DEMAK (lensasemarang.com) – Ratusan warga tumpah ruah memenuhi area tersebut dalam acara “Semarak Mranggen” yang diinisiasi oleh Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT)-78 Universitas Diponegoro, menjadikannya ruang publik yang aktif dan hidup kembali.
Antusiasme sudah tampak sejak Minggu (9/8/2026) pagi yang terlihat tumpah ruah memenuhi area tersebut dalam acara “Semarak Mranggen” di Lapangan Mranggen, Kabupaten Demak.
Ibu-ibu berbondong-bondong mendaftar untuk ikut senam bersama, bahkan sempat berebut kupon yang jatahnya cuma 50 lembar. Begitu sesi senam rampung, pengunjung diajak berkeliling ke stan-stan UMKM dengan pemanduan MC, sebelum suasana makin panas oleh sorakan warga saat sesi pembagian doorprize berlangsung.
Rangkaian seremoni resmi dimulai dengan doa bersama dan lagu Indonesia Raya. Sambutan disampaikan berurutan oleh Koordinator Desa KKNT-78, Dosen Pembimbing Lapangan, Ketua Pengurus Koperasi Desa, dan diakhiri Kepala Desa Mranggen.
Acara resmi dibuka lewat simbolisasi oleh Kepala Desa, disusul momen penting berupa penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) dari Rayndra Cakrayaksa Putra (Koordinator Desa KKNT-78) kepada Kepala Desa Abdul Cholis, menandai serah terima program pendampingan UMKM setempat. Sesi formal ini diakhiri dengan foto bersama tamu undangan.
Dalam sambutannya, Rayndra menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga yang sudah antusias berpartisipasi dalam berbagai lomba, senam, dan kegiatan UMKM. Ia juga berharap sedikit kontribusi yang sudah dihasilkan timnya bisa terus mempererat hubungan antara warga dan pelaku UMKM di masa mendatang.
Lapangan berubah riuh seperti panggung hiburan saat lomba solo dangdut antar-perwakilan RW digelar — penonton ikut bernyanyi dan berjoget, bukan cuma menonton.
Tak lama berselang, giliran anak-anak unjuk kekompakan lewat lomba estafet kelereng beregu lima orang yang dikejar waktu, memancing dukungan riuh dari tiap kubu RW. Gelak tawa memuncak di sesi lomba makan biskuit — kombinasi ekspresi kocak peserta dan komando heboh para ibu penonton di pinggir arena — sekaligus menjadi penutup manis rangkaian kompetisi yang mempererat kekompakan warga.
Jelang penghujung acara, pengumuman pemenang tiga lomba (dangdut, kelereng, biskuit) disambut sorak gembira. Kebahagiaan makin lengkap dengan pemandangan stan UMKM yang laris sejak awal acara.
Momen mengharukan terjadi saat para pelaku usaha menyampaikan terima kasih langsung ke Tim KKNT-78, bukti nyata keberhasilan sinergi program dalam menggerakkan ekonomi warga.
Beberapa pelaku UMKM turut membagikan kesan mereka. Pemilik stan Tahu Gimbal Mbah Jum mengungkapkan rasa syukurnya karena seratus porsi gado-gado dan tahu gimbal yang ia bawa ludes terjual, dan menilai acara ini turut mempererat rasa kebersamaan antarpelaku UMKM di Mranggen.
Pihak Freshly Juice pun menyampaikan rasa terima kasih karena merasa sangat terbantu dengan adanya wadah promosi tersebut untuk memperkenalkan produknya ke warga Mranggen.
Sementara itu, pemilik Ratu Snack mengaku terkesan dengan ketulusan para mahasiswa selama program berlangsung, dan menyebut kegiatan KKN Undip kali ini memberi kesan sekaligus dampak yang nyata.
Lewat program ini, Tim KKNT-78 Undip tak sekadar menghidupkan kembali fungsi lapangan sebagai ruang publik, tapi juga memperkuat jejaring antarpedagang dan memberi dorongan konkret bagi keberlangsungan UMKM Desa.