Thursday, April 23, 2026
Google search engine
HomeDaerahMusim Pancaroba, Mohammad Saleh Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan

Musim Pancaroba, Mohammad Saleh Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca pancaroba yang berpotensi memicu berbagai penyakit.

Menurut dia, perubahan cuaca yang tidak menentu seperti hujan yang datang tiba-tiba disertai panas terik, dapat berdampak pada menurunnya daya tahan tubuh. Kondisi ini membuat masyarakat lebih rentan terserang penyakit, seperti flu, demam, hingga infeksi saluran 

“Masa pancaroba seringkali membuat kondisi tubuh mudah menurun. Karena itu, masyarakat perlu lebih waspada dan menjaga kesehatan,” ujar Saleh dalam keterangannya di Semarang.

Ia mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti menjaga pola makan bergizi, cukup istirahat, serta rutin berolahraga. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya penyakit.

Saleh juga mengingatkan pentingnya mengantisipasi penyakit yang berpotensi meningkat saat pancaroba, seperti demam berdarah akibat berkembangnya nyamuk di lingkungan yang kurang bersih.

“Pastikan lingkungan tetap bersih, tidak ada genangan air, dan lakukan upaya pencegahan seperti 3M untuk menghindari penyakit,” tegas Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.

Selain aspek kesehatan, ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang kerap terjadi saat pancaroba, seperti angin kencang, hujan lebat, hingga pohon tumbang.

Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat sangat penting untuk meminimalkan risiko yang ditimbulkan akibat kondisi cuaca ekstrem. Dia berharap, masyarakat dapat lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan, sehingga dampak negatif dari masa pancaroba dapat diminimalkan.

“Dengan menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan, kita bisa melewati masa pancaroba dengan aman,” pungkas Mohammad Saleh.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), masa pancaroba di Jawa Tengah masih menyimpan potensi cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai masyarakat. Meskipun intensitas hujan mulai menurun, ancaman hujan lebat belum sepenuhnya hilang dalam beberapa hari ke depan.

BMKG mengingatkan agar masyarakat tidak terkecoh dengan cuaca panas terik yang terjadi sejak pagi hingga siang hari. Pada periode transisi ini, pemanasan yang kuat di siang hari justru seringkali menjadi pemicu terbentuknya awan konvektif yang membawa hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sore hari.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments