merasakan sendiri bagaimana perawat dan dokter memberikan pelayanan kepada pasien. Mulai keramahan hingga pemberian obat-obatan agar pasien cepat sembuh,’’ kata Ari Widiarto, wartawan media online ayosemarang.com.

Hal yang sama juga disampaikan Aman Ariyanto mengusulkan agar pelayanan yang sudah bagus ditingkatkan lagi terutama mengatasi banjir yang sering mengenang di kawasan RSI Sultan Agung bila musim hujan tiba. Selain itu berbagai pelayanan yang diberikan kepada pasien selalu cepat.

Manajer Humas Kemitraan RSISA, Sri Wahyuni Rozikan SS MM menambahkan, kegiatan bersama para awak media ini sudah beberapa kali dilakukan. Salah satu tujuannya, untuk menjalin keakraban dan kebersamaan.

“Sebab tanpa bantuan para wartawan atau awak media, kami tidak bisa mencapai sukses seperti yang dirasakan sekarang ini,” kata Mbak Uun, sapaan karibnya.

Selain forum dialog saling memberikan kritik dan saran, para peserta mendapat kesempatan melakukan wisata di sejumlah destinasi di Kecamatan Dieng. Sri Wahyuni atau yang akrab disapa Mbak Uun menjelaskan beberapa obyek wisata yang dikunjungi para wartawan yaitu Pintu langit, Dewata, Curug Sikarim, Swiss Van Java, Telaga Menjer, Kahyangan Skyline, Kebun Teh Panama dan pusat oleh-oleh harmoni

Antusiasme Tinggi, Pemprov Jateng Upayakan Tambah Kuota Mudik Gratis 2025

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengupayakan penambahan kuota mudik gratis pada Idulfitri 2025 sebab animo masyarakat dalam mengikuti program tersebut sangat tinggi. 

“Antusias warga menjadi peserta mudik dan balik rantau gratis sangat luar biasa. Sehingga pada pelaksanaan 2025 harus ada upaya untuk menambah kapasitas armada,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno saat membuka Fapat Koordinasi Mudik dan Balik Rantau Gratis Jateng 2025 di Semarang, Senin (7/10/2024).

Selain penambahan armada bus, titik kumpul peserta mudik dan balik rantau gratis juga akan diperluas ke beberapa daerah. Di tahun-tahun sebelumnya, titik kumpulnya bertempat di tiga daerah yakni di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Terminal Mangkang Kota Semarang, dan Terminal Bulupitu Banyumas. 

Sumarno mengatakan, rute mudik dan balik rantau gratis Jateng yang dilaksanakan selama ini, sebagian besar melalui jalur bus umum komersial trayek antarkota antar provinsi (AKAP), seperti trayek Jakarta-Solo dan Jakarta-Purwokerto. 

“Mohon diidentifikasi dan diskenario agar titik kumpul peserta balik rantau tidak terlalu jauh dari tempat tinggal mereka,” ujarnya.

Pelaksanaan Program Mudik dan Balik Rantau Gratis 2025 yang diselenggarakan Pemprov Jateng bersama pemerintah kabupaten/kota, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan semakin baik.

Oleh karena itu, berbagai persiapan untuk perbaikan pelayanan harus dilakukan, terutama terkait pendanaan, proses, fasilitasi, dan sebagainya.

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Provinsi Jateng Sarido Marsudi mengatakan total peserta mudik gratis 2024 sebanyak 12.838 orang.

Dari jumlah tersebut 11.750 orang menggunakan sebanyak 239 armada bus, kemudian 1.088 orang menggunakan dua rangkaian kereta api.

“Pada 2025 nanti, peserta mudik gratis menggunakan kereta api Jateng menjadi 1.130 orang,” katanya.

Sarido menjelaskan, sasaran peserta mudik gratis 2025 diprioritaskan masyarakat dengan KTP warga Jateng dan tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jobodetabek).

Mereka merupakan masyarakat berpenghasilan rendah, meliputi asisten rumah tangga, pedagang asongan, buruh pabrik, buruh bangunan, pengemudi bajaj atau online, dan penyandang disabilitas. 

Rencananya, publikasi mudik gratis Jateng 2025 dilakukan mulai akhir Januari melalui medsos Badan Penghubung Jawa Tengah. Pendaftaran dimulai pada 26 Februari 2025 secara online. Kemudian penukaran tiket kereta api di Badan Penghubung Jateng pada 20 Maret 2025.

Selanjutnya daftar ulang dan keberangkatan armada bus dilakukan di Museum Purna Bhakti Pertiwi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada 26 Maret 2025. Adapun mudik kereta api di Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat pada 27 Maret 2025.

Peparnas XVII Dimulai, Pj Gubernur Jateng: Selamat Bertanding dan Mengukir Prestasi 

SOLO (lensasemarang.com) – Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah, resmi dimulai. Gelaran olahraga empat tahunan tersebut dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Stadion Manahan Kota, Surakarta pada Minggu (6/10/2024) malam.

Perhelatan olahraga ini diikuti oleh sebanyak 35 kontingen yang berasal dari 35 provinsi dengan total atlet dan ofisialnya sebanyak 5.178 orang. Mereka akan berlaga untuk 20 cabang olahraga yang dipertandingkan pada 6-13 Oktober 2024.

Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana berpesan agar seluruh peserta bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi fair play, dan dapat mengukir prestasi.

“Selamat bertanding secara fair. Gunakan kesempatan ini untuk mengukir prestasi,” kata Nana usai acara pembukaan Peparnas XVII.

Nana mengungkapkan, Jawa Tengah selaku tuan rumah sudah menyiapkan semuanya perhelatan ini. Pihaknya siap melayani atlet, ofisial, pendamping, maupun penonton yang mengikuti pertandingan. 

Dijelaskan dia, Peparnas XVII ini menyerukan semangat berjuang dengan penuh sportivitas, menggemakan kesetaraan, dan kekuatan hebat yang dimiliki seluruh atlet disabilitas. Semua itu dirangkum dalam tagline “Bedo Nanging Digdoyo”, dalam bahasa Indonesia berarti “Beda Tetapi Digdaya”.

“Artinya mereka tidak ada batas antara atlet biasa dengan atlet disabilitas. Presiden Joko Widodo juga menyampaikan tidak ada perbedaan, semua punya hak yang sama,” ujarnya.

Selain sebagai event mengukir prestasi, Peparnas ini juga menjadi ruang untuk menguji kemampuan dan perkembangan seluruh atlet disabilitas. 

Nana berharap, ke depan atlet-atlet ini dapat berlaga pada event besar, sehingga bisa menjaga tradisi juara di kancah nasional dan internasional.

Untuk kontingan Jawa Tengah, lanjut Nana, pihaknya sudah berkomitmen untuk menjadi juara umum. 

“Makanya kami terus memberikan motivasi maupun semangat kepada atlet untuk betul-betul memperjuangkan nama baik Jawa Tengah,” katanya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengajak masyarakat ikut menyukseskan Peparnas XVII. Ajang ini merupakan tempat kelahiran atlet-atlet potensial dan pencetak rekor baru. Peparnas juga sebagai panggung kesetaraan bagi disabilitas.

Ia juga menyerukan agar seluruh atlet dan ofisial bertanding dalam suasana persaudaraan dan berjuang dengan semangat sportivitas.

“Kita patut bangga karena atlet penyandang disabilitas Indonesia daya juangnya luar biasa. Prestasinya juga membanggakan, Indonesia tiga kali berturut-turut juara umum ASEAN Para Games,” katanya.

Gelar Konsolidasi, DPD Demokrat Jateng Bertekad Menangkan Luthfi-Yasin

SEMARANG (lensasemarang.com) – 

DPD Partai Demokrat Jawa Tengah menggelar konsolidasi pemenangan Pasangan Calon Gubernur Ahmad Luthfi-Taj Yasin pada Pilgub Jateng 2024 sekaligus memenangkan paslon yang diusung di pilkada serentak tahun ini.

Konsolidasi pemenangan digelar DPD Partai Demokrat Jateng di Hotel Santika Kota Semarang, Minggu (6/10/2024) dengan dihadiri oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti, Sekretaris DPD Partai Demokrat Jateng, Kartika Sukawati, mantan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo dan jajaran Partai Demokrat lainnya.

Ketua DPD Partai Demokrat Jateng, Rinto Subekti menegaskan bahwa kemenangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin adalah harga diri Partai Demokrat karena hal itu menjadi perintah dari Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua Majlis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono.

“Kalau ada DPC kabupaten/kota, Pak Ahmad Luthfi-Taj Yasin kalah, akan saya evaluasi. Termasuk anggota DPRD-nya (Fraksi Demokrat),” kata Rinto.

Ia menyebut Pilgub Jateng 2024 menjadi momentum kemenangan agar provinsi setempat dikelola dengan lebih baik.

“Ini momentum, kita capek gubernur dikelola partai sebelah. Kita ingin Jateng lebih baik,” ujarnya.

Upaya pemenangan Luthfi-Yasin juga wajib dilakukan oleh 11 kader Demokrat yang maju di kontestasi pemilihan bupati/wakil bupati serta wali kota/wakil wali kota di Jateng.

Pada konsolidasi tersebut, semua kader dipimpin Sekretaris DPD Demokrat Jateng Kartina Sukawati mendeklarasikan pemenangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pilgub Jateng 2024.

Sementara itu, di hadapan ratusan kader Partai Demokrat, Cagub Ahmad Luthfi mengatakan dirinya punya ikatan batin dengan partai yang didirikan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan bersama Partai Demokrat ingin mewujudkan Jawa Tengah maju berkelanjutan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Kami ingin kemenangan tapi yang sesuai dengan norma-norma demokrasi. Perbedaan itu biasa,” katanya.

Cawagub Taj Yasin Maimoen menambahkan, hasil survei menunjukkan dirinya bersama Ahmad Luthfi masih unggul di angka 52 persen. Angka itu sebenarnya belum imbang jika melihat persentase dukungan dari jumlah kursi di DPRD Jateng yang mencapai lebih dari 70 persen.

Oleh karena itu,dirinya meminta parpol pengusung dan pendukung lebih masif di sisa waktu kampanye ini.

“Mari gerakkan kader untuk menangkan Luthfi-Yasin,” kata mantan Wagub Jateng itu.