Home Blog Page 4

Peserta SNC Tetap Perform Pasca Hujan, Wali Kota Agustina: Semangatnya Luar Biasa

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan apresiasi kepada para peserta Semarang Night Carnival (SNC) 2026 yang tetap menunjukkan semangat untuk tampil di kawasan Simpang Lima, Sabtu (2/5/2026) malam, meskipun rangkaian kegiatan sempat mengalami penyesuaian akibat kondisi cuaca.

Agustina menjelaskan, sejumlah peserta yang telah mempersiapkan diri sejak pagi tetap berkomitmen menampilkan karya terbaiknya. Sebagian di antaranya bahkan menyusul ke Simpang Lima dan mengajukan izin untuk tetap tampil.

“Kami memahami persiapan mereka yang panjang. Karena itu ketika mereka meminta untuk tetap tampil, kami fasilitasi di Simpang Lima. Semangatnya luar biasa,” ujar Agustina.

Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi para peserta yang tetap berupaya tampil dalam berbagai kondisi. 

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para peserta Semarang Night Carnival yang sudah berjuang untuk tetap perform. Ini bentuk kecintaan mereka pada Kota Semarang,” lanjutnya.

Agustina menambahkan, penyesuaian rangkaian kegiatan sebelumnya dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, menyusul kondisi genangan di beberapa titik.

“Keputusan penyesuaian diambil untuk menjaga keamanan peserta, termasuk yang berasal dari luar daerah dan mancanegara,” jelasnya.

Meski demikian, suasana di Simpang Lima tetap berlangsung meriah. Masyarakat tampak memadati kawasan tersebut dan menyambut penampilan para peserta dengan antusias.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa Semarang Night Carnival menjadi event yang ditunggu-tunggu,” ujar Agustina.

Ia berharap semangat para peserta dan dukungan masyarakat dapat terus terjaga, serta menjadi motivasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik di masa mendatang.

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Publik

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena harus mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan event Semarang Night Carnival.

Keputusan pembatalan pelaksanaan Semarang Night Carnival pada hari Sabtu (2/5/2026) ini diambil dengan penuh pertimbangan, menyusul kondisi hujan deras yang terjadi secara intens sejak sore hingga malam hari.

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas penundaan event Semarang Night Carnival pada malam hari ini. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi tidak memungkinkan kegiatan dilaksanakan secara aman. Kami tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun yang dapat membahayakan warga, peserta, maupun petugas di lapangan,” tegasnya.

Keselamatan dan kenyamanan seluruh peserta, pengisi acara, serta masyarakat yang hadir menjadi prioritas utama kami,” tegas Agustina.

“Kami memahami besarnya antusiasme masyarakat. Namun dalam situasi seperti ini, keselamatan harus menjadi yang utama. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada warga Kota Semarang,” lanjutnya.

Pemerintah Kota Semarang bersama panitia saat ini tengah mengkaji opsi penjadwalan ulang agar semangat kebersamaan dan kemeriahan acara ini tetap dapat dirasakan oleh masyarakat pada waktu yang lebih aman dan kondusif.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini,” pungkas Agustina.

Wali Kota Agustina Apresiasi Buruh yang Sampaikan Aspirasi dan Peduli Lingkungan

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengapresiasi para buruh yang memperingati Hari Buruh dengan tertib sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Hal tersebut terlihat dalam kegiatan penyampaian aspirasi yang berlangsung di Kota Semarang, di mana para buruh tidak hanya menyuarakan tuntutan mereka secara damai, tetapi juga turut memunguti sampah yang berserakan di sekitar lokasi kegiatan.

Agustina menilai, sikap tersebut mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi sekaligus kepedulian sosial yang patut dicontoh.

“Saya sangat mengapresiasi teman-teman buruh yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai. Lebih dari itu, kepedulian dengan memunguti sampah menunjukkan bahwa perjuangan tidak hanya soal tuntutan, tetapi juga tanggung jawab menjaga lingkungan,” ujar Agustina.

Menurutnya, aksi tersebut menjadi pesan positif bahwa kegiatan penyampaian aspirasi dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga ketertiban dan kebersihan kota.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Semarang terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat, termasuk para buruh.

“Kami selalu membuka ruang dialog. Aspirasi yang disampaikan tentu akan menjadi perhatian dan bahan evaluasi bagi pemerintah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Agustina berharap semangat yang ditunjukkan para buruh ini dapat menjadi contoh bagi seluruh elemen masyarakat dalam setiap kegiatan, baik aksi sosial maupun kegiatan publik lainnya.

“Semarang adalah rumah kita bersama. Menjaga kebersihan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Apa yang dilakukan teman-teman buruh hari ini adalah contoh baik yang patut diapresiasi,” pungkasnya.

Dengan suasana yang kondusif dan penuh kesadaran kolektif, peringatan Hari Buruh di Kota Semarang tahun ini tidak hanya menjadi momentum menyuarakan aspirasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Catat! Sabtu Besok Ada Pengalihan Arus Lalu Lintas SNC 2026

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan akan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Semarang Night Carnival (SNC) 2026 yang akan digelar pada Sabtu (2/5/2026).

Pengalihan arus rencananya akan mulai diberlakukan pukul 17.00 WIB dengan rute karnaval dari kawasan Balaikota (Jalan Pemuda) menuju Jalan Pandanaran hingga Kawasan Simpang Lima.

Sejumlah titik simpang di sepanjang jalur tersebut akan mengalami penutupan dan diberlakukan rekayasa lalu lintas.

Beberapa titik yang terdampak antara lain simpang-simpang utama di koridor Imam Bonjol, Pandanaran hingga kawasan Gajahmada dan sekitarnya, yang akan dilakukan penyesuaian arus demi menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan.

Selain rekayasa lalu lintas, Pemerintah Kota Semarang juga telah menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi masyarakat, di antaranya di Gedung Parkir Balaikota, DP Mall, Museum Mandala Bhakti, hingga kawasan Simpang Lima.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa pengalihan arus lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus mendukung suksesnya event berskala nasional tersebut.

“Rekayasa lalu lintas ini kami siapkan untuk memastikan kegiatan SNC 2026 berjalan lancar, aman, dan tetap tertib. Kami mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan, memanfaatkan jalur alternatif, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Agustina.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya dalam hal ini Dinas Perhubungan bersama stakeholder terkait akan disiagakan di berbagai titik untuk melakukan pengaturan dan membantu pengguna jalan selama kegiatan berlangsung.

Agustina mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi mensukseskan Semarang Night Carnival 2026 dengan tetap menjaga ketertiban berlalu lintas serta mengedepankan keselamatan bersama.

“Dengan dukungan masyarakat, kami optimistis SNC 2026 dapat berlangsung meriah tanpa mengganggu mobilitas kota secara signifikan,” pungkas Agustina.

SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional Kemenpar, Peserta Internasional Tembus 28 Negara

SEMARANG (lensasemarang.com) – Semarang Night Carnival (SNC) 2026 kian mengukuhkan posisinya sebagai ajang budaya berskala internasional. 

Tahun ini, jumlah peserta mancanegara meningkat signifikan dengan partisipasi dari 28 negara, menjadikan SNC sebagai salah satu karnaval unggulan yang semakin diperhitungkan di tingkat global.

Tak hanya dari sisi partisipasi internasional, SNC 2026 juga mencatat capaian penting dengan masuknya agenda ini ke dalam Kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Penetapan tersebut menjadi pengakuan atas kualitas penyelenggaraan sekaligus daya tarik SNC sebagai event unggulan yang mampu mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan, capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, mulai dari pemerintah, komunitas kreatif, hingga masyarakat. “Masuknya SNC dalam Kalender Karisma Event Nusantara dan meningkatnya partisipasi internasional menjadi bukti bahwa Semarang semakin dipercaya sebagai tuan rumah event kelas dunia. Ini bukan hanya kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menghadirkan penyelenggaraan yang berkualitas dan berdampak,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran peserta dari 28 negara dalam SNC 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat diplomasi budaya sekaligus memperluas jejaring internasional Kota Semarang.

“Kami ingin SNC tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga ruang kolaborasi global yang menggerakkan ekonomi lokal, memberdayakan pelaku UMKM, serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Semarang,” tambah Agustina.

SNC selama ini dikenal dengan parade kostum spektakuler yang mengangkat kearifan lokal dengan sentuhan modern. Dengan dukungan status sebagai bagian dari KEN, penyelenggaraan SNC 2026 diharapkan semakin berkualitas, profesional, dan berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisatawan.

Agustina juga optimistis bahwa peningkatan jumlah peserta internasional akan memberikan efek berganda, mulai dari okupansi hotel, pergerakan UMKM, hingga promosi kota di kancah global.

Pawai yang mengusung tema “Miracle of Recycle” tersebut digelar pada Sabtu, 2 Mei 2026 mendatang. Acara dimulai dari Balai Kota Semarang di Jalan Pemuda pada pukul 18.30 WIB.

Iring-iringan kemudian akan melintasi landmark Tugu Muda dan Jalan Pandanaran hingga mencapai garis finish di Lapangan Pancasila Simpang Lima.

“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang dan menyaksikan harmoni kreativitas ini di sepanjang jalan protokol,” katanya.

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang Terdampak

SEMARANG (lensasemarang.com) – Pemerintah Kota Semarang melalui perangkat daerah terkait telah melakukan penanganan cepat atas kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Kanjengan Johar, tepatnya di area pedagang kaki lima (PKL) Blok C serta deretan ruko di Blok F.

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan telah terjadi pada Rabu (29/4/2026) malam hingga Kamis (30/4/2026) dini hari dan api telah menjalar dengan cepat di kawasan perdagangan padat sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pemadam kebakaran.

Sebanyak ratusan unit lapak dan ruko telah terdampak, dengan data sementara menunjukkan sekitar 468 unit terdampak langsung, terdiri dari ratusan PKL serta puluhan ruko di Blok F.

Proses pemadaman telah dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang bersama BPBD serta unsur terkait lainnya dengan total personel gabungan mencapai sekitar 90 orang.

Puluhan armada pemadam telah dikerahkan dan suplai air telah dipenuhi dari hydrant kota, tangki PDAM, serta sumber air tambahan di sekitar kawasan Kota Lama.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, pada Kamis (30/4/2026) menyampaikan bahwa penanganan telah dilakukan secara intensif sejak api mulai menjalar.

“Penanganan telah dilakukan secara terpadu oleh tim gabungan sejak api mulai menyebar dari Blok C ke Blok F, dan proses pemadaman serta pendinginan telah dilaksanakan hingga dipastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali,” ujarnya.

Penyebab awal kebakaran hingga saat ini masih belum dapat dipastikan. Proses investigasi telah diambil alih oleh pihak kepolisian bersama instansi terkait.

Kendati demikian, penyelidikan internal juga telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang untuk mendukung proses pengumpulan data di lapangan.

Evakuasi terhadap pedagang dan penghuni kios telah dilakukan secara mandiri maupun dengan bantuan warga sekitar ketika api mulai membesar.

Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kepanikan sempat terjadi akibat cepatnya penyebaran api di beberapa titik.

Kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Namun, estimasi sementara diperkirakan mencapai miliaran rupiah, dengan sebagian aset berharga dilaporkan berhasil diselamatkan.

“Kerugian masih dalam pendataan, namun estimasi sementara mencapai sekitar Rp3,5 miliar, sementara aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai sekitar Rp5 miliar,” jelas Aniceto.

Pemerintah Kota Semarang telah menyiapkan langkah relokasi bagi pedagang terdampak agar aktivitas ekonomi dapat segera dipulihkan. 

Tempat relokasi sementara telah disiapkan di area pasar yang mampu menampung sekitar 100 hingga 150 pedagang, serta opsi tambahan di gedung pasar baru yang telah disediakan.

“Relokasi pedagang telah kami siapkan agar mereka tetap dapat berjualan kembali. Ini menjadi prioritas agar ekonomi masyarakat tidak terhenti,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Sih Rianung, menegaskan bahwa proses pemadaman telah berlangsung sekitar lima jam hingga api benar-benar berhasil dikendalikan.

“Tidak ditemukan lagi titik api aktif setelah dilakukan pendinginan menyeluruh di seluruh area terdampak,” tegasnya.

ASEAN-ID Nourish: Wujudkan Komitmen ASEAN Untuk Program Makanan Sekolah dan Pemenuhan Gizi Anak

SEMARANG (lensasemarang.com) – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Badan Gizi Nasional, dan Pemerintah Kota Semarang telah berhasil menjadi tuan rumah pertemuan penting yang mempertemukan berbagai negara dalam kegiatan ASEAN–ID NOURISH: Forum on Healthy School Meals and Nutrition for Human Capital Development and Resilient Food System yang diselenggarakan pada 27–29 April 2026. 

Kota Semarang dipilih menjadi tempat penyelenggaraan ASEAN-ID Nourish Forum sebagai bagian dari Steering Committee Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) di Kawasan Asia-Pasifik periode 2026-2028. MUFPP sendiri merupakan jejaring kota-kota di dunia yang berkolaborasi menciptakan kebijakan pangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Mengawali sambutannya, Wali kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan jika pihaknya ingin memastikan seluruh siswa bisa belajar dengan tenang dan semangat karena perut terisi dengan makanan bergizi melalui program MBG.

“Kita ingin memastikan tidak ada lagi siswa yang harus belajar dengan perut kosong agar mereka bisa fokus meraih cita-cita,” terang Agustina.

Sementara dalam keynote speech-nya, Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, Y.M. Ina H. Krisnamurthi, dari Kementerian Luar Negeri RI menekankan pentingnya memastikan kerja sama ASEAN yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

“Bagi kami di Kementerian Luar Negeri, penting untuk menerjemahkan komitmen di tingkat ASEAN menjadi kerja sama praktis dan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat nasional,” tegasnya. 

Sedangkan Deputi Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional Brigjen TNI (Purn.) Suardi Samiran, S.Sos., M.M, juga menekankan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi strategis pada potensi kognitif anak-anak Indonesia dan katalis bagi sistem pangan yang lebih tangguh. 

“Dengan memastikan setiap anak memperoleh akses pada makanan sehat dan bergizi di sekolah, kita sedang meletakkan fondasi bagi generasi yang mampu memimpin, berinovasi, dan bersaing di tingkat global,” ujarnya. 

Tidak hanya bertukar pandangan dan berdiskusi, seluruh peserta juga turut berkunjung ke tiga lokasi Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Dapur SPPG) Kota Semarang yaitu di SPPG Polda Jateng, SPPG Unimus dan SPPG Padalangan. Kunjungan peserta ke SPPG bertujuan untuk mengetahui implementasi Program Makan Bergizi Gratis secara langsung dan mengidentifikasi kesempatan untuk berkolaborasi dengan seluruh peserta yang hadir. 

ASEAN-ID Nourish telah berhasil menjadi platform knowledge sharing dengan kehadiran 120 orang peserta Dialog Nasional, 7 negara anggota ASEAN, 11 negara mitra eksternal ASEAN dan negara High Contracting Parties to TAC, 5 organisasi internasional dan 7 organisasi masyarakat sipil. Harapan ke depannya, seluruh peserta dapat memperkuat kemitraan lintas sektor yang konkret mengenai program makan bergizi dari perspektif kesehatan, pertanian, pendidikan, rantai pasok, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Dividen Rp44,47 Triliun Disetujui, Bank Mandiri Tegaskan Komitmen ke Pemegang Saham

JAKARTA- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyepakati pembagian dividen sebesar Rp44,47 triliun atau setara 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perseroan dan ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui sejumlah agenda strategis lainnya, mulai dari rencana pembelian kembali saham (buyback), perubahan susunan pengurus, hingga keputusan korporasi lainnya.

Dividen tersebut berasal dari laba bersih konsolidasi tahun 2025 sebesar Rp56,3 triliun. Capaian ini ditopang oleh pertumbuhan kredit sebesar 13,4 persen secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp1.895 triliun, serta Dana Pihak Ketiga (DPK) yang meningkat 23,9 persen YoY menjadi Rp2.106 triliun.

Dari total dividen yang dibagikan, sebesar Rp9,3 triliun telah lebih dulu disalurkan sebagai dividen interim pada 14 Januari 2026. Sementara sisanya akan dibayarkan kepada pemegang saham setelah pelaksanaan RUPST. Total dividen per saham (DPS) untuk tahun buku 2025 tercatat Rp476,95, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp466,18 per saham.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyatakan, pembagian dividen ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai optimal bagi negara dan pemegang saham, tanpa mengurangi kemampuan perusahaan untuk terus bertumbuh dan bersaing di tingkat global.

Dengan harga saham penutupan pada hari RUPST sebesar Rp4.430 per lembar, dividen tersebut menghasilkan dividend yield sekitar 10,77 persen, salah satu yang tertinggi di sektor perbankan nasional.

RUPST juga menyetujui rencana buyback saham dengan nilai maksimal Rp1,17 triliun yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu hingga 12 bulan ke depan. Saham hasil buyback akan disimpan sebagai saham treasuri dan dialokasikan untuk program kepemilikan saham bagi karyawan, direksi, serta komisaris non-independen sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perseroan yang dinilai tetap kuat.

Pada agenda lain, pemegang saham turut menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. RUPST memberhentikan dengan hormat Muhammad Yusuf Ateh dari jabatan komisaris, serta menetapkan kembali Timothy Utama sebagai Direktur Operations.

Susunan Dewan Komisaris kini dipimpin oleh Zulkifli Zaini sebagai Komisaris Utama/Independen, didampingi Wakil Komisaris Utama Rudy Salahuddin Ramto (efektif setelah lulus uji kelayakan OJK), serta sejumlah komisaris dan komisaris independen lainnya.

Sementara itu, jajaran direksi tetap dipimpin Riduan sebagai Direktur Utama, dengan dukungan para direktur yang membawahi berbagai lini strategis perusahaan.

Manajemen Bank Mandiri menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammad Yusuf Ateh selama menjabat, serta optimistis susunan pengurus baru mampu melanjutkan kinerja positif perseroan.

Kinerja solid Bank Mandiri juga berlanjut hingga kuartal I 2026. Perseroan membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp15,4 triliun atau tumbuh 16,6 persen YoY. Tingkat profitabilitas tetap terjaga dengan Return on Equity (ROE) sebesar 22,1 persen dan rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 19,7 persen.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit bank only tercatat Rp1.530 triliun atau naik 17,4 persen YoY, dengan kualitas aset yang tetap terjaga, tercermin dari rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 0,98 persen. Sementara DPK mencapai Rp1.675 triliun atau tumbuh 21,1 persen hingga Maret 2026.

Riduan menegaskan, Bank Mandiri akan terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk mendukung berbagai program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis, pembangunan 3 juta rumah, serta pengelolaan ribuan rekening koperasi desa.

Ke depan, perseroan akan memperkuat perannya dalam ekosistem BUMN di bawah naungan Danantara, sekaligus menjaga tata kelola perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami akan terus menjaga fundamental, memperkuat tata kelola, serta memperluas kontribusi bagi perekonomian nasional melalui sinergi dengan BUMN lainnya,” ujar Riduan.***

MBG Jadi Sorotan Nasional, Wali Kota Semarang Ajak Daerah Perkuat Sinergi

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng secara resmi membuka Dialog Nasional Praktik Baik Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gumaya Hotel Semarang, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi masyarakat.

Dalam sambutannya, Agustina menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program jangka pendek, melainkan investasi besar dalam pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia yang lebih maju.

“Program ini adalah gerakan bersama untuk menyiapkan generasi masa depan yang sehat, kuat, dan produktif. Pembangunan bangsa harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk kecukupan gizi masyarakat,” ujarnya.

Dialog nasional ini dihadiri oleh perwakilan Badan Gizi Nasional, akademisi, pemerintah daerah, serta mitra pembangunan, termasuk perwakilan internasional dari Milan Urban Food Policy Pact atau MUFPP. 

Forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik sekaligus merumuskan solusi atas berbagai tantangan implementasi MBG di daerah-daerah.

Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, antara lain penguatan rantai pasok pangan, pemerataan distribusi, serta standarisasi menu sesuai kebutuhan tiap jenjang pendidikan.

Agustina menambahkan, kolaborasi multi pihak menjadi kunci dalam mengoptimalkan pelaksanaan program. Melalui forum ini, diharapkan lahir formulasi kebijakan yang lebih adaptif dan aplikatif di lapangan.

“Kita manfaatkan forum ini untuk bertukar pengalaman, mengidentifikasi tantangan, serta mengadopsi praktik terbaik dari daerah lain, sehingga pelaksanaan MBG ke depan semakin efektif dan tepat sasaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional RI, Suardi Samiran, menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam memastikan kualitas pelaksanaan program, khususnya melalui pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan keamanan dan kualitas pangan. Diperlukan pengawasan rutin agar layanan yang diberikan benar-benar memenuhi standar,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kota Semarang hingga tahun 2026 telah mengoperasionalkan 174 SPPG yang menjangkau lebih dari 281 ribu penerima manfaat. Capaian ini terus diperkuat melalui penyempurnaan sistem pengelolaan dapur dan distribusi layanan agar semakin efisien dan merata.

Agustina menegaskan, partisipasi Kota Semarang dalam forum ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Kami terus berbenah dan terbuka untuk belajar. Forum ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat sistem, sekaligus memastikan layanan MBG dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Gerak Cepat Wali Kota Semarang, 9 Titik Jalan Rusak Langsung Tuntas Digarap

SEMARANG (lensasemarang.com) – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng terus menunjukkan kepemimpinan responsif dengan mengakselerasi penanganan infrastruktur hingga ke level lingkungan. Jalan rusak tak lagi dibiarkan berlarut, setiap laporan warga langsung direspon cepat.

Salah satu buktinya terlihat pada perbaikan ruas Jalan Kol. RW. Sugiarto, Kalipancur menuju Gunungpati. Berawal dari aduan warga terkait kondisi jalan yang membahayakan, perbaikan langsung dilakukan dan tuntas dalam waktu singkat pada Selasa (28/4/2026).

Tak hanya satu titik, pada hari yang sama pihaknya juga menggeber perbaikan di sembilan ruas jalan melalui metode patching. Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan yang diusung Agustina untuk memastikan mobilitas warga tetap aman dan nyaman.

Agustina menyebut pola kerja saat ini mengedepankan kecepatan respons dan kedekatan dengan masyarakat. “Setiap laporan menjadi prioritas. Kami ingin memastikan kerusakan jalan tidak dibiarkan terlalu lama,” ujarnya.

Di saat yang sama, Agustina juga tancap gas dalam penanganan banjir melalui pengerukan sedimen di sejumlah saluran dan sungai strategis, seperti Sungai Babon, Sungai Tawangmas, hingga kawasan Tanjung Mas dan Meteseh.

Langkah simultan ini menegaskan arah kepemimpinan Agustina yang tidak hanya fokus pada perbaikan fisik, tetapi juga dampak nyata bagi warga.

“Kami bergerak cepat agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat—jalan lebih aman, lingkungan lebih tertata, dan risiko genangan bisa ditekan,” tegasnya.