Home Blog Page 94

Jelang Peparnas 2024 di Solo Raya, Pj Gubernur Jateng Motivasi 373 Atlet Disabilitas

SURAKARTA (lensasemarang.com) – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana memberikan motivasi kepada 373 atlet penyandang disabilitas asal Jateng yang akan berlaga di ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII tahun 2024.

“Semangat kita harus terus berkobar. Target kita adalah juara umum dengan raihan 110 medali emas, 100 perak, dan 100 lebih perunggu,” kata Nana saat memberikan motivasi kepada Kontingen Peparnas Jateng, di Kusuma Sahid Hotel Solo, Sabtu (14/9/2024).

Nana optimistis para atlet yang memperkuat Jateng di ajang olahraga bagi penyandang disabilitas tersebut akan memborong medali dan menjadi juara umum. 

Terlebih pada ajang Asean Para Games Solo 2022 dan Paralimpiade Paris 2024, atlet Jateng berhasil mendulang medali. Selain itu, tidak sedikit atlet penyandang disabilitas dari berbagai cabor asal Jateng juga telah menorehkan pretasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Pada kejuaraan Asean Paralympic yang diselenggarakan di Solo, dari sekian medali emas, perak, dan perunggu, hampir separuhnya dari atlet Jateng. Ini luar biasa,” ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, untuk menambah semangat para atlet, Nana juga menyampaikan adanya pemberian bonus untuk para atlet Peparnas. Bonus dari Pemerintah Provinsi Jateng tidak hanya diberikan kepada atlet peraih medali, namun juga para atlet Jateng yang memperkuat Peparnas 2024.

“Semuanya akan dapat, tetapi untuk peraih medali emas, perak, maupun perunggu tentu bonusnya lebih besar dari bukan peraih medali,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng, Prayitno menjelaskan, serangkaian pelatihan dalam rangka menghadapi Peparnas 2024 telah dilaksanakan sejak awal November 2023. 

Ia mengatakan, sebanyak 373 atlet dari 16 cabang olahraga telah dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Jateng di ajang Peparnas 2024. Kontingen Jateng siap meraih juara umum dengan mempersembahkan 110 medali emas.

“Kontingen Jateng total sebanyak 602 personel, yang terdiri dari 373 atlet dan 229 lainnya adalah pelatih, asisten pelatih, official, tim medis, dan sebagainya,” katanya. 

Pelaksanaan pemusatan latihan daerah (Pelatda) untuk persiapan Peparnas 2024, terbagi di beberapa wilayah. Hal itu karena lokasi pelaksanaan pertandingan yang tersebar di beberapa daerah. Yakni Kota Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, dan Karanganyar. 

“Kami mengikuti total 16 cabang olahraga dari 20 cabang olahraga yang dipertandingkan. Kontingen Jateng lebih fokus di nomor-nomor individu. Antara lain voli duduk, basket kursi roda, dan tenis lapangan kursi roda,” ujarnya.

Adapun 16 cabor dari total 20 cabor yang diikuti, yakni atletik, renang, bulutangkis, angkat berat, tenis meja, bocceea, judo tunanetra, anggar whelchair, taekwondo, panahan, catur, balap sepeda, menembak, goal ball, sepakbola CP, dan ten pin bowling.

Peparnas 2024 yang diselenggarakan di empat daerah Solo Raya, meliputi Kota Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, dan Karanganyar pada 6-13 Sepetember 2024.

Jawa Tengah Jadi Tuan Rumah Peparnas 2024, Optimistis Kembali Raih Juara Umum

SURAKARTA (lensasemarang.com) – Penjabat Gubenur Provinsi Jawa Tengah Nana Sudjana optimistis kontingen Jateng kembali meraih juara umum pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII di Solo Raya pada 6-13 Oktober 2024. 

“Kontingen Jawa Tengah sudah siap. Target kita menjadi juara umum,”kata Nana pada rapat kesiapan penyelenggaraan Peparnas, Kota Surakarta, Sabtu (14/9/2024).

Peparnas 2024 diselenggarakan di Solo Raya, meliputi Kota Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, dan Karanganyar serta akan diikuti 4.625 atlet dan ofisial dari 34 provinsi. Event ini akan mempertandingkan 20 cabang olahraga dan dan 540 nomor.

Cabor yang dipertandingkan meliputi para bulutangkis, para catur, para renang, voli duduk, anggar kursi roda, para tenis meja, para panahan, judo tunanetra, para menembak, para angkat berat, para atletik, para balap sepeda, boccia, para taekwondo, tenpin bowling, sepak bola CP, goalball, tenis kursi roda, basket kursi roda dan para e-sport.

Berbagai persiapan pun terus dilakukan untuk menyukseskan event olahraga empat tahunan bagi penyandang disabilitas. 

“Kesiapan Peparnas sudah on the track, mulai akomodasi, konsumsi, kesiapan venue pertandingan, transportasi, dan keamanan semuanya sudah siap,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Peparnas dengan Pekan Olahraga Nasional (PON) merupakan kompetisi olahraga yang pelaksanaannya satu paket, namun pada pelaksanaan PON dan Peparnas terpisah.

PON XXI tahun 2024 diselenggarakan di Aceh Sumatera Utara, sedangkan Perpanas XVII tahun 2024 digelar di Solo Raya, Provinsi Jawa Tengah.

“Kita semua berkomitmen, bahwa pelaksanaan Peparnas harus sukses, berjalan lancar. Kita akan saling mengisi, mendukung, dan memberikan penguatan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Peparnas XVII D.B Susanto menambahkan, pihaknya terus mematangkan kesiapan di berbagai bidang.

Dengan sisa waktu kurang dari satu bulan, PB Peparnas memastikan kesiapan seluruh venue, transportasi, akomodasi, dan sebagainya.

“Venue, sarana prasarana, transportasi dan akomodasi di Solo Raya ramah disabililitas,” ujarnya. 

Dengan diselenggarakannya Peparnas XVII tahun 2024 di Solo Raya, maka Surakarta menjadi tuan rumah ke 6 kali. Sebelumnya pada penyelenggaraan Peparnas pertama pada 1957, Kota Surakarta sudah menjadi tuan rumah, kemudian tahun 1959, 1964, 1980, dan 1984.

Terima Sertipikat dari Menteri AHY, Warga Eks Timor Timur Petik Hasil Kesetiaan kepada NKRI Setelah 25 Tahun

KUPANG (lensasemarang.com) – Warga eks Timor-Timur mengucapkan terima kasih atas pembagian sertipikat Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) melalui program Redistribusi Tanah. Ini mengakhiri penantian selama 25 tahun sejak mereka memutuskan menyeberang ke Indonesia, pasca referendum kemerdekaan di Timor Leste tahun 1999.

Lima ratus dari 2.100 warga yang berhak, menerimanya langsung dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam acara sederhana di Kapela Desa Oebola Dalam, Kec. Fatuleu, Kab. Kupang, NTT (14/9/2024).

“Terima kasih kepada ATR/ BPN yang hari ini sudah memberikan kami sertipikat yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat, hari ini jadi kenyataan. Kami menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya. Apa yang kami lakukan ini untuk kesejahteraan bagi masyarakat NTT, sehingga kami terus melangkah dan hari ini Bapak Menteri datang menyerahkan sertipikat,” kata Eurico Guterres, Ketua Umum Forum Komunikasi Pejuang Timor-Timur (FKPTT) saat memberi sambutan.

“Kami mau melihat ke depan, menata hidup kita sebagai warga negara yang setia kepada NKRI,” kata Eurico Guterres, Ketua Umum Forum Komunikasi Pejuang Timor-Timur (FKPTT) dalam sambutannya.

Penyerahan sertipikat ini mewujudkan kepastian hukum hak atas tanah bagi warga eks Timor Timur. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah yang sudah memberikan kami tanah dan rumah, walaupun belum semuanya tuntas. Mudah-mudahan akan dituntaskan oleh presiden berikutnya,” tuturnya.

Ditemui terpisah, Angelino Da Costa, salah satu penerima sertipikat yang diserahkan langsung oleh Menteri AHY tak henti-hentinya bersyukur pentingnya nilai sertipikat tanah ini bagi dirinya dan masyarakat eks Timor Timur. 

“Sertipikat ini sangat penting sebagai pengakuan hukum hak milik tanah dan kami berterima kasih khususnya kepada Kementerian ATR/BPN,” ucapnya.

Begitu pun dengan Vitoriano Fernades. Ia berharap sertipikat diterimanya dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan modal usaha ke perbankan. 

“Sebagai seorang petani saya berharap sertipikat ini bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan kehidupan kami sehari-hari melalui usaha dan modal bertani nantinya,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini Menteri AHY menyerahkan 505 sertipikat tanah yang terdiri dari sertipikat hasil Redistribusi Tanah, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), dan sertipikat untuk rumah ibadah. 

Hadir mendampingi Menteri AHY saat menyerahkan sertipikat, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTT beserta jajaran. Turut hadir, Pj. Gubernur NTT beserta jajaran Forkopimda Provinsi NTT.

Nana Sudjana Optimistis Peringkat Jateng Pada PON XXI Terus Naik

SEMARANG (lensasenarang.com) – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana optimistis peringkat provinsi Jateng pada ajang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 akan terus naik.

Hingga Jumat (13/9/2024) siang, Provinsi Jawa Tengah berada di peringkat 6 klasemen sementara dengan perolehan 19 medali emas, 23 medali perak, dan 45 medali perunggu. 

“Alhamdulillah saat ini Jawa Tengah berada di peringkat ke 6, di bawah tuan rumah Sumatra Utara dan Aceh,” kata Nana di Semarang, Jumat (13/9/2024).

Ia mengatakan bahws ajang olahraga tingkat nasional ini memang menjadi pertaruhan bagi para atlet di setiap provinsi untuk menunjukkan tajinya.

“Persaingan memang cukup ketat, pertandingan yang dilaksanakan ini betul-betul ketat,” ujarnya.

Nana pun terus menggelorakan semangat para atlet yang masih bertanding agar mampu memperbaiki peringkat perolehan medali. 

“Kami tetap yakin dan terus kami gelorakan semangat kejuangan kepada seluruh atlet Jawa Tengah,” katanya.

Nana mengakui sejak dibuka secara resmi pada 9 September oleh Presiden RI Joko Widodo, perolehan medali Jawa Tengah memang cukup tersendat. Kendati demikian, dalam kurun waktu beberapa hari perolehan medalinya terus mengalami peningkatan. 

Nana optimistis hingga berakhirnya PON XXI Aceh-Sumut pada 20 September 2024, Jateng mempu menaikkan klasemen.

“Mereka berjuang demi nama baik Jawa Tengah. Kami harapkan semoga mampu minimal menaikkan peringkat,” tegasnya. 

Pemkot Semarang Gelar Vaksinasi dan Sterilisasi Kucing Anjing Gratis Cegah Rabies

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Kot Semarang menggelar vaksinasi dan sterilisasi gratis bagi kucing dan anjing, di halaman kantor Dinas Pertanian Kota Semarang, Jumat (13/8/2024) dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia. 

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyebut masyarakat sangat antusias melakukan vaksin rabies untuk hewan peliharaannya.

Masyarakat tampak berbondong-bondong mendatangi kantor Dispertan untuk melakukan vaksinasi maupun sterilisasi. 

“Alhamdulillah hari ini melakukan peringatan Hari Rabies Sedunia. Yang kita tekankan ini peran pemerintah di dalam rangka pencegahan terhadap penyakit rabies,” kata Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang.

Caranya adalah bagaimana mengurangi populasi dari kucing, anjing liar dan juga monyet yang bukan pekerjaan mudah kalau hanya pemerintah saja yang bergerak.

“Sehingga kami menggandeng Dinas Peternakan Provinsi Jawa Tengah, PDHI Jawa Tengah, dan masyarakat pecinta hewan,” ujanya.

Menurut dia, yang perlu menjadi perhatian saat ini adalah kucing liar yang ada di lingkungan sekitar karena berpotensi membawa virus rabies.

Oleh karena itu, perlu perhatian masyarakat untuk berkoordinasi dan melaporkan kepada pemangku wilayah setempat. 

“Banyak pemilik binatang ke sini menyuntikkan vaksin, tapi yang liar susah. Padahal, yang liar itu potensi membawa virus rabies,” katanya. 

Melalui koordinasi, kata Mbak Ita, kucing maupun anjing liar bisa diberi suntikan vaksin rabies untuk mencegah penyebaran virus, sekaligus dilakukan sterilisasi agar populasi tidak berkembang pesat.

“Ini dapat berdampak menambah virus yang akhirnya berdampak pada manusia. “60 persen penyakit menular dari hewan, salah satunya rabies,” katanya.

Mbak Ita memastikan jika di Kota Semarang bebas rabies!!perlu upaya-upaya agar tidak sampai wabah rabies masuk ke kota Semarang, di antaranya dengan vaksinasi. 

Sementara itu, Sub Koordinator Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Irene Natalia Siahaan menyampaikan pada peringatan Hari Rabies Sedunia 2024, ada 200 ekor anjing dan kucing baik lokal maupun ras yang melakukan vaksinasi.

Pihaknya juga melakukan sterilisasi gratis untuk 50 ekor kucing yakni 30 kucing jantan dan 20 kucing betina.

“Untuk sterilisasi kuota penuh karena kami ada pendaftaran dan skrining pemeriksaan kesehatan dari tim medis. Vaksin masih boleh walaupun kemarin sudah berlangsung daftar online. Tapi, masih boleh masyarakat datang langsung on the spot kami layani,” kata Irene. 

Irene menyebut, ada beberapa persyaratan hewan yang bisa divaksin antara lain minimal berusia lima bulan, kondisi sehat. 

Sedangkan persyaratan untuk sterilisasi, hewan juga harus dalam kondisi sehat dan usia minimal lima bulan, tidak sedang bunting, dan lolos skrining kesehatan dari tim medis. 

“Kami dari tim dinas ada delapan dokter hewan, Disnakeswan Provinsi Jateng ada lima dokter, dan PDHI 20 dokter,” ujarnya

Irene menyatakan, Kota Semarang bebas rabies sehingga Di harapkan, jika masyarakat menjumpai hewan dengan gejala mengarah rabies segera dilakukan pemeriksaan ke dokter hewan. 

Gejala rabies meliputi demam di atas 39,5 derajat, terihat berkurang nafsu makan, takut atau sensitif terhadap air dan cahaya. 

“Kalau sampai dia gejala parah jatuhnya kejang. Takut cahaya dan air itu yang buat sensitifitas munculnya kejang. Lebih agresif juga,” katanya. 

Warga kota Semarang, Dini Wulandari menyambut baik program vaksinasi gratis dari pemerintah kota Semarang. Dia membawa satu kucing peliharaannya untuk mengikuti vaksin gratis ini. 

“Penting sekali vaksinasi bagi saya, buat kebaikan saya sebagai pemelihara maupun kucing itu sendiri,” ujarnya.

Dia pun mengaku sangat antusias dengan vaksin gratis ini. Jika harus ke dokter, tentu membutuhlan biaya. Dia tidak begitu paham berapa biaya yang harus dikeluarkan jika harus vaksin rabies mandiri. Untuk vaksin non rabies sendiri, biaya bisa mencapai di atas Rp 100 ribu – Rp 200 ribu.

Ikuti Sidang Kabinet Terakhir di IKN, Menteri AHY Komitmen Tuntaskan Program PTSL, Reforma Agraria, dan Pemberantasan Mafia Tanah

NUSANTARA (lensasemarang.com) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan menuntaskan program-program prioritas Kementerian ATR/BPN menjelang berakhirnya masa bakti Kabinet Indonesia Maju dalam sebulan mendatang.

Penegasan ini disampaikan Menteri AHY usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna terakhir yang berlangsung di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (13/09/2024). 

“Untuk program nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) per hari ini sudah lebih dari 117 juta bidang tanah. Di bidang Reforma Agraria, baik itu penataan aset maupun penataan akses dan peningkatan ekonomi masyarakat akan kita kawal. Terakhir tentunya yang berurusan dengan upaya membasmi atau melawan kejahatan pertanahan oleh mafia tanah,” ujar Menteri AHY.

Ia akan terus menggalakkan pemberantasan mafia tanah untuk menyelamatkan potensi kerugian negara dan memberikan keadilan bagi masyarakat. 

“Pemberantasan mafia tanah dapat memberikan kepastian hukum bagi para investor yang akan hadir di Indonesia dan tentunya keadilan bagi masyarakat juga menjadi utama karena banyak sekali masyarakat yang tidak berdaya masyarakat rentan, lemah, yang kemudian hak-haknya diserobot begitu saja, perlu kita bela dan kita perjuangkan,” tutur Menteri AHY.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menyampaikan tiga pesan, di antaranya penuntasan program kerja, dukungan terhadap Presiden Terpilih agar transisi pemerintahan yang efektif, dan menjaga situasi negara yang kondusif. 

Presiden juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama dalam masa kepemimpinannya yang telah berjalan selama dua periode.

“Ini adalah Sidang Kabinet terakhir dari Kabinet Indonesia Maju dan pada kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk kerja keras, dedikasi, dari Bapak/ Ibu semuanya dalam menjalankan pemerintahan, dalam melaksanakan program dan visi presiden dan wakil presiden dalam menghadapi berbagai tantangan-tantangan yang ada,” ungkap Presiden Joko Widodo.

Sidang Kabinet Paripurna terakhir ini membahas Persiapan Transisi Pemerintahan. Hadir dalam kesempatan ini, Wakil Presiden, Ma’ruf Amin serta seluruh Menteri dan Kepala Lembaga Kabinet Indonesia Maju. Sebelum sidang kabinet berjalan, foto bersama dilakukan bersama Ibu Negara, Iriana Joko Widodo dan para anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja Indonesia Maju (OASE KIM).

Wali Kota Semarang Tanam Bawang Merah Lokananta, Bisa Panen 20 Ton Per Hektare

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan penanaman komoditas bawang merah unggulan jenis Lokananta di lahan Balai Benih Pertanian, di Kecamatan Mijen, Kamis (12/9/2024).

Jenis bawang merah ini merupakan teknologi smart farming yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Semarang dengan menggandeng Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN). 

Wali Kota yang akrab disapa Mbak Ita menjelaskan jika penanaman bawang merah biasanya menggunakan benih dari umbi sehingga dibutuhkan sampai 1 ton dengan biaya Rp 50 juta untuk lahan seluas satu hektare.

Namun, lanjut Mbak Ita, dengan menggunakan benih bawang merah dari biji dengan teknologi True Shallot Seed (TSS) ini, setidaknya hanya butuh 1 kilogram biji saja.

Jika dinominalkan, petani hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp5 juta saja untuk satu hektare lahan. 

“Bawang merah Lokananta ini merupakan produk dalam negeri dan menariknya juga bisa memberikan keuntungan bagi petani,” ujarnya. 

Ia menyebut benih dengan TSS ini jelas harganya lebih murah dan mudah dalam penyemaian, bahkan BRIN memanfaatkan media tanamnya dari pemanfaatan sedimentasi Rawa Pening.

“Jelas lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan plastik,” katanya.

Menurutnya, inovasi penanaman bawang merah jenis Lokananta ini sekaligus menjadi upaya edukasi penanaman bawang merah kepada petani. 

“Selama ini petani kesulitan, untuk modalnya saja butuh Rp 50 juta untuk satu hektar. Jadi tidak ekonomis dengan hasil yang diproduksi,” ujarnya.

Terlebih, kata Mbak Ita, masih banyak lahan luas yang bisa dimanfaatkan di Kecamatan Gunungpati dan Mijen. Bahkan jika dihitung bisa menghasilkan panen bawang merah 20 ton per hektare.

“Dari kualitas maupun produksi pastinya lebih baik,” kata Mbak Ita. 

Sementara itu, Peneliti Utama BRIN Forita Dyah Arianti menjelaskan jika bawang merah jenis Lokananta ini merupakan bibit unggulan yang bisa dikembangkan dan diproduksi di Kota Semarang. 

Ia menyebut, petani bisa dengan mudah membudidayakan karena perawatannya tidak sulit atau sama dengan tanamsn bawang merah pada umumnya. 

Menurut Forita, petani cukup melakukan penyemaian menggunakan biji TSS di media tanam. Setidaknya butuh 35-40 hari hingga siap untuk pindah tanam. 

Dia mengatakan, benih TSS (True Shallot Seed) ini lebih tahan terhadap hama dan perubahan iklim. Selain itu, penggunaaan mulsa, pupuk kandang, pupuk organik serta agensia hayati akan turut mendukung pertanian ramah lingkungan. 

Teknologi ini, menurut Dia, adalah untuk meningkatkan efisiensi produksi dan menjaga kesuburan tanah. 

“Keuntungannya kebutuhan benih lebih sedikit dibanding dengan umbi. Benih lebih sehat dan hasil panen lebih besar dengan potensi hasil 20-25 ton per hektar,” ujarnya.

Antisipasi Kecurangan, ATR/BPN Jawa Tengah Percepat Digitalisasi Layanan

SEMARANG (lensasemarang.com) – Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Jawa Tengah melakukan percepatan digitalisasi pelayanan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya berbagai praktik kecurangan serta pelanggaran oleh petugas pembuat akta tanah (PPAT).

“Untuk mencegah pelanggaran tersebut berulang, kami melakukan percepatan digitalisasi layanan di kantor pertanahan,” kata Kepala Kanwil ATR/BPN Provinsi Jateng Dwi Purnama di Semarang, Kamis (12/9/2024).

Menurut dia, layanan digital akan mencegah pertemuan langsung antara petugas yang melayani dan masyarakat yang dilayani.

“Sehingga timbulkan, dalam tanda petik, sering terjadi pertanyaan terkait biaya-biaya. Dengan layanan elektronik (digitalisasi) maka akan mencegah hal itu,” ujarnya usai menerima Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI di Kanwil ATR/BPN Provinsi Jateng.

Pihaknya mencatat ada 47 orang PPAT yang dijatuhi sanksi karena melakukan pelanggaran yang beragam dengan rincian 36 PPAT mendapatkan teguran ringan karena melakukan pelanggaran administrasi, sembilan PPAT melakukan pelanggaran sedang diberhentikan sementara dan maksimal satu tahun.

Kemudian, dua PPAT melakukan pelanggaran berat dan saat ini diusulkan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) ke Kementerian ATR/BPN.

“Pelanggaran yang dilakukan PPAT beragam. Sanksi sudah diberikan,” katanya.

Hadir di kegiatan tersebut Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang dan anggota. Hadir pula Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota di Jateng.

Selain perihal layanan PPAT, dalam kunjungan kerja tersebut juga diungkapkan perihal pemanfaatan tanah milik PT KAI juga disinggung.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang menyebut kantor pertanahan di kabupaten/kota maupun provinsi sudah bekerja sesuai target untuk PTSL, namun kendala yang dihadapi justru dari masyarakat yang terkadang enggan tanahnya disertifikatkan.

“Masyarakat di daerah berpikir soal pajak. Nah ini menjadi beban kerja baru bagi BPN agar terus mensosialisasikan bahwa sertifikat tanah memiliki banyak manfaat. Bahkan bisa dipakai untuk tambahan modal usaha,” ujarnya.

Persoalan lainya adalah adanya kekurangan jumlah juru ukur di ATR/BPN yang mengganggu tugas untuk percepatan penyelesaian sertifikasi sehingga dirinya meminta Kementerian ATR/BPN juga memikirkan tentang hal ini.

Persoalan selanjutnya adalah pemahaman aspek hukum untuk penanganan yang berkaitan dengan sertifikasi pertanahan agar tidak membuat pegawai ketakutan.

Pikat Wastra Nusantara Kenalkan Desain Fesyen UMKM dan IKM Agar Naik Kelas

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu membuka kegiatan Pikat Wastra yang merupakan rangkaian kegiatan Festival Kota Lama Semarang di Gedung Oudetrap, Kamis (12/9/2024).

Pikat Wastra Kota Lama menghadirkan peragaan busana atau fesyen show dari delapan desainer ternama Indonesia serta ada pula pameran UMKM dan IKM Fashion yang menampilkan beragam produk nusantara. 

Perempuan yang akrab disapa Mbak Ita ini menyebut, gelaran Pikat Wastra merupakan ide gagasan anggota DPR RI terpilih periode 2024-2029 Samuel Wattimena. 

“Ini merupakan awal permulaan untuk kiprah beliau di Dapilnya. Tentu hal ini jadi salah satu keunggulan mas Samuel, karena beliau ini kan desainer sehingga harapannya bisa terus memberikan pendampingan pada UMKM,” ujar Mbak Ita. 

Pikat Wastra Nusantara, menurut dia, melibatkan banyak pelaku UMKM dan IKM untuk bersama-sama menyemarakkan Festival Kota Lama Semarang.

“Ini satu permulaan untuk bagaimana UMKM di Kota Semarang dan IKM bisa melesat menjadi UMKM naik kelas,” katanya. 

Dirinya mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk menjadikan Kota Semarang sebagai kota yang terkenal akan fesyennya. 

“Dulu di tahun 2015 kan Kota Semarang sudah dicanangkan sebagai Kota fashion, namun tidak berkembang karena terkendala Covid-19. Harapannya tidak hanya ada Jakarta Fashion week atau Bandung Fashion Week tapi juga Semarang Fashion Week,” ujarnya. 

Desainer Indonesia, Samuel Wattimena menyebut jika fashion ini adalah bagian dari kehidupan keseharian masyarakat. 

“Karena itu saya bikin pameran kecil mengenai fashion dengan bahan ramah lingkungan terbuat dari sisa kain dan warna alam. Jadi dengan baju dari bahan sisa dan pewarna alam atau dia bahan alam yang diolah. Kita lakukan Upcycle dan recycle,” ujar Samuel. 

Di era gempuran berbagai produk asing, Samuel meminta pelaku fesyen ikut mensosialisasikan dan memperkenalkan budaya Indonesia melalui fesyen show. 

“Praktis anak muda sangat tahu fesyennya Korea, tapi apakah tahu Batik dari Bantul, Batik dari Kendal. Mayoritas gak tahu dan bukan salah mereka. Kenapa bukan salah mereka, karena kita orang-orang fesyen juga tidak mensosialisasikannya ke mereka. Oleh karena itu ini jadi pekerjaan bersama-sama untuk memperkenalkan secara singkat di sini,” katanya.

Pemprov Jateng Gandeng UEA Kembangkan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana menerima kunjungan dari Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA), Abdulla Salem Obaid di kantor Gubernur Jateng, Semarang, Kamis (12/9/2024).

Kunjungan tersebut dalam rangka peningkatan kerja sama dan investasi di Jawa Tengah.

Sejumlah poin yang dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain, kerja sama pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, serta peluang kerja sama dalam bidang pendidikan dan teknologi, ketahanan pangan, ekonomi, energi baru terbarukan, dan infrastruktur.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Mr Abdulla Saleh yang datang ke sini dalam rangka kunjungan kerja dan menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” kata Nana.

Ia mengatakan bahwa upaya peningkatan dan perluasan infrastruktur di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang memang menjadi salah satu bahasan sebab infrastruktur di pelabuhan tersebut tegolong sudah lama dan perlu pembaruan.

Tujuannya untuk mendukung aktivitas ekspor impor produk dari Jawa Tengah serta penunjang bagi kawasan industri yang ada.

“Ada rencana ke depan untuk memberikan bantuan dan investasi terkait pelabuhan,” ujarnya.

Kerja sama antara Uni Emirat Arab dengan Indonesia, khususnya Provinsi Jawa Tengah sudah berlangsung lama terutama dalam bidang ekonomi.

Setidaknya ada lima produk Jawa Tengah yang sudah diekspor ke Uni Emirat Arab pada periode Januari-Juni 2023-2024seperti alas kaki, pakaian jadi bukan rajutan, barang-barang rajutan, kayu dan barang dari kayu, serta barang-barang dari kulit.

Selain itu juga ada barang ekspor yang potensial untuk pasar Uni Emirat Arab. Antara lain kain perca, lemak dan minyak hewan/nabati, daging dan ikan olahan, ikan dan udang, payung, tembakau, sabun dan pembersih, hasil karya seni, jerami atau bahan anyaman, kopi, teh, dan rempah-rempah.

Di bidang infrastruktur, Uni Emirat Arab juga memberikan bantuan pembangunan Masjid Raya Syeikh Zayed Solo dan Rumah Sakit Jantung di Solo. Khusus rumah sakit jantung rencana akan diresmikan pada bulan Oktober 2024.

“Tadi juga dibahas peluang investasi beberapa bidang lain seperti infrastruktur, pendidikan digital, juga masalah energi baru terbarukan. Kami berterima kasih dan menyambut baik. Kita akan terus tingkatkan komunikasi dengan Kedutaan Uni Emirat Arab di Indonesia,” katanya.

Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid mengaku sangat senang dan terhormat bisa bertemu langsung dengan Pj Gubernur Jawa Tengah.

Menurut dia, pertemuan kali ini memang fokus membahas kerja sama peningkatan pelabuhan. Ia bahkan sudah melihat langsung kondisi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

“Rencananya untuk perluasan dan modernisasi pelabuhan. UEA melihat peluang ini sejak lama. Setelah ini akan kami evaluasi dan memberikan rekomendasi agar benar-benar bergerak maju bersama Pemprov Jateng,” ujarnya.

Ia menilai, masih banyak peluang kerja sama yang bisa dilakukan dengan Pemprov Jateng. Seperti kolaborasi bidang pendidikan digital, ekonomi digital, program ketahanan pangan, pendidikan pejabat pemerintahan, dan infrastruktur.

“Kami menunggu proposal dari Pemprov Jateng untuk beberapa bidang itu,” katanya.