Kota Semarang Disebut Berpeluang Besar Dalam Bisnis Parfum

SEMARANG (lensasemarang.com) – Direktur Utama Baba Parfume Indonesia, Fahmi Idris, menyebut Kota Semarang mempunyai peluang besar untuk bisnis parfum.

Hal itu disampaikan saat Sharing Session dan Opening Store Baba Parfume di Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (12/5/2024).

Dirinya melihat kalangan milenial di Kota Semarang selalu tampil trendi dan juga suka nongkrong, baik sekadar ngopi bareng teman atau main game bareng.

“Saya melihat, masih jarang bisnis parfum di kota ini, padahal mereka itu pasti butuh parfum untuk dipakai sebelum nongkrong. Karena saya melihat, parfum sudah jadi kebutuan primer,” katanya.

Oleh karena itu, dia coba melakukan invasi bisnis Baba Parfume besar-besaran di Ibukota Provinsi Jawa Tengah itu, serta mengajak anak-anak muda untuk ikut berbisnis parfum untuk menambah uang jajan.

Founder Baba Parfume Semarang, Alfi Cafrionalda, mengatakan pasar pengharum badan di Kota Atlas memang sangat besar sehingga anak-anak muda bisa memulai bisnis parfum tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama.

“Karena peluangnya besar, kita bisa menjalankan bisnis tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama,” ujarnya.

Sementara itu, Founder Baba Parfume Ciamis Loka Ardyan menyebut, saat ini penjualan Baba Parfume di Ciamis sekitar 3.000 botol per bulan. 

“Ciamis itu kota kecil. Beda jauh dari Semarang. Di sana gak ada mal. Semarang anak mudanya suka nongkrong. Artinya, sebenarnya potensinya lebih besar,” katanya.

MVO Baba Parfume Indonesia, Syam Brian menambahkan, bisnis parfum bisa jadi pilihan bagi mereka yang ingin mendapatkan penghasilan.

“Sekarang cari kerja susah kan, tapi kalau cari duit, semua orang bisa. Dengan bisnis, kita bisa dapat uang, tapi kalau kerja, sudah pasti dapatnya capek,” ujarnya.

Dengan bisnis, kata pria dengan penjualan Baba Parfume tertinggi di Indonesia ini, seseorang bisa mendapatkan penghasilan lebih dari nilai UMK.

“Kalau bisnis kan dapat untung. Keuntungan penjualan Baba Parfume ini 100 persen untuk penjual. Tidak ada potongan sepeser pun,” tegasnya.

Berita Terkait