Home Blog Page 100

Berhasil Daftarkan 117 Juta Bidang Tanah, Menteri AHY Optimis Program PTSL Capai 120 Juta Bidang Tanah Tahun 2024

0

SLEMAN (lensasemarang.com) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan bahwa sebanyak 117 juta bidang tanah telah berhasil didaftarkan dan yakin target Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) akan tercapai tahun ini.

Hal tersebut disampaikan usai kegiatan Fun Run KAPTI-Agraria, di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Minggu (01/09/2024).

“Per hari ini sekitar 117 juta bidang tanah yang telah didaftarkan PTSL secara nasional, dari target kita menyelesaikan sampai dengan akhir tahun 2024 ini 120 juta bidang tanah. Jadi bisa dikalkulasi sudah 97% dari target sampai dengan akhir tahun 2024,” ujar Menteri AHY.

Menteri ATR/Kepala BPN optimis target tersebut dapat tercapai dalam tiga bulan ke depan, meskipun proses pendaftaran tanah tidak selalu mudah dan memerlukan verifikasi menyeluruh.

Ia pun mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengikuti program PTSL agar mendapatkan kepastian hukum atas hak atas tanahnya.

“Masyarakat punya kesadaran untuk mengikuti program PTSL tersebut agar masyarakat kita juga semua punya kepastian hukum atas tanah dengan memiliki sertipikat tanah yang asli, termasuk juga Sertipikat Tanah Elektroniknya,” tutur Menteri AHY.

Dengan dukungan masyarakat, diharapkan target sertipikasi tanah dapat tercapai dan memberikan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

“Insyaallah tercapai, maka tahun depan 2025 sebetulnya sisanya tinggal 6 juta bidang lagi, sekitar 6 juta bidang tanah yang akan kita kejar untuk pendaftarannya secara masif,” pungkas Menteri AHY.

Menteri ATR/Kepala BPN berkomitmen akan terus fokus pada percepatan sertipikasi tanah dan pemberantasan mafia tanah di sisa masa Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Turut mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN dalam kesempatan ini, Ketua Umum Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-Agraria) dan Ketua STPN. Kegiatan Fun Run ini juga dihadiri para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN; Anggota KAPTI-Agraria; serta masyarakat dan taruna STPN sebagai peserta Fun Run.

Hadiri Fun Run KAPTI-Agraria, Menteri AHY Ajak Taruna Raih Mimpi Besar

SLEMAN (lensasemarang.com) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hadir dalam Fun Run Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-Agraria) yang berlangsung di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Minggu (01/09/2024).

Ia menyapa peserta sekaligus memberikan motivasi kepada taruna STPN yang mengikuti Fun Run.

“Di sini para pejabat teras Kementerian ATR/BPN semua mendoakan terbaik buat kalian semuanya ya. Oleh karena itu, jangan sia-siakan, tidak semua bisa masuk sekolah di sini, berbuatlah yang terbaik, semaksimal mungkin karena mimpi besar hanya akan bisa dicapai dengan kerja keras, dengan perjuangan, disiplin dan komitmen,” ujar Menteri AHY.

Menteri AHY mendukung kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) Kementerian ATR/BPN ke depan.

Dirinya berharap, taruna STPN dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan segera berkontribusi bagi masyarakat Indonesia.

“Saya senang dan terus bersemangat melihat generasi muda penerus kita semuanya, mudah-mudahan bisa sukses menyelesaikan pendidikan di STPN ini, bikin orang tua, keluarga kita bahagia dan bangga. Dan jika sudah lulus pada saatnya, mudah-mudahan segera masuk ke dunia profesi dan berkarya berkontribusi untuk kemajuan Kementerian ATR/BPN, pemerintahan, masyarakat, bangsa dan negara,” tutur Menteri AHY.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pada siang hari ini akan mewisuda sekitar 700 taruna STPN dengan jenjang pendidikan D1 dan D4.

“Saya senang sekali bisa berada kembali di tengah-tengah keluarga STPN, ini kali kedua saya ke kampus STPN dalam suasana yang menggembirakan,” ungkap Menteri ATR/Kepala BPN.

Pada momen Fun Run ini, Menteri AHY menyerahkan piala Kejuaraan Tenis Ganda Beregu kepada STPN di posisi ketiga, Pengda KAPTI Sulsel & Sultra di posisi kedua, dan Pengda KAPTI Jateng di posisi pertama. Selain itu, Menteri AHY juga menyerahkan hadiah Fun Run Kategori 10K Putra dan Putri.

Pada saat yang bersamaan, Ketua Umum KAPTI-Agraria, Andi Tenri Abeng menyerahkan piala Kejuaraan Teknis Kategori Ganda Perorangan. Kemudian dilanjutkan oleh Ketua STPN, Agustyarsyah yang menyerahkan hadiah kepada pemenang Fun Run Kategori 3K Putra dan Putri. Sementara itu, Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Asnaedi menyerahkan hadiah kepada pemenang Fun Run Kategori 5K Putra dan Putri.

Turut hadir dalam kesempatan ini, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN; Anggota KAPTI-Agraria; serta masyarakat dan taruna STPN sebagai peserta Fun Run.

Mbak Ita: Gebyar 10 Program Pokok PKK Jadi Simbol Keguyuban Warga

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu membuka Pawai Gebyar 10 Program Pokok PKK Kota Semarang putaran ke-9 yang berlangsung sangat meriah di Kecamatan Mijen, Sabtu (31/8/2024).

Acara yang digelar di Lapangan Sirkuit Mijen ini diikuti oleh ratusan masyarakat dan diramaikan dengan keindahan puluhan gunungan hasil bumi masyarakat Mijen. 

Menurut Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang, pawai ini menunjukkan semangat warga Mijen yang guyub, rukun, dan kompak, berkat dukungan luar biasa dari tokoh masyarakat.

Hadir pula dalam acara tersebut para asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Penggerak PKK, Babinsa, dan Babinkamtibmas.

“Saya sangat gembira melihat kemeriahan dan kekompakan warga Mijen dalam acara ini. Ini adalah bukti nyata bahwa warga Mijen sangat guyub, rukun, dan memiliki semangat gotong royong yang kuat,” ujar Mbak Ita.

Lebih lanjut dirinya berharap semangat kebersamaan tersebut bisa terus dijaga dan ditingkatkan pada masa datang.

Mbak Ita juga memberikan apresiasi khusus kepada warga Mijen yang telah menampilkan pawai dengan penuh semangat.

“Pawai kali ini luar biasa. Semua peserta bagus dan membuat panitia bingung menilai. Karenanya kami akan menambahkan hadiah karena semua penampilannya bagus,” ujarnya. 

Tidak hanya bagi juara 1 sampai 4, tapi juga ada 10 hadiah hiburan yang ditambahkan Wali Kota duntuk seluruh peserta pawai. 

“Jangan dilihat dari nilainya, tetapi ini adalah bentuk cinta dan penghargaan kami kepada panjenengan semua,” kata Mbak Ita.

Dirinya juga mengapresiasi inisiatif PKK dalam pemberdayaan masyarakat, apalagi kegiatan seperti ini, sangat penting untuk menjaga kedaulatan pangan Kota Semarang.

Mbak Ita mengungkap keberhasilan Kota Semarang dalam menyabet berbagai penghargaan dan berhasil menjaga inflasi tetap rendah dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Dirinya bersama seluruh tokoh masyarakat juga optimis dan berkomitmen mengawal Kota Semarang ke depan senantiasa berdaulat pangan karena gotong royong serta kekompakan warganya. 

“Kami di Mijen siap mengawal program ini dan memastikan Mijen menjadi sentra penghasil bahan pangan bagi Kota Semarang,” ujarnya.

Mbak Ita menutup acara dengan harapan agar Kecamatan Mijen terus menjadi sentra penghasil bahan pangan, contoh dan inspirasi bagi kecamatan lain di Kota Semarang.

Keseruan Prodia Healthy and Fun with Community di Kota Semarang

SEMARANG- Rangkaian Prodia Healthy & Fun with Community (Prodia HFC) 2024 berlanjut di Kota Semarang dengan menggandeng komunitas Semarang Runners, Minggu 1 September 2024.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkenalkan program berkelanjutan melalui keterlibatan langsung dengan komunitas berdaya yang diinisiasi oleh Prodia sepanjang tahun 2024.

Secara jangka panjang, Prodia menyadari komunitas memiliki dampak yang besar untuk menciptakan budaya preventive yang berkelanjutan.

Pemilihan olahraga lari menjadi salah satu fokus dalam Prodia HFC juga sebagai bentuk dari eksistensi Prodia dalam mengikuti perkembangan tren olahraga masyarakat Semarang.

Prodia HFC di Kota Semarang dibuka dengan flag-off yang dilakukan pada pukul 06.00 WIB di Grha Prodia Jl MT Haryono, Semarang.

Regional Head Central Java Region, Maria Diah Fibriani mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 200 pelari untuk kemudian mengambil rute 5K yang sudah dipersiapkan.

Melalui acara ini, pihaknya bukan saja memfasilitasi sarana aktif bergerak.

Akan tetapi juga mengedukasi langkah selanjutnya untuk memiliki pola hidup berkualitas.

Salah satunya dengan sharing session bersama dr Okky Winang Saktyawan mengenai deteksi dini penyakit kronis.

“Kami sangat terkesan dengan antusiasme dari para anggota komunitas yang hari ini terlibat. Melihat antusiasme peserta di tiga kota sebelumnya, teman-teman pelari di Semarang sudah menantikan acara ini,” ujarnya didampingi Regional Marketing Manager Rambu Beppy Hamuaty.

Melalui inisiasi ini, Prodia terlibat aktif dalam meningkatkan tren positif dengan menyediakan edukasi kesehatan dan sarana produktivitas untuk menciptakan budaya #LetsCheckUp.

Sehingga target pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.

Reskia Dwi Lestari, Marketing Communication Manager Prodia menambahkan Prodia HFC dirancang untuk menyampaikan kampanye #WarisanSehat untuk menciptakan budaya rutin check-up turun-temurun.

“Kegiatan ini dirancang bukan hanya sebagai wadah yang memberikan fasilitas kegiatan olahraga bagi komunitas, tetapi juga manifestasi jangka panjang Prodia dengan membangkitkan animo masyarakat Semarang akan pentingnya pengelolaan gaya hidup sehat,” jelasnya.

Ketua Semarang Runners Victorio Kharismayana mengatakan, anggotanya menyambut baik inisiasi ini dan sangat mengapresiasi Prodia sebagai healthcare provider yang turut terlibat dalam perjalanan kesehatan anggotanya.

Dia juga menambahkan pendaftaran peserta terisi dengan cepat sejak informasi kegiatan dipublikasikan.

Antusiasme ini mencerminkan dukungan dan sambutan baik dari komunitas lokal terhadap upaya Prodia dalam menjangkau lebih banyak masyarakat untuk memiliki kualitas hidup baik.***

Hadiri Jalan Sehat di Sarirejo, Mbak Agustin Minta Warga Guyub Rukun

0

SEMARANG (lensasemarang.com) – Sebanyak 3.000 warga memeriahkan acara jalan sehat yang diadakan warga Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Minggu (1/9/2024), dalam rangka memeriahkan HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia dipusatkan di halaman Gedung Serikat Islam (SI) yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Acara tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat Agustina Wilujeng Pramestuti atau akrab disapa Mbak Agustin, yang juga merupakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI.

Kehadiran Mbak Agustin di even tersebut menjadi berkah untuk para pedagang yang menggelar lapaknya di sepanjang jalan menuju Gedung SI tersebut. Mereka menjual beraneka ragam jajanan.

Mbak Agustin melarisi dagangan mereka sebagai bentuk dukungan kepada para pelaku UMKM.

Tak lupa Mbak Agustin juga menyapa warga yang selesai melakukan jalan sehat, wargapun tampak antusias menyambut Bendahara DPD PDIP Jateng tersebut, bahkan ada seorang warga yang mengajak Mbak Agustin untuk mampir ke rumahnya yang berada tepat di belakang lapak para pelaku UMKM.

Saat berbincang dengan para pelaku UMKM dan warga nampak Mbak Agustin serius memperhatikan apa yang mereka sampaikan. Tak sedikit pula mereka juga memberikan dukungan kepada Mbak Agustin untuk maju sebagai Wali Kota Semarang.

Pada avara itu, Mbak Agustin didaulat untuk naik ke panggung. Peraih Doktor Ilmu Sejarah FIB Universitas Diponegoro tersebut kemudian mengajak peserta jalan sehat khususnya anak-anak dan remaja untuk bermain kuis. Pertanyaan yang disampaikan Mbak Agustin pun seputar wawasan kebangsaan.

Diujung sambutannya Mbak Agustin yang melihat banyak peserta jalan sehat itu kemudian meminta agar warga tetap guyub rukun.

“Banyak sekali yang ikut, saya minta warga Sarirejo tetap guyub dan rukun,” harapnya.

Tingkatkan Kualitas Lulusan, Kementerian ATR/BPN Bersama Komisi II DPR RI Dorong STPN Bertransformasi Jadi Politeknik

0

Sleman (lensasemarang.com) – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) yang berada dalam naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) didorong untuk bertransformasi menjadi politeknik.

Hal ini disampaikan oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat membuka Simposium Nasional Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Agraria (KAPTI-Agraria) secara daring pada Jumat (30/08/2024).

“Saya mendorong STPN untuk terus mengembangkan kreasi dan inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan sekaligus menghasilkan _multiplier effects_ bagi Kementerian ATR/BPN, dalam rangka mengakselerasi berbagai program strategis di bidang pertanahan dan tata ruang. Untuk mewujudkan hal tersebut, STPN harus segera bertransformasi,” ujar Menteri AHY.

Dengan status sebagai politeknik, Menteri AHY menilai STPN akan mampu menawarkan program pendidikan yang lebih aplikatif serta terfokus pada pengembangan keterampilan teknis dan vokasional.

“Untuk menyongsong Indonesia Emas tahun 2045, STPN mempunyai peran penting dalam mewujudkan kualitas lulusan yang memiliki kompetensi intelektual, profesional, berwawasan kebangsaan, dan berkarakter,” tegasnya.

Hadir secara langsung dalam Simposium Nasional yang digelar di STPN Yogyakarta, Kabupaten Sleman ini, Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Junimart Girsang.

Ia berpesan agar Kementerian ATR/BPN dan KAPTI-Agraria membangun koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait. Dengan demikian, diharapkan lulusan STPN ke depannya dapat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) terutama di Kementerian ATR/BPN sendiri.

“Bangun koordinasi, komunikasi kepada kementerian dan lembaga terkait khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kalau ini bisa kita lakukan, maka STPN ini akan menjadi sekolah favorit di negara ini. Dan alumni dari sini akan siap pakai, khususnya untuk juru ukur. Harapan kita ke depan, semua lulusan STPN itu otomatis menjadi CPNS dan paling lambat dua tahun sudah diangkat menjadi PNS,” tutur Junimart Girsang.

Ketua Umum KAPTI-Agraria, Andi Tenri Abeng dalam kesempatan ini berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses transformasi STPN menjadi politeknik.

“Kami sangat _concern_ dengan keberadaan STPN agar berkelanjutan dan bisa kita dapatkan kembali jalur rekrutmen ikatan dinas di STPN,” ungkapnya.

Adapun Simposium Nasional ini mengangkat tema “Sinergi KAPTI-Agraria dalam Mendukung Transformasi STPN Menjadi Politeknik Agraria STPN dan Rekrutmen Jalur Ikatan Dinas”.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbud Ristek, Muhamad Fajar Subkhan dan Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Keuangan Negara STAN, Agus Bandiyono.

Turut hadir, beberapa Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN; para anggota KAPTI-Agraria; Ketua STPN beserta sejumlah taruna; dan perwakilan Kemendikbud Ristek serta PKN STAN.

Mbak Ita Optimis Kelurahan Pudakpayung Jadi Juara Tingkat Nasional

SEMARANG (lensasemarang.com) – Mewakili Provinsi Jawa Tengah, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, mengikuti tahap klarifikasi lapangan penjaringan Kelurahan Berprestasi Tingkat Nasional dari Regional II Tahun 2024 pada Jum’at (30/8).

Bertempat di Balai Kantor Kelurahan Pudakpayung, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima langsung tim penilai. 

“Jadi hari ini ada penilaian klarifikasi kelurahan se-regional II tahun 2024. Ini tentunya merupakan suatu kebanggaan bahwa Kota Semarang menjadi yang terbaik se-Jawa Tengah dan mewakili ke tingkat nasional,” kata Mbak Ita, sapaan akrab wali kota.

“Saat ini sudah masuk ke dalam 5 besar tingkat nasional dan nanti ini adalah klarifikasi lapangan untuk Insyaa Allah bisa mendapatkan 3 terbaik, setelah itu nanti baru akan diseleksi lagi untuk yang (juara) terbaiknya,” ujarnya.

Menurut Mbak Ita, lomba ini bukan sekadar penilaian saja tetapi bukti nyata implementasi kebijakan-kebijakan Pemerintah Kota Semarang terkait pemberdayaan masyarakat yang maksimal.

Dirinya berharap prestasi ini dapat menjadi contoh bagi kelurahan-kelurahan lain di Kota Semarang.

“Dan ini kan terbukti bahwa wilayah pinggiran tapi bisa menjadi juara tingkat kota, kemudian provinsi dan tentunya sekarang ini mewakili provinsi Jawa Tengah untuk di tingkat nasional. Bisa menjadi contoh untuk kelurahan-kelurahan yang lain, bisa minimal sama dengan Pudakpayung atau bahkan bisa melebihi, dan tentunya sesuai dengan kearifan lokal dan inovasi dari masing-masing Kelurahan di Kota Semarang,” katanya.

Kelurahan Pudakpayung sendiri memiliki banyak program pemberdayaan masyarakat yang sangat baik, seperti Bank Sampah Payung Lestari, Kampung Tematik Jajanan Tradisional Sekar Wangi, La Romiz Eco Print, dan Kampung Literasi. 

“Kami dari Pemerintah Kota Semarang matur nuwun pada seluruh masyarakat Kelurahan Pudakpayung juga Kecamatan Banyumanik yang sudah mensupport bahu-membahu, gotong-royong untuk bagaimana Kelurahan Pudakpayung ini nanti kita berlaga di tingkat nasional, di 3 besar (semoga),” ujar Mbak Ita.

Sementara itu, salah satu dewan juri, Otto Sugiharto Prakoso mengatakan tema Lomba Desa Kelurahan Tahun 2024 ini adalah “Mewujudkan Masyarakat Sejahtera Melalui Belanja Desa dan Kelurahan Yang Berkualitas”. 

Kelurahan sebagai wilayah administrasi pemerintahan di bawah kecamatan yang berhadapan langsung dengan masyarakat memerlukan kualitas SDM yang berkualitas, inovatif, dan kreatif dalam mengelola sumber daya yang ada untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya ucapkan selamat kepada Kelurahan Pudakpayung yang telah berhasil menjadi nominasi 5 terbaik di wilayah Jawa-Bali di antara 2.879 kelurahan,” kata Otto dalam sambutannya.

“Penyelenggaraan lomba tahun 2024 ini dilaksanakan dengan penekanan antara lain pada inovasi yang dilakukan pemerintah desa dan kelurahan pada tata kelola penyelenggaraan pemerintah, pemanfaatan potensi dan sumber daya yang dimiliki, inovasi pelayanan publik, pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Jaga Kebugaran dan Kesehatan, Kanwil BPN Jateng Konsisten Gelar Senam

Semarang (lensasemarang.com) – Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah konsisten menggelar senam bersama setiap Jumat pagi sebagai bagian dari upaya untuk menjaga kebugaran dan kesehatan sekaligus menambah semangat dalam bekerja (30/8/24).

Disamping itu, mengingat pentingnya disiplin sebagai persyaratan untuk meningkatkan kinerja organisasi, Kasubag Hukum, Kepegawaian dan Organisasi sekaligus Plt. Kasubag Umum dan Humas, Achmad Dimyati, mewajibkan keikutsertaan senam bagi PPNPN, P3K dan PNS baru.

Diharapkan langkah kecil ini dapat menjadi bagian dari upaya Kanwil BPN Provinsi Jateng dalam membina pegawai yang dapat berimplikasi pada pembentukan karakter yang disiplin, loyal dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat.

Senam pagi digelar dihalaman Kanwil BPN Provinsi Jateng sebelum dimulainya jam kerja dan diikuti oleh segenap jajaran Kanwil BPN Provinsi Jateng.

Diusung PDIP, Agustina Wilujeng-Iswar Aminuddin Resmi Mendaftar KPU Kota Semarang

SEMARANG (lensasemarang.com) – 

Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti-Iswar Aminuddin yang diusung PDI Perjuangan secara resmi mendaftar di Kantor KPU Kota Semarang untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Semarang 2024.

Keduanya tiba di Kantor KPU Kota Semarang pada Kamis (29/8/2024) sekitar pukul 16.22 WIB dengan menaiki mobil jip terbuka diarak oleh ribuan massa pendukungnya yang berasal dari berbagai elemen masyarakat.

Pendaftaran Agustina Wilujeng-Iswar Aminuddin yang diusung PDIP bersama koalisi masyarakat berlangsung sangat meriah dengan kawalan tidak kurang dari 3.000 kader dan simpatisan.

Proses diawali dengan doa bersama dan tumpengan di Kantor DPC PDI Perjuangan, yang dipimpin Sekretaris DPC PDI Kota Semarang Kadarlusman yang kemudian dilanjutkan pasangan calon dengan iringan jeep dan sepeda motor kemudian menuju Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

Ditemui usai mendaftar, Agustina Wilujeng bersama Iswar Aminuddin menegaskan komitmennya untuk memimpin Kota Semarang dengan pelayanan penuh kepada masyarakat.

“Warga Kota Semarang berhak dilayani sejak dari rahim hingga tutup usia. Pemerintah dalam kepemimpinan kami berkomitmen memberikan layanan itu,” kata Mbak Agustin didampingi Mas Iswar di hadapan awak media usai mendaftar di KPU Kota Semarang.

Menurut Agustina, komitmen itu penting agar warga Kota Semarang benar-benar sejahtera dan merasakan manfaat penuh kehadiran pemerintah.

“Program-program itu sedang disusun untuk mewujudkan komitmen tersebut,” ujarnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kadarlusman dalam sambutannya mengingatkan para kader dan pendukung untuk memenangkan pasangan Agustina Wilujeng-Iswar Aminuddin dalam kontestasi Pilwalkot Semarang 2024.

“Alhamdulillah kita selalu diberi semangat untuk menghadapi pertempuran, kita semuanya butuh solid dan kerjasama agar apa yang diharapkan serta rekomendasi yang diberikan DPP PDIP untuk Mbak Agustin-Pak Iswar harus kita amankan dan harus kita menangkan dalam pilwakot. Sepakat!!” ujar Kadarlusman.

Di Panti Marhaen yang merupakan kantor DPD PDI Perjuangan Jateng, sudah berkumpul ribuan pendukung, selain dari kader PDI Perjuangan juga dari berbagai elemen.

Tampak hadir KH Budi Hardjono, Ketua Umum Patriot Garuda Nusantara Gus Iwan Hafidz Cahyono beserta para ulama, Ketua DPC PDI Perjuangan Hendrar Prihadi, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan kota Semarang, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Sumanto dan para fungsionaris.

Ikut mengawal hingga pendaftaran ke KPU, pengusaha dan tokoh muda Arnaz Andrarasmara beserta rombongan. Perjalanan dari Panti Marhaen ke Kantor KPU bertambah meriah dengan penampilan barongsai, drumband, tari tradisional dan kelompok hadroh. Sebelum berangkat, KH Budi Hardjono memimpin doa bersama.

Ditanya wartawan terkait kontestasi dengan pasangan calon lain, Mbak Agustin menyitir slogan Semarangan. “Kabeh bocahe dhewe. Semuanya adalah kebersamaan. Jadi, kami yakin pilwakot kali ini akan berlangsung dengan baik dan menyenangkan semua pihak,” kata Agustina.

Bersama Mas Iswar, Mbak Agustin menyatakan senyawa yang sangat kuat untuk memimpin Semarang. “Ibarat Romeo dan Juliet, kami benar-benar sudah sehati untuk membangun Kota Semarang bersama warga,” ujarnya.

“Saya dan Pak Iswar mohon doa restu dukungan, support dan waktu sampai hari H pencoblosan, apakah teman-teman bersedia?” tanya Mbak Agustin . “Siaap,” sorak gegap gempita ribuan pendukung.

“Salain itu saya minta dukungan untuk Pak Andika dan Mas Hendi, siap juga? Setelah ini kita akan duduk bersama dan merapatkan barisan. Kita fokus di Pilkada, Pilwalkot, dan Pilgub, menang kabeh,” tandas Mbak Agustin yang juga merupakan Bendahara DPD PDIP Jateng.

Iswar sendiri menyemangati relawan dan pendukungnya untuk tidak boleh menyerah. “Satu kata jangan merasa kita kecil, satu kata di dalam hati kita harus berjuang memenangkan pertarungan ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Semarang Ahmad Zaini berharap Pilwalkot Semarang berjalan lancar.

“Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik dalam rangka pelaksanaan tahapan Pilwalkot Semarang tahun 2024, sesuai tagline yang sudah kami sampaikan guyub rukun lan migunani artinya bersama-sama kita laksanakan dengan damai dan Insyaallah berguna untuk Kota Semarang tercinta,” ujarnya.

Hendrar Prihadi selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang juga menegaskan komitmen pemenangan.

“Kami berkomitmen dan kami juga akan mengikuti semua tata cara aturan yang sudah disiapkan KPU dan mudah-mudahan proses ini berjalan baik dan lancar,” harap Hendi, sapaan akrabnya.

Dokter Forensik Sebut Penetapan Kasus Bunuh Diri Harus Dari Penyidik

SEMARANG (lensasemarang.com) – Dokter Forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Bandarlampung, Dokter Andryani, menyatakan bahwa penentuan kasus sebagai tindakan bunuh diri harus ditetapkan oleh penyidik kepolisian yang melalui proses panjang dan didukung bukti.

Menurut dia, suatu kematian disebut dengan bunuh diri harus didukung dengan bukti dan harus melalui proses, serta tindakan kepolisian.

“Penentuan bunuh diri bukan oleh wartawan atau desas desus, tapi oleh penyidik Polri setelah dilakukan proses sidik-lidik sesuai peraturan perundangan. Perlu juga dicari adanya niat untuk bunuh diri,” katanya, Selasa (27/8/2024).

Hal tersebut disampaikan Andryani pada diskusi daring bertajuk “Benarkah Kasus PPDS FK Undip Didekati Secara Subjektif dan Unprofessional” untuk menanggapi kasus meninggalnya mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Undip, Dokter Aulia Risma Lestari.

Sementara itu, Ketua Komite Pusat Solidaritas Penyelamat Citra Profesi (KPSPCP), Dokter Daeng Mohammad Faqih mengatakan bahwa peristiwa meninggalnya Dokter Aulia harus direspons secara serius dan hati-hati.

Hal itu dilakukan sebagai usaha menjaga citra profesi kedokteran, Daeng menegaskan bahwa peristiwa yang menyebabkan wafatnya mahasiswi PPDS Anestesi FK Undip ini menjadi kasus yang harus serius ditanganin. 

“Bagi keluarga korban pasti ini menimbulkan kesedihan mendalam dan kemarahan. Bagi masyarakat secara umum, pasti akan menimbulkan kemarahan dan kutukan kepada siapa saja yang menyebabkan hilangnya nyawa,” ujarnya.

Daeng yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) IDI periode 2018-2021 itu menjelaskan bahwa persoalan tersebut harus ditangani secara serius dan hati-hati, serta jangan sampai direspons melebihi ranah kedokteran. Namun, perlu diingat, dalam merespons dalam bentuk pernyataan, keputusan maupun tindakan harus disampaikan secara hati-hati dan jangan sampai melebihi dari ranah hukum yang bukan menjadi areal profesi sebagai dokter. 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Guru Besar Universitas Airlangga Djohansjah Marzoeki yang menggambarkan kalau kasus yang dialami di FK Undip sebagai bentuk premanisme birokrasi. Penutupan program studi PPDS anestesi di Jateng, menurutnya, sebagai keputusan keliru yang diambil oleh pihak Kementerian Kesehatan.

“Mungkin itu salah bahasa, tapi kenyataan tertulisnya kan demikian. Harus ada penjelasan, kenapa kok ditutup padahal itu prodi dari Undip,” ujarnya.