Perkuat Promosi BUMDes Mranggen, Tim KKN-T 78 Universitas Diponegoro Hadirkan Wajah Baru Agrowisata Linggan Education Melalui Rebranding

DEMAK (lensasemarang.com) – Tim mahasiswa KKN-T 78 Universitas Diponegoro sukses merampungkan program usulan revitalisasi branding dan digitalisasi untuk Agrowisata Linggan Education (ALE).

Program yang berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mranggen ini bertujuan untuk memperkuat identitas ALE menjadi edukasi wisata yang lebih modern, profesional, dan dikenal luas oleh masyarakat.

Selama masa pengabdian, tim promosi KKN-T 78 Universitas Diponegoro menyusun strategi komunikasi visual dan digital yang komprehensif. Karolin Dinda Mutiara dari program studi Administrasi Bisnis, membuka langkah pertama dengan merombak identitas visual (brand identity) dari ALE.

Advertisement

Hal ini diwujudkan melalui pembuatan logo baru yang tidak hanya estetik, tetapi juga sarat akan makna.

“Kami melihat ALE memiliki potensi yang menarik, namun secara visual belum terkomunikasikan dengan baik. Oleh karena itu, kami mulai dari akarnya yaitu identitas visualnya melalui perancangan logo,” ujar Karolin Dinda Mutiara, salah seorang anggota tim promosi KKN-T 78 Universitas Diponegoro pada Jum’at, (7/8/2026).

Selain logo dan filosofinya, Nurul Azizah dari program Studi Ilmu Komunikasi juga merancang visual guideline yang mencakup palet warna, tipografi, hingga psikologi warna yang digunakan.

Panduan ini dibuat agar seluruh materi promosi ALE ke depannya memiliki standar visual yang konsisten dan mudah dikenali oleh audiens. Sebagai awalan, ia juga menyediakan template editable banner sesuai dengan panduan visual yang telah disusun melalui platform Canva.

Ekspansi Digital dan Publikasi Interaktif

Tidak berhenti pada elemen visual dasar, hasil rebranding tersebut langsung diimplementasikan ke dalam ekosistem digital. Nindya Kirana, dari program studi Informatika secara resmi meluncurkan website terintegrasi untuk ALE.

Website yang dibuat menampilkan berbagai fasilitas, paket edukasi, dan daya tarik dari agrowisata tersebut dalam satu dashboard yang terintegrasi. Bersama dengan Tim promosi KKN-T 78 Universitas Diponegoro, ia juga memberikan pendampingan kepada pengelola ALE terkait algoritma internet dan cara memperluas jangkauan promosi digital.

Selain pengembangan website, Wilma Trixie Halim, mahasiswa program studi Administrasi Bisnis berkolaborasi dengan Anis Farhana dari program studi Hubungan Internasional dan Alifia Arum Azzahra dari Program Studi Antropologi Sosial melakukan pembuatan akun media sosial berupa Instagram, TikTok, dan Facebook. Tidak hanya pembuatan akun, ketiganya juga turut mempersiapkan pengelola ALE untuk dapat melanjutkan promosi digital melalui platform-platform ini dengan membuatkan editable template feeds hingga pendampingan cara penggunaan template tersebut. 

Kehadiran akun media sosial resmi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi ALE serta memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi mengenai agrowisata melalui platform digital.

Sebagai bentuk inovasi dalam publikasi pariwisata, Rinjanikita Fayza Firdaus dari Program Studi Administrasi Bisnis dan Irma Vivi Adelia dari Program Studi Sejarah juga merancang flip magazine digital.

Majalah interaktif ini berfungsi sebagai profil perusahaan (company profile) dan katalog wisata yang bisa diakses dengan mudah oleh calon pengunjung melalui ponsel pintar mereka. Tidak hanya itu, Rinjani juga membuatkan stiker QR Code menu digital yang ditempel di setiap meja Cafe ALE sebagai bentuk inovasi offline-to-online.

Keberlanjutan Program Promosi

Menyadari bahwa tantangan terbesar dari program KKN-T 78 Universitas Diponegoro adalah keberlanjutan (sustainability), tim promosi tidak sekadar menyerahkan produk jadi. Anissaul Maghfiroh dari Program Studi Administrasi Bisnis turut menyusun sebuah marketing plan yang diserahkan langsung kepada pihak pengelola BUMDes.

Panduan ini berisi strategi Segmentation, Targeting, Positioning (STP), analisis SWOT hingga cara merespons interaksi digital agar pengelola dapat melanjutkan tongkat estafet promosi secara mandiri setelah masa KKN-T 78 Universitas Diponegoro berakhir.

Inisiatif menyeluruh ini disambut positif oleh pihak Desa Mranggen. Bapak Suprapto, Ketua BUMDes ALE, mengungkapkan apresiasinya terhadap dedikasi para mahasiswa.

“Program kerja dari teman-teman mahasiswa ini sangat membantu ya. Sekarang ALE punya website, Instagram, dan Tiktok yang bagus. Panduan promosinya juga membantu tim kami untuk belajar mengelola promosi wisata ALE secara lebih modern dan menarik” tuturnya.

Melalui sinergi antara mahasiswa dan BUMDes ini, Agrowisata Linggan Education diharapkan tidak hanya menjadi pusat rekreasi dan edukasi kebanggaan warga Mranggen, tetapi juga mampu menarik minat wisatawan dari luar daerah untuk berkunjung.

Bagi pembaca yang ingin melihat wajah baru dari Agrowisata Linggan Education, dapat langsung mengunjungi situs resmi di jelajahale.site atau melalui laman Instagram @jelajah.ale dan Tiktok @jelajah.ale.

Advertisement